Satu Nama Sebuah Kisah

Satu Nama Sebuah Kisah
WPD #2


__ADS_3

ketika restu datang dan beristirahat dikontrakannya. sorenya ia menuju toko kue dan mendapat kejutan dari wangi dan beberapa karyawan wangi ditoko kue tersebut


"uyeeeee.. congratulation restu... selamat kamu berhasil wisuda dengan lulusan terbaik.. pantes aja kamu dapat langsung tawaran pekerjaan"


"kamu siapin semua nya?"


"haa.. bukan, ini dekor by mereka karyawan saya. saya sibuk di dapur untuk kue ini"


"wah makasih ya.. mkasih buat kalian juga"


merasa senang, restu pun memeluk wangi dan mencium kening wangi


tak lama kekasih wangi datang..


"hai... sini sayang.. oh iya ini kenalin, ini pacar aku, kenalin sayang, dia restu, teman sekolah aku"


"widodo" sapa dodo kekasih wangi


"oh restu..."


"oh ini buat dia sayang" tanya dodo


"iya.."


dodo menyodorkan bingkisan kado


"buat aku? makasih" ucap restu pada dodo


"itu patungan aku sama mas dodo beliin kamu jam tangan semoga suka ya"


"iya, suka kok"


beberapa karyawan menyadari raut wajah restu adalah cemburu


beberapa hari kemudian, eka, kekasihnya pun datang untuk bertemu dengan restu..


ketika sampai dikontrakan restu..


"sayang... aku dateng" ucap eka mengetuk pintu kontrakan nya


restu membuka pintu rumahnya


"yaudah masuk.... aku baru bangun"


"hemm.. gak kerja?"


"minggu, libur lah"


"oh... siapa tau ada lemburan juga kan"


siangnya.. ketika dodo datang dan mengetuk pintu rumah restu...


"yang.. ada yang gedor" ucap eka


"bukain"


karna restu masih mandi, eka membukakan pintunya


"cari siapa?"


"restunya ada?"


"masih mandi, masuk"


"makasih"


setelah mandi, restu bertanya siapa yang datang


"siapa yang dateng"


"temen kamu"


"udah dibuatin minum itu?"


"masih dibikinin ini"


melihat diruang tamu


"eh lu bro" sapa restu


"ya bro, gue dapet titipan katanya lu order kue cake?"


"iya.."


"lu yang makan nih?"


"bukan cewek gue"


"oh itu cewek lu"


"ini mas minum nya" sapa eka


"iya bro ini cewek gua"


"eka" ucap eka memperkenalkan dirinya


"eh... iya widodo"


dan esoknya eka pulang..


dan ketika kembalinya eka saat liburan dan memutuskan berlibur ke tempat bekerja kekasih nya.. untuk kedua kalinya dodo mengantarkan pesanan cake restu untuk kekasihnya..


"dateng lagi pacar lu bro?" tanya dodo


"iya bro, liburan disini, mau nemenin gua"

__ADS_1


"baguslah, ajak lah jalan ke tokonya wangi"


"wangi?" tanya eka


"dia pacarku" jawab dodo


dan benar saja, esok malamnya, ketika wangi mendapat kabar dari dodo jika pacar restu datang pun akhirnya mengundang mereka makan dirumah wangi


ketika malam nya restu dan eka sampai didaerah rumah wangi, restu menelfon wangi menanyakan keberadaannya dan wangipun keluar dari pagar rumahnya lalu melambaikan tangannya ke mobio restu


setelah sampai dan kedua nya turun


"hai.. nyasar gak?"


"gak sih, cuman kurang maju aja dikit tadi kan"


"emmm"


wangi menyadari jika wajah cemburu eka..


mengenalkan dirinya supaya tak salah paham


"aku wangi" sapa wangi


restu menyenggol lengan eka untuk mau berjabat tangan dengan wangi


"eka" ucap eka


"emm... masuk yuk"


"bro dodo?"


"belum dateng, aku pikir dia yang akan datang dulu, tapi entah dia lama"


dan ketika mereka duduk disofa rumah wangi..


