
"heee" teriak seno
"eh sayang" sapa rita
"ngapain kamu sama dia disini?" tanya seno
"laporan persemester, aku udah selesai kemaren dia nyari referensi" jelas rita
"ah itu hanya alasan.. kamu deketin cewek ku ya. ." tanya seno
"enggak kok seno"
"halah ngomong aja, lu suka kan ama cewek gue" bentak seno
"sayang... udah jangan sayang... seno, udah seno" ucap rita..
dan ketika suatu hari..
seno sedang mengobrol dengan temannya..
ia mendapat kabar dari salah satu teman prodi rita jika rita sejak tadi
tiga jam lalu, berpamitan ke toilet juga tak kembali sampai saat ini..
seno benar benar kaget dan mencari keberadaan rita, hingga satu kelas di ruang prodinya diminta nya untuk terus mencari rita
bahkan seno benar benar mengerahkan seluruh teman nya di ruang prodi, ia merasa sangat kuatir
sejak itu nanda teman satu organisasi dengan seno dan juga rita tau jika kelemahan seno ada pada rita..
"sayang" panggil seno melihat rita sudah tergeletak lemas dilantai
"sayang.. gakpapa kan, kamu baik baik saja kan?"
"iya.. tapi kakiku sangat sakit untuk berdiri"
dan seno pun memggendong rita sampai ke ruang unit kesehatan diprodi nya
dan seno benar benar menunggu rita hingga benar benar kuat berdiri lagi walaupun rita sudah meminta seno kembali karna di unit kesehatan sudah ada yang mengatur..
beberapa menit kemudian
"seno.. kamu masih disini?" tanya rita
"iya.. kamu gimana, bangun pelan pelan biar gak sakit kepalanya"
"iya iya, aku udah enakan kok"
ketika rita memaksa untuk kembali mengikuti materi, seno benar benar tidak memberikan ijin kepada rita..
"aku akan meminta izin kepada dosen, supaya kamu bisa istirahat.." jelas seno
waktu terus berjalan..
hari demi hari mereka lewati dengan kebersamaan
tiba dihari dimana rita maupun seno harus kembali berjuang dalam ldr karna penugasan KKN dari kuliahnya..
keduanya yang berdomisili di kalimantan harus dipisahkan antara surabaya ke sabang..
benar benar jauh.. seno bagian surabaya sementara rita mendapatkan bagian sabang
ketika hari pertama keduanya menjadi pasangan ldr.. jelas ada yang berbeda dari keduanya..
"puas puaskan saja rita, lagian kan gak ada di seno, coba kalau ada.. jangankan jalan kayak gini, ngobrol pun dihajarnya aku" gerutu hamdan.
"iya sih dan"
"kadang heran aku ma kamu rit.." nita
"kenapa?"
"kenapa mau sama cowok gitu?"
"hemm.. hehe"
*skiptime..
mereka pun berhasil menjalani hubungan ldr kurang lebih 6bulan..
ketika rita sampai dirumahnya, ia menghubungi seno.. beberapa kali namun tak juga di angkat..
ketika malamnya seno baru menelfon balik rita...
"hallo, sayang" sapa seno
"halo, iya sayang.. kamu dimana?"
"lah aku masih di surabaya.. kamu sudah pulang?"
"sudah lah, bukannya udah selesai waktu KKN ya?"
"iya tapi sama anak lainnya kan masih ngerjain tugas, cuman besok udah jalan pulang kok"
ketika esoknya tak ada kabar seharian dari seno.. rita berfikir mungkin dalam perjalanan..
ketika rita mengira ngira jam kedatangan seno..
rita pun bersiap menuju rumah orang tua seno yang pasti seno akan langsung ke rumah orang tuanya
"rita.." sapa nanda
__ADS_1
"nanda?"
"ikuti aku"
"kemana?"
