Satu Nama Sebuah Kisah

Satu Nama Sebuah Kisah
XLC #6


__ADS_3

"baguslah, kemaren oma telfon tapi yang angkat teman kamu"


"iyakah ma?"


"iya.. dia bilang dia yang salah"


"iya sih, tapi gak apa oma, ini badan lumayan enakan"


"yaudah dibuat tidur, malem nanti kan masih ada jam"


"iya.."


dan ketika malamnya sampai..


"Xiao" sapa Hyung


"yaa"


"eh kamu gak mau ucapin makasih gitu atas semalam" tanya Hyung


"ingatanmu hilang ya, pagi tadi aku sudah katakan terimakasi.. harusnya gak perlu sih ya, kan yang buat aku jatuh sakit kena hujan juga kamu"


"ya iya sih, tapi kan semalaman aku jagain kamu, tidur 2 jam aja"


"ah diluar masalah itu"


"Xiao" sapa Liu


"yaa"


"aku tadi dibawain makan untuk makan di sekolah sengaja aku bawa lebih banyak karna kamu suka sandwich kan, jadi kita bisa makan bareng berdua" ucap Liu


"wah siapa bikin?" tanya Xiao


"aku lah yang bikin" jawab Liu


"ah masak kamu, sini coba aku rasa" ucap Hyung


Hyung memakan satu persatu sandwich itu, dan kini semua potongan sandwich dikotak itu bekas gigitan Hyung semua


"Hyuuuuung" teriak Liu


Xiao menarik nafas nya dan memejamkan matanya cukup lama, Xiao sedang menahan emosi jiwa nya..


hari demi hari berlalu, suatu ketika, Xiao benar benar dipusingkan dengan dua lelaki itu


"udah cukup, jangan pancing untuk aku kasar sama kalian" bentak Xiao


kesal tapi tak ingin kasar menghajar fisik keduanya, Xiao melempar semua yang di berikan oleh keduanya..


ketika Xiao pergi dan berlalu..


Wang mengejar Xiao dan Lin mengintrogasi kedua lelaki itu


"kalian, kukira kalian baik, sama dengan wajah kalian, kalian sengaja ya?" tanya Lin


"enggak, aku kan baik cuman kasih ini untuk dia, Liu ngikut jadi seolah olah ingin hancurkan kebaikanku ke Xiao" jawab Hyung


"hee.  apa sih, kamu itu, ngapain bawa beginian, Xiao itu bukan cewek yang sama dengan cewek lain suka coklat" bentak Liu


"ya kenapa, kamu coba bawa apa? pernah kasih Xiao apa?" tanya Hyung


"udaaaaah" teriak Lin


"ribut, ribut ribut teruuuus kalian ini, kalian sengaja kan mau berniat mainin Xiao ya kan?" tanya Lin lagi


"enggak" jawab keduanya bersamaan


tak lama Wang menarik tangan Lin dan pergi dari kelas itu..


esoknya.. ketika Xiao sedang duduk menunggu dua temannya yang sedang ke kantin..


Hyung menyapanya..


"weekend ini jalan yuk" ajak Hyung


"ha.. jalan?" tanya Xiao


"ehm.. pagi aja, kalau siang dikit takutnya hujan"


"males.. gak ada jam sekolah aku pilih tidur dirumah selama mungkin, berjam jam sepuasku"


"padahal sih aku mau ajak kamu seneng, sehari aja, biar tuh muka gak kenceng begitu, tapi yasudah lah kalau gak mau, cuman aku si sudah rekam apa yang dikatakan oleh oma kamu ditelfon malam itu tentang kamu yang takut sama air hujan" ucap Hyung berdiri


tapi ketika Hyung akan jalan..


"ya, kemana deh, aku ikut weekend" jawab Xiao


"ha.. bener nih?"


"iya"


"waduh cuman di katain begitu sudah mau aja, padahal aku aja gak rekam apapun, hihi, tau rasa kan aku kerjain" gerutu Hyung dalam hatinya


"tapi" ucap Xiao


"tapi apa lagi?"


"tapi kamu ya bayarin semua pengeluaran jajan ku"


"ah gampang, kecil itu, udah setuju ya, weekend ini loh"


"okeh"


ketika weekend tiba..


