Satu Nama Sebuah Kisah

Satu Nama Sebuah Kisah
AAW #3


__ADS_3

"kami takkan bisa membantu kalian terlalu banyak" jawab Asna


justru kami tidak mau kalian bantu, ini bukan kerjaan kalian, kalian sudah membesarkan kami, juga sudah cukup lebih dari batas" jawab Ayanna


"terutama kak Libra,  yang udah membantu segala kebutuhan ku bahkan setelah aku menikah pun, kak Ayanna juga, membantu aku dengan Romi" jawab Tiya


"ih kak, liat lah adikmu, bisa dia manis begitu" jawab Ayanna meledek Tiya


"memang aku bukan adikmu?" tanya Tiya


Ayanna memeluk Tiya..


sementara para suami sibuk masing masing, suami Libra tetap menjadi investor di beberapa perusahaan besar


suami Ayanna mengurus amanah dari paman yang mengangkat nya menjadi anak mengurus perusahaan tas itu


dan suami Tiya tetap dengan kesibukannya di bisnis online shop yang sedang ia geluti pemberian dari Ayanna...


tentu dari pekerjaan itu, Tiya lah yang menang karna suaminya lebih banyak waktu untuknya dari pada suami kedua kakaknya kan online tidak terikat jam kerja


baru saja merasakan manisnya buah yang sudah Rudy dan Asna tanam..


tiba tiba saja kedua orang tua kandung Tiya dan Ayanna datang membuat pikiran Rudy dan Asna kacau..


ayah kandung Ayanna datang begitu juga ibu kandung Tiya..


"kalian..." sapa Rudy ketika sedang makan siang bersama ketiga anaknya kebetulan tanpa ketiga menantunya..


"bagaimana kabarmu nak? apa kau tak rindu ibu? aku ibumu nak" sapa ibu kandung Tiya


"Ayanna, papa kangen" sapa papa kandung Ayanna


"hemm.. kamu pergi tinggalkan mama dan aku lalu datang setelah kamu mengetahui kami sudah sukses, hebat rencana kalian" jelas Ayanna


"maf ma.. saya ingat betul, kamu mengusir ku dan ayah.. walaupun ketika itu aku masih kecil, aku tau ayah takkan mengarang ceritanya.. aku sudah tau semua" jelas Tiya

__ADS_1


"enggak sayang, mama emang benar benar rindu, anak mama hanya kamu perempuan satu satunya.."jawab ibu kandung Tiya


"hem... kalau begitu mama aku juga bukan kamu satu satunya.." jawab Tiya


"maksud kamu apa Tiya? jangan sembarang bicara, yang melahirkan mu aku"


"yang merawatku hingga sampai saat ini seperti yang kau liat didepan mu adalah dia" jawab Tiya menunjuk Asna


"dia bukan ibu kandung mu nak"


"kamu benar.. dia bukan ibu kandung aku, tapi kamu tidak pernah memberi ku makan sesendok nasi sedang kan dia.. memberiku makan sehari tiga kali bahkan lebih, selama aku hidup seperti dihadapanmu ini" jelas Tiya


"Tiya..." panggil Libra menarik lengan Tiya memintanya lebih bersabar..


"oh pasti dia.. kamu ya.. kamu kan anak mas Rudy sama mbak Asna, kamu kan yang mempengaruhi pikiran Tiya" bentak ibu Tiya


Tiya kesal dengan ucapan itu, Tiya melepaskan paksa tangannya dari pegangan Libra


"diem kak, kebiasaan orang orang seperti mereka.. sekarang kau minta apa dariku? akan aku berikan, tapi satu hal, jangan pernah mengatakan keburukan dia, bahkan menyalahkan dia, orang yang kamu lihat.. dia (menunjuk Rudy) dia (menunjuk Asna) dan utama dia (menunjuk Libra) orang yang berperan dan mendukungku dari belakangku, hingga sesukses sekarang" bentak Tiya


"udah ma.. mama mending bilang aja.. mama mau apa? rumah? apartemen? mobil? apa ma?" tanya Tiya


ibu Tiya pun keluar dari Tiyanna cafrest sementara ayah Ayanna pun sama juga keluae


"kamu tidak akan melakukan hal yang sama seperti itu kan nak?" tanya ayah Ayanna


"enggak pa, tapi harus papa peka, papa sekarang harus apa?" jawab Ayanna


"baik"


"tolong hubungi saya jika ada kepentingan atau kebutuhan tanpa mengganggu hidup mama papa lagi" kata Ayanna


ia pun pergi..


dan suasana mulai tenang..

__ADS_1


kehidupan baru dimulai..


Ayanna dan Tiya tetap memberikan perhatian kepada orang tua kandung masing masing permintaan Libra dan Rudy Asna..


.


.


.


.


.


.


.


-SELESAI-


cast pemain :


Ariesta Ayanna Wardani - peran utama


Leon - suami Ayanna


Sagita Tiya Wardani - adik Ayanna


Libra Wardani - kakak Ayanna


Rudy - ayah Ayanna


Asna - ibu Ayanna


Romi - pacar Tiya

__ADS_1


Seno - suami Libra


__ADS_2