
bisa dikatakan memang Fito lebih tampan dibanding Eldo, tapi Eldo masih segalanya untuk Okta jadilah Okta menolak Fito untuk dekat lagi
sudah berjalan setahun.. tak terasa dimana pernikahan Ami dan Rian tiba, sudah mengantarkan mereka untuk saling mengenal dan mengingat kan dalam urusan agama
saat duduk bersama dengan pacarnya, Okta menceritakan tentang hubungannya dengan Ami yang pernah retak, dimana sekarang menjadi dingin dan canggung bila bertemu
"Aku mau cerita ay" ucap Okta
"Soal apa?" tanya Eldo
Okta menceritakan semua di kehidupan nya kepada Eldo terutama perihal suami Ami, yaitu Rian, yang selalu mengganggunya
terdengar kabar.. pernikahan mereka diundur beberapa bulan dan kemungkinan sudah berjalan 15bulan pengunduran tapi akhirnya mereka resmi menikah, entah apa penyebabnya
Eldo disana menenangkan Okta, dan ia mengatakan jika ia akan selalu ada untuk Okta
suatu hari saat Okta pulang menuju rumah tantenya, yang kebetulan tante nya sedang keluar kota..
diperjalanan Okta malah kehujanan dan langsung merebahkan badannya yang setengah basah itu di sofa
melihat rumah dalam keadaan sepi, Okta mulai memejamkan mata mencoba beristirahat
tapi tiba tiba Rian duduk disampingnya.. memandangi wajah Okta dengan lama
entah mengapa bisa Rian memang sangat menyukai Okta, sejak pertemuan nya pertama, tapi tidak dengan Okta..
"Kamu harus jadi milikku" bisik Rian
tapi tak lama Ami datang.. melihat kejadian itu membuat nya marah
"Riaaan..." teriaknya
"Ami" ucap Rian sedikit gagap
karna mendengar teriakan Ami itu begitu kencang, Okta juga terbangun
"Amii" ucap Okta teriak juga
"Kamu ya.. ternyata ini maksudnya, kamu ada hubungan sama suamiku, ternyata kamu membuat Rian yang masih mengulur waktu menikah denganku" kata Ami memarahi mereka
"Maksudnya apa sih di, aku gak ngerti.."
"Halah aku liat pake mata kepalaku, Rian cium kamu barusan"
Okta menatap kearah Rian dengan tajam
"Eh kamu apaan sih, ini bukan salah dia.. dia gak tau apa apa" ucap Rian
"Bahkan kamu belain dia ketimbang aku?" bentak Ami kesal
"Apa sih, jangan Bikin malu"
"Bikin malu kamu bilang?"
tak lama Eldo datang, Eldo yang tidak tau sama sekali kejadian ini tiba-tiba datang
Ami yang sudah terbakar api cemburu bermaksud membuat Eldo ikut terseret cemburu tapi gagal
"Nah bagus kamu datang, liat kelakuan pacar kesayangan mu ini, apa yang mereka perbuat di belakang? Bermain dengan suamiku" ucap Ami
"Benar itu Okta?" tanya Eldo
"Kan aku pernah cerita kekamu beberapa hari lalu" jawab Okta
tak lama, sikap yang diambil Eldo membuat semua orang yang berada di sana tercengang..
karna Eldo memilih percaya pada pacarnya, menurut nya, hubungan di landasi kepercayaan, jika kita memberikan kepercayaan maka kita juga akan dipercaya nantinya
apalagi sebelum kejadian ini, Okta sudah mengatakan semuanya, itu artinya Okta terbuka kan kepadanya
"maaf mi.. aku lebih percaya Okta, aku percaya dia tidak berbuat hal yang kamu tuduh, aku sudah cukup mengenal nya.. jadi aku akan percaya pada pacarku" ucap Eldo
__ADS_1
"Eldooo, kamu benar benar dibutakan cinta ya? kamu ingat tidak bagaimana Okta dulu? bahkan dia sering bermain dengan banyak pria"
"iya aku tau, tapi aku sudah bilang aku lebih tau Okta sekarang dibanding kamu, lagipula Okta sudah ceritakan semua tentang kelakuan Rian, kalau itu perbuatan Okta, tidak mungkin Okta menceritakan kepadaku" kata Eldo
"Eldo, aku tidak kenal kamu siapa lagi"
Okta pun menarik tangan Eldo, tapi sebelum mereka pergi, Okta mengucap sesuatu pada Ami
"Harusnya, kamu cari lelaki seperti lelakiku, dia takkan berbuat apa yang membuat ku marah, dan dia percaya padaku dari lainnya, bukan dengan lelaki seperti ini yang kamu perjuangkan, kamu terlalu baik untuk lelaki bejat seperti Rian" ucap Okta
lalu Eldo dan Okta pun pergi, meninggalkan Rian dan Ami disana
"kamu percaya kan sama aku?" tanya Rian
karna saking takutnya ditinggalkan Rian, Ami memutuskan lebih percaya kepada suaminya dibandingkan Okta dan Eldo
padahal Ami adalah orang yang sangat percaya kepada Eldo, karna bagi Ami, Eldo orang paling jujur, jadi dikatakan Eldo bisa saja adalah pembenaran
tak beberapa bulan, ketika Okta tau hubungan Ami dan Rian masih baik baik saja
"Aku kok gak habis pikir, ay.. Ami masih aja mau sama Rian, bukannya cari cowok lain gitu yang lebih bisa menghargai Ami" ucap Okta
"Namanya cinta gak ada yang tau ay.. sudah lah, biarkan itu urusan mereka, kayak kamu gak gitu saja, aku tau dulu kamu tidak suka kan kepadaku" jawab Eldo santai
"loh, kamu tau darimana?"
