Satu Nama Sebuah Kisah

Satu Nama Sebuah Kisah
Acnez #2


__ADS_3

"what do you know? You know why I can accept you but you are often rude to me?"


(apa yang Anda tahu? Anda tahu mengapa saya bisa menerima Anda tetapi Anda sering kasar kepada saya?)


"can you accept me"


(kamu sudah bisa menerima saya)


"no ... but even love you"


(tidak.. tapi bahkan mencintai kamu)


intinya.. Acnez diam diperlakukan kasar karna Acnez sudah memantapkan hatinya untuk Boni, walaupun ia tau Boni yang mulai berubah sikap padanya, ia tetap pada pendiriannya


"because I know ... actually it's not your nature" ucap Acnez..


(karna saya tau... sebenarnya ini bukan sifat kamu)


sejak itu, Boni pun yakin akan mencintai dan tidak sama sekali menyia nyiakan Acnez..


karna sebenarnya Boni tak ingin bersikap seperti itu, hanya saja ia ingin menunjukkan jika dirinya butuh kasih sayang dan perhatian dari Acnez


dan Boni menebus semua kesalahan nya pada Acnez dengan cara benar benar memanjakannya..


dan kini keduanya sudah mulai berani membagikan kebersamaan di laman sosmed masing masing..


tak tanggung tanggung ternyata sebenarnya Abra pun setuju dengan Boni mendekati adiknya


dan ketika sudah berani saling membagikan kebersamaan, jelas bayak orang yang tau mereka ada hubungan termasuk mama dan papa Acnez..


"kakak lagi deket sama cowok?" tanya Magdalena, ibunya


"mommy.. no mom"


"how can you answer no ... acnez ... you have already moved on from a man before you are already happy ..."


(bagaimana Anda bisa menjawab tidak ... acnez ... Anda sudah pindah dari seorang pria sebelumnya kami sudah bahagia ...)


"dad... iam.."


(pa.. aku...)


"tomorrow I will take the man home at home dad"


(besok aku bawa lelaki itu kerumah pa)


"oh Abra know but close not tell us ..."


(Abra tau tapi tidak bilang kita)


dan ketika Boni diundang oleh Abra datang makan malam dirumahnya tiga hari yang akan datang..


Boni tak sangka jika Acnez seserius ini sampai ingin mengenalkan dirinya pada orang tua Acnez


"seriously babe?"


(serius sayang?)


"yees" jawab Acnez


Boni memeluk Acnez bahagia..


dan saat dihari itu tiba.. bahkan ketika Boni sudah didepan rumah kedua orang tua Acnez..


"babe.. come here" teriak Acnez


"yes babe"


setelah masuk betapa kagetnya Boni bahwa orang tua Acnez sebenarnya adalah sosok yang ia kagumi..


chef Mahdani..


"chef Mahdani?" tanya Boni


"ya.. masuk? silahkan"


"wait wait, kalian bisa disini?" tanya Boni


"kami orang tua Acnez.. kami tau yang dimaksud kamu, tapi kami tak mau mencampuri urusan kalian.."


"bentar, lalu kalian kenapa bisa berbahasa indonesia lancar kenapa dengan Acnez dan Abra?"


"itu jelas karna memang kami dan nenek nenek Abra Acnez selalu mengajarkan inggris bukan indonesia.. yaa tetap mencintai indonesia"


"oh pantes, saya melihat Acnez memang logat inggris tapi sangat mencintai indonesian foot.."


"em..."


sejak itu Boni dan kedua orang tua Acnez dekat.. namun setelah kebahagiaan itu tak berlangsung lama..


Rire mengetahui hubungan keduanya dan akhirnya melabrak Acnez yang sedang bersama Boni..


tak mau dibilang ceroboh..


dengan gaya santainya, Rire menyapa keduanya..


"hai Boni.." sapa Rire pada Boni


jelas Acnez kaget mengapa bisa Boni mengenal Rire


"hai.. dia pacar barumu?"


"sudah lama.. bukan baru"


"ah okey, yang ini kan menjadi alasan kamu meninggalkan saya waktu itu"


"jangan bahas itu karna tidak tepat, dan jangan ungkit masa lalu"


"enak ya kamu bilang ini masa lalu.."


"ya memang kita udah lama kan tidak kontak"


"ya itu karna dia merebutmu dariku"

__ADS_1


"bukan salah dia, jaga bicaramu"


"if there is still business, please continue, excuse me" ucap Acnez


(kalo masih ada urusan, silahkan lanjutkan, permisi)


Boni menarik lembut tangan Acnez..


beberapa hari kemudian, Rire yang masih penasaran mengapa bisa keduanya dekat, menemui lagi keduanya


"can you buy me a drink?" tanya Acnez


(bisakah kamu membelikan aku minuman?)


