
Febby pun mengiyakan, namun saat Febby sampai di resto dan memesan makanan lalu Giant meminta izin kepada Febby
Giant mencari salah satu incaran nya lagi yaitu lelaki yang pernah menyakiti Febby dan menembaknya..
tiba-tiba lampu mati dan saat Giant kembali, ia membelikan bunga matahari putih kesukaan Febby dan memberikan nya pada Febby, sedangkan Febby memberikan hasil sketsa wajah Giant yang tidak sempat ia lukis beberapa hari yang lalu dan Febby memberikan tulisan di kertas kecil
"Maafkan jika aku selalu merepotkan mu, sebagai tanda terima kasih ku, kau bisa bermain ke tempatku untuk menilai beberapa lukisanku" tulis Febby
seiring berjalannya waktu dengan kedekatan mereka, Febby juga membawa untuk teman barunya itu kerumahnya
sesampainya dirumah Febby.. Giant menanyakan soal lukisan taman yang sering ia lukis dan lukisan yang sama seperti yang ia kasih pada Giant saat Febby mendapatkan kembali alat lukisnya.. Febby menceritakan detailnya tentang gambaran itu lewat tulisannya..
"emm" jawab Giant
"ini adalah hal menginspirasi ku, dia adalah orang paling baik dalam hidupku" tulis Febby lagi
Keesokan harinya Febby mengajak Giant untuk mengantarnya ke kantor Jeffry, tapi itu tidak mungkin karna Giant tau siapa Jeffry
akhirnya pada saat Febby mengajaknya lagi untuk datang kerumah pribadi Jeffry saja, Giant mau karna ia tau Giant sedang dirawat, dan dirumah Giant tidak akan ada polisi lainnya, untuk itu ia mau
disana ia hanya bertemu dengan ayah Rully dan karna Giant yakin wajah nya takkan dikenali oleh semua orang disana Giant mengiyakan ajakan itu
sesampainya
"selamat siang paman" sapa Febby dari tulisan kertas
"iya, Febby kan? cari Jeffry?"
"iya paman" jawab nya lagi
Rusli, adalah ayah Jeffry, disana menjelaskan jika Jeffry sedang ada tugas diluar negeri.. jadilah Febby dan Giant pergi..
"bagaimana kita kerumah ku?" tanya Giant
"boleh" tulis Febby dikertasnya
mereka menuju rumah Giant, saat dirumah Giant, Giant membuatkan minum untuk Febby..
"Lupakan saja lelaki yang sudah meninggal kan kamu, disini ada aku" kata Giant
Febby hanya menunduk dan terdiam, tak lama telpon Giant berdering.. Giant mengangkatnya.. setelah mengangkat, Febby meminta untuk diantarkan pulang saja
Sesampainya dirumah Febby, Giant hanya menatap Febby yang sedang menangis
"jangan sedih, tawaran ku terus berlaku, akan terus ada aku untuk kamu" kata Giant
Keesokan harinya Giant mengajak Febby untuk ke perahu rumah tempat Giant biasa diam meninggalkan lelah pikiran
Saat telah sampai di tempat yang dituju, Febby memasukinya perlahan melihat gelagat Giant yang aneh seolah menutupi beberapa hal diruang sana
Febby melihat dibawah meja dekat pintu masuk tapi Giant langsung menutupnya lagi
"Ah jangan dilihat, disini berantakan.." jawab Giant
Febby melihat beberapa bunga matahari putih kesukaannya..
