Satu Nama Sebuah Kisah

Satu Nama Sebuah Kisah
XLC #3


__ADS_3

ketua memanggil salah satu senior yang cukup dikenal sudah pelatih salah satu bela diri di organisasi


"kak.. kak Zhi Ma" sapa ketua geng itu


"saya?" tanya Zhi Ma Xan..


ini dia, Zhi Ma, senior kampus yang famous..


Xiao berdiri dan meninggalkan kelas tapi ketua geng itu menghina nya..


"okeh, tidak ada lagi urusan.." ucap Xiao


"eh ehhh mau kemana, eh takut ya?" tanya ketua geng


Xiao membalikkan badan dan menatap arah ketua geng itu


ketua geng membisikkan kepada Zhi Ma dan espresi Zhi Ma membuat geli Xiao


"hai Xiao, perkenalkan dulu, saya Zhi Ma" ucap Zhi Ma


Xiao berpaling menatap tajam arah Zhi Ma


"aku sering dengar tentang kamu, aku tersaingi dengan anak baru, ternyata perempuan cantik.." bisiknya


Xiao membuang muka..


dan Zhi Ma langsung mencoba menghajar nya..


tapi cukup kuat Xiao menahan tangan lelaki cukup kuat itu..


"Zhi Ma Xie emm siapa tadi nama kamu? senior famous.. pintar juga murid gyo highness ini memberimu nama itu.. danĀ  cukup kenal di sekolah"


"apa maksud mu?"


"apa yang mau kau lakukan, lakukan saja, tanpa banyak bicara"


sayang.. Zhi Ma ingin menyerang kepala dengan mencoba memukulkan sebuah balok dari belakang tapi Xiao bisa mengendalikan bahkan sebelum tersentuh kepalanya..


Xiao menarik tangan Zhi Ma dan memutar, Zhi Ma kesakitan..


terjadi pertengkaran disana..


bahkan setelah tuntas mengurus Zhi Ma


"panggil siapa lagi" ajak Xiao kepada ketua geng


"a-aku"


"dengar, khusus kamu, siapapun kamu ganggu selain dia dan terutama dia, saya akan bertindak" jelas Xiao


Wang Tyang dan Lin Mei hanya melihat dari luar..


mereka memang benar benar takut ketika Xiao benar benar marah karna marahnya pun tak terprediksi dengan ekspresi saja


"emm Xiao, Xiao, tunggu"


mereka pun berjalan ke kelas masing masing..


sejak itu, Zhi Ma mendekati Xiao, terus menerus


bahkan, Zhi Ma bersikap sok manis, sok romantis..


karna sudah kesal, tak banyak bicara, Xiao menghajar Zhi Ma dan meminta nya berhenti datang merayu dirinya..


beberapa hari berjalan..


dimana benar benar Zhi Ma tak lagi datang..


ketika pagi itu..


Wang Tyang, Lin Mei, juga Xiao dan murid kelas lainnya bersiap untuk jam kuliah..


sayang.. guru dosen membatalkan pertemuan dijam dan hari itu


yang lain pulang, pasti.. karna bentang waktu ke jam kuliah kedua cukup lama..


"Xiao.. pulang?" tanya Lin Mei..


"terserah, memang mau kemana hari ini kalian rencana?"


"nonton gimana?"


"nonton? bertiga?"


"iya.. mau ya.. mau?" tanya Lin Mei


"hem.. iyaa"


dan ketika akan keluar..


"Xiao.. eh bentaran, tunggu" ucap Lin Mei


"apa?"


"sini dulu, sini"


"apa?"


"itu, liat gak, yang baru keluar dari mobil hitam itu?"


"dia?"


"siapa ya? anak baru bukan?"


"emm.. baru sih kayaknya, baru liat juga soalnya"


Wang Tyang menepuk pipi Lin Mei


cemburu? haha mungkin mungkin


"ya tuhan... ehm.. hai kak" sapa Lin Mei


"Lin Mei" bentak Xiao dan Wang Tyang bersamaan


"ups.. ehmm" ucap Lin Mei menunduk


"emm.. kelas 2bioalami tempatnya dimana ya?" tanya lelaki itu pada Lin Mei


"ha.. emm.. di.. itu, situ kak sini saya antar"


"wusssh Lin Mei" teriak Wang Tyang


tapi Lin Mei masih berjalan terus mengantarkan lelaki itu..


dan ketika menunjukkan..

