
"Ou" jawab Nirmalla sangat senang, dan dengan santai Nirmalla meninggalkannya
"Beneran kalian pacaran?" Tanya Diandara lagi
"Iya" jawab Sami
"Eh kita lanjutkan nantik deh, gimana? Aku ada kelas soalnya, bye Malla" ucap Diandara
Nirmalla senang hari ini, karna Sami mengakui adalah pacarnya.. didepan mantannya yang super model
Esoknya ganti Dipo mendatangi Nirmalla
"malla" panggilnya
"Dipo? apa?"
"Aku dengar kau pacaran sama Sami, mana yang bernama Sami?" Tanya Dipo
"Iya, kenapa?"
"kamu lucu ya, kamu dekat sama aku pacaran nya sama orang lain?"
Tak lama Sami datang
"gue Sami, ada urusan apa lu sama cewek gue?" Ucap Sami sedikit menantang
"hem, sebelum lu pacari dia, diapun sudah dekat denganku" ucap Dipo Santai
melihat Sami yang sudah memanas, Nirmalla menarik Dipo keluar ruang prodi
"kamu apaan sih, toh selama kita dekat, kamu tak pernah bilang kamu sayang aku, apa lagi untuk minta aku jadi pacarmu" ucap Nirmalla kesal
"ooih, kamu mau jadi pacarku?" tanya Dipo
"telat Dipo, aku sudah ada Sami"
"aku bersedia jadikan yang kedua"
"aku yang gak bersedia"
"Ya aku tunggu kamu sampai putus"
"kamu mendoakan aku putus?"
"jelas lah, semoga saja ya"
Nirmalla meninggalkan Dipo dan masuk ke ruang prodi yang ternyata sudah ada Sami yang menguping pembicaraan mereka
"Sami" ucap Nirmalla kaget
Sami pun memeluk Nirmalla
"Aku sayang kamu" ucapnya
"Iya.. aku tau itu" kata Nirmalla
sepulang dari kuliah, Nirmalla menuju rumah bersama dengan Sami, akhirnya, apa apa tak perlu lagi ditutupi..
seiring berjalannya waktu, sejak Nirmalla jalan bareng dengan Sami, dan sesekali mengajak Noni dan saudara kembar nya Nino juga, tapi beberapa hari berikutnyan sedikit mulai berubah dari Sami
Nirmalla melamun jauh ketika didalam perpustakaan kampusnya, melihat ke arah jendela perpustakaan dan menerawang jauh sekali
kenapa lebih jarang lagi waktu dengan Nirmalla, dan mulai sedikit kasar padanya
"sudah ku bilang kan, dia tak pantas untukmu, dia tak baik untukmu, dia memainkanmu" ucap Dipo tiba-tiba datang
"Dipo"
"udah, untuk apa kau bertahan? Aku yakin dia sedang menutupi sesuatu dari mu"
"kau tau apa soal aku dan Sami? Lebih baik diam"
"aku tau Sami itu memainkanmu, tak tulus padamu, ia mendekati mu hanya untuk mendekati sahabat mu, Noni"
ucapan Dipo membuatknya kaget, jelas saja disana Nirmalla menatap tajam mata Dipo lalu seolah Nirmalla biasa saja, padahal Nirmalla menutupi kecurigaan ini memang, kecurigaan sejak apa yang dikatakan oleh Dipo
"ya jelas, Noni sama aku kan sahabat, jika Sami sahabat dengan Nobi wajar bukan?" jawab Nirmalla
"Lebih dari sahabat, percayalah, buktikan jika Noni sahabat mu yang sekarang jadi prioritas kekasihmu, Sami"
Nirmalla hanya diam seolah tidak peduli, dalam hati mengumpat pada Dipo, dan ia kembali menatap jauh kearah luar jendela perpustakaan...
saat Nirmalla menengok lagi, Dipo sudah tak ada..
__ADS_1
"Dasar orang aneh" ucapnya dalam hati
tapi bagaimana jika benar ucapnya.. semua tuduhannya itu nyata.. Nirmalla berusaha berfikir positif lagi
"yaa.. kamu harus memikirkan hal positif karna bagaimanapun Noni sahabat ku, sementara Sami kekasih ku" gerutunya untuk diri sendiri
seiring berjalannya waktu, Nirmalla sering mendapati mereka jalan berdua dibelakangnya memang, apa yang dikatakan oleh Dipo mulai ada titik terangnya
lebih parah lagi, jika Nirmalla yang membutuhkan sosok kekasih, ia tak pernah ada, sementara jika Noni yang menelfon, memintanya datang kepada Nirmalla, ia mengiyakan, aneh bukan?
