
"iya endru, memang mereka cari siapa? apa yang mereka maksud itu aku?"
"iya kamu makanya udah diem aja"
dan setelah selesai, warga pun tak menemukan bukti
"gimana pak?" tanya endru
"mungkin kami salah lihat mas endru, mungkin kami tidak tau memang benar teman mas itu pulang cuman kami gak ngeh aja kali ya. maaf ya mas" ucap beberapa warga
"ah santai aja pak, kalau saya mah kan terbukti aja cukup kok"
"yaudah mas endru selamat istirahat" ucap pak rt
dan ketika dua hari kemudian, moza mengatakan jika ia harus kembali
dan endru mengizinkan asal moza baik baik saja
"moza pergi dulu ya endru" ucap moza manja
"iya, gausah gitu biasa aja ngomongnya"
"ya kan biar kamu gak nangis"
"dih ge er"
dan beberapa menit kemudian moza pun menghilang seketika
ketika moza sudah pergi, endru melihat kalung di laci kamarnya, terlihat sudah tak ada juga
tiga bulan berlalu, moza juga tidak kembali..
hingga enam bulan kepergian moza, endru memulai hidup baru..
ia mencoba untuk membuka hatinya..
ia dekat dengan beberapa teman sekantornya..
tapi sejak beberapa hari setelah reuni, ia kembali dipertemukan dengan beberapa teman lamanya
dan lebih intens dekat dengan salah satu teman sekolahnya dulu bernama emilia..
"dan ketika itu emi duduk berdua disofa depan televisi rumah endru, sementara beberapa teman lainnya ada diteras, ada diruang tamu juga beberapa di teras belakang rumah endru.."
tiba tiba ketika endru duduk disamping emil terlihat seseorang yang pernah ia kenal dan seketika ia menghilang hingga bertahun tahun..
"moza" sapa endru
"ha.. siapa?" tanya emil
"ehmm bukan"
"moza itu siapa?"
"oh bukan siapa siapa, itu nama toko disney tadi"
"oh.. kirain apa"
namun endru curiga dengan ekspresi moza
"ada yang mau aku bicarakan endru.."
"jangan bilang kamu mau..." ucap endru
"iya, aku butuh tubuh seseorang untuk masuk dan menceritakan selama beberapa tahun ini ada apa denganku"
"jangan moza, tolong jangan, sekarang aku sadar kita berbeda.."
"aku hanya ingin menjelaskan endru..."
merasa penasaran, emil mengikuti endru sedari tadi... ia tau siapa endru.. untuk itu dia tidak kaget..
tiba tiba saja moza memasuki tubuh emil, karna moza tau emil sedang menguping nya dengan endru..
dan seketika emil kejang kejang ringan..
dan kembali normal namun tubuhnya sudah dikendalikan moza..
"moza.. keluar.. moza.. jangan disini moza plis"
__ADS_1
"aku mau bilang endru, aku datang.. untuk kamu, aku jadi manusia seutuhnya, tinggal penentuan kapan aku dijadikan manusia, asal aku bisa sama kamu, jika tidak mau denganku katakan saja endru.. aku akan kembali lagi dan tidak akan kembali, tapi jika kamu terima aku, tolong bantu aku mengenal mulai nol lagi tentang dunia ini" ucap moza yang berada didalam tubuh emil
"maaf moza.. aku sudah bersama emil, kamu harus tau kita berbeda, kamu bukan hidup untukku dan aku bukan untukmu, kamu bukan sejenisku, tidak mungkin kita bisa bersama"
"bisa endru jika kamu mengatakan MAU padaku, katakan cepat endru aku dikejar waktu"
"maaf moza tapi aku tidak bisa, aku tidak ingin menyakiti orang yang sabar mengurus kekuranganku.. yaitu wanita yang kau pakai tubuhnya ini"
"okeh, aku akan pergi selama nya.. makasih endru kamu pernah menemaniku"
endru tak mampu lagi berkata kata..
dan ketika moza sudah keluar dari tubuh emil, endru sadar, emil pelariannya ketika ia ditinggalkan oleh moza..
dan cinta endru sebenarnya moza
tapi semua terlambat..
moza sudah keluar dari tubuh emil dan sejak itupula moza akan pergi tidak akan kembali..
ketika endru tersadar..
beberapa temannya sudah berkumpul dan mengelilinginya.. memandangi nya dengan tatapan tajam..
"ada apa? kenapa kalian melihatku seperti itu?" tanya endru
"kenapa masih tanya endru.. kamu tidak lihat emil jatuh pingsan, aku tau emil pasti sedang kerasukan, dan aku tau kamu pasti tau" ucap salah satu teman endru dan emil
ketika melirik kearah emil..
endru membantu supaya emil terjaga..
dan beberapa saat kemudian benar saja emil terbangun..
"maaf teman teman, aku hari ini lelah, jika kalian masih ingin disini lanjutkan, aku butuh tidur" jelas endru
dan seluruh temannya pun satu persatu pergi, karna kondisi rumah endru sudah terlihat sangat seram dimata mereka sejak mereka meluhat dengan mata kepala nya sendiri endru sedang berbicara dengan makluk yang merasuki tubuh emil..
sementara emil yang tau akan apa yang terjadi namun ia tak bisa berkata kata apa yang ia alami saat itu memilih pulang bersama teman lainnya..
setelah setahun berlalu dimana moza kembali dan bertanya melalui tubuh emil
kini tepat 5 tahun sudah sejak awal kepergian moza pada hari kedua saat pak rt dan warga menggeledah rumah endru..
