
hay.. apa kabar.. datang lagi nih.. dengan cerita baru.. maapkan typo yang bikin auto no mood haha
meskipun karya banyak tapi masih penulis baru kok.. jadi klo pembacanya dikit mohon maap tapi bukan berarti gak bagus loooh story nya..
Langsung aja yaah😉
.
.
ketika berawal dari sekedar iseng.. lalu berteman.. akhirnya dekat.. lalu saling cinta.. yang sangat romantis.. hingga cobaan silih berganti.. dan sedikit demi sedikit rapuh.. akhirnya berpisah dan harus lebih dewasa salah satu nya atau memilih mati karna kebodohan nya sendiri
Amanah angellita sakinah..
anak pertama dari tiga bersaudara..
anak kedua Amanah pelita mawadah
dan anak ketiga Amanah indadari warahmah
sejak usia nya beranjak usia 7th..
awal-awal Angel masuk sekolah taman kanak-kanak.. ia harus menerima kenyataan bahwa kedua orang tuanya harus cerai..
hidup masing-masing tanpa pedulikan mereka dan meninggalkan mereka pada kedua nenek dari ayah dan ibunya yang kebetulan memang tinggal bersama dan membesarkan bersama untuk mereka..
untuk ini kisah Angel.. anak pertama dulu
yang 2, next story
.
.
gadis cantik.. yang dibuang kedua orang tuanya.. ia harus membantu kedua nenek nya untuk menyekolahkan adik-adiknya dan dirinya sendiri..
sedangkan untuk makan sehari-hari nenek sudah mampu menanggungnya berdua dengan nenek satunya.. tapi karna memang nenek dari ibu Angel ingin menjodohkan nya pada lelaki pilihan ibu dan neneknya Angel hanya bisa menerima tanpa melawan..
Sebenarnya tak sedikit yang menawari Angel dan kedua adiknya untuk diadopsi.. karna mereka cantik, pintar, dan terlebih mandiri tapi justru memilih untuk tinggal dan mengurus kedua nenek nya
sejak Angel, Lita, dan Inda sekolah dasar.. tanpa malu mereka membawa kue tart mini kesekolah nya dengan berbagai macam pesanan..
termasuk beberapa orang tua teman sekolahnya untuk acara-acara resmi maupun tidak..
sejak sekolah dasar.. ketiga gadis terutama Angel banyak pengagum dari kaum lelaki..
jadi tak heran banyak yang mendekatinya tak sedikitpun ia berpikir seperti anak jaman sekarang yang sudah mengenal berpacaran..
saat usia Angel sudah memasuki 17th ia kenal dengan seorang lelaki bernama Dirga Antara keturunan Indonesia asli ini adalah seorang laki-laki yang masuk dalam kategori terlama mengejar perhatian dari Angel..
"hai Angel, lagi mau jalan ke kantin?" sapa Dirga
"eh, iya Dirga, kamu juga kekantin?"
"tidak sih, tapi kalau kamu kesana yaudah"
karna memang ia tidak suka dengan cara-cara lelaki jaman sekarang yang langsung datang kerumah ataupun blak-blakan mendekati seorang perempuan seperti laki-laki sebelumnya yang mendekati Angel..
hanya dengan sering membantu, sebagai teman, dan dengan keberanian nya yang entahlah tiba-tiba datang menyerangnya..
dengan 80% kemungkinan Angel akan menolaknya.. justru berbeda 180° dari pikirannya..
yaa Angel justru menerima nya.. bisa dibilang kini mereka berpacaran.. dan untuk Angel mungkin pacar dan cinta pertama
"serius kamu?" tanya Dirga
"iya serius, aku mau"
"aku gak bercanda ya, Angel"
"iya sama lah"
seiring berjalannya waktu mereka saling mengenal keluarga masing-masing..
