Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 143


__ADS_3

"Bismillah, baik mas El menerima ajakan mas untuk saling kenal. Mari kita saling membuka diri kita dan saling mengenal lebih dekat satu sama lain." Jawab El.


"Jadi apa kamu bersedia jika kita bertunangan terlebih dahulu?" Tanya Zafran


"Apa tidak kecepatan mas ?" Jawab El, karena bingung, bagaimana tidak, baru saja berkata seperti itu dan sekarang malah ingin segera bertunangan


"Saya 4 hari lagi akan kembali ke tempat tugas saya, saya berharap ketika saya berangkat saya sudah mempunyai ikatan dengan kamu.ltu jika kamu setuju." Ucap Zafran


"Saya coba berbicara dengan orang tua saya mas, Insya Allah nanti malam saya akan mengabari mas." Jawab El


"Ya udah sekarang kita makan dulu." Ajak Zafran setelah makanan tertata di meja.


Obrolan mereka berhenti setelah makanan pesanan mereka datang.


Mereka menyantap makanan dengan sedikit canggung tapi juga dengan perasaan yang membuncah diantara mereka.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Setelah pertemuan dengan Zafran di cafe, El bergegas pulang menuju rumahnya.


Di jalan dia sudah tidak sabar bertemu dengan orang tuanya untuk bercerita tentang apa yang di rasakan saat ini.


Tentang keinginan Zafran untuk lebih dekat dengan El.

__ADS_1


Meskipun awalnya El sedikit ragu ketika Zafran memintanya untuk menjadi bunda Aya, ketika melihat mata Zafran ia melihat sebuah ketulusan di sana.


Apalagi setelah pertemuan pertama kembali El dan Zafran, El selalu bermunajah memohon petunjuk kepada Allah tentang hatinya.


Tentang cinta pertamanya, dia selalu beristikharah memantapkan hatinya.


Dia selalu berdoa jika memang Zafran adalah jodoh yang terbaik untuknya, dia akan menerimanya. Dia juga sangat menyayangi Aya dengan tulus sebelum bertemu dengan Zafran.


Yaitu sosok laki-laki yang pernah ia cintai. El sampai di rumah tepat pukul 17.00 sore. Setelah manaruh sepeda motornya kedalam garasi, dia masuk ke rumah.


Dia juga melihat jika mobil ayahnya sudah terpakir di garasi. Berarti ayahnya juga sudah pulang bekerja. El menelusuri halaman rumah untuk menuju pintu depan.


Ceklek.


(Suara pintu yang di buka Salma)


"Waalaikum salam, baru pulang kamu nak ?" Jawab ibu menghampiri anaknya.


"lya bu, tadi ada kepentingan sebentar." El mengulurkan tangannya untuk mencium tangan ibu.


"Ayah kemana bu ?" Tanya El kepada ibu nya.


"Ayah di kamar lagi membersihkan diri, kamu juga sana mandi dulu." Jawab ibu

__ADS_1


"lya bu, nanti habis makan malam El ingin bicara sama ibu dan ayah." Ucap El


"Bicara apa nak ?" Tanya ibu yang penasaran.


"Emmmm, nanti saja bu. El mau membersihkan badan dulu biar seger." Jawab El


"Ya udah gi sana masuk kamar." Ibu mendorong El untuk bergegas ke kamarnya.


"Siap bu." El pun berjalan menuju lantai atas dimana letak kamarnya berada.


"Ada apa bu, ayah kok dengar suara, apa El sudah pulang?" Tanya ayah yang keluar dari kamarnya menuju ruang tamu.


"lya yah, El dah pulang barusan masuk kamar." Ucap ibu


Suara adzan magrib berkumandang.


Memanggil setiap kaum muslim untuk menjalankan perintah-Nya.


Keluarga pak Handoko melaksanakan sholat berjamaah di mushola kecil di rumahnya.


Setelah melaksanakan sholat, mereka melanjutkan untuk makan malam bersama.


...🌹🌹🌹🌹🌹...

__ADS_1


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


__ADS_2