
dan singkat cerita.. terry sempat cemburu melihat kedekatan lidi dan ferrel, karna selain ferrel yang seperti caper, seperti cari muka depan lidi, lidi juga sering membantu kampung terry lebih baik lagi
"wait.. kamu cemburu?" tanya ferrel
"ya kamu baru nikah loh sama aku, tapi kamu seperti gak ada sekat gitu antara kamu sama wanita lain" ucap terry
"kamu sudah tau siapa kita, siapa terry, lidi sahabat aku terry" ucap ferrel
"iya aku tau tapi aneh kan, sejak kita nikah dan tau aku dari daerah itu, lidi sama pacarnya seperti sok sultan benerin kampung biar lebih maju lah ini lah itu lah" gerutu terry
"wait... gini ter, sebenernya aku gak mau ikut urusan rumah tangga orang tapi berhubung ini mancing namaku, so aku jelasin aja point nya... yaa memang berawal dari pernikahan kalian yang aku tak bisa hadiri, sebagai tanda maaf.. dan berkelanjutan.. oke berkelanjutan, dalam kutip bukan semata karna care sama ferrel atau cari muka.. tapi karna pacar aku adalah orang sini, karna ibu pacarku lahir disini, itu pikiran utama aku ambil hati orang, bukan ferrel tapi nyokab pacarku" jelas lidi
"aku gak pernah kenal sama pacar kamu, afan itu siapa aku gak kenal, gak ada dikampung aku" ucap terry
dan lidi memberikan beberapa foto kebersamaan mereka selama dikampung itu bebrrapa waktu lalu..
"bentar, ini pak pandi" ucap terry
"pak pandi?" tanya lidi
"oh iya aku inget namanya affandi suherman, anaknya pak herman kan, iya paham aku, kenal kok, ini pemilik kebun daun yang biasa dibuat untuk minyak kayu putih" jelas terry
"minyak kayu putih?"
"iya.. digadang gadang sih dia sukses karna ini, dia ngumpulin duit di rantau untuk beli beberapa tanah karna pemilik tanah lagi butuh uang operasi bapaknya dan jaminannya tanah itu, dan karna bapaknya ternyata gak sampai dioperasi meninggal, dia pakai hal lain dan gak bisa balikin uangnya, tapi baik loh pak pandi, angkt pemilik kebun untuk jadi kepala pengawas"
dan itu sedikit fakta dijelaskan oleh terry tentang pak pandi yang ternyata adalah afan kekasih lidi
"oh jadi kamu pacarnya pak pandi? iya aku denger pak pandi sukses dan dapet pacar orang kota yang kaya banget"
"yaudah aku minta maaf ya.. aku beneran gak tau, kalau beneran begitu ceritanya ya aku paham sekarang kalau pak pandi dan pacarnya itu yang banyak dibicarakan sedang proses kampung lebih baik, dan aku kira kamu dan pacar pak pandi beda" jelas terry
dan karna tau itu pacar pak pandi yang banyak orang didesa itu segan dan hormat kepada pak pandi, terry pun meredam emosinya..
dan beberapa bulan kemudian..
ketika itu, dimana dito sering mendapatkan kecurigaan setiap anaknya berpamitan keluar kota karna urusan kerjaan, selalu mematikan hapenya, membuat dito tak lagi bisa mengawasi kemana arah pergi lidi..
suatu ketika, dito sedang ada meeting kebetulan bersama lidi anaknya, selang beberapa menit setelah bubarnya meeting..
tibalah yunan..
"siang om" sapa yunan
"loh, kok kamu disini?" tanya dito
"ini janjian makan bareng lidi om, kebetulan saya lewat sini sih, kalau gak lewat sini ya saya tolak om haha"
"oh gitu, tapi om gak bisa nemenin loh"
"oya om gakpapa"
dan ketika dito pergi..
"ada apa lid?" tanya yunan
"duduk aja dulu, pesen makan ya"
"kamu belum makan?"
