Satu Nama Sebuah Kisah

Satu Nama Sebuah Kisah
XLC #7


__ADS_3

tak lama Hyung menyenderkan kepalanya ke arah Xiao tapi Xiao menolaknya dan ketika kepala Hyung ke arah kanan, dan kanan tak ada sanggahan, takut terjungkal, Xiao menahan kepala Hyung dan meletakkan kembali ke pundaknya...


beberapa hari kemudian..


ketika Xiao akan datang ke acara live Liu Xwe di salah satu cafe, Liu mengundang Xiao sebagai tamu spesialnya..


namun ketika dijalan, ia melihat ada beberapa orang turun dari mobil hitam dan menantang nya untuk bergulat..


"kalian siapa?" tanya Xiao


ketika salah satu orang turun dari mobil..


Xiao ingat, lelaki itu adalah orang yang menyayat tangannya dengan pisau kecil ketika Xiao sedang jalan bersama Wang, Lin dan Liu


4 orang lawan 1 orang perempuan, ah sudah biasa dilakukan seorang Xiao


dan ketika Xiao berhasil mengalahkan 4 orang lelaki, dengan santai ia kembali berjalan tapi orang dari mobil didepan juga keluar..


"Xiao, Xiao, Xiao" sapa seorang lelaki dengan pakaian jaz rapi


Xiao hanya menatap kearah lelaki itu..


tanpa mengatakan apapun, satu kalimat pun, dengan mata tajamnya..


"aku dengar tentang kamu, anak CEO besar, Fu Zao Cheu.. itu nama ayah kamu? oh Fu Zao punya anak secantik ini dan pintar"


Xiao masih menatap tajam tanpa bersuara...


ketika dua orang turun diam diam dan menahan dua tangan Xiao..


tapi bukan Xiao tak bisa melindungi dirinya..


ia berhasil kembali melawan dua orang itu dan hanya tinggal lelaki ber jaz dan Xiao


Xiao mendekati lelaki itu dan menatap tajam lebih dekat..


Xiao tidak takut, walau badan lelaki itu jauh.. jauh lebih tinggi dan besar dari nya..


"maaf, aku tidak memukul wanita sebelumnya tapi-" ucap lelaki itu tiba tiba berusaha memukul Xiao


"waktu ku lebih butuh untuk hal berguna, bukan membuang dengan tikus berdasi" ucap Xiao menahan pukulan tangan lelaki itu


tak diragukan lagi seorang Xiao bisa menahan kuat dan besarnya tangan lelaki siapapun yang mencoba memukulnya termasuk lelaki didepannya


Xiao melepaskan tangan lelaki itu dan pergi meningalkannya..


lelaki itu mengejar Xiao dan meminta beberapa orang bayarannya membawa beberapa anak buah nya yang terkapar..


ketika sampai di cafe..


"kamu kok di luar?" tanya Xiao


"iya, tunggu kamu gak datang"


"terus acaranya?"


"pemain lain dulu tampil, aku nunggu kamu"


Xiao pun masuk bersama Liu


"oh itu pacar dia" ucap Jung Lee, lelaki ber jaz itu


Jung Lee pun turun dan mengikuti Xiao


ia duduk dan melihat Xiao dari kejauhan..


Jung Lee melihat keromantisan Xiao dengan Liu memang merasa mereka adalah seorang pasangan


ketika selesai..


Liu pun mengantarkannya pulang..


esoknya ketika berada dilingkungan sekolah..

__ADS_1


hari ini hujan, membuat Xaio tak bisa pergi, Wang dan Lin sudah sedari tadi pulang..


ketika Zhi Ma melihat Xiao sedang sendirian..


ia teringat ucapan Yin Sa, Yin Sa adalah ketua geng yang pernah dilawan oleh Xiao karna membuli teman sekelas Yin Sa sendiri


Yin pernah berkata pada Zhi jika Yin mendengar percakapan Xiao bersama seorang lelaki teman kelasnya bahwa oma Xiao mengatakan jika Xiao takut dengan hujan


