Satu Nama Sebuah Kisah

Satu Nama Sebuah Kisah
EL #2


__ADS_3

tak lama naomi terbangun..


"aduh.. edzard aku ketiduran ya.. maap ya.. jam berapa nih?"


"jam 10"


"oh masih jam 10.."


"kamu ada urusan?"


"iya nanti, jam 12"


"oh..."


agan pun masuk


"bangun say"


"aduh maap yaa tidur jadinya hehe, tadi mampir balikin flashdisk mu, kecapekan ketiduran diruang tamu tau tau disini"


setelah menjelaskan, barulah agan percaya jika edzard tidak sedang berbuat kotor pada naomi


setelah sepulang naomi, agan kembali bertanya meyakinkan dirinya jik edzard benar benar menyukai naomi


"okeh untuk yang tadi.. aku minta maap soalnya salah paham, tapi untuk sekarang aku tanya km jujur" ucap agan


"jujur yaa.. kamu suka sama naomi" tanya agan


"ha.. enggak, biasa aja"


"jujur aja.. naomi pun udah tau kmu suka sama dia"


"ha... masak..?"


"ingat zoni?"


"oh zoni yang deket sama naomi?"


"ia dia.. dia yang udah kasih tunjuk banyak anak ditongkrongan kamu suka sama naomi"


"ah masak?"


"iya.."


"caranya?"


"hipnotis.. sekarang kamu jujur aja, aku seneng kamu jujur, aku juga gak bakal larang"


seribu rayuan agan akhirnya edzard mengiyakan jika dirinya suka


"nah lo... gitu doang.. susah amat.. aku mah gak ngelarang.. kan hak mu suka sama siapa" ucap agan


terdiam sejenak....


edzard menceritakan keluh kesahnya. sering putus asa nya berharap kepada naomi sejak kehadiran zoni


"aku bantu kamu cari kerjaan biar jadi semangat kamu berani deketin naomi"


ternyata naomi masih didepan rumah agan bahkan ia belum menutup pintu rumah agan yang otomatis mendengarkan percakapan mereka..


naomi masuk perlahan dan mengagetkan keduanya..


"kamu belum pulang?" tanya agan


"kalo suka kenapa harus diam?" tanya naomi dari pintu rumah edzard


"kamu dengar" tanya edzard


naomi berjalan pelan menuju kearah keduanya dan mengambil ponselnya yang berada disamping edzard..


lalu membisikkan sebuah kata


"bersikaplah sejantan lelaki.. saat kamu menyukai katakan sebelum kehilangan" bisik naomi yang terdengar juga oleh agan


lalu naomi kembali berjalan menuju pintu


"itu artinya kamu nyatain aja sekarang" bisik agan


"ah serius, jangan"


"itu udah kode buat kamu ngomong"


"tapi aku..."


"lainnya nomor dua.. udah percaya, naomi bilang gitu artinya dia juga suka sama kamu"


tak mau melewati waktu sia sia..


"naomi" panggil edzard


naomi terhenti dan membalikkan badannya


"aku suka sama kamu, maaf kalo lancang tapi percuma aku tutupi kamu jug sudah tau"


naomi terdiam, tak ber ekspresi apapun termasuk kaget..


"lalu?"

__ADS_1


"ya.. aku..."


"kamu mau gak jadi pacar nya edzard" ucap agan


edzard menoleh mengkode untuk diam


"kamu lama.. basa basi.. ini bukan ftv.. langsung bilang aja repot. " bantah agan


"ya.. aku.. em.. suka.. sama kamu..." ucap edzard


"aku terima kamu tapi perlu diingat, aku cari yang serius.. aku tunggu kamu sampai kapan bertahan tapi jika ada orang lain atau mungkin zoni.." ucap naomi


"maksud kamu..." ucap edzard kegirangan..


"yaa harus kamu tau.. zoni 50% lebih unggul dan jauh mendekatiku, kalo kamu lemot.. yaudah terima aku sama kak zoni" jelas naomi


"okeh siap, aku berusaha.. tapi sekarang kita pacaran kan?"