"okay, wait..."


(oke tunggu)


namun ketika Boni akan pergi


"hai kalian lagi"


"ada apa kamu?" tanya Boni


"kudengar kau mau belikan dia minum?"


"ya.."


"belikan aku minum, tenggorokanku juga mengering" ucap Rire


Boni melirik kearah Acnez yang memganggukan kepalanya memberi kode jika Acnez tidak menyuruhnya membelika Rire juga minuman..


dan ketika Joo telah pergi...


Rire menarik tangan Acnez kasar, ia benar benar marah mengetahui semua


"You're great ... to win the man's heart ... I still love him until now, so I won't let you guys be happy"


(Kamu hebat ... untuk memenangkan hati pria itu ... Aku masih mencintainya sampai sekarang, jadi aku tidak akan membiarkan kalian bahagia)


"andai aku tau waktu itu dia tinggalin aku demi kamu.. takkan pernah aku izinkan dia pergi.." bentak Rire


Rire mengambil botol air didalam tasnya dan menyiramkan ke kepalanya sendiri lalu memaksa Acnez memegang botol itu supaya terlihat Acnez yang melakukan itu


dan ketika Boni kembali


"Boni.. dia marah karna aku bilang dulu ada hubungan denganmu, dia menyiramku, lihatlah" ucap Rire mengadu


Boni menarik botol ditangan Acnez dengan kasar, Rire pikir ucapannya dipercaya, namun Rire salah..


"saya tau apa apa aja yang dibawa oleh Acnez didalam tasnya.. jika dia memang menyiram mu.. tangan dia pasti akan juga basah" ucap Boni


membuat hati Acnez lega..


Boni menarik tangan Acnez dan pergi...


yaaa Rire tidak berhasil membuat Boni kembali percaya padanya..


suatu hari ketika Acnez memang sudah janji jalan dengan Boni namun Boni terlambat datang..


Rire mendorong bahu Acnez hingga terjatuh lalu ia menarik kera baju Acnez dan hampir saja menamparnya namun karna Rire melihat kedatangan Boni, ia menjatuhkan dirinya, mengacak ngacak rambut dan pakaiannya lalu memainkan drama seolah ia yang di siksa oleh Acnez..


Acnez bingung apa yang dilakukan Rire.. mengapa seperti orang kesetanan


"Rire" teriak Boni


"Boni.."


Rire berlari tertatih memeluk Boni dari belakang seperti orang yang sedang ketakutan


"ada apa?"


"dia.. dia menarik bajuku, menjambak rambutku, mendorongku, memukulku"


yaa karna sama sama dalam kondisi berantakan, namun tak membuat Boni ragu memilih percaya pada kekasih nya itu


Boni berakting seolah ia marah kepada Acnez, Boni berjalan mendekati Acnez dengan wajah emosi..


Acnez terus berjalan mundur.. karna Acnez tau jika Boni sedang marah ia tak segan untuk kasar


namun ketika dekat dengan tubuh Acnez, Acnez yang menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya namun yang dilakukan Boni adalah merangkulnya


"Boni....." bentak Rire..


"how strong are you slandering him ... I still believe in him ... because this woman will not be replaced with another woman who is better especially you ..." ucap Boni


(seberapa kuat kau memfitnahnya ... aku masih percaya padanya ...karena wanita ini tidak akan diganti dengan wanita lain yang lebih baik terutama kamu ...)


Boni pun membawa acnez pergi..


dan Acnez menghentikan langkahnya...


"thank you, dear" ucap Acnez


(terimakasih, sayang)


"no ... you don't deserve to say that word ..."


(tidak.. kamu tidak pantas mengucapkan kata itu)


"what happen?"


(apa yang terjadi?)


"I thank you for loving me"


(aku yang berterimakasih sudah mencintaiku)


Boni kembali memeluk Acnez lebih erat..


yaa.. suatu hari ketika dirinya dimana Rire masih berusaha terus untuk melumpuhkan cinta keduanya yang kuat saling berpegang erat


bahkan segala cara, suatu hari tak hanya Boni yang di uji kesabaran dan kepercayaan namun juga Acnez..

__ADS_1


tiba tiba saja ada wanita yang mendekati arah Acnez yang sedang duduk sendiri menunggu Boni sedang ke toilet..


"hei cantik" sapa nya


"yes..  who are you?" tanya Acnez


(yaa.. siapa kamu?)


"emm.. aku mimi.. em.. I'm ex-boyfriend joo, I saw you with him, you're his girlfriend right? the problem is you are often on Instagram gallery albums"


(Aku mantan pacar joo, aku melihatmu bersamanya, kau pacarnya kan? masalahnya Anda sering di album galeri Instagram)


"em..."