__ADS_1


"ini kak" sapa Lin Mei


"oh makasih ya, emm.. siapa?"


"Lin Mei"


"oh saya Liu Xwa"


Liu Xwa adalah seorang penyanyi solo, kariernya cemerlang, tapi ia orang yang cerdas dan pintar memilah milih dan menempatkan waktu dimana karier dimana pendidikan..


ketika masuk..


Lin Mei pun berlari mencari Wang Tyang dan Xiao yang sudah tak ada dilobi utama.. tapi ketika mei lin pergi ternyata kelas yang dimasuki oleh Liu Xwa salah


"aduh maaf pak, saya kurang fokus melihat isi pesan, saya ingat di kelas bioalami 2 tapi bukan ya?" tanya Liu Xwa


"bukan, ini didepan ini kelas kamu, tapi sepertinya tidak ada jam, mungkin tadinya ada dan di cancel, saya ada nomor salah satu muridnya, bisa ini kamu hubungi saja"


"makasih pak. maaf ya pak sekali lagi"


dan ketika Liu Xwa menelfon..


yang dia telfon adalah Xiao..


"halo" sapa Liu Xwa


"ya.. siapa?"


"emm ini, saya Liu Xwa, anak baru dikelas bioalami.4 apa dikelas sedang kosong jam kuliah?"


"oh kosong.. ya nanti ada jam 2 siang"


"haa.. dua siang.. lama?"


"ya.. pulang saja, nanti datang lagi"


"oh.. okeh makasih"


dan ketika menutup telfon..


Wang Tyang, Xiao, Lin Mei melanjutkan jalan mereka..


esoknya.. ketika kembali ke sekolah dengan kuliah..


"murid murid, kalian kedatangan teman baru, pindahan dari Shanghai China.." jelas guru


dan masuklah Liu Xwa


"haa.. Liu Xwa" panggil Lin Mei


"selamat datang di Gyo Highness" sapa guru


"terima kasih bu"


"silahkan perkenalkan"


"perkenalkan semua, saya Liu Xwa Ni, berasal dari Shanghai China, dan mengapa saya pintar bahasa korea? karna saya sudah lama menginginkan bisa kuliah di korea ini" ucap nya


dan ketika ia melirik sana sini, alhasil ia mendapat duduk dengan Wang Tyang..


Nb. meja dan kursi sudah tertata 1 meja cukup panjang untuk 3 kursi ya..


dan mengetahui Liu Xwa duduk dengan Wang Tyang, Lin Mei pindah duduk depannya disamping Liu Xwa, menarik Wang Tyang untuk pergi, tak mau kalah, Wang Tyang justru menarik kembali baju Liu Xwa dan menyuruhnya duduk disamping Xiao


Lin Mei memukul manja Wang Tyang..


terlihat keduanya cukup canggung..


Liu Xwa sudah merasakan jika perempuan disampingnya adalah orang yang keras hati dan pikiran..


"apa dia anak baru yang kemaren telfon ke nomorku?" gerutunya Xiao dalam hati


"eh Liu Xwa, kamu kenapa ada disini, bukannya kemaren kamu di ruang 2?" tanya Lin Mei berbisik


"iya.. aku salah paham, kukira iya di ruang dua ternyata diruang 4"


"oh.. bagus lah"


"hem" ucap Xiao sedikit keras


ketika jam selesai..


"Liu Xwa" ucap Liu Xwa mengulurkan tangannya ke Xiao


Xiao hanya menatap tangan itu tanpa menyambut dan menjabat..


"Xiao Lieng Chue" ucap Liu Xwa


"sudah tau?" tanya Xiao dingin


"iya... itu dari buku mu"


Xiao menutup bukunya dan memasukkan ke tasnya


"eh tunggu" ucap Liu Xwa


Xiao membalikkan badan...


"kamu kemaren yang nomor aku telfon?"


"iya"


"oh, yaudah jadi kita kan satu kelas, aku simpan nomor kamu"


"emm.."


"boleh?"


"boleh"


"eh tunggu" ucap nya lagi


"hem"


"rumah kamu?"


"di tepi jalan" jawab Xiao


ketika Xiao pergi..


Liu Xwa berpikir..


"rumahnya ditepi jalan? kira kira ditengah jalan ganggu mobil motor lewat gak sih?" gerutunya dalam hati


dan ia melanjutkan perjalanan pulang..

