
dan ketika turun, salah satu teman kost disana mengatakan jika naya dan gina bekerja dirumah makan..
dengan berbaik hati temannya itu memberikan alamat tempat kerja naya..
setelah sampai
"naya" sapa mama agung
"tante" sapa naya yang sedang membersihkan meja bekas pelanggan makan
"bisa kita bicara?"
"tapi saya.."
"permisi buk, kami tidak ada izinkan karna ini jam kerja, bisa menunggu jam makan siang" ucap pemilik warung makan itu
dan terpaksa mereka menunggu jam makan siang.. ketika waktu tiba, ibu dan ayah agung turun..
"silahkan duduk tante, om"
"iya naya makasih"
"ada apa ya tante?"
"tante minta maaf soal fakta yang kamu sudah tau tentang agung, saya mewakili agung minta maaf sebesar besarnya, seharusnya agung cerita sejak awal" jelas ibu agung
ibu agung menjelaskan secara detail mulai dari nama SAVA hotel, beberapa wanita yang sering diajak kencan kilat oleh agung, dan beberapa anak agung yang masih hidup..
"tante mohon sama kamu jangan tinggalin agung nak, agung butuh kamu, tetep menikah ya sama agung nay" ucap ibu agung
"ma.. kita cuma perlu jelasin. bukan minta naya menikah sama agung, mama kebiasaan anak dimanja" ucap ayah agung
"pa.. udah lah, naya yang bisa buat anak kita sembuh, mama tau siapa agung, jaminan mama kalau agung gak nepati ucapannya gak membahagiakan kamu"
"kalau urusan itu, suruh agung sendiri bilang, dia bisa hamili banyak wanita kenapa bilang hal kecil ini minta bantuan kamu" bentak ayah agung..
"pa, ngerti gak sih agung bilang apa? agung bilang janjiin bahagiakan naya kan, nyawa agung pa ditaruhkan asal agung sama dengan naya"
"ya itu bukan cinta, obsesi, kalau cinta ya gak bisa memiliki juga udah bahagia lihat orang dicintai bahagia"
"papa kaya gak pernah aja muda.. peka pa, jangan didik anak terlalu keras tapi lama kelamaan membiarkan anak"
"membiarkan apanya ma? kurang papa apa membesarkan agung, papa sudah tegas didik tegas, biar disiplin, biar bertanggung jawab, berjiwa besar, eh mama malah lembek apa apa nurut sama anak"
tak tega melihat kedua orang tua bertengkar didepannya..
naya pun menerima agung asalnagung yang menemuinya, dan berjanji untuk tidak lepas tanggung jawab keseluruh anak nya...
"agung mana tante, om?"
"agung ada dimobil" jawab ibu agung
"suruh turun, suruh ngomong sendiri" ucap ayah agung..
dan ibu agung memanggil anaknya..
agung pun turun..
"naya" sapa agung
"naya ini agung" jawab ibu agung
naya berdiri dan akhirnya mengatakan bersedia melanjutkan pernikahan itu karna alasan demi ibu agung yang rela menemui dan menunggu naya hingga jam istirahat..
dan mereka melanjutkan pernikahan..
dan akhirnya mereka menyebarkan undangan..
banyak teman teman agung yang mengatakan undangan itu terlalu mendadak disebarkan..
kurang lima hari
kabar itu sampai kepada gina, adiv, dan seluruh majikan yang pernah ditempati kerja oleh naya..
termasuk seluruh wanita yang sudah melahirkan anak dari agung..
dihari pernikahannya, adiv datang menyalami naya..
"aku gak tau bagaimana nanti hidupmu setelah nenikah" ucap adiv
naya melirik kearah agung
"semoga kau tidak ada masalah, hubungi aku jika lelaki ini menyakitimu, sebut namaku saja jika kamu sedang disakiti dia, cari aku" ucap adiv lagi
dan adiv pun menyalami agung tanpa bicara lalu turun dan tanpa makan ia pamit pulang..
dihari malam pertama pernikahan..
naya benar benar menolak untuk berhubungan badan..
"kamu gak mau karna aku sudah sering menghamili wanita?" tanya agung
"enggak, aku gak suka aja, aku jijik melakukan itu, geli, kotor"
"ayolah"
"enggak agung...." teriak naya..
naya berlari keluar kamar..
"loh kenapa naya " tanya ibu agung melihat naya berlari ketakutan..
