Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 11


__ADS_3

Mereka berdua larut dalam rasa kebahagiaan, ya ini lah yang Zhafran suka dari kedua orang tua nya, mereka selalu bisa menjadi, orang tua di kala butuh petuah, bisa menjadi kakak bila ia sedang manja, dan bisa menjadi sahabat pula kala ia butuh teman curhat, ke dua orang tua nya adalah paket komplit bagi Zhafran.


Tepat pukul 19.00 selepas sholat Isya, keluarga Zafran mengendari mobil menuju rumah kediaman pak Kyai.


15 menit kemudian mobil yang di Kendari oleh Zafran, ayah dan bunda sampai di rumah model jaman dahulu namun sangat bersih serta keindahan nya tidak perlu di pertanyakan lagi.


" Assalamualaikum." ucap Zafran di depan rumah pak Kyai.


" Walaikumsalam." ucap seseorang dari dalam.


ceklek.


Pintu terbuka.


" maaf mau cari siapa ya tuan?." tanya seorang wanita paruh baya yang membukakan pintu.

__ADS_1


" Maaf bibik, apa pak Kyai Sholeh ada di rumah?." tanya Zafran.


" Tuan apa yang bernama tuan Zafran?." tanya bibik itu.


" iya bik, saya Zafran." jawab Zhafran lagi.


" oh, maaf kan bibik Tuan, tuan sudah di tunggu di dalam sama bapak, silah kan masuk." ucap Bibik.


" terima kasih bik." ucap mereka bertiga setelah masuk ke dalam, dan di jawab dengan anggukan kepala oleh bibik.


" Baik pak." jawab Zafran setelah selesai mencium tangan pak Kyai dan tangan pak Doni.


Tidak lupa Ayah juga melakukan jabat tangan dengan dua orang yang ada di hadapan nya, bunda hanya bersalaman dengan para wanita saja.


Di salah satu sisi pojok kursi, ada seorang wanita memakai hijab panjang sedang menundukkan pandangan nya, ia takut untuk memandang wajah orang Yang ada di depan nya, bahkan tadi saat bersalaman dengan bunda, wanita itu hanya melihat dari sebagian tubuh bunda saja.

__ADS_1


" Nah, berhubungan nak Zafran dan ke dua orang tua nak Zafran juga sudah hadir, mari kita bicarakan apa dengan apa yang kita bicarakan tempo lalu, lebih tepat nya 2 Minggu yang lalu." ucap pak Kyai yang di sana ia hanya menjadi penengah dalam acara ini.


" em, nak Zhafran, sesuai dengan janji saya tempo lalu, hari ini saya juga menepati janji saya kepada nak zafean untuk bertanya kepada Putri saya, apa ia bersedia tau tidak untuk saya nikahan dengan nak Zafran, begitu pun dengan nak Zafran, apabila nanti di dalam pertanyaan yang saya ajukan kepada putri saya nanti, langsung membuat hati nak zafran berat hati, nak Zafran atau bahkan ke dua orang tua nak Zafran tidak setuju bisa langsung mengatakan kalau tidak bisa melanjutkan ini, ini murni nak Zafran ,tidak ada yang saya buat buat, bagi saya menikah adalah bukan hanya dua orang insan seorang laki laki dan perempuan saja, namun juga dua keluarga menjadi satu dan tujuan nya untuk memperkuat ikatan bagi putra dan putri nya, jadi di sini, saya berharap apabila nanti nak Zhafran menerima putri saya, semoga putri saya mendapatkan keluarga yang menyayangi nya seperti anak kandung nya sendiri." ucap pak Doni.


" Nak, angkat wajah mu." pinta papa.


Aisyah dengan segera mendongak dan menatap sang papa.


" Masya Allah cantik nya kamu." ucap Zafran


" tapi kenapa hati ku tidak berdebar ya?." tanya Zafran.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...

__ADS_1


...Terima kasih....


__ADS_2