Satu Nama Sebuah Kisah

Satu Nama Sebuah Kisah
DI #14


__ADS_3

dan asraf meminta maaf kepada hevi, karna sudah menjauhi nya..


dan saat hevi dengan Dindri saling dekat..


"kamu skripsi bentar lagi lulus dong" ucap Dindri kepada hevi


"iya Dindri, gak sabar cepet kerja, cepet punya uang sendiri, tapi kayaknya susah cari kerja" keluh hevi


"selama berusaha gak ada yang susah kok"


"iya sih, kamu bentar lagi, kelas 3 kan, hampir lulusan"


"iya"


"emmn padet"


"jelas, eh aku enak nya panggil apa ya, masak hevi, kesannya kurang ajar banget sih, em mbak deh ya"


"terserahlah"


disaat kedekatan keduanya terpampang, mereka sering jalan bersama, namun hevi masih nemikirkan tentang hakim..


sementara Dindri, semakin dekat dengan hakim, dan saat hakim berniat menyatakan perasaannya pada Dindri


hevi tak sengaja bertemu dengan hakim yang kebetulan bersama Dindri, disalah satu mall


saat akan menyatakan justru hevi memanggil keduanya


"kak hakim, Dindri" ucap hevi


"kak hevi"


"hevi"


keduanya memanggil bersamaan


"oh jadi ini yang kamu rencakan nel, kamu kumpulkan saya dengan semuanya ternyata kamu ingin merebut hakim, oh akal pintar Dindri" ucap hevi


"emm kamu kenal sama hakim?"


"dia adalah orang terakhir yang kusukai, kamu tau kenapa aku menolak gandi, karna aku suka sama dia" jelas hevi


"kamu suka sama saya?" tanya hakim


"ya, tapi kamu gak pernah sadar itu"


"bentar, kalian udah saling kenal ya"


"dia gebetan aku Dindri, dia harapan satu satunya aku dan sekarang masih kamu rebut.. makasih Dindri"


Dindri menarik tangan hevi saat hevi akan pergi


"kalo emang mbak suka, saya minta maaf mbak, terakhir kalinya saya minta maaf, untuk sekarang saya benar benar gak tau ini"


Dindri mengaitkan tangan hevi ketangan hakim


"aku suka tulus mbak sama hakim, tapi aku akan pendam, pertama kalinya aku mengalah, dan bersatulah" ucap Dindri


Dindri pun beranjak pergi

__ADS_1


sementara hevi hanya bisa terdiam, kagetnya ia ketika hevi benar benar tulus meminta maaf darinya sampai mengiklaskan orang yang ia benar cintai memilih pergi dan mengalah, tandanya Dindri benar benar meminta maaf pada hevi


"kejar" ucap hevi kepada hakim


namun hakim sudah terlambat, Dindri pergi


Dindri menuju tempat tongkrongannya..


tak lama hevi sampai ditempat tongkrongan Dindri


"masuk" teriak Dindri dari dalam


"Dindri" sapa hevi


"mbak, kok disini, sama hakim?" tanya Dindri


terlihat wajah Dindri sembab karna menangis..


hevi memeluk Dindri sebagai balasan kepada Dindri ketika Dindri pernah ada untuknya disaat hevi tak ada siapa siapa


"mbak cuman kaget, ternyata yang dimaksud sama kak hakim itu kamu, hakim sering cerita, ia suka sama kamu, tapi selama ini aku gak tau yang dimaksud kamu" jelas hevi


"yang aku tau, hakim memang suka banget sama anak didiknya ditempat ia mengajar, aku yang salah, aku pakai hati, padahal kak hakim sudah wanti jangan pakai hati" lanjut hevi


"aku gak mau mbak, jadi orang penghancur hubungan orang terutama kamu" ucap Dindri menangis terisak


"enggak, kamu bukan perusak aku sama hakim, kamu lanjutin ya hubungan kalian, aku iklas, bener bener iklas, aku sadar sangat sadar sekarang kamu betul betul tulus minta maaf saya, terbukti tadi kamu mengiklaskan lelaki yang kamu cintai demi saya padahal kamu tau kamu dan dia saling sayang..." ucap hevi


Dindri kembali memeluk Dindri, tak lama hakim pun masuk mendekati keduanya


"emmm.." ucap hakim


"paaaak hakiiim" teriak Dindri


"unyuuu nyuuuu nyuu" ucap hakim


"apasih kak" ucap hevi


sejak itu mereka pun berbaikan, Dindri bersama hakim, dan hevi mulai fokus dengan hari kelulusannya dimana Dindri turut datang mengucapkan selamat..


saat Dindri turut bergabung untuk nongkrong bersama di tempat tongkrongan Dindri dan teman temannya..


Dindri sengaja masak banyak dan mengundang semua teman dekatnya untuk merayakan kedekatannya dengan hakim


"acara apa Dindri?" tanya dean


"yaaa anggap aja acara makan makan, karna gue sama pak hakim udah tunangan, berhubung orang tua gue jauh nih, mereka serahin ke gue mau kek gimana acara tunangannya" jelas Dindri


"tapi ngerestuin kan Dindri?" tanya viola


"jelas, terbaik buat aku dia ngerestuin"


setelah semua hadir lengkap mulai dari dean, sunan, tentunya empat sahabat neli yaitu serli, cindy, bela, sisi dan viola, juga turut hadir bang ivan, bang dondi, raden, asraf, ayah daru tak bisa datang karna ada pekerjaan tapi Dindri sudah menyiapkan untuk daru, ayah hevi


tentu hevi juga datang


dan  juga arif mantan bela, noval mantan serli, valdo mantan Cindy, dan rafa pacar viola, yang juga semuanya mantan Dindri, mereka datang karna memang sudah berteman baik dengan Dindri..


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


-SELESAI-


List Cast :


Diana Indri - Dindri


Hevi - selingkuhan Gandi


Hakim - guru sekolah


Gandi Soebroto - pacar pertama


Dean - cowok tajir dekati Dindri


Serli - teman 1


Noval - pacar Serli


Viola - teman 2


Rafa - pacar Viola


Sisi - teman 3


Bela - teman 4


Arif - pacar Bela


Cindy - teman 5


Sunan - mantan Hevi


Asraf - sahabat Hevi


Ivan - kakak Hevi 1


Dondi - kakak Hevi 2


Daru - ayah Hevi


Raden - adik Hevi


Rima - pacar Raden


Dinar - nama Caffe


Mori Mona - nama Salon

__ADS_1


__ADS_2