
"apaan sih, norak kalian, kalian kan juga masih muda, ada yang kalian deketin juga biasa, kenapa gue deket sama cewek lu semua heboh" bentak afan
"ya gini bro, beda nya elu kan sejak awal gue kenal, cewek pun lu gak ada.. nyamperin aja gak ada.. tau tau lu deketin cewek menejemen wah gila sih, cewek cantik, anak menejemen, sumpah keren lu"
dan ketika banyak yang mendengar kedekatan afan dan lidi..
keduanya disibukkan dengan wisuda masing masing
dimana afan yang sudah mencapai sarjana ke dua di tahun ke lima di kampus sementara lidi ditahun keempat..
ketika mereka disibukkan dengan hari wisuda masing masing membuat kedua nya lost kontak..
ditambah.. lidi mulai memperhatikan usaha yang melanjutkan milik ayahnya..
ayah dan ibu lidi memfokuskan diri hanya pada 1 usaha yang sama untuk mengurangi kesibukan dihari tua, kini yang muda yang berkarya..
ketika wisuda..
lidi yang tidak pernah mengenalkan seorang lelaki sejak ia lulus sekolah, akhirnya mengenalkan afan ketika afan menemani dihari penyerahan toga juga sertifikat kelulusan
disana afan bertemu dengan kedua orang tua lidi juga terry sahabat lidi yang turut hadir.. dan tak lupa juga farrel datang di acara wisuda lidi
"ini pacar kamu apa?" tanya ibu lidi
"bukan ma, itu temen aja kok, sama kaya farrel juga terry" jelas lidi
dan begitupun sebaliknya ketika hari kelulusan afan, lidi pun turut hadir memberikan semangat dan dukungannya
dan wisudaan afan lah hari terakhir pertemuan keduanya sebelum akhirnya keduanya disibukkan dengan pekerjaan masing masing..
dan setelah mulai fokus dengan beberapa pekerjaan, setahun berlalu akhirnya afan dan lidi kembali dipertemukan...
jodoh akan bertemu itu pasti dan kini dialami oleh afan dan lidi
ketika itu..
"pak.. apa jadi jadwal pertemuan dengan klien, bos dari pondok padi?" tanya salah satu karyawan diperusahaan afan
"oh jadi, kamu jadi atur jadwal jam 2 siang untuk sekalian makan siang biar nanti bertemu di xaffee saja" jelas afan
"baik pak"
dan ketika pertemuan itu..
"silahkan duduk pak" sapa reza, salah satu karyawan yang dipercaya oleh lidi untuk mengurus proyek barunya
dan ketika reza menjelaskan..
"apa bapak pemilik pondok padi?" tanya afan
"oh bukan pak, tapi kebetulan atasan saya sekaligus pemilik sedang ada urusan lain, jadi saya perwakilan"
"oh.. okeh"
setelah deal dan menerima kerjasama afan sebagai penyetok sak bungkus beras yang akan di sebar ke beberapa pabrik lain untuk pengolahan kembali menjadi produk mereka..
ketika beberapa hari berlalu..
__ADS_1
ketika salah satu sahabat afan yang ternyata cukup kenal dekat dengan lidi..
bernama annas, ia adalah orang yang mencoba mengenalkan afan kepada wanita
niat annas adalah supaya teman sekaligus rekan kerja nya itu tidak terlihat selalu sendiri...
"fan.. apa lu kaga mau gitu pacaran?" tanya annas
"ya mau sih mau, gak kepikiran iya"
"gue kenalin temen gue, gue juga ada temen, ah pikirannya kelewat dewasa, kerjaan mulu dia pikirin" jelas annas
"siapa?"
"ada deh, besok minggu pagi ada cfd, dia sering ikut ama gue, jadi gue kenalin deh"
"lu kan tau tipe tipe cewek gue?"
"iya tau, makanya gue kenalin ke doi"
"siapa sih, pinter gak orangnya?"
"pinter, cerdas, kece, cakep, tajir juga bro, tajir dari lahir kalo ini mah" jelas annas
"kenapa gak lu aja deketin"
"ah dia kaga bakal mau ama gue, jauh, yang ada gue strees sendiri ikutin aturannya tiap hari kerja"
"hemm..."
dan ketika afan juga annas siap dan mereka berangkat, tiba tiba lidi mengirim pesan chat kepada annas jika ia sudah pulang..
"kenapa?" tanya afan
"nih dengerin kata dia, dia udah dari tadi disini cuman pulang awal karna lama, ada urusan sama klien, wah gila dia, minggu kali, klien mulu"
"ya udah gak bisa kan? sia sia donk?"
"ya gak sia sia juga lah, masa lu gak mau refreshing gitu, jogging jogging disini"
dan mereka pun mengikuti senam yoga pagi itu di salah satu alun alun kota yang mengadakan cfd
dan ketika peluncuran pertama setelah beberapa minggu pondok padi dan perusahaan afan bekerja sama...
lidi pun akhirnya menyanggupi datang untuk pemasaran dan keluaran pertama produknya hasil kerja sama dengan perusahaan klien yang tidak pernah ia temui secara langsung..
ketika sampai di acara...
"hai reza.. apa sudah di mulai?" tanya lidi
"hai bu bos.. belum, akan dimulai 20 menit lagi"
"oh cukup lama ya.. saya kira mepet datang"
ketika afan membalikkan badan..
"lidi"
__ADS_1
"afan.. kamu kok disini?"
"aku disini kan kerja sama ma reza"
"oh jadi kamu klien pondok padiku?"
"oh jadi kamu pemilik pondok padi?" tanya afan
"iya.. aku lah"
"kata reza lidia"
"ah masak iya"
"eh iya kah? haha sorri maksudku lidi" ucap reza
"emm reza.. ya sama lidi, lidia, sama sama aku" ucap lidi
"hehe maaf bu boss"
dan mereka pun mulai dekat kembali
"bu boss sama pak afan udah kenal dimana?" tanya reza
"dia ini senior ku dikampus rez" jelas lidi
"wah gak canggung lagi dong gak perlu kenalan dari awal lagi toh udah pada kenal"
"gitu deh"
disana lah mereka kembali dekat..
dan suatu ketika, lidi jalan makan bersama afan..
afan menceritakan jika beberapa teman nya dulu, ketika masih kuliah, sering menggodainya karna bisa dekat dengan lidi
"jadi ya mereka ribut yang kaya pasar gaduh banget deh, padahal mereka juga sama kan ma aku, deketin cewek mah biasa" jelas afan
"haha iya kah? ya bener juga kali, kan kamu fokus banget sama kuliahmu, jadi pas mereka tau kamu bisa deket ama cewek ya gitu deh jadinya pada heboh" jelas lidi
"kalau kamu, soal pertemanan kita siapa yang heboh, kecuali terry?"
"ya itu, cuman terry aja sih, kan aku individual orangnya, gak ngurusin orang jadi temen dikampus gah kali ngurusin aku"
"bisa gitu ya, haha kalau terry ma gue pun dah kenal"
dan tak lama, suara telfon berbunyi
"hallo iya" jawab lidi
yang menelfon ternyata reza..
reza menghubunginya karna ia janji untuk bertemu hari itu setelah iya pulang lebih dulu saat janjian di cfd beberapa hari lalu
"lupa lagi aku" ucap lidi
"emm.. kenapa?"
__ADS_1
"temen aku, ajak ketemuan, kemaren gagal, sekarang sebenernya janjian sama dia cuman belum tau kemana jadi aku ajak kesini, gakpapa ya"
"oh ya gak papa kok"