
"kamu bohong ya soal uang itu ke tante?" tanya dara..
dan angga menawarkan untuk membantu rita keluar namun ia menolak, tak lama kemudian polisi pun membawa kembali rita..
dan waktu berjalan..
pergantian tahun sudah didepan mata, hanya dihitung dengan jam..
tapi semua berbeda
ditambah, emak yang sering sakit sakitan terpaksa pulang ke rumah adiknya dan dirawat oleh tante si rita..
namun hingga tahun berganti..
hampir lima bulan berlalu, yang datang hanya beberapa teman nya dikampus dan dirumah
juga bu dara dan pak angga.. namun tidak dengan seno..
waktu berjalan.. hingga di bulan pertama tahun baru tepat pada tanggal 4..
salah satu polisi mengajak rita keluar karna ada tamu..
"ritaaaaaa...." teriaknya
dan ketika rita melihat, itu adalah jeniffer..
jeniffer adalah teman satu kelas prodi dengan rita..
hanya saja ketika itu mereka dipisahkan karna jeniffer harus ikut suami ke australia..
tak hanya berdua.. jeniffer bertiga dengan suami dan tetangganya diaustralia..
"rita... aku kangen.. aku nyari kamu, kamu lupa ya kita janjian lima bulan setelah hari kelulusan?" gerutu jeniffer
"iya aku inget tapi pekerjaan ku banyak waktu itu"
"iya, aku dengar kamu ke sabang.."
"iya aku merantau dibulan ke dua setelah lulusan"
"terus gimana ceritanya kenapa bisa masuk sel?"
disana, didepan jeniffer, suami jeniffer dan teman suaminya rita menjelaskan dengan detail..
"ya tuhan, jadi kamu kuliah karna dibayarin sama orang tuanya si seno?" tanya jeni
"iya jen.. gitu deh ceritanya.. dan sekarang aku diaini karna hal itu"
"astaga, kenapa gak kontek aku saja, uang segitu aku ada"
"mana mungkin, gaenak lah.."
dan jeni pun mengenalkan teman dekat suaminya sekaligus tetangganya.. yaitu marshel william, liam sapaan akrab nya..
"eh rita.. ini kenalin, liam, tetangga ku di autralia, lagi jomblo dan nyari cewek indonesia" ucap jeni
liam menyenggol lengan jeni karna malu
"oh iya.. rita.." sapa rita
"marshell william.. panggil saja liam"
"oh okeh"
"semangat berjuang ya" ucap liam
"heleh heleh baru juga kenal" ledek jeni
"makasih, eh kamu bisa pakai bahasa indonesia?" tanya rita
"bisa dong.. belajar sama jeni juga kan" jawab liam
dan ketika waktu sudah habis untuk jeni dan suami juga teman nya diluar negri akhirnya meraka pun harus kembali berpisah..
"emm rita.. mungkin besok saya kesini sama mereka lagi" ucap jeni
"iya sudah... dah..."
dan ketika jeni pergi..
jeni merasa bersalah, dan meminta maaf pada liam karna berjanji mengenalkan pada perempuan indonesia tapi buron, niat jeni memang mengenalkan liam kepada rita..
"maaf liam, aku benar benar gak tau, aku juga kaget kenapa bisa rita masuk penjara" jelas jeni
"ngapain minta maaf? justru aku berterima kasih, dia adalah kriteria utama aku, kuat, mandiri, gak bergantung siapapun.. aku suka sama dia" jelas liam
"ha.. serius?"
"iya.."
"walaupun dia buronan?"
"itu kan karna bukan salah dia juga, bukan melakukan kejahatan juga, yang takut dia bakalan nolak aku ketika tau soal marchel"
"kalau soal arshall percaya sama aku.. dia orang baik, orang baik cepet kok terima orang lain"
dan ketika esoknya mereka kembali menjenguk sekalian jeni berpamitan pulang..