"belum, nemenin papa ngopi doang"
"emm yaudah deh, aku pesen juga deh"
dan ketika pesanan sudah diantar..
"kamu mau jalan sama afan?"
"enggak kok, aku mau tanya sesuatu, kalau matiin gps di hape gimana caranya sih? kan kamu punya usaha hape terkenal"
"emm.. gps, sini mana liat hape kamu"
dan ketika mengajari mematikan koneksi gps..
"loh om dito?" tanya yunan
"iya, papaku"
"lah kukira si afan masang"
"ah.. afan gak separah itu kali posesifnya"
"hehe.. iya sih, sejauh ini aku liat tampang kaya afan gak kira sejauh itu posesif, aku juga mikir malah posesif parah ya papa mu sih"
dan ketika selesai..
"udah?" tanya lidi
"udah nih"
"nah.. sip"
ketika pulang dari makan siang..
"mau aku anter ke kantor?" tanya yunan
__ADS_1
"ah gausah, makasih deh"
"emm... yaudah..."
namun ketika yunan mencoba menyalakan mobilnya..
"kenapa?" tanya lidi turun dari mobilnya
"arrrgh.. ini lid, aku gak sempet servis, lupa lupa terus pentingin deadline, pasti karna belum di servis" jelas yunan
"oh yaudah breng aku aja, nanti bawa kamu dah mobilku.."
"ah gak ngerepotin apa?"
"enggak lah"
dan ketika mereka jalan, mobil pun dibawa oleh yunan.. yunan pun kembali ke tempat mobilnya.. cuaca sedang hujan, tapi yunan memaksakan untuk turun dan melihat kerja montir panggilannya
"sudah pak" ucap montir
"emm pak minta bantuan, tolong bawain mobil saya ikuti saya dimobil ini, terus bapak nanti saya kasih uang tambahan, gimana?"
"boleh pak, boleh"
dan cukup lama terkena air hujan, membuatnya pusing.. ia pun ambil jalan pintas minum obat pusing yang ia beli di pinggiran jalan..
dan ketika sampai di kantor...
ia sudah memastikan aman, tapi yunan tak juga turun dari mobil..
montir pun turun dan menggedor kaca mobil namun tak juga dibuka oleh yunan, ketika meminta bantuan satpam..
"pak.. tolong itu mobil itu, didalam ada orangnya tapi saya gedor gak dibuka buka" ucap montir
"oh ini mobil bos saya tadi dibawa sama pak yunan, sebentar saya hubungi atasan saya"
tak lama lidi turun..
"ini pak duplikat nya" ucap lidi
dan ketika dibuka, terlihat yunan sudah pingsan, wajahnya pucat dan badannya sangat dingin
"kenapa ini pak?" tanya lidi
"tadi hujan hujanan buk nunggu saya kerjakan mobil nya"
"astaga, pak tolong bawa ke dalam"
dan ketika ada pekerjaan yang sedikit lagi selesai, lidi membereskan lalu kembali fokus kepada yunan..
sesampainya..
"bi.. tolong bukain pintu rumah sama pintu kamar nya yunan ya, ini orangnya pingsan" ucap lidi
"baik non"
dan ketika sampai kamarnya..
setelah supir pribadi dirumah yunan membantu menggantikan pakaian yunan..
lidi pun menjaga yunan sampai ayah dan ibunya datang namun ketika lidi duduk di kasur samping yunan, yunan tiba tiba memeluk kaki lidi..
dan karna yunan sangat kuat memeluknya, ia hanya memindahkan pelukan itu ke perutnya lalu memeluk kembali yunan..
"kamu orang yang sangat baik padaku, orang berpengaruh dalam hubunganku sama afan, maaf aku tidak mencintai kamu, tapi aku yakin, kamu akan dapat jauh lebih baik dariku.. aku yakin" gerutu lidi dalam hati
dan ketika beberapa menit terbangun lah yunan..
ia pun kaget kenapa ia memeluk perut lidi..
dan yunan pun turun dari ranjang lalu memindahkan posisi lidi dan memakaikan selimut..
tak lama ayahnya datang..