__ADS_1


esoknya... ketika keduanya kembali dipertemukan..


Liu Xwa duduk di bangku samping Xiao, tapi Xiao pindah ke depan bersama Wang Tyang dan Lin Mei, Lin Mei pindah ke belakang menemani Liu Xwa, dan Wang Tyang mengikuti Lin Mei pindah ke belakang dan menyuruh Liu Xwa kembali pindah ke depan


"kurasa kalian orang terumit sepanjang sejarah" ucap Liu Xwa


dan ketika sedang pelajaran berlanjut..


Xiao yang semalam sudah mencari tau siapa Liu Xwa itu, mencuri curi pandang, sesekali Liu Xwa melirik arah Xiao dan tersenyum manis


ketika bentang waktu sangat sebentar ke jam berikutnya, Xiao memilih diam dikelas tak ikut dengan dua temannya pergi ke kantin sekolah


tapi ketika Liu Xwa akan pergi..


ia menoleh kearah Xiao yang sendiri dengan menikmati musik di airphone nya


Liu Xwa kembali duduk dan menyapa Xiao


"gak keluar?" tanya Liu Xwa


"emm.. oh enggak"


"oh"


"kamu? kenapa gak jadi keluar?"


"gak tau aja mau kemana"


"emm.."


"ehmm kamu suka musik genre apa?"


"apa aja sih, yang pas aja sama suasana hati"


"oh.. mau denger aku nyanyi?"


"ha.. ngapain?"


"gak papa, iseng, daripada diem kan?"


"i-iya"


dan Liu Xwa mengambil gitar di bawah meja kosong paling belakang..


setelah menyanyikan..


"ehmm gimana?" tanya Liu Xwa


"gimana?"


"kamu dengerin gak tadi?"


"oh musiknya? iya bagus"


"bukan... suaranya"


"oh suaranya.. bagus.. bagus kok"


"berapa angka?"


"delapan"


"baguslah lumayan"


keduanya kembali terdiam..


"Xiao" panggil Wang Tyang


"apa, ada apa"


"sini, Xiao cepet, ada urgent" ucap Lin Mei


"ada apa?"


"di ruang tenis, Zhi Ma buat ulah lagi"


"Zhi Ma? ke siapa?"


"gak tau, gak kenal laki laki"


dan ketika Xiao sampai..


"Zhi Ma" teriak Xiao


"Xiao, eh hai Xiao" sapa Zhi Ma


karna keterlaluan, Xiao melihat Zhi Ma menendang kepala lelaki itu..


Xiao mendekati Zhi Ma


"apa kabar, lama tidak jumpa" sapa Zhi Ma


Xiao langsung mengepalkan tangan dan memukul Zhi Ma


"Xiao" teriak Liu Xwa


"hei, kalian kenapa diam, lihat teman kalian disana" teriak Liu Xwa kepada Wang Tyang


"uussst" ucap Wang Tyang


dan masih terjadi perkelahian, kali ini, beberapa kali memang Xiao mendapat pukulan di wajah..


tapi tetap, Xiao yang menang..


"bangun" bentak Xiao menarik kerah baju Zhi Ma


"i-iya, jangan, udah udah" ucap Zhi Ma


"dengarkan saya.. ini kali kedua, sampau kali ketika dan ini terjadi lagi kamu kalah ketiga kalinya, jabatan mu jadi taruhan"


"ja-jadi ta-taruhan bagaimana maksud nya" ucap Zhi Ma tertatih tatih..


"jadi taruhan.. saya dapat kabar kamu berulah, dan kamu lawan saya lagi seperti ini, kamu kalah, posisi mu di Gyo Highness dikenal bad boy saya yang gantikan.. terserah mereka menjuluki aku bad girl" jelas Xiao


Xiao pergi..


meninggalkan tempat itu, sementara Wang Tyang menjalankan tugasnya membantu korban yang dikerjain oleh Zhi Ma


"Xiao, kamu..." ucap Liu Xwa


Xiao hanya melirik dan pergi meninggalkan Liu Xwa


ketika hari demi hari berjalan, waktu terus memang berjalan.. Liu Mengenal siapa Xiao..


dia masih speechless, tidak terfikirkan sedikit tentang sifat asli Xiao, karna sifat dan penampilan cukup berbeda..

__ADS_1


__ADS_2