"Kau menyukainya" tanya Febby di tulisan bukunya
"Yaa aku sangat menyukai nya" jawab Giant
"aaah saamaaa" tulisnya lagi dengan emoji senyum
lalu Febby hanya tersenyum dan saat sampai di dapur saat Giant membuatkan nya teh hangat ia menuliskan bahwa ia suka dengan dekorasi milik Giant..
hari berlalu, dimana kedekatan demi kedekatan antara Giant dan Febby mulai erat, dimana Febby mulai nyaman dan yakin atas hubungan itu
Hari ini, adalah hari kembalinya Jeffry, Jeffry mendatangi Rusly dan dimarahi oleh Rusly, ayahnya
"Kenapa kau seolah mengulurkan waktumu disana" tanya Rusli
"Aku hanya tak sanggup melihat Febby dengan kondisinya" jawab Jeffry
"Tapi tidak dengan cara seperti ini.. kau tau Fenby mencari mu dan sekarang ia sedang dekat dengan lelaki lain"
"Aku menyesal"
"Dan satu lagi.. kau tau.. Febby kehilangan suara nya saat terjadi baku tembak itu"
itu membuar Jeffry benar benar sakit hati, kejadian itu membuat suara Febby menghilang
hari berjalan, saat Febby sedang melakukan kegiatannya seperti biasanya di tempat nya stay untuk bekerja sebagai pelukis jalanan
Jeffry akan menemui Febby, tapi ia mendapatkan Febby yang sering jalan dengan lelaki lain..
Saat mendapatkan semua kenyataan, Jeffry hanya diam memandangi foto cantik Febby yang ia miliki
Ia berusaha mengabari Febby tapi ia tak kuasa
hingga ia menelpon tanpa berbicara lalu mematikan untuk sekedar mendengar kan Febby yang pasti hanya akan diam juga
Saat setelah mandi ada yang mengetok pintu rumah Febby.. dan saat dibuka adalah Giant.. Febby menyuruhnya masuk dan membuatkan minum
__ADS_1
tiba-tiba suara ketokan itu terdengar lagi dan Febby membukakan pintu, dibukanya ternyata yang datang adalah Jeffry.. dan Giant pun berdiri melihat kearah pintu
Febby buka tadi dan hanya diam dan Jeffry disana terkejut atas kehadiran Giant disana
"Maaf mengganggu waktumu" kata Jeffry
tapi Febby memberikan tulisan berisi
"Aku merindukan mu tapi aku tak bisa bersuara karna suaraku hilang"
"Ouh ya.. aku tau dari ayahku, maaf aku terlambat.. kau sudah bahagia tanpa ku, dan aku hanya bisa membantu mu lewat doa agar kau selalu bahagia dan semoga lelaki didalam itu adalah lelaki yang lebih baik untukmu daripada ku" kata Jeffry
Lalu Jeffry meninggalkan Febby, Febby sesegukan.. Giant mengambil beberapa foto kebersamaan Febby dengan Jeffry..dan tanpa berpamitan Giant meninggalkan Febby sendiri disana
Saat di kantornya.. Jeffry dan ayahnya sedang mencari tentang pelaku yang dirasa pelaku yang sama dari beberapa korban yang tertembak di kepalanya
Jeffry berlatih keras untuk menuntaskan kasus ini, tapi saat misi nya akan dimulai justru Giant mendatangi nya..
"Hei aku bisa meminta waktumu sejenak" tanya Giant
"Bisa.. kau mau bicara soal apa.." ucap Jeffry
"Ah itu urusan nanti, sekarang kita dari tempat lain jangan disini" ucap Giant
Sesampainya ditempat yang cukup aman dan sepi.. Giant membuka pembicaraan
"Kau menyukai Febby?" tanya nya
"Ya.. aku sangat menyukainya bahkan mencintainya.."
"Lalu kemana kau saat dia sakit?"
"Aku.. Aa.. aku.. aku.."
