Satu Nama Sebuah Kisah

Satu Nama Sebuah Kisah
SL #9


__ADS_3

Veri saat istirahat melihat tak ada papa nya pun kesal


"Pasti papa gak nepati janji bawa tante tya kesini lagi" ucap nya pelan


Tak lama tya pun datang dan mengageti Veri


"Hayo, nunggu siapa?" Tanya tya


"Tante, kirain gak Dateng"


"Tante kesini soal nya anak Tante diajak sama omah nya jalan-jalan, jadi Tante main kesini"


"Tante bawain Veri kentang lagi gak?"


"Bawain gak ya?" Ucap tya membuka tasnya


"Jeng jeng" ucap tya menyodorkan kotak bekal


"Wah makasih Tante"


"Iya"


"Tante kapan main kerumah Veri?"


"Em kapan ya?"


"Minggu ya Tante, kan Veri gak masuk sekolah setiap Minggu"


"Minggu? Nanti Tante kabari lagi ya kapan bisanya"


"Iya deh Tante"


Bel masuk kelas pun berbunyi, Veri masuk, dan tya menunggu sampai pulangnya Veri


Dan saat Veri pulang...


"Tante masih disini?"


"Iya, Tante takut Veri pulang sendirian"


"Kalo gak ada papa, Veri dijemput sama bang dodi"


"Siapa itu?"


"Sopir yang sering anterin sama jemputin aku"


"Oh yaudah Tante anter sampai depan mobilnya ya"


"Tante ikut pulang sama Veri"


"Tapi"


Veri menarik tangan tya mendekati mobilnya, saat supir membukakan pintu untuk Veri, dan tya akan masuk, tapi tidak diperbolehkan oleh sang supir


"Maaf bu, yang tidak berkenan harap tidak ikut masuk" ucap supir


"Pak dodi? Kalo Tante tya gak masuk yaudah Veri turun aja, biarin jalan sama Tante tya"


"Loh tapi den"


"Ayo Tante kita pergi"


Veri menarik dengan sedikit berlari meninggalkan supirnya


Terpaksa tya mengajak Veri kerumahnya naik sepeda motor nya


"Tante kita mau kemana?"


"Kerumah Tante ya"


"Iya"


Sesampainya dirumah, tya menghubungi robi di kontak yang ada di ponsel Bayu


"Halo pak" ucap tya


"Iya halo, ini siapa?"


"Oh ini saya pak, tya, saya pakai nomor sendiri jadi bapak tidak mengenal"


"Oh tya, ada apa tya?"


"Ini pak saya mau jelaskan, tadi kan Veri dijemput sama supir nya yang bernama pak dodi, tapi Veri gak mau kalo saya gak ikut masuk sementara saya tidak boleh masuk oleh pak dodi, jadi Veri maksa ikut saya dan sekarang dirumah saya"


"Ya ampun jadi merepotkan ya? Kamu kesekolah Veri tadi?"


"Iya pak, saya banyak persediaan kentang jadi saya goreng ingat sama Veri"


"Ya ampun ya sudah nanti saya jemput sore boleh kan?"


"Iya gakpapa pak, kan bapak masih kerja"


"Yaudah makasih ya tya"


"Ya pak"


Tak lama dodi menemui robi dikantornya


"Masuk" ucap robi mendengar ketukan


"Selamat siang pak" ucap dodi


"Iya dod, kenapa?"


"Ini pak, saya tadi jemput den Veri tapi malah pergi sama perempuan saya juga gak kenal pak, saya takutnya nanti Veri diculik dengan cara hipnotis seperti kebanyakan sekarang pak"


"Oh, sama cewek rambut panjang tali satu bawah?"


"Iya pak, apa bapak kenal?"


"Biarkan, dia teman saya"


"Oh baik pak"


"Ya sudah kamu kembali dengan tugas mu dirumah"


"Baik pak"


Sorenya pun robi datang


"Eh siram bunga bunga ya?" Tanya robi

__ADS_1


"Papa, kenapa sore pa"


"Papa kan kerja sayang"


Tak lama tya masuk, dan keluar membawa segelas kopi


"Tya kenapa repot" ucap robi


"Gak papa pak, ini pun seadanya"


"Wah ini bukan seadanya, ada banget"


"Haha bisa saja"


Setelah mencicipi kopinya


Robi meminta numpang toilet


"Hem saya numpang toilet sebelah mana?"