"udah.. aku kasih tau sesuatu"
"apa sih nan"
"udah ayo, ini soal seno"
dan ketika sampai..
nanda menunjukkan kepada rita, terlihat seno sedang duduk dengan menyentuh kaki perempuan disampingnya..
cerita sebenarnya..
ketika itu, seno sedang mengerjakan tugasnya di laptop, gadis yang diduga bernama ayu itu menyukai seno..
namun seno selalu cuek dan tak peduli, tapi terbilang salah seno, seno mencoba mencari pelampiasan karna harus ldr dengan rita, ia mendekati ayu.. dan ketika ayu berpura pura sakit dikakinya..
ayu memang berusahaambil perhatian seno..
karna kasihan, seno pun membantu ayu, mengangkat tubuh ayu dan duduk di bangku taman itu..
lalu seno memijat mijat sedikit..
setidaknya membantu tidak terlalu sakit
dan rita pun berjalan mendekati kedua nya
"uhuk.. uhuk..." ucap ayu berlagak batuk
karna kaget seno melepaskan dan melemparkan kaki ayu ke tanah..
"au.. seno, sakit" teriak ayu
"kenapa kak?" tanya rita
"sakit, jatuh tadi, kamu siapa?" tanya ayu
"aku adiknya seno kak.." jawab singkat rita
seno pun bertanya tanya dalam hatinya.. kenapa rita mengatakan hal itu?
"aduh seno.. sakit" teriak ayu
"apasih" ucap seno
seno menarik tangan rita..
"kamu kenapa kesini?" tanya seno
"kamu tau darimana aku disini"
"dari nanda" jawab rita
nanda pun menepuk jidat nya jelas ia akan kena kemarahan seno..
"aku juga udah mau pulang kok ini" jawab seno
"emang kenapa sih?"
"oh kamu laper gak? aku bikinin makan ya?"
"makanan apa?"
"macaroni balado"
"apa itu"
"bentar tunggu sini aja, aku bikinin"
ketika seno berjalan ke dapur, rita justru mendatangi ayu yang sedang duduk dengan beberapa teman lainnya..
"emang kakak siapa? pacarnya kak seno yaa" tanya rita berpura pura meledek
"calon pacar aja sih.. eh kamu adik kandung ya?" tanya ayu
"oh.. calon pacar? sudah deket lama?"
"sejak KKN awal awal sih"
"oh sudah 6 bulanan"
"iya sekitar itu"
"tapi yakin pacaran?"
"yakin lah"
"oh selamat ya semoga bisa pacaran"
"iya lah.. dia kan sering beliin coklat, aku suka sama coklat setiap minggu selama enam bulan aku dibelikan sama dia coklat" jelas ayu
"emm"
"eh.. dirumah, kak seno seperti apa?" tanya ayu
yaa.. ayu benar benar tidak tau didepannya itu adalah pacarnya seno..
__ADS_1
dan ketika seno selesai, kemudian balik, ia kaget rita sudah tak di tempatnya..
ia berjalan cepat ke arah ayu dan benar, disana ada ayu dengan rita sedang mengobrol
"rita.. ayu.." sapa seno
rita pun berdiri dari duduknya dan menatap tajam mata seno..
tak lama ia pun pergi berjalan meninggalkan seno
"sayang.. kenapa yang.. rita" teriak seno...
rita terus berjalan...
dan tak lama seno menarik tangan rita..
"sayang... ada apa?"tanya seno
"kamu ya.. aku disabang gak sama sekali deketin cowok, cowok deketin aku juga aku sedikit membatasi supaya gak kebaperan.. kamu malah disana jalan, makan, beliin cewek itu coklat"
tiba tiba ayu datang merangkul lengan seno..
"seno" ucap manja ayu
seno pun memuncak dan akhirnya menampar ayu sekeras mungkin..
seisi ruangan yang melihatpun langsung terdiam..
ayu pun bersikap tetap tegar namun matanya sudah mulai berkaca kaca..
ayu benar benar tak menyangka..
lelaki didepannya yang ketika kkn bersama nya berubah kasar
"seno.. sakit.. ada apa sebenarnya ini? kenapa kamu kasar?" tanya ayu sesegukan
dan karna sudah kesal melihat sikap ayu sedari tadi..
rita akhirnya melanjutkan jalan nya dan pergi meninggalkan seno..
sejak itu.. dua bulan tak ada kabar, tepatnya rita menghindari seno..
dan ketika sedikit lagi rita akan menyelesaikan skripsi nya..
seno yang kesal selalu dihindari oleh rita akhirnya angkat bicara..
