Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ay 89


__ADS_3

" Nona Yasmin sepertinya saya lelah menangani suami Anda bolehkah saya pamit undur diri saja." kata dokter Maya kepada Yasmin.


" jangan dok tolong jangan dimasukkan ke hati dokter bisa lanjutkan saja tanpa memperdulikan dia anggap saja dia angin." kata Yasmin yang sedari tadi sudah penasaran dengan penjelasan dokter namun harus ditunda karena berdebat dengan arka.


" Sayang." Panggil arka lembut dan manja langsung mendapatkan pelototan tajam dari Yasmin.


" Diam atau mas keluar saja dari sini." kata Yasmin ketus mau tidak mau Arka menuruti nya.


" Baiklah nona Yasmin Anda bisa lihat kembali ya di sini ada dua bulatan bulatan kecil itu tanda nya anda sedang mengandung janin kembar." jelas dokter Maya tersenyum.


" usia kandungan anda sudah memasuki usia 9 minggu berarti sudah 2 bulan lebih 1 Minggu, apakah selama ini Anda tidak merasakan sesuatu?." tanya dokter Maya..


" Tidak cuma saya sekarang lebih malesan saja bawaan nya pengen tiduran terus makan juga tidak nafsu dan juga setiap mencium bau masakan saya langsung merasa mual padahal dulu saya hobi masak." jelas Yasmin.


" oh itu wajar tapi anda harus tetap makan makanan yang sehat dan bernutrisi ya meskipun pada akhir nya akan muntah tapi anda harus memaksa nya sedikit demi sedikit nggak apa-apa asalkan jangan ini bisa juga dibantu oleh susu ibu hamil saya akan memberikan vitamin dan obat pereda mual tapi bisa mengurangi mual nya." jelas dokter Maya.


" 1 hal yang harus anda ingat dan jadikan motivasi nona di dalam perut Anda ada dua nyawa yang sedang bertumbuh membutuhkan asupan nutrisi bila Anda tidak memaksa makanan masuk ke dalam tubuh Anda maka anak-anak anda akan kelaparan." ucap dokter Maya.


" oke baik lah dok, saya akan mencoba paksa lagi nanti." Jawab Yasmin.


" jangan terlalu banyak beraktivitas ya, tidak ada pantangan makanan atau apa pun untuk ibu hamil asal masih pada porsi nya." Ujar dokter Maya.


" Oh iya may, apakah kamu masih bisa melakukan hubungan itu?." Tanya arka pada akhir nya karena sedari tadi dia sudah diam. Yasmin membulat kan mata nya dengan tajam mendengar kan pertanyaan suami nya itu.


" Kenapa?." Tanya arka dengan wajah tanpa dosa


" boleh asal tidak sering, ya bisa lah kalau sebulan sekali." Jawab dokter Maya sambil mengulum senyum, ia sengaja mengatakan itu untuk mengerjai Arka.


" Hey apa kamu bercanda?." Pekik Arka yang tidak terima dengan apa yang telah di ucapkan oleh dokter Maya.


" mas arka apa-apaan sih nanya seperti itu bikin malu saja." Keluh Yasmin dengan cemberut.

__ADS_1


" Ha ha ha ha tidak apa-apa nona Yasmin itu pertanyaan yang sering ditanyakan oleh para suami di sini saya sudah biasa dengan pertanyaan pertanyaan seperti itu." jawab dokter Maya menahan tawa melihat ekspresi kesal arka.


" Sebenar nya boleh saja dilakukan beberapa hari sekali jangan setiap hari dan juga jangan asal keluar didalam karena itu akan memicu kontraksi dini pada rahim dan mengingat umur nona Yasmin yang masih muda dan langsung mengandung 2 janin sekaligus saya sarankan Anda tuan arka Alfarizi agar tidak bermain kasar dan jangan terlalu sering menengok anaknya yang ada di dalam." jawab dokter Maya.


" Mana ada aku kasar iya kan sayang." ucap arka lalu mengecup kening nya dengan lembut namun mendapat balasan cubitan mesra di pinggang arka.