"ini rumah kamu apa ayahmu?" tanya restu


"rumah pribadiku res.. yaa nyicil sih dari hasil di toko, tapi alhamdulilah mandiri, gak nyudahin kan"


"iya sih... hebat lah seusia kamu bisa mandiri"


"iya donk, harus, sebentar aku bikinin minuman.. tungguin ya" teriak wangi


ketika eka marah karna curiga mengapa bisa lebih dekat dengan perempuan nya daripada lelakinya


"kamu kan temennya pacarnya, kenapa sok akrab sama dia" tanya eka cemburu


"ya kan tanya ini rumah dia apa bukan, gitu aja ngambek"


"ya terus ngapain maksa aku mau salaman sama dia tadi?"


"ya kamu pikir aja lah, masak kita diundang kamu gak sopan? cuek begitu"


dodo yang sedari tadi menguping pembicaraan restu dan kekasih restupun masuk menyapa seolah tak mendengar apapun


"hai broo.. waduh bisa lu duluan dateng"


"haha.. lu lama bro, kemana aja?"


"ini si wangi nitipin pesenan anternya didaerah rumah gue"


"oh..."


tak lama wangi datang membawa dua gelas minuman.. dan beberapa menit mengobrol, asisten wangi pun mengabari jika makanan nya siap...


"non, makanan siap"


"iya bik..  makasih.."


mereka pun menuju meja makan


ketika pertengahan makan, telpon wangi berbunyi


"sebentar ya aku angkat telfon dari toko" ucap wangi..


"ehmm wangi, toilet sebelah mana?" tanya restu


"bi.... restu kasih tunjuk ke toilet" teriak wangi


dan ketika keduanya sudah tak ada tinggallah eka dan dodo disana..


"kamu sudah lama pacaran?" tanya dodo


"setahun lebih"


"kamu kenapa cemburu liat pacar mu dekat sama pacarku, kan harusnya kamu gak kuatir mereka sama sama ada pasangan"


"iya... gakpapa, tapi wajar kan?"


"aku boleh minta nomor kontak kamu?"


"ha.. buat apa?"


"ya berteman, kalo pacar pacar kita aja udah bisa sedeket ini kenapa kita gak bisa deket ya kan?"


eka langsung menangkap obrolan itu,


mereka pun semakin dekat dibelakang pasangan masing masing... waktu berjalan cukup cepat, dibulan ke lima perkenalan widodo dan eka, keduanya berani mengambil keputusan untuk berselingkuh dibelakang pasangan masing masing..


sampai akhirnya pasangan masing masing mencium itu...


"sejak kapan kamu dekat sama dia?" tanya restu


"aku sama dia deket biasa kok, sama kek kamu sama si wangi itu"

__ADS_1


"hei.. apa pernah kamu liat aku berfoto mesra begini? jangankan mesra, foto berdua aja gak ada liat ini, tuh setiap ada aku sama wangi pasti ada laki laki ini"


tak lama wangi datang... karna saat itu wangi memang sudah janjian dengan restu untuk jalan namun karna dodo tak bisa, wangi tak masalah menjadi ketiga ketika restu dan kekasihnya berpacaran


"loh kalian kenapa? kok ribut disini?" tanya wangi


"kamu liat ini? kamu bisa baca apa yang terjadi?" tanya restu menunjukkan foto kekasihnya dengan dodo


"dodo.. maksudnya apa ini ya?" tanya wangi kepada eka


"kamu tanya aja sama pacarmu, aku urusan sama restu bukan kamu" jawab eka


"hei.. urusan kita sama, kamu jalan sama pacar dia dan kamu pacar aku" bentak restu


tak lama ponsel eka berbunyi dengan save nama tanda seru dan tanda tanya, restu curiga, pasti itu dodo


restu merebut ponsel eka dan mengangkat lalu menspeaker nya..


"hallo sayang..." ucap seseorang itu


restu memaksa eka menjawab nya


"ha..  halo" jawab eka


"hallo, iya, kamu sudah sama mereka kan?"