"rita.. aku tau kamu marah, kecewa, aku gak pernah liat kamu semarah ini, selama ini kamu sering dideketin cowok, aku biasa aja, ayu cuman pelampiasan aku saat aku gak bisa jalan sama kamu, dia pelarian aku, cuman karna satu hal kamu semarah ini.. Rita... inget, aku yang berjuang kamu bisa kuliah" jelas seno
dan karna ia kaget seno mengatakan hal itu..
rita membalikkan badannya
"pertama... kamu bilang gak pernah lihat aku semarah ini? karna kamu keterlaluan seno, kedua kamu bilang biasa aja dan kamu deketin ayu itu cuman sekali sementara aku banyak yang deketin, emang iya tapi semua mundur sejak tau siapa kamu, dan ketiga ayu pelarian? bisa saja kan suatu saat aku pelarian kamu dari wanita lain, dan keempat, terakhir, kamu tenang aja.. aku bukan orang yang lupa pada kulitnya.. aku akan menggantikan semua yang sudah kamu keluarkan untukku, ibu ku sebenarnya ada uang untuk sekolah kejurusan tapi aku yanh tidak mau, dan aku menerima permintaan tante dara dan om angga untuk kuliah dibayar oleh mereka karna aku menghargai mereka.. bukan karna aku ingin gratisan dan mau pacaran sama kamu" jelas rita
dan rita terus berjalan, ia masuk ke ruang kelasnya..
ketika selesai jam kuliah nya, rita pun pulang dan ia melihat sudah ada seno didepan pintu
"rita.. maafin aku.. aku gak bermaksud mengatakan itu atau merendahkan kamu fan keluargamu.. tapi..."
belum selesai menjelaskan tapi rita langsung melepaskan tangan seno..
"udah, semua sudah terjadi juga, makasih sudah membantuku untuk bisa kuliah dan berada dititik ini" jelas rita
rita pun terus berjalan..
beberapa hari kemudian, rita mengumpulkan keluarganya, mulain dari bapak, emak, dan kedua abangnya
disana rita menjelaskan jika ia ingin mengembalikan uang yang dikeluarkan tante dara untuknya selama kuliah.
"loh bukannya sudah diberi tau jika tante dara itu iklas membantumu?" tanya handi, kakak rita
"iya kak.. cuman karna masalah pribadi ku dengan seno sudah fatal, mana mungkin aku terus dengan santainya kuliah gratisan, plis kak, emak, bapak, bantuin rita beri jalan keluar" rengek rita
dan ketika dandi akhirnya menemukan orang yang tepat untuk dipinjami uang...
dandi mengenalkan teman sekolah nya dulu, profesinya sekarang adalah pengutang atau srring mengutangkan uangnya dan berbunga (kang kredit)
kebetulan teman handi dandi itu adalah pemilik utama sinar bulan, salah satu nama koperasi simpan pinjam...
"rita.. kakak ada temen, mau kakak pinjamkan uang ke dia?" tanya handi..
"ha.. serius kak, bisa berapa pinjam?"
"berapa aja lah, cuman berbunga.. jadi bunga nya nambah kalau ada ketelatan, jadi tiap bayar telat ya bunganya jalan, kalau kamu lancar ya bunganya gak jalan" jelas handi
"boleh deh kak"
"terus kamu balikinnya gimana?"
"aku sebulan kedepan kan wisuda, jelas aku akan cari kerja kak" ucap rita
"yaudah kakak kabari orangnya"
dan malamnya
"eh rita, pakai namaku atau nam kamu?"
"namaku aja kak"
"yakin, bener, gak nama kakak aja nih?"
__ADS_1
"udah namaku aja"