"Are you sure you're going out with him? one thing you have to know ..."


(Apakah Anda yakin akan pacaran dengannya? satu hal yang harus kamu ketahui ...)


"em.. what?"


(em.. apa?)


"See this video, this is proof Joo has forced me to cancel the birth of my baby because of his actions"


(Lihat video ini, ini bukti Joo telah memaksa saya untuk membatalkan kelahiran bayi saya karena tindakannya)


Acnez yang melihat hanya menitihkan air matanya..


namun sayang, airmata itu hanya bualan.. karna sebenar nya ia sangat percaya pada Boni..


ia menunjukkan seolah rasa sakit hatinya


tak lama Boni datang..


"Mimi..."


yaa Boni memang tidak mengenalkan Mimi kepada Acnez, karna Acnez maupun Boni tak mau mengungkit masa lalu itu kesepakatan sejak keduanya mulai memperbaiki hubungan mereka..


Acnez berdiri dari kursinya, dengan wajah emosi ia mendekati arah Boni dengan menunjukkan keponsel Mimi video yang katanya Boni meminta dirinya menggugurkan kandungannya karna ia tak ingin bertanggung jawab


Acnez berdiri dan mendekati arah Boni.. namun justru yang dilakukannya adalah memasukkan ponsel Mimi kedalam gelas minuman yang berisi cola


"what.. are you crazy?" teriak Mimi


(apa.. kamu gila?)


"I'm crazy or you're crazy ... sorry, I believe my girlfriend ... it's a video that's cut ..."


(Aku gila atau kamu gila ... maaf, aku percaya pacarku ... itu video yang dipotong ...)


"what do you mean?"


(apa maksud  kamu?)


"karna sebenar nya dia tak perlu bukti untuk membuatnya meninggalkanku.. maaf kami terlalu kuat kau runtuhkan" ucap Boni


yaa usah banyak orang menjatuhkan keduanya tak berarti..


karna memang cinta mampu memberikan kekuatan ketika kita mempercayakan..


kata yang pantas menggambarkan pasangan Acnez dan Boni saat ini..


lalu Boni bersama Acnez menemui Rire dan meminta nya untuk berhenti mengganggu hubungan mereka


"karna seberusaha apapun kamu, kita lebih kuat mempertahankan hubungan kita" ucap Boni


Boni membalikkan badan dan membawa Acnez pergi


"Boni... bahkan saat kita dekat, bersama, jalanin ini aku pikir semua sudah pasti milikku, bahkan kita hanya sebatas teman kamu gak memberikan kepastian lalu kamu dengan seenaknya pergi.. sama dia... dia musuh aku Boni" ucap Rire


"jangan anggap kamu bermusuhan dengan dia membuatku terpengaruh kamu.."


"Boni.. satu hal lagi.. kenapa selama sama aku kamu tidak pernah belikan sesuatu padaku, kamu jalan sama aku dengan motor biasa, sementara sama dia kamu belikan semuanya, oh.. memang kamu gatal ya" ucap Rire


"hei.. kamu tau kenapa aku berikan semua kebutuhan dan apa yang ingin ia beli? karna dia tidak minta seperti kamu, bahkan untuk membuatnya menerima barang pemberian dariku cukup lama.. sementara kamu, minta belikan ini itu.. yang ada aku bangkrut nurutin mau kamu.." ucap Boni


kedua nya tetap kuat dengan pendirian masing masing untuk lebih percaya pada pasangan..


Boni yang memiliki resto kini mulai sepi, dan ia mengganti nama resto and bar menjadi Bon_Nez resto..


dan menggunakan nama itu.. menu juga diganti 100persen menjadi masakan Acnez membuat resto and bar semakin banyak pengunjung dan seolah tak membuat masyarakat bosan dengan menu yang mana, Acnez sengaja memberikan menu yang berganti setiap hatinya..


yaa... keduanya memang masih berpacaran, tapi yang menikah kalah deh, dan mereka menjalani hubungan sampai akhirnya ada pernyataan keseriusan semakin jauh dari Boni dan mereka menyiapkan pernikahan setelah beberapa bulan lamaran dari Abra kepada kekasihnya


.


.


.


.


.


.


.


-SELESAI-


cast pemain


Acnez Maghdalena Utami


Boni - pacar Acnez mantan Rire


Yudoyono / Doy - mantan Acnez


Rire Prananta - musuh Acnez


Abraham - kakak kembar Acnez


spesial cast

__ADS_1


Mahdani - ayah Abra dan Acnez


Maghdalena - ibu Abra dan Acnez


__ADS_2