"Udah kamu sekarang pertemukan antara Noni dan Sami, buktikan, aku sudah bawa banyak bukti" ucap Dipo
"aku belum siap?"
"nunggu kau siap sampai kau benar-benar hancur, itu yang kamu tunggu"
Nirmalla menggeleng..
"yaudah" jawab Dipo
lalu Nirmalla sengaja mendudukkan mereka berdua, !Noni dan Sami, yang kebetulan ada Dipo, yang membawah beberapa bukti mereka kedekatan mereka..
setelah semua berkumpul tak lama Diandara datang..
"eh, lagi pada kumpul, ada rapat ya, maaf ganggu" ucap Diandara
"gakpapa, gabung aja dar.." ucap Dipo
"beneran gakpapa Malla?" tanya Diandara
"iya, duduk aja, gabung" ucap Nirmalla
"ada apa ini?" tanya Noni
"kalian punya hubungan?" tanya Nirmalla kepada Noni dan Sami
"maksudnya?" tanya Noni
"Jawab" ucap Nirmalla
"enggak, Malla, gak ada apa apa kok" jawab Sami
Nirmalla memberikan semuanya bukti yang didapat Dipo
"video ini kurasa sudah jelas ya Noni" ucap Dipo
"yaudah, Okeh, maaf Malla, aku lebih sayang sama Noni" ucap Sami
pernyataan membuat semua hati wanita manapun sakit, membuat Nirmlalla lemah, sahabat nya berpacaran dengan kekasih nya..
"kamu apaan sih, engga Malla, aku bisa jelasin" jelas Noni
"kamu mau sampai kapan nutupi ini?" ucap Sami
"udah cukup, sekarang terserah kalian mau apa, aku mau kita putus sam, lanjutkan saja hubungan kalian, aku tak mau menganggu" ucap Nirmalla
"tapi Malla.. malla aku jelasin"
"keluar Non.." ucap Nirmalla
Sami menarik tangan Noni keluar dari kelas, tinggallah Nirmalla, Diandara dan Dipo
"dar, aku titip Malla" ucap Dipo
Diandara mengangguk
"sabar yaa Malla, masih ada aku, kenapa kamu biarkan mereka, harusnya kamu selesaikan juga hubungan mereka" ucap Diandara
"gakpapa kok dar, mungkin sudah takdir nya, begini, biarkan mereka bahagia"
"maafin aku ya Malla, sudah meminta mu menjauhkan Dipo dariku, begitulah Dipo kalau sudah menyukai gadis, kamu mau kan jadi sahabatku?"
"jelas mau, kamu sudah seperti sahabatku"
Diandara memeluk Nirmalla disana, dan sejak itu Nirmalla dengan Diandara bersahabat tapi tidak lagi dengan Noni dan juga Nino
Nirmalla juga sengaja pindah kursi dekat pintu keluar, cukup jauh dengan Noni dan Sami
setelah kuliah kelar, Sami mendekati Nirmalla dengan Noni
"Malla, pliiiss, jangan jauhi Noni hanya karna aku, Noni tak punya lagi teman disini selain kamu" ucap Sami
"hey bro, ini hidup dia, jangan pernah larang apa yang dia mau lakukan, dan itu wajar kalian dapatkan" ucap Dipo yang tiba tiba muncul
__ADS_1
yaa Dipo tiba-tiba datang, menarik Nirmalla keluar ruang kelasnya
"besok kau pindah kelas, satu ruang dengan Diandara" ucap Dipo
Diandara jurusan sama hanya ruang kelas berbeda dengan Nirmalla, ya.. wajar saja Dipo segampang itu memindahkan Nirmalla ke mana pun ia mau, pemilik kampus adalah adik dari ayah Dipo (paman)
"besok?" tanya Nirmalla
"iya, besok, sudah ikut jadwal Diandara, aku mengawalmu masuk pertama"
esoknya, Nirmalla langsung menuju ruang kelas Diandara ditemani Dipo, dan saat diperkenalkan lalu dipersilahkan duduk, Diandara sudah memberikan meja dekat sampingnya
"kamu tau aku pindah?" tanya Nirmalla
"bahkan sebelum kamu tau"
"astaga, Dipoo"
"Dipo tau apa yang baik untukmu"
sejak itu Nirmalla pindah kelas, Nirmalla tak lagi menganggu Noni dan Sami, terserah mau apa..
tak lama dari kepindahan Nirmalla, Dipo menembak nya, atau menyatakan perasaannya, tepat di kantin utama, dimana disana semua teman dari fakultas lain pun berkumpul cukup banyak termasuk Sami dan teman-teman nya..
