
“maaf aku terlalu bahagia sampai lupa jadi kelepasan, maaf ya..!”
“gapapa kok.. ntah mengapa aku bisa merasakan hari ini begitu indah rasanya"
“aku juga , stev. Mungkin ini kata cinta pertamaku pada keindahan hari ini!”
“kata cinta? gimana maksudnya ya?” Tanya stevanna bingung
“iya kata cinta pada keadaan dimana aku bisa begitu lepas dan bahagia dan tak sadar memeluk kamu.!”
stevanna awalnya berharap kata kata itu adalah untuknya dan ternyata itu untuk kebahagiaan yang tak padanya. Hanya pada kelegaaan beban yang ada di hati guntur. Mereka pun mengakhiri pembicaraan dengan kesepakatan untuk berlatih lebih keras untuk menuju impian mereka. Memasuki dapur rekaman dan menjadi band terkenal. Jalan telah sampai sesaat lagi untuk mereka
Hari yang ditunggu-tunggu telah tiba
Stevanna, Guntur, Soni, Rasti dan Rista pun bersiap menuju ke acara yang mereka ikuti
Selama toffee band menunjukkan kebolehan di samping panggung terlihat sudah ada Caroline yang sedari awal pentas memperhatikan band nya dengan formasi barunya
Dan setelah toffee turun karna unjuk kebolehan nya selesai, soni rista dan rasti melewati Caroline dengan sedikit melirik ke arah nya
Sedangkan guntur yang berjalan berdua dengan stevanna melihat sedikit tajam ke arah Caroline tapi Caroline memalingkan pandangannya
Dan sesampainya di tempat yang disiapkan kan crew untuk istirahat, Guntur hanya duduk sejenak lalu menghampiri Caroline yang sedang sendiri dan terlihat menangis dengan kagetnya Caroline menghapus air mata nya
"Eh tur.. kenapa?" tanya Caroline
"Kamu yang kenapa?" tanya balik Guntur
"Aku? Aku gakpapa lagi"
"Kamu bisa bohongi yang lain tapi tidak aku"
"Ya gakpapa kok tur"
"Karna lelaki itu?"
"Apa sih, enggak kok"
"Kamu narkoba karna lelaki bangsat itu kan"
"Jangan pernah urusin hubungan ku sama Jeremy tur"
"Okeh itu kan mau kamu"
"Asal kamu tau, Jeremy sekedar tameng karna kebajingan mu tur.. aku begini pun karna kamu ninggalin aku" ucap Caroline dalam hati
Dan guntur menuju ke ruangannya lagi
"Dari mana" tanya Soni
"Woi.. dari mana" ucap soni lagi
"Ehm toilet"
"Kamu kenapa sih?" Tanya soni
"Guntuuur kamu kenapa?" Tanya soni lagi
"Ehm gak gak, gakpapa"
"Para hadirin yang saya hormati, ini lah penghujung acara kami, dan sebagai penutup, saya akan membacakan hasil pemenang untuk acara ini" ucap pembawa acara ajang yang toffee band ikuti
"Dan pemenang ke tiga adalah. . . Devan solois. . . Pemenang ke dua adalah. . . Antitimur band. . . Dan juara pertama adalah. . . . Yulius Dovi duo's. . . Dan persembahan terakhir dari kita pemenang untuk malam ini.. Yulius Dovi duo's dipersilahkan"
Lagi dan lagi untuk kesekian kalinya toffee band tidak dapat juara
"Udah.. belum jodohnya aja.. nantik kalo udah jodoh pasti dapet kok, udah ada yang mengatur semua" ucap stevanna menenangkan personilnya
Dan mereka berlalu
Sama seperti sebelumnya, toffee band tetap manggung di caffe nya maupun panggilan beberapa caffe kecil dengan honor tak seberapa tapi sejak ajang kemaren Caroline lebih intens untuk menemani setiap manggung toffee band
"Dia siapa tur" tanya stevanna
"Oh iya, sini aku kenalin ke dia"
__ADS_1
"Nah kenalin nih stev.. ini Caroline mantan vocalist toffee sebelum kamu"
"Eh hai.. stev-" ucapan stevanna terpotong
"Ya ya ya.. saya Caroline, eh tur aku cabut dulu nih, sukses yaa.. your fine"
"Oh gitu, okeh, plang sama siapa?"