"makasih sempetin aku kesini ya" ucap rita
__ADS_1
"iya makasih juga, kamu sehat sehat ya rita"
dan ketika esoknya jadwal jeni dan kedua lelaki itu pulang..
namun tidak dengan liam..
"jeni.. aku rasa aku masih akan disini"
"kenapa?"
"aku masih ingin bicara sama rita"
"ah.. boleh kok, yaudah kami duluan"
dan ketika itu juga liam menuju ke sel..
ia rutin melihat rita untuk memberikan semangat dan perhatiannya
ketika suatu hari..
ia menjenguk.. kebetulan rita sedang menjalankan sholat.. dan bertambah yakinlah liamĀ untuk hari itu menyatakan dirinya akan menanti hari kebebasan rita dan melamar nya
rita tak berfikir panjang ia pun menerimanya..
karna ia tau bagaimana sabarnya liam
setelah mendapatkan jawaban positif dari rita..
liam lantas kembali ke autralia dan mengurus semua keperluan pernikahan nya ia rela bolak balik Indonesia - australia untuk mengurus pernikahan nya..
dan ketika penantian liam sudah sampai finishnya,
setelah 6 tahun rita baru lah keluar..
orang pertama kali dia cari adalah ibunya..
namun ketika sampai dirumah, tertulis "disita"
"rita.. ehh sudah bebas nak?" tanya bu tarni tetangganya
"iya buk, alhamdulilah"
"saya tau kok kamu gak salah, kamu justru hebat rela dan bertanggung jawab demi dua kakakmu yang gak tau diri"
"memang kak handi sama kak dandi masih saja belum pulang ya buk?"
"belum"
"terus emak? kok tulisanya disita?"
"oh itu emak ngutang ke orang buat makan hari hari, namanya emak gak punya kerjaan, bayarnya ya seadanya, jadi disita"
"gak tau.. cuman pamitan aja"
dan rita bingung mencari kemana..
dan telfonnya berbunyi..
ternyata nomor dari kantor polisi yang memberitahu jika ibunya disana..
dan ketika polisi memberikan telfon kepada ibu rita, rita mengatakan sudah ada dirumah..
tak lama ibunya datang..
tentu rita memeluk erat ibunya sebagai tanda rindu
dan ketika banyak yang mereka obrolkan
"ibu diajak bu rita sama pak angga ke kota, dirumag mereka" ucap mak surami, ibu rita
dan rita sangat berterima kasih kepada pak angga juga bu dara membantu ibunya..
ketika rita ada urusan dan mengajak ibunya keluar.. rita memperkenalkan liam kepada ibunya..
dihari yang sama pula rita menjelaskan semua rencana pernikahannya
"kamu yakin nak mau menikah sama orang luar negri?" tanya ibunya
"yakin mak, sekalian rita mau melupakan semua hal dan kenangan disini, mak ikut juga ya"
"tapi apa boleh sama calon suami kamu?"
"boleh kok buk" jawab liam
dan mereka pun akhirnya du setujui oleh ibu rita
ketika mak surami, ibu rita, ingin berpamitan..
tak lama rita juga sampai di villa tempat tinggal seno..
ketika seno tau rita datang..
seno berdiri dan memeluk Rita..
"maaf" ucap rita melepaskan tubuhnya
"kamu apa kabar"
"itu hanyalah pertanyaan basa basi yang sebenarnya kamu tau apa jawaban dari pertanyaan itu" jelas rita
__ADS_1
"rita" ucap mak suri
dan rita kembali fokus dengan bu dara dan pak angga setelah saling melepas rindu antara rita dan dara, ketika rita akan mengatakan rencana pernikahannya tiba tiba seno menarik tangan rita
"bentar ma, ada yang mau seno omongin"
dan ketika seno dan rita keluar
"maafin aku.. aku benar benar berada disituasi jika aku paksa pergi melihatmu, aku diancam tak kan dapat pekerjaan dimana pun" jelas seno
"emm"jawab rita
namun ketika rita akan berjalan kembali ke dalam rumah.. seno memeluk rita dari belakang..