"aku tau dari seseorang terpercaya"
"Ami?"
"bukan. asal kamu tau sejak dekati kamu, Ami menghindari ku, aku juga tidak tau"
"kalian dulu pacaran?"
"tidak sama sekali, sama sekali" kata Eldo
tidak ada komitmen hubungan Ami dan Eldo, dekat saja, dan itu mengalir saja
tapi berbeda dengan Okta yang selalu panas menghadapi setiap masalahnya.. makanya Tuhan kirim Eldo untuk Okta agar mereka saling melengkapi
Eldo dengan sifat bawaan santai dan sejuknya sementara Okta dengan sifat bawaan semangat tinggi dan banyak planning menumpuk di kepalanya untuk menjadi orang lebih berpotensi lagi
Beberapa bulan kemudian..
Sampai terdengar ditelinga Okta, dimana saat Okta ditemani Eldo pun menghampiri rumah Ami, memberi selamat sekaligus hadiah pernikahan untuk sapupu nya karna mereka belum sempat memberikan kado untuk pernikahan mereka dan juga terdengar Ami sedang hamil
sembari memberikan undangan pernikahan untuk mereka atas pernikahan Okta dan Eldo
terlihat sikap Rian yang tidak mendukung dengan kedatangan mereka
"Diana ada" tanya Okta
"Ada, tunggu" jawab Rian dengan dinginnya
Rian memanggil, tak lama Ami datang
"Okta, ada apa lagi kamu kesini"
Okta mengulurkan tangannya sambi memberikan hadiah lalu memberikan undangan pernikahan
"selamat, semoga kalian bahagia dan kehamilan lancar ya, ini untuk mu semoga bermanfaat, dan ini undangan dari ku, datang ya di nikahan ku" ucap Okta
setelah Ami menerima jabatan tangan Okta dan menerima pemberian Okta, Okta dan Eldo berpamitan pulang
Ami berpikir disana, Okta sudah berhasil mendapatkan Eldo, dimana dulu ia mengatakan memang ingin mendapatkan Eldo
Saat tepat di hari pernikahan dan setelah ijab qobul berjalan lancar, Okta dan Eldo dipajang di atas pelaminan, tak ada Ami terlihat disana
tak lama pernikahan berlangsung, beberapa gerombolan orang yang masih lengkap dengan helm nya, masuk dengan paksa dan menghancurkan pesta pernikahan mereka..
saat keamanan tak sanggup menghentikan, tiba-tiba Eldo terpaksa turun tangan
__ADS_1
bagi guru bela diri seperti Eldo hal ini tentu saja kecil, yang, yaa Eldo adalah guru yang menguasai segala ilmu bela diri di Indonesia
tapi Eldo hanya bisa meringkus satu dari sekian banyak penghancur pesta nya, setelah dibuka helm dan bertanya siapa yang menyuruhnya
"Siapa yang sudah menyuruh mu berbuat ini?" tanya Eldo santai
"Ampun bang, enggak lagi, saya minta maaf"
"Ngaku atau kamu saya penjarakan" kata Okta dengan suara kerasnya
"Iya iya, saya ngaku, saya disuruh bos Rian"
seketika itu mereka dongkol, dan akhirnya tanpa pikir panjang lagi, Okta menelfon polisi agar datang kelokasi pernikahannya agar menahan satu tawanan itu
karna pelaku mengaku ia disuruh Rian, tak tinggal diam, Eldo meminta pihak kepolisian untuk menjaga pelaku ini dan ikut dengan polisi meringkus Rian
"Eldo" teriak Okta
"aku akan menghajarnya, dia membuatku cukup geram" kata Eldo
dan pada akhirnya polisi berhasil menangkap Rian lalu membawanya harus mendekam dipenjara
sementara Ami, istri nya sudah pasrah, mungkin ini satu-satu nya jalan untuk suaminya berubah
tapi hatinya masih saja dongkol kepada Okta, karna nya lah hidupnya tidak pernah bahagia
"Ami" sapa Okta
"sudah? apa lagi Okta? apalagi yang akan kamu lakukan? aku cukup menderita? kamu selalu bahagia, aku tidak" kata Ami
"Ami, aku"
"sudah sudah, bagaimana kamu menghancurkan kehidupan ku, intropeksi dirimu baik baik Okta"
"Amiii" teriak Okta dengan nada sedikit keras karna ia kesal
"aku melakukan semuanya, bukan karna aku membencimu, aku peduli padamu, tinggalkan laki laki itu, cari laki laki yang baik lainnya yang bisa menerima kamu apa adanya" jawab Okta
Okta pun pergi disusul oleh Eldo, dan pesta pernikahan mereka terpaksa di hentikan sampai sana saja, yang penting mereka sudah halal
sejak menikah inilah, membuat Okta dan Eldo sama sama saling belajar dari pasangan mereka arti perjalanan kehidupan, dan mereka terus berusaha menjadi pasangan yang baik
.
.
.
.
.
.
.
-SELESAI-
cast pemain :
Okta Khalisa : peran utama
Ami Yunirta : peran utama kedua
Eldo : sahabat Ami, suami Okta
Rian : suami Ami yang menyukai Okta
Alip : mantan pacar Okta 1
Fito : mantan pacar Okta 2
__ADS_1
Dio : mantan pacar Okta 3