"Jeremy.. nunggu diluar kok"
"Oh ya deh.."
Caroline mencium pipi kanan kiri milik Guntur dengan sedikit melirik ke arah stavanna
"Ayo masuk" ajak guntur
Sedari tadi stavanna terpikirkan soal kehadiran Caroline yang sering memberikan perhatian kepada guntur dan itu membuat ia tanya pada Guntur
"Hm tur.."
"Kenapa stev?"
"Itu tadi pacar kamu ya ?"
"Pacar? Ada ada aja kamu, ya dia kan temen band aku, dulu sebelum kamu"
"Ehm"
Stevanna yang merasa ada yang sedikit membuat hatinya janggal tentang seorang Caroline tapi ia menutupi soal ini dari guntur, ia ingin mencari tau sendiri
Hingga suatu hari stevanna teringat perkataan Rasti dan rista jika Guntur pun pernah dekat dengan vokalis lama nya dan stevanna lagi lagi mencari informasi dari Rasti dan rista
Mereka menceritakannya, semua tuntas kepada stevanna tentang perasaan Caroline terhadap Guntur, dan menurut penjelasan mereka justru membuat stevanna mengambil kesimpulan jika Guntur hanya memberikan harapan palsu nya kepada Caroline dan sempat terbersit dipikiran nya jika tidak mungkin guntur pun melakukan hal yang sama kepadanya
Untuk memberikan keyakinan ini, stevanna menemui Caroline di rumahnya yang sudah diberitahukan oleh Rasti dan Rista
Dan sore yang tak begitu panas dan ia menuju ke tempat Caroline menggunakan jasa taksi
Ia pun sampai di depan rumah Caroline
Ia perlahan mendekati gerbangnya
"Kamu.." ucap Caroline
"Lagi sibuk gak ?" tanya Stevanna
"Enggak kok.. kamu kan ?"
"Iya.."
"Eh yaudah masuk"
"Makasih ya"
"Ngomong-ngomong ada apa ya.. terus tau rumahku? Dari guntur ?"
"Ehm tau dari rista sama rasti"
"Emm.. ada apa nih"
"Ya main-main boleh dong.. kerumah mantan vocalist nya toffee"
"Ehm.. boleh boleh"
"Gimana kabar kamu? Terakhir aku dapet info kamu hamil ?"
"Gak mungkin aku cerita sebenernya ke nih anak, bisa-bisa Guntur bener-bener ninggalin aku" ucap Caroline dalam hati
"Caroline.. are you okay?"
"Eh.. sori stev.. ehm tadi tanya apa ?"
"Hamil"
"Oh iya" sedikit menunduk sedih
__ADS_1
"Eh bahas lain aja.. dulu kamu pas jadi vocalis si toffee gimana pengalaman nya"
"Banyak sih.. banyak banget, terutama sama gitarisnya"
"Guntur ?"
"Ya.." melirik ke arah stevanna tajam
"Bisa kamu ceritakan sesuatu padaku?"
"Oh untuk itu mungkin terlalu cepat"
"Oh akay.. aku takkan memaksa"
Keesokan harinya, sejak percakapan Caroline dengan stavanna dirumah Caroline kemaren sore membuat kedua nya lebih dekat membuat guntur lebih heran
"Mereka bisa sedekat itu gimana sejarahnya ya" tanya soni meledek ke arah guntur
"Eh.. itu emang pemandangan indah banget son.. mereka kan cantik cantik, tambah pas ditambah aku sama sih Rasti" ucap rista bercanda
"Ge-er kau" ledek soni ke rista
"Tapi iya sih ada benarnya kamu ris, mereka kan cantik sama cantik ya.. cowok pasti bingung lah pilih mana, kalo aku mah pasti bakalan nikah dua kali"
"Rakus kau" ledek rista lagi ke soni
"Tur. Kau kenapa sih, liatin mereka sampek bengong"
"Mereka kok bisa deket begitu ?"