Xiao mengajak Wang dan Lin ikut dengannya


"ha.. serius, Hyung ajak jalan kamu?" tanya Lin


"iya.. gimana kalian mau?"


"mau lah, bayarin ya" jawab Wang


"gampang, ada Hyung, Hyung bilang akan bayar semua yang diambil kita"

__ADS_1


"okeh, emm jadi double date nih ceritanya, kamu sama Hyung aku sama Wang gitu ya" ucap Lin


"ah terserah kalian ngomong apa, intinya jadi ya, bisa ya besok akhir pekan ini?"


"iya, sangat setuju" jawab Wang


ketika melihat Liu.. Xiao menyapanya..


"heh kalian, disini ngapain?" sapa Liu


"ini ngobrol akhir pekan besok, kamu mau ikut gak?" tanya Xiao


"ha.. kemana? mau dong, dirumah sendirian males"


Lin dan Wang saling tatap, mereka heran bukannya yang ajak Xiao itu Hyung, tapi kenapa Xiao ajak Liu?


"jadi akhir pekan ini kita mau jalan, ke mall, makan, nonton, belanja gitu"


"wah mau dong, nanti aku bawa uang lebih deh, siapa tau bisa traktir apa gitu tapi gak traktir semua loh ya"


"eh jangan, gak usah. udah bawa uang pas aja, atau gak perlu bawa sekalian"


"ha.. kenapa?"


"udah ditanggung sama Hyung"


"Hyung?" tanya Xiao kaget


Lin menarik lengan Xiao...


"kamu ini ya, kenapa ajak Liu?" bisik Lin


"kenapa? gak masalah kan? lagian Hyung gak bilang batas berapa teman boleh diajak"


"iya sih, ta-"


"sudah, ayo"


"gimana, Liu bisa?" tanya Xiao


"bisa lah, bisa banget.."


dan betapa senang nya Liu tak menyangka Hyung berniat ajak Xiao berdua..


ketika hari itu tiba.. Xiao dan Hyung janji bertemu di depan lobi utama sekolah mereka...


kelasnya memang sedang libur, tapi kelas lain ada beberapa yang masuk mengejar deadline pelajaran yang ketinggalan..


"Xiao" sapa Hyung


"hem..."


"lama ya?"


"enggak"


"oh syukurlah, ayo jalan"


"bentar, Wang sama Lin masih beli camilan"


tak lama keduanya datang...


"hai hai.. eh sudah datang bos kita" sapa Lin


"bos?" tanya Hyung


"iya, kan mau jalan sekarang kamu bayarin?"


"i-i-iya sih, ya sudah, ayo" ajak Hyung


tapi ketika akan jalan..


"aduh telat ya, enggak kan, untung tepat waktu, yaudah yuk jalan" ajak Liu


"Liu" sapa Hyung


"hai Hyung"


"kamu..."


"dapat undangan dari Xiao jalan ke mall hari ini"


Hyung bingung, mengapa rencana nya jadi berantakan, ah ulah Xiao.. Hyung menarik lengan Xiao...


"kamu ngapain ajak Liu sih?" tanya Hyung


"gak boleh ya?"


"ya lah, mana aku gak tau kamu ajak mereka, kalau Wang sama Lin aja gak masalah, mereka sibuk berdua gak ganggu, lah Liu, kamu nih"


"kenapa Liu?" tanya Xiao


"Liu itu.."


"eh jadi gak, ini cuaca panas nih, kepanggang dijalan kelamaan kalian" ucap Liu menyapa keduanya


"yaudah ayo" ajak Xiao


Hyung tetap berdiri dan bingung..


ia merasa sedang terkena peluru, pistol sendiri..


"ayo Hyung" teriak Liu


"gak jadi ikut kamu ya, ya sudah aku berangkat pergi sama mereka" ucap Xiao


Hyung berlari mendekati Xiao dan Liu disana


mereka pun jalan, berdua..


yaa hanya sekedar rencana, sekarang justru berlima, ada Wang Tyang, Lin Mei, Liu Xwe, Hyung Tang dan tentunya Xiao


mereka berjalan berlima...


sesampainya di mall..