"gak papa kok ma" jawab agung menarik tangan naya
dan akhirnya hari pertama mereka sah suami istri..
naya menceritakan jika tidak mau melakukan itu karna memang ia tidak suka..
yaaa naya memang gadis yang tidak pernah mengerti akan hal semacam itu.
hari terus berjalan, hingga di bulan ke 7 pernikahan, naya benar benar menolak untuk berhubungan badan, bahkan setiap tidur agung menyentuhnya, naya langsung melempar tangan agung
hingga hampir setahun unniversary pernikahan keduanya
melalu tika, naya mencari tau semua wanita yang dihamili agung dan meminta untuk seluruhnya masuk ke grup pribadi..
dibelakang agung yang kini jadi suaminya, naya membantu kelima wanita yang jadi korban agung, naya menawarkan jika sedang sibuk, bisa menitipkan anak nya kepada naya asal anaknya dengan agung..
dan beberapa hari kemudian, ibu afan datang menitipkan avan karna harus kerumah mertua..
"kenapa tidak kamu bawa?" tanya agung
__ADS_1
"emang tidak pernah aku bawa. aku titipkan mamaku"
"titipkan saja ke mamamu lagi"
"mama ikut denganku"
"merepotkan"
"kalau tidak mau, aku saja yang mengurus, ini kan anak kamu" jawab naya
"sayang. " ucap agung
"udah.. kak sini afan sama aku.. afan mau sama tante?"
"dia suka balon nay, kamu belikan ini uangnya"
"gausah, disini kan ada bapaknya, kalau gak mau ya pakai uang saya"
dan afan pun ditinggal oleh ibunya dititipkan kepada istri baru bapak kandung afan..
akhirnya, membuat agung curhat dengan dua kerabatnya tentang naya, istrinya, yang masih perawan dan kedua temannya menertawai agung..
"agung agung, lagian lu, blangsak begini nikahin cewek polos.." ledek maja salah satu teman agung
"ya gak masak sih, dia itu gak bisa disentuh sama sekali" keluh agung
"oh apa dia tau masalalu mu membuatnya mungkin tak mau melakukan denganmu, dia pikir jijik kali" ucap yoga teman satunya lagi
"kalau itu sih enggak, aku sempet nanya sama beberapa teman dekat juga sepupunya yang seumuran" jelas agung
"emang mereka bilang apa?" tanya yoga
"ya emang naya itu orangnya gak bisa kalau melakukan itu, trauma juga ada rasa takut"
"aku tau gimana caranya gung" jawab maja
"ah ini, biasa nya otaknya encer ini" sambar yoga
"kamu kasih aja dia video bokep, yakan, nanti dia bakal penasaran, akhirnya nonton, makin penasaran akhirnya mau deh nyobain" jelas maja
"wah bener, tokcer lu" jawab agung
dan esoknya, agung sengaja menaruh dvd porno itu di bawah piring bekas makan naya..
"disini pasti dia pas beresin, akhirnya dia liat" gerutu agung...
setelah agung berangkat..
dan ketika naya melihat dibawah piringnya ada dvd tanpa sampul tulisan hanya sampul plastik bening
ia menonton dan memperhatikan..
lama kelamaan kepalanya pusing.. ia muntah muntah lalu mematikan video itu dan akhirnya pingsan...
ibu agung lah yang membantu naya pindah ke kamar, ibu agung kira naya tidur. .
dan karna kesal, akhirnya malamnya agung memaksa naya melayani nya dan berhasil..
walaupun dengan cara agak sedikit kerja dengan mentali kedua tangan dan kedua kaki di masing masing ujung ranjang..
beberapa hari kemudian, naya pergi kekantor polisi mengaduh ia telah diperkosa..
untung saja laporan hanya masih pengetikan data dan interview tanya jawab...
agung datang karna kaget ada kasus apa istrinya..
setelah polisi menjelaskan...
"pak.. saya suaminya.. masak itu dibilang perkosa? ini saya bawa kemana mana buku nikah saya, punya istri dirumah, tapi ini cukup kan pak untuk membuktikan" jelas agung...
polisi itu pun menepuk jidat nya dan menarik napasnya panjang panjang...
"yasudah pak bawa istrinya, untung masih pengetikan, belum saya kasih ke komandan.."
"iya pak maaf"
ketika diperjalanan, agung tak menyangka istrinya seberani itu..
ia terus menggeleng geleng kepalanya sesekali mengelus rambut naya
benar kata orang, perbedaan terlihat sebelum dan sesudah menikah bagaimana sifat asli
seiring berjalannya waktu, agung berhasil membuat naya penasaran melakukan untuk kedua kali..
dan merekapun akhirnya menjalani hidup dengan pasutri semestinya..
setelah menunggu lima bulan lebih jalan enam bulan, agung terus menerus meminta naya, istrinya itu menggunakan testpack yang terus menerus negatif..
ketika suatu malam...
naya test kembali... hasilnya positif, seolah tak percaya, naya menggunakan test pack lainnya dan hasilnya sama..
ketika masuk kekamar..