"oh iya sih, tadi pak boss sudah chat saya, dan tadi juga sudah temuin saya, cuman kalau undangan dari pak boss mana mungkin bisa ditolak, jelas bisa datang kok, apalagi lagi free lainnya"
"nah, jadi nanti alex jemput kamu dulu, terus jemput aku, rutenya nanti aku minta anterin beli buku panduan masakan manis sih di toko buku"
"oh gitu, eh tapi nanti aku berangkat sendiri aja deh, kalian aja jalan berdua"
"loh kenapa?"
"enggak, hari sabtu kan? sabtu itu aku dirumah ronni temen sekolah aku, sekalian diundang makan siang di tempat usaha istrinya dia, jadi aku berangkat dari restonya istri temen ku aja"
"oh gitu, yaudah deh, gakpapa"
dan karna hari itu hari jumat dan jam masuk kerja hanya setengah hari.. sementara sabtu kerja libur kecuali ada lemburan.. ketika jam sudah pukul 1 siang.. endru mengganti baju, lalu berangkat ke restoran istri temannya itu
setelah makan mengobrol dan lainnya, endru pun berpamitan..
melihat ke arah jam ditangannya masih cukup lama untuk pertemuan makan malam dengan boss dikantornya..
ia mengisi waktu luangnya dengan menonton film korea dibioskop dengan tema "manusia super"
ketika ia sudah memesan tiket untuk kursi dan menunggu gilirannya yang kurang 11 menit lagi..
ketika tiba gilirannya..ia masuk dengan beberapa penonton lain.. tapi ketika ia keluar.. ia melihat kearah parkiran motor dan menuju ke resto yang ada disalah satu mall..
namun ketika ia berjalan kurang beberapa langkah di tempat tujuan..
ia berpapasan dengan seseorang yang cukup ia kenal
ketika ia sadar, ia membalikkan badannya dan memnaggil perempuan cantik yang berpapasan dengannya tadi dengan panggilan moza..
"moza" teriak endru..
namun perempuan yang diduga moza oleh endru tak menolehnya, akhirnya endru berlari mengejar dan menyapa perempuan itu...
"moza.." ucap endru..
__ADS_1
"ha.. siapa ya?" tanya perempuan itu
"kamu moza kan?"
"moza moza, siapa coba.. gak kenal"
"iya, aku ingat betul kamu moza, nah moza suka memakai baju hem laki yang kegedean tanpa memakai bawahan.." jelas endru
"eh sudah gila kamu ya" bentak perempuan itu
memang benar.. moza paling suka dengan baju hem atau kemeja yang sangat kebesaran dipakai nya namun membuat baju itu menjadi dress mini dipakainya...
"bukan.. saya vana.. bukan moza, saya tidak kenal siapa itu.. maaf anda salah orang.."
"eh enggak, ini aku endru..." ucap endru menarik tangan sava
"mau endru kek, mau siapa juga, aku gak peduli"
dan wanita yang dimaksud moza oleh endru itu adalah sava, bernama lengkap savvanah yunisa
vana memang terlahir menjadi manusia, bukan alien, dan vana memang reinkarnasi dari seorang moza..
namun jika vana diminta mengingat siapa moza, ia tidak ada pernah bisa menjawab, karna memang ia tak pernah kenal..
yang dinakaman reinkarnasi.. 99 persen ditubuh vana akan sama dengan moza, kebiasaan, paras, cara berjalan, cara berbicara, cara menatap..
tapi vana bukanlah moza..
dan ketika endru akan mengikuti vana, alex dan nia teman sekantornya datang menyapa endru dan merangkulnya menuju resto yang sudah didepan mata...
namun mata endru lekat terus mengikuti arah jalan vana..
"vanaaaaa" teriak beberapa teman vana
"lama ya? tadi sebenernya gak telat sih, cuman ada orang gila sok ngenalin gue pula"
"ah masa? dimana?"
"di sana, samping mie ancur.."
"masa ih didalam mall"
"ya gak gila beneran, cuman gue rasa dia stres dia sok kenal juga ke gue, mozaa moza begitu dia teriak"
"moza siapa van?"
"auk.. gila dasar, udah ah, yuk jalan"
sebentar sebentar.. nama savvanah yunisa.. bukan seorang manusia biasa..
kenapa dibilang bukan manusia biasa..
vana adalah gadis belia yang masih berusia belasan tahun, dan dia memiliki kekuatan supranatural, mulai dari menghilang, melayang, menggerakkan benda tanpa menyentuh bahkan tranformasi atau biasa disebut bisa merubah diri menjadi serupa dengan manusia lain..
dan satu lagi.. hal ini tidak diketahui siapapun oleh teman, keluarga, dan beberapa orang terdekat lainnya..
"van.. bisa minta tolong enggak?" tanya lisa temannya disekolah..
"kenapa?"
"aku rasa ada yang merobek kertas tugas ku dan itu dikumpulkan setelah istirahat ini"
"sebentar"
namun beberapa temannya sering merasa ada yang aneh denganĀ vana
dan beberapa orang juga tak jarang meminta bantuan kepada vana untuk mencari barang hilang, untuk melacak keberadaan seseorang, dan lainnya..
namun mereka hanya sekedar tau hal itu..
ketika masuk ke ruangan gelap dan disekolah hanya ada gudang lama, setelah keluar vana hanya tersenyum setengah bibirnya kepada temannya yang mengaduh tadi, lisa
dan ketika lisa melihat bukunya kembali..
ketika jam masuk, orang yang merobek kertas tugas lisa itupun ketahuan karna ia kaget yang robek ternyata bukunya bukan buku lisa
dan lisa hanya tersenyum tanda berterimakasih kepada vana..
ketika suatu malam, dikeraian jalan..
__ADS_1
banyak orang berlalu lalang disana..
sementara vana yang jalan sendirian merasa tangannya sangat gatal dan mengeluarkan cahaya