"Oh ini pak masuk, lurus aja, belok kanan, pas di kiri"


"Oh iya"


Tak lama setelah dari toilet, robi pun kembali, justru ia mendapatkan Veri yang menjaili tya dengan menyiram tya


"Eh loh kok Veri nakal" ucap robi


Veri tertunduk, tak lama tya mengatasi dengan suasana harmonis dilihat oleh robi yang lama tak lagi ia lihat


Yaitu tya membalas jailnya Veri dengan cara menyemprotkan air juga ke tubuh Veri


"Ayo Veri ini pembalasan, hahahaha" ucap tya menggoda Veri


"Tante nakal"


Veri dan tya saling perang air disana


Betapa bahagianya robi melihat anaknya tak lagi sibuk dengan games di ponselnya lagi, ia bisa berbaur lagi dengan alam


"Veri, ayo pulang, ini udah mau malam" ucap robi


"Iya pa"


Veri pun berpamitan pulang


"Besok boleh kan Veri main kesini lagi" tanya Veri


"Boleh dong, masak gak boleh"


"Yeeeh"


Karna kesibukan masing-masing, sementara Veri yang dapat ucapan dari papanya membuatnya semakin giat sekolah tidak lagi merengek bertemu tya


Apalagi saat tya mengabari akan datang kerumahnya menemui Veri Minggu depan


Justru membuat kesempatan untuk robi


"Veri, kata Tante tya, Tante tya gak mau ketemu kamu lagi" ucap robi


"Loh kenapa pa?"


"Tante tya gak suka sama anak yang males sekolahnya, Tante tya kan sering liat kamu tapi kamu justru main dikelas"


"Iya, tapi Tante tya janji, jika mulai hari ini Veri rajin, Tante tya mau main Minggu besok kerumahnya Veri"


"Beneran pa? Yaudah Veri mau giat belajarnya biar Tante tya kerumah Veri"


"Iya, yaudah yang rajin"


Seminggu berlalu dan benar, Veri sering belajar malam sebelum tidur, nilai-nilai nya meningkat diatas 70


Gurunya pun memanggil Robi karna bangga dengan perubahan nya, apalagi papanya sendiri


"Pa kan besok udah Minggu, Tante tya kerumah kan" tanya Veri


"Iya dong"


Esoknya, melihat Veri yang siap menyambut tya, robi menghubungi tya


"Halo, tya jadi kan kerumah?"


"Iya kok pak, jadi, tapi masih dirumah"


"Yaudah pokoknya jadi ya hari ini, kalo enggak marah besar Veri"


"Hehe siap pak"


Sesampainya tya dirumah robi dengan anaknya, ray


"Assalamu'alaikum Veri"


"Waalaikum salam, Tante, beneran main kerumah Veri"


"Iya dong, masak Tante bohong? Kan Tante bukan pembohong"


"Ini siapa Tante?"


"Oh iya, ini anak Tante"


"Oh ini yang anaknya Tante?"


"Iya, kenalan ya"


"Aku Veri, kamu siapa?" Ucap Veri


"Aku Ray" jawab ray


"Ray, mau main gak? Aku ada mobil-mobil tayo"


"Tayo? Aku juga ada ini bawa di tas bunda"


"Wah ayo main punya ku aja"


"Yaudah ayo"


Ray dan Veri tak butuh waktu lama saling dekat, melihat itu, robi bangga


Robi mendekati tya


"Kamu tau, ini pertama kalinya Veri sebahagia ini" jelas robi

__ADS_1


"Hem, ada fase fase sendiri pak, Untung belum terlambat, jika tidak nanti takutnya sifat nya akan terus terbawa sampai ia besar"


"Iya sih, kamu bener"


Cukup lama terdiam, ia melihat ke arah tya


"Kamu kan tau ya, bagaimana susah nya saya cari pengasuh anak saya, bagaimana kalo kamu yang jadi pengasuh"


"Saya?"


