
" Mungkin sayang dulu juga begitu?." goda Ray.
" Ih Abang, mana mungkin Syasya seperti itu, bisa di gorok leher sama Daddy dan mommy." jawab Mesya.
Azell begitu senang dekat dengan Rendra, Rendra terlihat begitu menyayangi, menjaga Azell dengan sepenuh hati nya, terlihat dari cara menyuapi makanan Azell, saat Azell makan belepotan, Rendra dengan sigap membersihkan bibir Azell yang sudah belopatan setelah itu Rendra juga menyuapi Azell.
Ditempat para laki laki dewasa
" Ray, ke datangan ku ke rumah mu ini adalah, aku mau memberitahukan ke kamu kalau apa yang aku katakan saat di kantor itu benar Ray, aku mau resign." ucap Adit yang sedang duduk berdua sama Ray, Wildan, Adam dan
Tio, hanya diam saja dan hanya sebagai pendengar setia.
__ADS_1
" Apa kamu yakin Dit, jujur sebenarnya aku tidak mau kamu resign, tapi kalau itu sudah menjadi keputusan akhir kamu, aku bisa apa?." jawab Ray.
" Ya Ray, maafkan aku yang selama ini selalu bikin kamu marah, tapi itu lah aku, aku sangat suka saat melihat kamu marah, dan kamu juga jangan lupa, meskipun nanti kita tidak satu kota lagi, aku akan tetap menagih janji saat menantuku yang cantik itu dewasa, aku juga akan menjaga Rendra agar pantas bersanding dengan putri dari seorang Rayuan Alfarezi." ucap Adit.
" Kamu bisa saja Dit, aku dan Mesya tidak pernah ikut campur dalam memilih jodoh anak anak saat mereka dewasa kelak, yang terpenting adalah agama Dit, sekaya apa pun, se pintar apa pun, tapi kalau dia meninggalkan agama, aku tidak akan menerima nya, kalau kamu memang meminta Azell, aku juga akan menjaga nya untuk Rendra, tapi ingat meskipun mereka saat ini sangat dekat, tapi kita lihat nanti saat mereka dewasa, apa mereka tetap dekat atau malah sebalik nya, btw rencana kamu pindah kapan, kita masih tetap sama sama di Jakarta Dit?, meskipun aku ada di Jakarta timur dan kamu pindah di Jakarta Utara, Deket Dit, Deket." tanya Ray.
" Ha ha ha, Iya juga ya, kenapa aku jadi melow gini ya, apa gara gara kita dari dulu selalu bersama, jadi saat berpisah jauh dari kalian serasa ada yang hilang gitu di hati ku." Ucap Adit
" Dit, kamu apa lupa, aku juga jauh tahu, aku ada di Surabaya, kalian ada di Jakarta, setiap 2 Minggu sekali keluarga ku ke sini, tapi sebentar lagi aku juga akan pindah ke sini, aku akan merubah kantor pusat nya di Jakarta saja, biar bisa dekat dengan putra ku juga." ucap Adam
Percakapan mereka masih terus berlanjut. Sedangkan para ibu ibu menangis karena mereka akan berpisah dengan Yeni.
__ADS_1
Yeni sudah menceritakan kalau perusahan keluarga Adit juga membutuhkan tangan Adit, Adit yang anak tunggal harus bisa mengambil alih, karena ayah nya sudah tua dan sakit sakittan, mau tidak mau Adit harus mengambil alih perusahan keluarga.
1 Minggu kemudian.
Dimana hari ini adalah hari....
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
__ADS_1