"Nah lo bisa bisaan tanya begitu, ya mana gue tau lah, coba tanya ke mereka"
Rasa penasaran Guntur berlanjut tapi ia tak ingin menanyakan pada stevanna karna ia takkan membawa nama Caroline maupun nama wanita lain didepan stevanna dan artinya ia akan bertanya pada Caroline
Saat mereka sudah bubar kan formasi untuk pulang kerumah masing-masing begitu pula dengan stevanna, tinggallah Guntur disana yang mendekati caroline untuk menanyakan rasa penasaran nya
"Eh kenapa tur.. belum pulang ?" tanya Caroline
"Aku mau ngomong " ucap Guntur
"Boleh, soal apa ?"
"Stevanna, kenapa kamu sama dia dekat"
"Ya emang ada yang salah, dimana cobak letaknya salah ?"
"Ya bukannya gitu, kan heran"
Caroline menceritakan semua kedekatannya dengan stevanna
"Tapi kamu tenang aja, aku takkan menceritakan apapun tentang kita dan yang pernah terjadi antara kita karna kita sudah berakhir" ucap Caroline meninggal kan Guntur disana
Waktu ia ingin sekali tau soal rumah stevanna, karna selama dekat, stevanna yang mendatangi rumahnya sementara ia belum pernah tau rumah stevanna
Dan setelah selesai manggung, stevanna yang ditawari Guntur pulang untuk pertama kalinya menolak membuat guntur curiga
Dan yang didapatkan Guntur adalah Caroline bersama stevanna menuju rumah stevanna
Guntur tidak curiga karna memang Caroline berucap tidakkan menceritakan soal nya tapi semua salah, justru Caroline menceritakan tentang Guntur dan yang pernah mereka lakukan selama kasmaran
Karna menurut caroline, stevanna sudah tepat untuk menjadi tempat curhatnya selain Rasti dan Rista
"Aku dulu, sama Guntur ya.. sama kaya kamu sama Guntur.. deket, seolah pacaran tapi tanpa kejelasan, sampai akhirnya aku dan dia sering bercumbu, dan perlu kamu tau soal hamilku, itu semua kedok, kedok biar Guntur sadar atas perbuatannya sering mencumbuku, ya lama-lama juga bisa hamil kalik, tapi kan dia justru tidak sadar, saat dia tau aku hamil malah salahin Jeremy.." jelas Caroline
Stevanna hanya diam..
"Jeremy adalah orang yang selalu ada untukku, dia pula yang mengingatkan ku soal barang haram yang aku konsumsi, narkoba. Dan soal hamil juga tidak ada yang tau, kamu orang pertama tau, itu semua karna memang aku sangat-sangat mencintai Guntur, agar Guntur mau lebih menjaga aku, tapi pemikiran ku salah.. apalagi sejak kehadiran mu, awalnya juga kamu tau kan aku gimana sikapnya ke kamu. Tapi yaaa lama lama kamu orangnya nyenengin, sedikit-sedikit aku bisa relain Guntur buat kamu, tapi gak munafik hatiku masih untuk dia sampai sekarang, untuk band.." tambah Caroline
"memang sih aku mengundurkan diri, tapi yang aku mau, dia mempertahankan bukan mencari lagi vocalist tapi liat performa kamu yaudah lah, aku mah hanya bisa bantu doa" ucap Caroline
Mendengar pernyataan itu membuat stevanna merasa bersalah karna kehadiran nya ditengah-tengah kehidupan Caroline yang sedang bahagia bahagia nya dengan guntur tapi Stevanna tidak tau ia harus mengatakan apa disana jadi hanya diam
Terfikir dengan mantap dikepala stevanna untuk meninggalkan band itu termasuk Guntur demi teman barunya.. karna ia sudah menganggap Caroline adalah kakaknya yang selalu mengingat kan kesehatannya melebihi Guntur yang dengan sibuk nya tidak pernah perhatian sebesar Caroline
Esoknya.. stevanna lebih fokus pada kuliah nya dan ia tidak sering bahkan tidak lagi datang untuk menjadi vocalis di toffee..
__ADS_1
Membuat guntur mencari-cari stevanna ke rumahnya yang sering menghindari Guntur