"emm.. sabar aja dulu" sapa naya
"belum juga?"
"iya.."
"yasudah lah, sini tidur..."
"ini test pack nya.."
ketika melihat garis dua..
"garis kok dua? positif nih?" tanya agung
"iyaa lah, nih baca kalau dua positif"
"udah cek ulang?"
"udah, tiga kali ganti test pack, tiga tiga nya aku pake yang kamu beliin"
"serius ini?"
"iya"
dan malam itu juga agung menghubungi mamanya..
"mau ngapain?" tanya naya
__ADS_1
"telfon mama"
"eh jangan dong, ini jam berapa loh, mereka tidur pasti"
"udah gakpapa, mereka nungguin kabar ini juga"
dan setelah memberitahu ibunya, paginya mama agung, mia, memastikan dengan datang kerumah agung..
dan sejak itu, sejak naya hamil.. bu mia ibu agung sering kerumah agung..
pagi nya mia menemani sarapan ayah agung dan bekal untuk suaminya itu, setelah suaminya pergi mia mempercayakan pekerjaan rumah kepada ART seluruh pekerjaan dirumah mia..
mia bersiap siap berangkat kerumah agung, tepat setelah agung juga sudah berangkat..
ketika jam makan siang.. naya diantar oleh mia ke kantor agung mengantarkan makan siang..
"mama.. kenapa mama ikut?"
"mama sengaja ikut, kamu ini, istri mu hamil.. mulai mandiri gung"
"yaaa maa"
"mulai besok, kamu makan diresto kamu, atau kalau mau makan masakan naya, bekal, kaya papa" jelas mia
"iya iya ma"
"satu lagi.. mulai besok, setiap papa berangkat kerja, mama langsung kerumah kamu, jagain naya, sampek kamu pulang"
"iyaa ma"
"daaan.. besok mama bawa mantan pembantu temen mama, dia cari kerja jadi mama tawarin kerja dirumah kamu mulai kamu berangkat kerja sampai kamu pulang kerja, jadi semua pekerjaan rumah bukan dikerjakan naya"
"terus lain itu siapa yang ngerjain kerjaan rumah?"
"kamu"
"mana aku bisa ma"
"ya harus bisa.. katanya mau membahagiakan naya. "
"iya iya maaa"
dan sejak itu naya tak sama sekali mengerjakan pekerjaan rumah, tuhan memang begitu adil, naya tidak dapat kasih sayang dari ibu kandungnya, iya mendapat kasih sayang jauh melebihi ibu kandungnya dari seorang mertua
dan ketika bulan kelahiran itu datang..
perut naya terasa sangat sakit dan, kebetulan ibu agung menemani ayah agung keluar kota, karna tak lagi ngerti minta bantuan siapa akhirnya menghubungi mama nya.. ditambah ban mobil agung pecah..
tetap saja, mama nya akan bisa datang telat..
namun seseorang mengetuk pintu rumahnya
"masuk" teriak agung
agung membawa naya keluar...
ternyata adiv didepan rumah agung..
"adiv, kamu?" tanya agung
"iya.. naya kenapa?"
"naya kayaknya mau lahir hari ini, bantu aku bawa dia"
"ayo ayo.. cepat"
ketika sampai, dan dokter mengatakan anak dan istri agung baik baik saja..
seketika agung memeluk adiv
"makasih.. kamu penolongku.. kalau tidak ada kamu, aku tidak tau bagaimana naya dan bayinya.."
"kenapa tidak cepat ku bawa ke sini?"
"mobilku bannya pecah, orang tuaku keluar kota"
.
.
.
.
.
.
.
-SELESAI-
list Cast :
Inayah Mustika
Adiv - teman Naya
Agung - bos Sava hotel
Gina - sahabat kampung Naya
Liana - ibu Naya
Nardi - kakak laki laki Naya
Nino - adik laki laki Naya
Made - bos Gina, rumah makan ikan bakar
Mia - ibu Agung
Yoga - teman Agung1
Afan - teman Agung 2
Vina - ibu Dewa Devi
Sadewa - anak Vina 1
Kadek Devi - anak Vina 2
__ADS_1
Tika
Sari