"siapa itu"
"uuuussst itu lidi pa"
"loh lidi? kenapa disini?"
"uusssst dia bantuin yunan pa, tadi yunan pingsan kedinginan karna keujanan nungguin mobil dibenerin sama montir, dia nterin aku pulang nungguin juga sampek ketiduran"
"waduh yaudah papa hubungi dito dulu biar gak kuatir"
dan tak lama ketika mengabari dito, dito pun sampai dirumah yunan
"ya tadi sempet telfon ke rira, kok belum sampek rumah si lidi, saya kira sedang dijalan, kan macet juga hujan" ucap dito
dan setelah yunan menjelaskan...
"oh gitu, ya gapapa.. dia juga jarang sih nempel dikit molor gitu, biasanya kecapean mungkin, akhir akhir ini kan pulang pergi luar negri karna kerjaan itu"
"iya om..."
dan tanpa menunggu lidi terbangun, dito membawa anaknya ke mobil dan pulang...
__ADS_1
ketika sampai rumah dan lidi terbangun, ia setengah sadar ia sedang di gendong ayahnya
"pa..."
"yaa.. bentar lagi sampek kamar kamu" ucap dito
lidi pun memeluk erat ayahnya..
ketika semalaman lidi tidur bertiga dengan rira dan dito, ibu dan ayahnya..
lidi merasakan hal yang sangaaaat lama iya tak lagi pernah rasakan tidur bersama orang tua..
tapi sebenarnya rira dan dito sering kok menemani tidur anaknya tapi ketika anaknya sakit jadi ya lidi gak sadar, untuk sekarang lidi sadar karna ia hanya ketiduran dan sedikit kecapekan...
dan ketika pagi harinya..
"kamu udah bangun?" tanya dito
"iya pa, udah dari tadi banget"
"ehmmm kekantor apa gimana nih?"
"kekantor pa"
dan ketika sampai dikantor..
lidi kembali kerja dengan semesti nya, dan begitupula hari hari berikutnya...
dan hari berjalan seperti semestinya..
hingga dua minggu berlalu...
yunan mendatangi lidi dikantor..
"selamat pagi setengah siang buk direktur" sapa yunan
"eh yunan, sini masuk"
"iya.. eh masih kerjain tugas?"
"iya, revisi proposal ajuan untuk costomer ini"
"oh.. mau ada yang borong?"
"haha iya"
"emm bagus donk"
"eh kamu ada apa ksini?"
"oh santai aja, eh ini belum jam istirahat kan, nanti aja kalau udag jam makan siang aku mau cerita ke kamu"
"soal apa?"
"udah kamu fokus aja sama kerjaan"
"emm... intinya deh, topiknya ngomongin apa?"
"udah lah, sana, eh nanti mau makan dimana?"
"tadi rencana makan sama sekertaris ku, tapi aku ada kerjaan, dia juga, jadi kita pesen gofood aja"
"emm... yaudah aku mau pesen juga deh"
"pesen apa?"
"gak tau nih liat liat aja dulu"
"hehe.. lupa isi pulsa boleh pake ponselmu?" tanya yunan
"hemm dasar yaudah nih"
dan ketika jam istirahat berbunyi..
pengantar makanan online pun datangi admin didepan..
"siang bu, ini saya kirim pesanan orderan atas nama bu lidi" ucap nya
"oh iya sebentar saya antarkan"
tiba tiba datang juga salah satu petugas pengiriman makanan online yang berbeda
"loh siapa ya mas?"
"orderan atas nama bu lidi"
"memang apa itu?"
"ini spagetti bu"
"waduh kenapa bentrok, yasudah mas ikut saya"
ketika sampai..
"masuk"
__ADS_1
"bu ini ada dua pengirim makanan, yang mana ya yang ibu pesen?"