"Malla.. kamu mau kah jadi pacarku?" tanya Dipo
"Dipo, apaan, turun, malu" ucap Nirmalla yang malu
"udah naik aja" ucap Diandara
Nirmalla melihat sekeliling betapa berpengaruh nya Dipo sampai sampai menjadi pusat perhatian
"naik" ucap Dipo menarik tangan Nirmalla
Nirmalla pun naik dan menerima nya, tepat didepan banyak orang, Dipo memeluk Nirmalla, dan mencium keningnya
"apa sih norak" ucap beberapa cewek
"iyaaa norak, jaman old" ucap beberapa lagi
jelas, mereka jelaous, karna pangeran nya, sudah milik Nirmalla
"eh itu bukan pacar lu kan Sam, putus? kapan kok cepet tau tau sama Dipo? cocok lebihnya sama lu, kenapa sama Dipo" ucap teman Sami disana
"iya, sama lu kenapa putus, sayang loh" jawab yang lainnya lagi
Sami terlihat hanya diam dan melanjutkan makan nya tanpa mempedulikan yang terjadi
"buk, semua yang disini, aku yang bayar makan, sepuasnya" ucap Dipo kepada ibu kantin
jadi beberapa orang yang makan akan membayar tidak diterima oleh ibuk kantin, karna sudah dibayarkan oleh Dipo
seminggu berlalu, Dipo, Nirmalla dan Diandara berjalan menuju caffe dekat kampus
sesampainya..
"nah, sekarang kenapa aku ajak kalian kumpul disini, aku disini mau kasih info penting untuk sahabat ku satu ini, kalo aku sebenernya..." ucap Diandara
"sebenernya apa?" tanya Nirmalla
"sebenernya, aku adik kandung Dipo" ucap Diandara
Nirmalla membelalak, menatap kearah keduanya, Diandara menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu, sebelum perkenalan Nirmalla dengan Dipo
yaa sebelumnya, Dipo melihat Nirmalla di kantin utama, ia terkesan pada Nirmalla, dan mencari tau soal Nirmalla, meminta bantuan adik nya, kebetulan dan kebetulan Diandara tau soal Nirmalla dari Sami mantannya itu
akhirnya Diandara berinisiatif mendekatkan dengan kakaknya, karna memang Diandara tau Sami bagaimana..
Diandara tidak pernah membolehkan Dipo berbicara kepada siapapun jika mereka adik kakak kandung yang satu ayah dan satu ibu, jadi tidak heran jika tidak ada yang tau
palingan yang mereka tau ya Diandara dan Dipo hanya berhubungan pacaran
dan mungkin Nirmalla pertama tau hal ini langsung dari mereka
"jadi, jika nantinya ada yang bilang ke kamu lihat kita jalan berdua, nonton, makan, jangan cemburu, karna aku real adik kandung Dipo, asal jangan pernah kamu bilang ke siapa-siapa yaa" ucap Diandara
"okeh" jawab Nirmalla semangat
kemaren, waktu masih belum pacaran, memang Nirmalla sempat bertemu dengan ayah Dipo, ia sedang sakit, sering keluar masuk rumah sakit, dan terakhir ia menitipkan istrinya dan dua anaknya, kepada Nirmalla bahkan..
yaa Nirmalla tau istrinya pastilah ibu Dipo, sementara dua anaknya? Yang dia tau hanya Dipo lalu siapa satunya? Dipo pun tak pernah mau menceritakan itu
hari berlalu, seiring berjalannya waktu, Nirmalla sudah sering pergi kerumah Dipo, bertemu ayah ibu Dipo juga Diandara
__ADS_1
dan sekarang, saat sudah pacaran, ibu nya yang harus mengalami keluar masuk rumah sakit karna penyakitnya, dan ia sempat menceritakan masa lalu anaknya yang juga Nirmalla baru tau..