__ADS_1


Wang dan Lin memisahkan diri mereka dan janji sejam lagi berkumpul disalah satu cafeeshop langgangan Xiao, Lin dan Wang


sementara Xiao jalan bersama Liu dan Hyung


tapi ketika tengah memilih salah satu baju..


mama Liu menelfonnya..


meminta nya pulang


"Xiao, aku pulang dulu ya.." ucap Liu


"ha.. kemana?"


"mama aku minta antar ke bandara, mobil rusak, mama mau ke china ada kerjaan"


"oh.. yasudah"


"awas saja Xiao kenapa napa" bisik Liu


dan ia pun pergi..


hanya ada Xiao dan Hyung disana..


ketika beberapa yang dibutuhkan Xiao sudah terbeli, ia menuju cofeeshop langganannya dan menunggu Wang dan Lin


hanya tinggal Hyung dan Xiao duduk berdua..


"ngapain" tanya Xiao yang memainkan ponsel


"ha.. gak" ucap Hyung


"ngapain liatin"


"enggak ih, apa sih"


terdiam beberapa menit, Hyung melirik arah Xiao lagi dan berantakkan rambut Xiao


"apa sih" bentak Xiao


"kamu cantik banget" ucap nya sembari melambaikan tangan ke pelayan untuk memesan


Xiao hanya melirik arah Hyung dan tersenyum sedikit


"pesan cofecino 2 ya" ucap Hyung


"baik"


ketika duduk berdua..


tak lama seorang pelayan yang sama mengantarkan pesanan Hyung namun kakinya tersandung kaki teman kerjanya yang lain, Hyung menutupi wajah Xiao dengan hem yang dipakai nya dan alhasil kopi pesanan itu tumpah tepat di punggung Hyung...


namun beberapa detik Hyung mencium pipi Xiao lalu ia lepaskan karna kaget dengan suara dari pelayan cofeeshop itu


"maaf tuan, saya tidak sengaja menginjak kaki teman saya tadi" sapa pelayan


ketika melepaskan bibirnya di pipi Xiao, Hyung seperti salah tingkah..


"oh iya iya, lain kali berhati hatilah.. lalu bagaimana dengan pesanan saya?" tanya Hyung


"biar saya yang ganti tuan, saya ganti juga yang baru.. sebentar"


ketika pelayan pergi membuatkan, Hyung juga pamit untuk ke toilet..


"aku ke toilet dulu" ucap Hyung


"emm ini baju bawaan ku, pakai saja" ucap Xiao


"baju siapa?"


"milik Liu tapi jaket, gakpapa pakai saja, daripada pakai yang basah" ucap Xiao


"oh okeh"


setelah pergi..


Hyung mengganti bajunya dan menatap arah cermin sembari menyentuh bibirnya bekas pipi Xiao..


"bukannya ini kesekian kalinya aku mencium wanita.. hanya pipi tapi kenapa aku begitu senang" gerutunya dalam hati..


ia pun keluar dan berjalan..


ia duduk lagi disamping Xiao yang sibuk memainkan ponselnya.. tak lama Lin dan Wang datang


"lama ya?" tanya Lin


"enggak kok, gak lama, baru banget, kok cepet" ucap Hyung


Lin dan Wang saling tatap aneh, dan Hyung melirik arah Xiao yang menatapnya juga aneh


bagaimana tidak, Lin dan Wang cukup lama datang dan Hyung bilang kenapa cepat sekali?


mereka rasa Hyung sedang mengigau..


"kau baru bangun tidur ya?" tanya Lin


"iya, kita lama, soalnya antri beli make up nya Lin" gerutu Wang


"oh lama ya, iya sih lama"


"haa.. aneh" gerutu Lin dan Wang tertawa sementara Xiao sibuk dengan ponselnya


setelah makan, mereka pun pulang dan pergi kerumah masing masing..


esoknya.. Hyung mengembalikan jaket pinjaman dari Xiao milik Liu dan ketika Xiao melihat Hyung sedikit pucat


ia hanya diam, tqpi ia tau Hyung sangat pucat


"kamu sakit Hyung?" tanya Lin


"enggak, hanya flu"


yaa beberapa kali Hyung bersin bersin karna hidungnya gatal


membalas kebaikan Hyung ketika Xiao kehujanan, Xiao memakaikan jaket miliknya ke tubuh Hyung dan menyimpan jaket milik Liu..

__ADS_1


__ADS_2