"iyaa.. tapi inget aku gak mau nunggu sampek berbulan bulan untuk kamu seriusi aku"


"iyaaa..."


kedua nya resmi berpacaran namun saling berkomitmen untuk diam tanpa mengumbar berlebihan..


cara mereka berpacaran memang unik, bahkan hanya akan ada sekali selama hidup kisah cinta mereka..


2bulan berjalan.. naomi terbilang seorang yang setia.. ia mampu menemani kekasihnya dikondisi yang masih berjuang untuknya..


edzard yang terbilang semangat memang butuh proses yang cukup lama untuk nantinya memgarungi rumah tangga dengan wanita idamannya..


namun waktu yang diberikan oleh naomi sudah berakhir..


"kamu serius gak sih.. kamu bilang bulan ini kan.."


"iya aku tau.  bentar ya.. dikit lagi.. aku masih kerja deadline sana sini juga demi kamu"


"yaudah maaf.. tapi bang zoni udah serius sama aku.. dan dia udah bicara sama ayah aku" ucap naomi


"tapi aku tinggal gol sedikit lagi"


"maaf" naomi meninggalkan edzard begitu saja


"sayang.. plis dong jangan kayak anak kecil"


"tapi maaf.. aku sudah bilang menunggu dan ini yang terakhir.."


"tapi aku sudah bilang"


tanpa mendengarkan ocehan nya, naomi berjalan lurus..


mengetahui hubungan sepupunya dengan temannya mulai retak, agan tak hanya diam, ia membantu memberikan jalan keluar dengan cara menjelaskan kepada tania dan suaminya, orang tua edzard


suatu hari ketika edzard melihat naomi bersama zoni disalah satu butik gaun pesta dan pernikahan, edzard tanpa basa basi lagi masuk dan memeluk naomi..


"plis aku mohon.. aku akan menelfon mama ku untuk datang.." ucap edzard sembari memeluk naomi didepan zoni tanpa sungkan


"apasih, kamu gak sopan ya.." ucap naomi..


tak lama tania bersama suaminya datang..


"kamu yang namanya naomi?" tanya tania


"iya saya" jawab naomi


kaget dengan suara seperti dikenalnya, edzard membalikkan badannya..


"mama" ucapnya..


edzard tau mama nya akan datang, tapi ia gak tau kalo secepat ini datangnya..


"emm.. saya mamanya edzard"


"emm tante.."


"bisa kita bicara.."


tania pun mengarahkan kesamping butik ada tempat makan siang yang pas..


sudah ada disana naomi dengan zoni, edzard, tania dan papa edzard, tak lama tamu tak diundang turut hadir, agan


"tante sebelumnya terima kasih kepada kamu, kamu alasan edzard berubah lebih berjuang.. dan disini saya ingin kamu menikah dengan anak saya.. saya bantu untuk dana tapi bisa nanti kalian kembalikan jika sudah cukup" jelas tania


"tapi naomi..." naomi menjelaskan namun diputus oleh edzard


"aku udah bawa mama aku, papa aku, aku mohon.."


"kamu gak mikir perasaan bang zoni?" tanya naomi..


edzard terdiam..


memainkan ponselnya, nyalakan ponsel lalu matikan lagi, nyalakan lagi matikan lagi begitu seterusnya..


"tante.. naomi itu nungguin edzard udah lama.. jelas kalo tante minta naomi menikah dengan edzard ya gak mungkin nolak..." ucap naomi


edzard mengangkat wajahnya dan berharap itu bukan salah dengar..


"kamu..." ucap edzard

__ADS_1


naomi menganggukkan kepalanya tanda menerima edzard dan lamaran dari tania


"tapi zoni..?" tanya edzard


zoni menyentuh pundak edzard sembari memukulnya pelan..


"sejak naomi mengatakan dirinya rela menunggu kamu, sejak itu saya berhenti berharap.. karna naomi tau mana yang pantas jadi pilihannya.." ucap zoni


edzard memeluk zoni sebagai tanda terima kasih dan awal persahabatan keduanya..


"terus tadi dibutik itu ngapain?" tanya edzard..