"ii... i. ya"


restu merebut ponsel itu dan mematikan telfon lalu mencek apa benar itu nomor milik dodo diponsel wangi


dan benar saja, satu nomor dan pasti satu orang yang sama...


eka menarik paksa ponselnya dan berbalik marah


"udah, udah tau siapa ini? puas?"


ketika sedang digenggam eka tak menyadari tangannya memencet tombol hijau ketika dodo menelfon nya lagi alhasil suarapun tersadap


"kamu gila ya.. oh kamu sering kesini bukan untuk aku tapi untuk dodo... hebat ya kamu" bentak restu


"yaudah kalo kamu mau, ambil saja dia... aku mengalah" jawab wangi


"yah lah.. ngalah, lu udah ambil perhatian cowok gue, apa apa cowok gue ya inget sama elu, bukan gue, yang patut dibilang murahan bukan gue ya elu" teriak eka


dan restu pun menampar eka


"restu?" ucap eka kesakitan


"harusnya jaga bicaramu agar tak membuatku murka" bentak restu


"restu... kenapa sih, kenapa kamu belain dia, kita pacaran setahun, lebih restu... kamu belain orang asing?" tanya eka


wangi membalikkan badannya dan menyiramkan air mineral ke wajah eka..


"semoga dengan air ini kamu sadar... jika kesalahan yang kamu perbuat jangan jadikan alasan karna tersakiti orang lain..." ucap wangi


wangi berjalan meninggalkan eka dan restu mengejarnya..


dan esoknya ketika wangi berada ditempat kerjanya. ia memesan kepada salah satu karyawan nya jika ada yang mencari terutama kekasihnya bilang saja tak mau diganggu dan sekalian untuk memberikan pesan jika ia semalam sudah jelas memutuskan hubungan


benar saja, tak lama dodo datang..


"eh mas.. mau kemana?"


"ya ke ruang kerja pacarku lah"


"salam dari bu wangi jika beliau tidak mau diganggu"


"ha.. saya pacarnya loh"


"maaf mas, kata bu wangi juga semalam sudah jelas" ucap karyawan


"jelas dari mana nya sih, orang kepastian aja pokok masalahnya saya gakpaham" ucap dodo


dan salah satu pegawai yang sudah bekerja sama dengan restu untuk mengabari jika ada suatu masalah ia pun menelfon restu...


dan ketika dodo yang masih ribut dengan satpam penjaga disana, dodo pun datang menarik paksa lengan baju dodo membawa nya keluar tanpa basa basi setelah sampai diluar restu meninju pipi kanan dodo


"hei.. anjir loh, urusan lo ama gue"


"silahkan, lu mau ambil eka.. ambil sana, jangan ganggu wangi lagi"


"urusan lu apa? eka mau sama gue ketimbang elu, mendingan lu yang pergi"


lagi lagi restu menarik kerah baju dodo dan kembali menghajarnya..


satpam akhirnya berhasil memisahkan keduanya dan dodo pun pergi..


setelah masuk.. salah satu karyawan mengabari jika dodo sudah pergi dan disini sudah ada restu, barulah ruang kerja yang wangi kunci pun ia buka langsung memeluk restu


"duduk aja... mbak, bikinin minum ya" ucap restu


"aku sakit hati, udah berapa kali aku disakiti" keluh  wangi


"gak cuman kamu dalam masalah ini, aku juga... udah kan ada aku"


dan ketika keduanya kembali dengan pekerjaan masing masing, Keduanya kembali dekat dengan teman kerja masing masing..


restu sedang dekat dengan yusitaa, teman ditempat nya bekerja sementara wangi didekati oleh lelaki pelanggan setianya bernama tona


dan ketika mereka kembali menjalin hubungan masing masing.. restu maupun wangi memilih untuk menjaga jarak untuk menghargai pasangan masing masing...


namun keduanya kembali dipertemukan dengan pasangan yang sama sama salah..


raisa kekasih baru restu yang selalu overprotektif, dalam segala urusan kekasihnya itu..

__ADS_1


__ADS_2