"Yaa... Kita menyukai gadis yang sama jadi jangan salahkan aku jika dia memilihku daripadamu"
"Tapi aku yakin dia masih menyukaiku, bukan kamu"
"Yaa itu menurutmu saja.. tapi tidak pada faktanya"
"Jangan sesekali kau menyakiti dia jika tak ingin nyawa mu jadi taruhannya"
seketika Jeffry menodongkan pistol ke kepala Giant tak mau kalah, Giant menodongkan pistol tepat pada perut Jeffry
"Okeh kita selesai kan secara jantan diluar, jika kau kalah, kau tinggalkan dia" ucap Jeffry menantang Giant
Jeffry pun turun dari mobilnya dan disusul dengan Giant
"Satu lagi.. aku tau kau sedang mencari ku karna aku ketua gengster dan aku penyebab para lelaki mati dengan kondisi yang sama" kata Giant
seketika itu Jeffry kaget ternyata buronan yang dicarinya dan semua kepolisian itu ada tepat didepannya saat ini
tiba-tiba belum selesai duel, kepala Jeffry tertembak dan membuatnya mati ditempat
Giant begitu kaget dan sontak meminta bantuan orang dan ia mencari siapa tuan peluru yang tertancap pada kepala Jeffry
Keesokan harinya saat Giant menghubungi Febby, Febby ada dirumah Jeffry
Febby menangis sekuat-kuatnya karna harus melihat orang yang ia sayangi meninggal, setelah dari makam Jeffry, Febby menuju rumah Jhony ayahnya..
"Apa aku antar?" Tanya Giant
"Tidak, aku ingin sendiri" ucap Febby
Sesampainya Febby dirumah Jhony.. ia menceritakan semua yang terjadi.. dan ayahnya menyarankan memang untuk Febby melupakan yang sudah meninggal dan menerima Giant karna menurut Jhony, Giant pun baik melebihi Jeffry
dan sejak itu Febby bisa membuka perlahan hatinya untuk Giant, Febby sering berkunjung kemakam Jeffry, dan suatu waktu ia bertemu dengan Rusli, ayah Jeffry
Rusli menceritakan semua tentang kematian Jeffry, anaknya, yang ia curigai ada kaitannya dengan Giant..
karna ditempat kejadian nya memang Jeffry sedang berdua dengan Giant
semua penjelasan itu menyudutkan Giant, tentu membuat Febby geram, karna Febby begitu sakit hati ketika ada yang membunuh lelaki dicintainya
Karna merasa penasaran, Febby mendatangi rumah perahu milik Giant dan ingin mencari tahu tentang semua perkataan Rusli, tapi Giant keburu datang dan Febby mengurungkan niatnya
"Febby?" sapanya
"ahh" ucap Febby kaget
"mencariku? ayo sini. masuk" ajak Giant
Giant mengajak Febby masuk.. menonton televisi..
Saat mengantarkan Febby ke rumah Febby, ia terburu bergegas mencari berita terbaru dari pemilik hotel mewah yang melapor padanya jika identitas nya diketahui oleh beberapa orang polisi dan terpaksa Giant dikeluarkan dari penginapan itu..
Namun saat Giant sibuk terburu mengurus hotel nya.. Febby kembali menuju rumah perahu milik Giant dan mencari tau soal kebenaran ucapan Rusli, dan saat mencari tak ditemui seketika ia mengingat dibawa meja dekat pintu depan Giant menyembunyikan sesuatu
benar Febby mendapatkan kotak berisikan pistol dengan tulisan meminta maaf atas kebodohannya, dan ia juga menyimpan satu lembar koran yang berisi tentang berita kematian polisi besar yaitu Jeffry
Sontak membuat Febby terkejut dan menyangka jika kematian Jeffry memang benar karna Giant
__ADS_1
Dan Febby membawa kotak tersebut, sesampainya dirumah, Febby mendapati Giant yang sudah ada disana membuatkannya teh hangat
"Hai.. sudah pulang? Tadi kata ayahmu, kau sedang ke makan Jeffry, jadi aku kesini membuatkanmu teh, ini minum tehmu dan aku akan membuatkanmu makanan" kata Giant
Febby hanya diam dan meminumnya
"Kau kenapa Diam Mira, ada masalah apa?" tanya Giant
Febby menatap Giant dan membuka kotak meminta penjelasan tentang isi kotak ini tapi Giant terus menghindar dan Febby menodongkan pistol kearah Giant dan meminta penjelasan
Lalu Febby pingsan tiba tiba, Giant menidurkannya di kursi tidur milik Febby dirumah itu
Saat terbangun Febby mendapatkan sebuah lukisan yang ia pernah lukis untuk orang yang baik, dan Febby mendapatkan tulisan penjelasan dan mengajukan jika semua itu adalah karna Giant..