" Awwwwwuuuhhh sakit sayang." Kata arka mengaduh kesakitan sambil mengelus pinggang yang telah di cubit oleh Yasmin.


" Lagian mas malu maluin." Kata Yasmin cemberut.


" ngapain malu sama orang seperti dia nggak usah kamu pikirkan sayang." arka lagi-lagi mengecup kening Yasmine dengan mesra hingga membuat sang dokter jengah.


" Cihhh, gambar kemesraan disini sialan emang pasien tidak ada akhlak." bibir dokter Maya kesal.


" Iri bilang dong." kata arka dengan senyum smirk nya.


" Ya iyalah aku iri aku juga pengen pulang nemuin suamiku sudah sana-sana kalian pulang biar aku juga bisa cepat-cepat pulang dan jangan lupa ini vitamin serta obat pereda mual nya diminum rutin." Kata dokter Maya.


" Bukankah aku seharusnya mendapatkan bonus karena sudah memeriksa istrimu dan kedua calon anakmu?." ucap dokter Maya dengan tersenyum.


" cihh, baiklah karena aku sedang senang maka kamu boleh lembur hari ini ucap arka lalu menggandeng tangan Yasmin untuk keluar dari ruangan itu.


" Ayo sayang kita pulang." Ajak Arka.


" Ya arka sialan pasal dokter Maya huhu akhirnya kamu kembali jadi arka yang dulu aku kenal lagi." gumam dokter Maya dalam hati, Ia merasa senang karena sahabatnya sudah kembali lagi seperti sedia kala sebelum dia kenal dengan Siska dan dia juga mengalami keterpurukan selama beberapa tahun belakangan ini, dokter Maya tersenyum melihat kepergian sahabatnya itu dengan hati yang gembira.


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...


Di dalam keluarga Alfarizi


Bunda dan ayah begitu bahagia setelah mendengar kabar bahwa Yasmin tengah hamil dan kembar pula, bunda sangat berharap salah satu dari calon cucunya itu adalah perempuan atau kalau bisa dua-duanya perempuan karena di keluarga ini perempuan nya hanya dua dan itu Putri bungsu nya yang sekarang sudah mau menginjak sekolah menengah atas atau SMA dan satu nya pasti cucu nya Ara, tapi Ara sangat jarang di rumah Oma Mesya sejak ada mama Senja.

__ADS_1


" Sayang kamu tidak ngidam atau ingin sesuatu gitu?." tanya bunda kini mereka tengah duduk di ruang keluarga.


" Tidak mah Yasmin tidak mau apa-apa." jawab Yasmin sebenarnya Yasmin merasa risih dan tidak enak karena Yasmin begitu diperhatikan oleh semua orang di sana termasuk suami dan mama mertuanya yang sangat over protektif, Yasmin merasa bahagia dan beruntung namun juga jengah kalau terlalu dikekang.


" Kalau kamu ingin sesuatu kamu bilang ya sama bunda." kata bunda.


" Bunda mau nurutin kemauan cucu bunda?." tanya ayah.


" Kalau bunda bisa, kalau tidak bisa ya tinggal suruh saja Arka, gampang kan." Ucap bunda dengan enteng.


" hufffftttt." Arka menghembuskan nafas nya secara kasar.


" Onty Yasmin." Teriak ara yang dari luar berlari saat mengetahui Yasmin sudah pulang dari rumah sakit.


" Ara jangan lari lari sayang." Kata Yasmin.


"


Onty tidak apa-apa kan nanti tidak sakit parah kan apa yang sakit bilang sama Ara." kata Ara begitu lantang.


" Onty tidak apa-apa sayang jawab Yasmin lembut sambil mengelus rambut ara, kini Ara duduk di samping Yasmin.


" Oma mau punya cucu baru jadi Oma tidak akan temenan lagi sama Ara nanti." Ujar bunda bercanda.


" hah." pekik Ara dengan suara lantang nya, ia terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh sang Oma.


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2