"Em tenang, gaji gak ratusan, jutaan, makan ditanggung, transportasi juga Ditanggung sama saya"


"Tapi pak"


"Udah saya tau kamu butuh pekerjaan ini, saya lihat kamu cocok lah jadi pengasuh veri"


Tya terdiam, lalu menjawab permintaan robi dengan syarat


"Tapi saya kerja bawa anak saya ya pak, kan ditambah tahun depan dekat, anak saya juga sekolah ditempat yang sama dengan Veri, jadi saya bawa anak saya kerja juga jagain gakpapa pak?"


"Loh gak apa dong, pasti Veri tambah seneng"


Akhirnya tya mendapat pekerjaan untuk menyambung hidupnya


Ia menjadi pengasuh baru dari Veri, saat Minggu ketiga, pagi itu tya dan Ray menginap semalaman dirumah Veri atas permintaan Veri, dan paginya tya keluar mencari pedagang sayur Keliling, Karna Veri meminta masakan capcay sosis dan jamur karna Ray menceritakan itu masakan terenak dari bundanya


"Pak, cari bahan untuk masakan capcay" ucap tya


"Oh iya neng, ini pilih aja" ucap penjual sayur


"Neng, pengasuhnya Veri ya?" Tanya salah satu ibu-ibu disana


"Iya Bu, kenapa ya?"


"Enggak"


Terdengar salah satu ibu berbisik kepada ibu lainnya


"Bentar lagi juga berhenti dia"


"Iya buk, palingan gak betah"


"Hem kan udah biasa itu"


"Bu saya permisi dulu ya, pak ini semua uangnya pas kan, makasih ya" ucap tya


"Ya neng makasih"


Sesampainya dirumah, tya langsung memasak, dan menyiapkan sarapan


Untuk Ray, Veri, terutama atasan yang memperkerjakan dirinya yaitu robi


Tak lama robi keluar dan mencium aroma masakan lezat, begitupun dengan Veri


"Hem, wangi masakan ini" ucap robi


"Hem, Tante yang masak ya" tanya veri


"Iya dong, lezat kan? Liat nih, ayo mau makan dulu atau mandi dulu?"


"Mandi dulu deh Tante, kan masih panas, jadi enak ditinggal mandi biar angetan"


"Nah, iya itu" ucap tya


"Em pak robi juga siap-siap, abis itu langsung kumpul aja ya" ucap tya


"Siap" jawab Robi


Setelah mengurus Ray dan Veri, tya pun mengantarkan Ray dan Veri ke meja makan yang sudah ada robi disana


Mereka pun menyantab makanan sementara tya bersiap untuk mengantarkan Veri terutama ray yang baru masuk disekolah Veri


Sesampainya disekolah, Veri masuk ke kelas nya begitupun dengan ray..


Setelah istirahat...


"Bunda" panggil Ray


"Hei sayang, gimana hari ini?"


"Senang sekali bunda"


"Tante" panggil Veri


"Eh sayang, gimana dikelas"


"Senang kok tante, oh iya ini apa?"


"Ini liat Tante, bagus gak nilai nya?"


"Wah pintar ya, dapat sembilan"


"Oh iya ini Tante Veri bikin gambar, ini aku, ini Ray, ini Tante dan ini papa" ucap Veri


"Wah, bagus Veri"


"Nanti Veri kasih papa"


"Pasti papa suka"


"Iya"


Setelah pulang sekolah...


Tya menyiram beberapa tanaman yang memang jarang disentuh sebelum adanya dirinya kerja disana


"Tante, nanti malem kata Ray Tante pulang ya?" Tanya Veri


"Iya Veri, Tante kan udah lama gak pulang kerumah Tante, masak rumah Tante gak ada yang ngurusin, kan nanti dikira rumah hantu, jadi Tante pulang, tapi kan balik lagi"


"Enggak boleh, kalo Tante pulang, Veri ikut aja"


"Loh kalo Veri ikut, papa sendirian"


"Biarin, aku mau nya sama Tante"


"Yaudah tunggu papa pulang ya, masuk main sama Ray didalam"


"Tapi Veri ikut ya Tante"


"Iya, ayo Ray aja kak Veri"

__ADS_1


"Iya bunda"


Ray mengajak Veri masuk


__ADS_2