Dirga adalah anak tunggal dan ayahnya yang kasar.. selalu menyakiti ibunya hingga membuat ibunya harus jadi penghuni kursi roda
dan akhirnya meninggal kan Dirga berdua dengan ibunya.. karna kelembutan nya membantu Dirga merubah sifat kasarnya seperti ayahnya meski memerlukan waktu cukup lama akhirnya untuk Dirga berubah menyayangi ibunya..
jalan bersama.. kesana kemari bersama hanya berdua.. mulai hengkang dari tiga samawa.. tiga sa ma wa adalah nama grup beranggotakan Angel dan kedua adiknya.. yang semakin hari semakin jarang waktu bersama dengan kedewasaan kedua adiknya pun mengerti kondisi itu..
Angel sendiri adalah gadis baik yang menurut Sayidah, ibu Dirga yang tak pernah ia ketemui bahwa ada malaikat berwujud manusia..
__ADS_1
Angel selalu membuatkan makan dari pagi hingga malam dan mengontrol beberapa obat untuk ibu Dirga..
"kamu kenapa baik nak, jangan repot terus" kata Sayiudah
"iya bu, Angel gakpapa kok, buat bantu ibu"
"iya boleh. tapi ibu gak enak"
"ahh ibu"
yaa ia melakukan ini karna dia lupa bagaimana cara merawat dan dirawat kedua orang tua nya secara utuh..
sering menemani setiap cek up ke dokter.. selalu membantu kebutuhan Sayidah
tapi suatu hari Angel menemui beberapa kejanggalan dari sikap Dirga yang sedikit demi sedikit mulai dingin..
mulai sering meninggalkan Angel.. banyak yang bilang pada Angel jika Dirga yang ia anggap cinta dan pacar pertama nya selingkuh dengan wanita lain..
entahlah itu perselingkuhan atau apalah yang pasti Dirga sering memberi barang seperti sepatu, baju, topi, celana, dan beberapa barang lainnya..
tapi ia masih mempercayai Dirga
awalnya membuat Angel tak bergeming mendengar beberapa berita hingga kedua adiknya yang mendapatinya sendiri membuat ia sedikit demi sedikit mencari tau bersama kedua adiknya..
Mella adalah seorang gadis yang suka dengan dunia tari yang membuat Dirga berpaling.. entah apa yang dipikiran Dirga membuatnya ingin mendekati gadis itu..
dan membuatnya tak bisa menerima lagi..
"ay.." sapa Dirga kepada Angel
"iya kenapa ay?"
"kamu ada uang gak? buat bayar dokter saat ibu kontrol"
"oh ibu udah deket-deket waktu kontrol ya? udah biar aku aja yang nganterin"
"yaa gausah sesekali sama aku.. cuman aku pinjem uangnya dulu"
"oh gitu yaudah ni"
diberikan lah beberapa lembar uang ratusan kepada Dirga..
"yaudah makasih ay.. oh yaa ku pulang sendiri bisa kan.. masih ada urusan kampus"
"bisa bisa kok"
"kak.. ayok kita ikutin dia"
"buat apa?"
"buat buktiin omongan temen-temennya kakak kalo dirga selingkuh itu loh"
"kamu yakin?"
"ya yakin kak"
"ntar kalo kamu salah jatuhnya fitnah loh"
"udah ayok jadi pengalaman aja"
mereka pun berlalu membuntuti Dirga menuju toko jual handphone.. ia membelinya dengan uang pemberian dari Angel..
"itu kok pake uang kakak"
"eh iya loh kak.. dia pake uang kakak"
"mungkin dia emang mau beliin kakak" ucap kakaknya seolah percaya untuknya
"kakak dimana sih ada orang minta uang sama kakak untuk beliin kakak hape.. kenapa gak kakak aja sendiri yang beli"
Dirga membelikan handphone baru untuk Mella dengan uang pemberian dari Angel yang ia meminta dengan alasan untuk ibu nya berobat..
sedangkan Dirga sendiri tau kekasih nya.. Angel pun tak pernah sekalipun memiliki barang itu (handphone)
dengan mata kepala Angel dan kedua adiknya Dirga membelikan handphone dan diberikan ke Mella
seketika juga Angel melabrak Dirga dan Mella
"oh jadi bener ya banyak orang diluar sana bilang"
"Ay.. kamu kok disini"
"kamu belikan di handphone sedangkan aku sendiri gak pernah punya handphone"
__ADS_1
"aku bisa je..." Terpotong
"jelasin jelasin apa? ha? jelasin apa? jelasin kalo kamu selingkuh? padahal kamu pacar pertama dan cinta pertamaku"
"terus mau kau apa? putus? yaudah putus ya putus aja"
"kamu tega ya.." ucap Angel lalu pergi
Angel meminta kedua adiknya untuk mengantarnya ke rumah Dirga
"ngapain lagi sih kak?"