Giant juga menjelaskan jika apa yang terjadi pada Jeffry bukan dia pelakunya.. tapi Febby hanya tetap diam saja
karna tuduhan itu, maka Giant akan melakukan tuduhan yang memang ia lakukan daripada tuduhan yang tidak pernah ia lakukan.. Giant akan membunuh Rusli..
ditempat lain, Rusly sedang mempersiapkan untuk membalaskan dendam nya karna kematian anaknya.. ia mencari Giant dan membalasnya sementara Febby berusaha menghentikan Giant ketika ia tau tentang Giant akan membalaskan dendamnya atas tuduhan Rusly kepadanya
sesampainya didepan hotel mewah, Febby bertemu dengan Rusli tapi ia menyuruhnya pergi
"Pergi pak, jika tidak kau akan sama seperti Jeffry" tulis Febby dikertas itu
"Aku tidak takut Febby.. kau yang harus pergi karna ini akan membahayakan mu"
Febby menunjukkan lukisan yang ia berikan pada Giant kesekelilingnya, berharap Giant mengurungkan niatnya
"Hei kau mau apa, ini membahayakan nyawa mu Febby" ucap Rusli berteriak
Febby tak henti-hentinya menunjukkan lukisan itu hingga akhirnya Giant melihat dan tergerak lalu Giant menghampiri Febby
saat mendekati Febby, disinilah, Giant menjelaskan tentang kejadian sejak awal masalah
"Yaa percayalah padaku" kata Giant
"Apa yang membuatku bisa percaya padamu?" tulis Febby
"Semua penjelasanku, adalah faktanya Febby, yaa soal Jeffry, memang waktu itu dia bersama ku tapi yang menembaknya adalah Michel, Michel adalah musuh banyak orang termasuk musuhku dan Jeffry bahkan Rusly, ayah Jeffry, dan ayahku" ucap Giant
Tapi sesaat Febby melihat sesosok orang mengarahkan pistol tepat pada arah dada Giant, Febby pun melindungi Giant dan terkena punggungnya.. dan saat menoleh kearah dari peluru itu ternyata pelakunya orang yang sama saat membunuh Jeffry, yaitu Michel
Seketika itu Febby terjatuh dan meminta Giant mengambil selembar kertas dikantong celana dipakainya, ia menuliskan
"aku akan mencintaimu dari jauh"
lalu mira meninggal ditempat juga sama dengan yang dialami oleh Jeffry
"Feeeeebbbyyyy" teriak Giant sekuat tenaganya berteriak
dalam diam.. Giant meracik pistol dengan beberapa peluru dan bersiap mencari Michel.. saat sampai di gedung kediaman Michel
Giant menembak satu persatu anak buah dari Michel lalu sampai pada ruang paling atas milik Michel, ia masuk dan menembaknya tepat dikepala, lengan, kaki, dada, perut dan beberapa bagian lainnya
dan setelah puas Giant membunuh otak keji dari semua perbuatan Michel.. lalu Giant menyuruh Rusly menembaknya agar Rusly bisa puas membalaskan dendam mati anaknya meski bukan Giant pelakunya
dan sebagai balasan untuk perbuatan Giant selama ini demi cinta buta, dan ditembaklah Giant oleh Rusly..
Giant pun menyusul Jeffry dan Febby di alam lain..
Entahlah mereka dialam yang baru akan dipertemukan kembali atau tidak..
.
.
.
.
.
.
.
-SELESAI-
cast pemain :
Febby Shira - pemeran utama
Jeffry - intel kepolisian
Giant - buronan kepolisian
Jhony - ayah Febby Shira
Rusly - ayah Jeffry
Michel - musuh Jeffry dan Giant
__ADS_1