"maafin aku, aku sayang bangeeet sama kamu, aku janji kalau ada kesempatan kedua, aku janji bahkan aku berani bersumpah, aku akan jadi orang yang paling mengutamakan kamu" jelas seno
rita melepaskan seno dan membalikkan badan..
"aku kesini untuk seseorang.. dan bukan kamu.." jelas rita
"maksudnya? gimana ya?"
dan terlihat liam didepan teras rumah seno
rita menarik tangan liam dan menggandengnya..
"ini liam, calon suamiku" jelas rita
dan seolah tak percaya, seno hanya terdiam, terpatung, dan tak percaya..
rita pun kembali masuk bersama liam untuk mengenalkan nya kepada bu dara
namun ternyata mak surami sudah menjelaskan kepada bu dara dan pak angga
"oh ini liam?" tanya dara
"loh tante kok?"
"mak udah cerita baru saja... kalau memang kamu yakin, tante sama om juga mendoakan kalian bisa bahagia dan kamu liam, dia, rita, anak yang baik, pintar, dan sopan, saya tidak kenal kamu sebelumnya tapi saya titip dia" jelas dara
dan rita pun memeluk dara tanda terimakasihnya selama ini..
"tante sangat baik sama keluarga saya juga saya, tante dan om sehat sehat ya disini" ucap rita
"iya.. kamu juga, dinegri orang harus tetap jaga sopan seperti dinegri sendiri" jelas dara
dan ketika mereka berpamitan, ternyata seno sudah ada dibalik pintu bagian dalam rumah..
ketika rita menyapa seno, seno seperti patung yang membisu dan hanya diam..
dan ketika rita juga liam dan ibu rita pergi..
"ma.. gak mungkin kan ma? masak rita pilih orang baru untuk menikah, kapan mereka kenal.. kapan mereka dekat sampai sampai rita seyakin itu menikah dengan lelaki itu, bukannya rita bersama aku sudah bertahun tahun?" gerutu seno..
karna kecewa tak jadi membuat rita mantunya, dara pun masuk tanpa menjawab seno
dan tinggallah seno dan angga
namun sama dengan istrinya, angga hanya menepuk pundak seno sebagai tanda ucapan semangat untuk anaknya.
ketika hari itu juga, seno mengejar rita yang sudah ada dibandara..
ketika terlihat rita
ia berlari dan meneriaki nama rita..
"rita.. aku tau kamu bercanda.. lihat aku.. banyak hal yang kita jalani berdua apa kamu akan meninggalkan semuanya? aku tidak datang saat itu karna aku gak sanggup lihat kamu didalam penjara itu..." jelas seno
"seno.. udahlah" bentak rita
"aku janji aku akan perbaiki semua yang sudah rapuh dan rusak"
dan liam pun melepaskan tangan seno dari rita lalu liam menunjuk tepat didepan mata seno
"udah udah, seno.. sejak kamu tidak datang dihari hari ku selama di penjara, sejak itu kita sudah berbeda , kita tidak bisa lagi disatukan dalam hubungan lagi seno" jelas rita
"ya aku tau.. aku jelasin dulu rita.. aku mohon"
dan liam berjalan menarik tangan rita juga ibu rita..
mereka pun pergi..
hanya menatap kepergian rita yang bisa dilakukan seno saat ini, ia harus belajar mengiklaskan sesuatu hal berkaitan dengan rita..
namun ketika membalikkan badan, seno kaget angga sudah ada dibelakangnya sedari tadi
"papa" ucap seno
"sudahlah.. pulang.. semua harus kamu terima"
dan ketika diperjalanan..
angga melihat seno tak hentinya melamun..
tatapannya kearah jauh sekali..
sesampainya dirumah, tapi sebelum turun..
angga menepuk pundak anaknya, seno malah hanya diam saja disana melamun jauh
__ADS_1