"ibu belom makan, takut telat juga obatnya"
"yaudah sih, toh itu kewajiban Dirga, bukan kakak"
"tapi kakak udah terlanjur sayang sama ibunya.. kakak udah anggep dia ibu kandung kakak"
"kaaak kenapa sih harus berkorban gini.. kamu cantik loh dan yang dipilih Dirga jauh dibawah kamu tapi kamu kenapa masih mau.." terpotong
"Aku anggap ini untuk ibu Dirga, bukan untuk Dirga"
sesampainya rumah Dirga Lalu Angel pun turun dari mobil, mobil ini adalah hasil kerja keras bertiga yaitu Angel dan kedua adiknya..
didepan teras ternyata ibu Dirga sudah menunggu..
"loh ibuk.. kok diluar?" sapa Angel
"iya nak ibuk nunggu kamu"
"ya buk ini Angel datang, maaf ya buk telat, soalnya tadi ada urusan" dengan raut wajahnya bersedih
"kamu kenapa nak?"
"lagi ada masalah aja buk tapi gakpapa kok.."
"masalah sama Dirga ya" ucap Sayidah
"Dirga yang buat kamu nangis kan?" ucapnya lagi
"Angel putus sama Dirga buk.. tapi Angel tetep kok sering kesini buat ibu.. Angel udah sayang banget sama ibuk"
karna yang sedari tadi Dirga melihat dan merasa kasihan pada ibu nya dan ia merasa masih cinta sama Angel.. Dirga datang menghampiri mereka berdua diteras depan rumahnya
"ibuk... maafin Dirga buk"
"kamu kemana aja Dirga.. kenapa baru muncul" ucap Sayidah
"Angel maafin aku.. maaf aku masih sayang sama kamu pleace jangan tinggalin aku sama ibuk"
"enggak Dirga.. aku gak akan tinggalin kamu dan ibu kamu.. aku juga udah maafin kamu"
kesal mendengar Angel berbicara seperti itu Lita adik pertama Angel ingin turun menghampiri tapi karna dicegah Inda
ia harus tetap diam di mobil karna memang sifat Lita lebih kasar dan tega dari kesan saudarinya
"apaan sih kak Angel ni"
"kak, stop kita tunggu aja dulu kenapa sih"
sementara Dirga masih memohon pada Angel untuk balikan
"Dirga.. jangan gini.. dengerin.. aku maafin kamu, tapi kalau untuk balikan aku tidak bisa ga.. maaf aku sudah tidak ada rasa apapun kekamu sejak kamu menyuruhku pergi tadi saat kau memutuskanku"
"tapi aku masih sayang sama kamu"
"maaf sekali lagi ga aku gak bisa.. yaudah ayok buk masuk.. kita makan"
"ibuk pengen sesekali makan diluar nak" ucap Sayidah
Angel menuju dapur untuk mengambilkan makan Sayidah dan beberapa obat ibunya, menuju ke teras lagi dan menyuapi Sayidah
setelah selesai menyuapi dan memberikan obat.. Angel berpamitan
"buk.. udah agak sore Angel pamit ya" ucap Angel
"oh iya udah kamu hati-hati ya nak"
"iya buk"
Angel menuju mobil dan berlalu
seperti janjinya pada Sayidah, ia masih tetap untuk merawat nya tapi tidak untuk sebagai pacar Dirga..
__ADS_1
tak terasa 4bln berlalu ia masih dengan merawat ibu Dirga
suatu hari saat ia tak mendapati kendaraan umum apapun yang melintas dan hanya terpaku menunggu