"yang punya kan temen nongkrong udah lama gak gabung ke tongkrongan sibuk kerja, kebetulan bang zoni udah mau pamit lagi jadi sekalian berkunjung" jelas naomi


"bukan mau pilih baju nikah kalian?" tanya edzard


agan gemas memukul pelan kepada edzard


"aduh.. ya kan sapa tau" jelas edzard..


mereka pun mempersiapkan pernikahan..


dan dibantu kedua orang tua edzard..


sebulan pernikahan.. keduanya melanjutkan masa pacaran dengan situasi halal..


sifat manja seorang naomi pun terbuka begitupun sikap kasih sayang yang besar dari edzard juga terpancar...


betapa sayang dan cintanya edzard, apaoun yang ditunjuk istri nya pasti ia belikan..


bahkan maksud hati naomi hanya menyentuh sebuah tas yang menurutnya unik, edzard langsung membelikan untuk istrinya..


"aku hanya lihat itu unik aja sayang" ucap naomi


"ya gakpapa kan dibeli"


yaa beberapa bulan kemudian, sukses menyapa keduanya, tak lupa edzard mengembalikan seluruh pengeluaran kedua orang tua nya dan orang tua naomi saat pernikahan mereka..


jiwa muda dan terlihat seperti abg jaman now membuat orang disekitaran banyak salah paham..


menyangka kedua nya berpacaran..


bahkan sampai ada yang melabrak naomi dan edzard dikira berzina karna menginap disalah satu kamar penyewaan..


namun karna bukti kuat dari buku pernikahan keduanya membuat warga salah menduga dan akhirnya meminta maaf karna malu..


yaa tak sedikit memang yang bisa menyangka keduanya sudah sah.. gaya mereka bersama terlihat seperti pacaran anak jaman sekarang..


pernah suatu hari..  ketika edzard dibuat cemburu salah satu teman naomi yang memang tidak suka sejak awal kepada hubungan keduanya..


edzard marah besar.. sampai membuat edzard menghina habis habisan teman naomi tersebut..


tak terima dengan ucapan kasar edzard.. naomi marah pada nya dan menampar edzard..


melihat itu teman naomi berlari menghindari keduanya sementara edzard mengangkat tangannya seperti akan menampar balik naomi..


naomi tertunduk karna ia tau ia akan ditampar namun ia salah.. justru edzard mendekap tubuh naomi


"kamu itu orang pertama yang bisa membuat emosi ku muncak karna cemburu.. tapi sekalipun aku tidak akan pernah merah apalagi sedikit saja menamparmu.. aku terlalu sayang kepadamu" ucap edzard memeluk dan keduanya pun lanjut berjalan


sekitar hampir sebulan.. salah satu teman dekat edzard datang untuk meminta maaf atas ketidakhadiran nya dipernikahan edzard..


keduanya memang sangat dekat membuat naomi cemburu..


setelah sahabat edzard meminta izin ketoilet, naomi marah kepada edzard


"oh. . pantes kamu gak marah beberapa hari lalu aku ketemu sama temen aku, jadi kamu mau bales gini" ucap naomi


"bales apa? ya enggak lah.. kamu nih mikir apa. dia temen aku"


"alah.. mantan kali.. yakin aku, mana ada sahabat sealay itu deketnya"


"ya ampun kamu cemburu?"


"hei.. kalo aku gak cemburu, habis cintaku untukmu.."


"ya tuhan.. sayang.. dia teman aku"


"bohong.. "


sampai akhirnya membuat edzard keceplosan membahas banyak teman lelaki naomi namun ia tak melarang..


"ya tuhan cuman satu temen cewekku, dan kamu banyak banget aku diem loh, kamu juga deket semua, gak pantes tau cewek udah bersuami masih berteman sama banyak cowok.." ucap edzard


naomi marah dan menampar edzard dengan keras..


edzard pun hanya mengangkat kepalanya..


"sudah sekali aku bilang.. jangankan memukulmu.. membunuhmu aku bisa.. tapi aku tidak akan lakukan itu, aku terlalu sayang sama kamu"


"i hate you" teriak naomi


"i heart you" jawab edzard


"no.. i hate you"


"but i love u"

__ADS_1


"i haaaaateeeee yooouuuuu, hate you" teriak naomi


__ADS_2