Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 48


__ADS_3

" Cik, rebahan dulu yuk ah." Ajak Senja sambil menunjukkan halaman masjid yang di hampari bunga yang begitu luas dan pasti nya sangat cantik bunga nya.


" Good idea." Jawab Cika. Mereka berjalan di taman bunga itu, di taman itu terdapat sekelompok bunga yang di tengah tengah nya terdapat jalan, jadi para pengunjung bisa mencuci mata nya dengan bunga bunga yang cantik.


Mereka berjalan ke arah lapangan setelah puas berkeliling di taman bunga, lapangan yang di tumbuhi rumput sintetis yang begitu indah, jadi bagi siapa saja yang akan duduk di sana merasakan bahagia. Senja dan Cika melepas sepatu mereka, membiarkan kaki mulus mereka terkena rumput rumput tersebut.


Mereka duduk selonjoran, meregangkan otot melepas lelah, sambil memperhatikan anak akan yang riang bermain, ada yang bermain bola, bermain gelembung sabun ada juga yang saling kejar kejaran.


Senja dan Cika tampak asik memainkan ponsel sambil meminum es teh, tiba tia dari arah samping seorang anak kecil cantik pula memeluk leher nya.


" Tata Ja." Ucap anak perempuan itu.


Senja yang terkejut sontak menoleh.


" Eh eh dedek Ara ada di sini, sama siapa kesini hmmm." Senja bertanya sambil mengelus pipi Ara.


Dengan tergesa gesa, seorang wanita paruh baya menghampiri mereka

__ADS_1


" Ya Allah Ara, Oma cari cari kamu ada di sini nak." Ucap Oma Siska dengan nafas tersengal sengal.


" Ada Tata Oma." Jawab Ada yang masih setia bermanja di leher Senja.


" Kamu mengenal cucu saya?." Tanya Oma Siska yang sedang menatap Senja.


" Iya Bu, kenalkan saya Senja putri pak Asep, Dedeh Ara pernah di titipan ke saya satu Minggu yang kau." Jawab Senja.


" Wah kamu anak nya pak Asep yang waktu kecil pernah di bawa ke rumah ya?." Tanya Oma Siska


" Wah pangling kamu ya, cantik sekali, masih kuliah jurusan apa?." Tanya Oma Siska lagi. "


Alhamdulillah sudah lulus Bu, sarjana ekonomi manajemen." Jawab Senja.


" Kamu melamar kerja di tempat anak ku saja Senja." Tawar Oma Siska.


" Terima kasih untuk tawaran ibu, tapi saya memilih berwirausaha bareng teman saya." Jawab Senja sambil menunjukkan ke arah Cika.

__ADS_1


" Oh begitu ya, pemikiran yang bagus itu, anak muda bisa menciptakan lapangan kerja." Ujar Oma Siska penuh bangga.


Ara berdiri menarik narik lengan Senja mengajak nya main bola, Senja menatap ke arah mama Siska seolah meminta ini , seolah faham, mama Siska mengangguk kan kepala nya.


Senja dan Ara tampak asik bermain, berlari ke sana kemari, Senja mengejar Ara yang berlari di depan nya. Mama Siska dan Cika hanya menonton sambil tersenyum, kadang tertawa tawa saat melihat adegan Senja pura pura terjatuh dan lutut nya di usap usap sama Ara.


Mama Siska diam diam mengabadikan moment ke dua nya dengan foto dan Vidio dari ponsel nya, sengaja 1 Vidio ia kirim kan ke Langit, Vidio saat adegan Senja terjatuh dan lutut nya di usap usap oleh Ara dan mencium pipi Senja seolah olah memberi ketenangan bahwa semua nya baik baik saja.


" Andaikan dia mami nya Ara?." Bathin mama Siska.


Langit senja yang menaungi lapangan tersebut sangat cantik dengan semburat jingga nya, sungguh pemandangan sore yang indah,


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2