"ah.. pasti dia akan lemah ketika terkena hujan, ditambah ini kan sedang hujan, waktu tepat dia juga sedang sendiri" gerutu Zhi pelan


ia mendekati Xiao dan menarik paksa Xiao untuk turun dan terkena hujan..


ketika Zhi benar benar kuat menahan tangan Xiao untuk tetap terkena hujan, benar saja, tak lama Xiao terjatuh lemas, Xiao sadar, Zhi sedang berusaha mengerjai nya..


tapi badannya lemas, dengan cepat Zhi membawa Xiao masuk mobilnya dan berjalan ke salah satu rumah kosong


sesampainya disana, Zhi membawa Xiao dengan membopongnya lalu mengikat kedua kaki dan kedua tangan Xiao serta menutup mulut Xiao dengan selotip..


"bangun, he.. sekarang waktu pembalasan" ucap Zhi dengan wajah kejam nya


Xiao hanya bisa menatap dengan mata sayup, sangat berbeda ketika Xiao tidak terkena hujan..


beberapa kali Zhi memukul wajah Xiao sesekali ia menampar Xiao dan menarik rambut Xiao..


"kamu bilang ke tiga kalinya aku kalah, kamu ambil jabatanku di Gyo highness? sekarang saya pastikan kamu yang akan menunduk pada saya" bentak Zhi Ma


Xiao hanya terdiam dan masih lemas, ia menarik ponsel yang ada ditas belakangnya, karna kedua tangannya di tali ke belakang membuatnya mudah mengambil ponsel..


dan dengan IQ nya, ia mengira ngira ia mengirim lokasi nya sekarang ke kontak nomor dua di urutan line nya dan itu adalah Wang Tyang..


Wang mendapat kiriman lokasi apa maksud dan tujuan pun tidak tau sampai ia mendapat pesan lagi dengan tulisan urgent dari nomor Xiao


ketika sampai bersama Liu dan juga Hyung..


Wang dan lainnya mencari bersamaan supaya tidak ada yang kalah jika bersamaan......


ketika sampai, ketiga nya melihat, Zhi yang sedang memaki maki Xiao dengan ucapan kasar hingga ke nama nama binatang


sementara Xiao dibiarkan dengan tali dan kehujanan..


iya pun memberikan pelajaran bersama Liu kepada Zhi..


sementara Wang mencari tau bagaimana cara untuk menghentikan perkelahian itu..


Xiao sudah tak sadar... siksaan membuat Xiao tak bisa menahan sakit seluruh badannya menahan air hujan membasahi nya..


melihat ponsel Xiao yang sudah mati.. Wang meminta Liu mengambil ponsel Zhi di tas yang dipakai Zhi


Liu melemparkan tas Zhi kearah Wang dan melanjutkan perkelahian nya bersama Hyung


kepintaran Wang sudah tidak diragukankan lagi, kejeniusannya jauh diatas kedua temannya, Lin ataupun Xiao


"halo" sapa Wang menelfon kontak papa di ponsel Zhi


"ya halo, Zhi ada apa?" tanya papa Zhi


"halo pak, ini teman Zhi, bukan Zhi, anda papa nya kan? pak minta bantu, anak anda menculik dan menganiaya teman kami"


"apa? kirim lokasi kalian" ucap papa Zhi


papa Wang melambaikan tangan ke mobil hitam yang baru saja sampai, dan sudah dipastikan itu papa dari Zhi


ketika Hyung dan Liu sudah kalah dari Zhi..


Zhi kembali menyerang Wang..


namun beberapa kali pukulan, papa nya sampai di depan hadapan Zhi


"Zhi" teriak Jung Min


"papa"


Jung Min adalah ayah kandung dari Zhi Ma

__ADS_1


lelaki berjaz hitam yang dijuluki tikus berdasi oleh Xiao itu adalah ayah dari musuh Xiao di sekolahnya..


tapi yang mengenali Jung Min hanya Xiao..


Hyung dan Wang pun berdiri, dan membantu Liu Xwe yang sudah terkapar lemas...


ketika Jung Min melihat korban yang diculik oleh anaknya adalah Xiao..


"Xiao" ucap Jung Min kaget


Jung Min membalikkan badannya dan berjalan ke arah dua teman Xiao yang masih bertahan dan meminta Zhi juga mendekat


"tadi saya berfikir akan ambil jalur aman dengan mengganti biaya berobat kalian karna ulah anak saya.. tapi karna melihat korban itu adalah perempuan, saya yang tanggung semua urusan berobat nya dan kalian bisa laporkan Zhi ke kantor polisi" ucap Jung Min menatap dua teman Xiao


"pa.. papa bercanda pa, pa aku Zhi Ma pa, anak kamu" bentak Zhi


Jung Min menoleh arah Zhi dengan tatapan tajamnya dan menampar sekeras mungkin wajah anak nya itu


"papa tidak pernah mengajari semua anak papa untuk berbuat jahat... kamu boleh bercanda tapi bukan dengan hal kriminal" bentak Jung Min


Zhi Ma tak berhenti meminta untuk papa nya membantunya.. tapi Jung Min benar benar tak habis pikir dengan anaknya..


"pa.. dia sering pukulin Zhi pa.. disekolah selalu merusak rencana Zhi, dan dia ambil alih posisi Xhi disekolah sebagai murid yang disegani" jelas Zhi


"tapi papa tidak perna mengajarkanmu menyentuh perempuan apalagi membuatnya sampai pingsan.. Zhi, kerjaan papa keras, papa dituntut menjadi orang terkuat di kota ini, bahkan dibumi ini, tapi lawan papa perempuan, papa mengalah" jelas Jung Min


N O T E :


untuk orang yang takut sama air hujan, air laut, atau air yang bersifat sebenarnya alami justru ditakuti, mandi tidak? pakai air bukan? lalu gak sakit mandi menggunakan air tapi klarifikasi.. Xiao mandi selalu menggunakan air yang sudah dimasak sebelumnya lalu dibiarkan hingga dingin, dan ini terbilang aneh ya? tapi ada dibelahan bumi yang mengalami hal serupa


ketika melihat kembali kearah Xiao, Jung Min baru sadar, jika satu lagi teman Xiao yang pingsan itu adalah pacar Xiao yang ketika itu ada di cofeshop


"kalian berdua bantu teman kalian itu dan saya bawa teman kalian ini" ucap Jung Min


mereka menuju ke rumah sakit..


dan ketika dokter mengatakan Xiao harus dirawat begitupula dengan Liu


Wang pergi bersama Lin dan menjelaskan pada Sung Ma, bagaimana pun Sung Ma harus tau..


ketika mengetahui, Sung Ma bingung harus melakukan apa kedepannya.. mengatakan atau tidak pada Nada dan Fu Zao


ketika Sung Ma akhirnya mengambil keputusan dimana ia harus mengatakan itu kepada Nada juga Fu Zao


Fu Zao santai, menanggapinya tapi hati orang tua tetap akan kacau mendengar anaknya telah terjadi sesuatu..


Fu Zao melihat kondisi anaknya yang kritis, Nada hanya bisa menangis.. tak kuat melihat situasi cukup lama.. dimana istrinya menangis dan itu hal paling dibenci Fu Zao dan anaknya kritis..


"halo.. Siapkan pengacara profesional" ucap Fu Zao menghubungi asisten pribadinya, XieLung


setelah XieLung datang..


mereka pergi dan mengurus untuk laporan Fu Zao kepada polisi atas penculikan, penganiayaan dan penghinaan nama besar nya


dan setelah ditangkap..


"Fu Zao" sapa Jung Min


Fu Zao membalikkan badan


"Jung Min?" tanya Fu Zao


"apa kabar kamu, baik? disini melaporkan tentang peristiwa anak kamu ya?"


"kamu..."


"pelakunya anak saya..." jawab santai Jung Min


Jung Min adalah pesaing bisnis sejak awal Fu Zao merintis perusahaan mulai dari perusahaan lamanya..


dan ketika Zhi Ma akhirnya mendekam dipenjara..


dengan kekuatan ayahnya, Jung Min

__ADS_1


Zhi Ma kembali bisa bernafas udara bebas..


"saya akan mmenghukumu dengan penyesalan seumur hidupmu" ucap Jung Min pada anaknya


__ADS_2