Satu Nama Sebuah Kisah

Satu Nama Sebuah Kisah
MS #2


__ADS_3

Toffee band menampilkan 12 lagu malam itu. Ketika mereka mulai kelelahan. Tiba tiba terpikir oleh guntur untuk mencoba mengajak Stevanna ke panggung dan bernyanyi. Dengan suara yang terdengar hingga semua tamu memandang ke arah Stevanna . Guntur mempersilakan Stevanna naik ke panggung. Stevanna sedikit canggung dan malu.


“gila kamu. Aku tuh ga bisa nyanyi!” keluh Stevanna berbisik kepada guntur


“Kamu bisa kok!! Lagu apa saja yang kamu bisa.! Nanti kita Bantu iringin dengan indah!” imbau guntur


“malu aku!!”


“ayo gapapa! Tamu tamu pada pengen dengerin kamu nyanyi. Kamu Percaya diri saja. Ada aku kok!”


“ehm.. yauda bentar aku pikir dulu mau nyanyi lagu apa!”


Stevanna berpikir sejenak dengan pandangan mata seluruh pengujung yang tak sabar menantinya bernyanyi . dan akhirnya ia menemukan lagu yang tepat.


“lagu Mariah carey- my all!! Bisa kan?”


“siap.. !”


Guntur memberikan aba aba kepada anggota band lainnya. Musik berjalan. Stevanna tampak beberapa kali menarik nafas untuk menutupi rasa gugupnya. Ketika ia melihat mata Guntur, rasa gugup itu runtuh seketika. Ia pun menjadi lepas bernyanyi. Memang dugaan Guntur padanya tidak salah.


Suara Stevanna adalah suara emas, hanya kurang latian. Ia mampu mencapai oktaf tertinggi lengkingan yang nyaris menyurapai suara Mariah carey. Dan akhirnya lagu itu berakhir dengan tepukan tangan penonton yang puas . Stevanna tersipu malu di atas panggung. Ini adalah panggung pertama dalam hidupnya.


Malam itu pun berakhir dengan penuh keceriaan, guntur mengenalkan Stevanna pada seluruh personel toffee band.


"oh ya, kenalin ini semua teman band aku" kata Guntur


"hai, salam kenal" sapa Stevanna


"hai Stev, Stev atau Vanna nih panggilannya?" tanya Soni


"apa saja deh"


Ia dengan cepat diterima dan akrab dengan anggota lainnya. Mereka terlihat berbicara dalam satu meja yang hangat. Masing masing berusaha bercerita tentang keahlian mereka masing masing, hingga tiba tiba rasti salah satu vokalis yang mengantikan caroline mulai terpikir ide menarik.


“Stevanna gimana kalau kamu ikut gabung band kita?” ajak rasti


“hah.. jangan deh! Ntar bikin malu aja!” balas Stevanna


“iya neh . bagus juga tuh ide rasti. “! Timpah soni


Stevanna terdiam berpikir dan mereka semua menatap ke arahnya. Kemudian Guntur mulai angkat bicara.


“ide Rasti boleh juga. Kalau Stevanna mau. Kita bisa ajak dia sebagai anggota band kita. Gimana stev?” Tanya guntur


“aku tuh ga berasa mampu untuk itu, jadi ga yakin untuk masuk..!”


“kamu tenang aja. Masalah vocal itu Cuma perlu di asah. Biar aku Bantu kamu ngelatih dan pasti kamu bisa” kata guntur


“hm..”


“ayo dong Stevanna. Ga ada salahnya kok coba. Aku juga dulu gitu.. kita senang kok punya anggota kayak kamu” puji rista kakak rasti.


“yauda. .tapi aku ga janji bisa lakuin yang terbaik. Aku hanya berusaha ya!”


“yes…!” teriak soni begitu bersemangat dan membuat semua menjadi kaget

__ADS_1


Mereka pun saling tertawa terbahak bahak karena lucu. Mengakhiri makan malam dengan indahnya. Itu menjadi awal sejarah masuknya Stevanna dalam toffee band. Visi mereka cukup singkat saat ini. Menjadi terbaik, mereka merupakan untuk sesaat kepergian caroline , vokalis terdahulu. Yang mereka tatap adalah masa depan. Masa depan dengan munculnya Stevanna sebagai personel mereka yang baru. Pesta pun dimulai dan tak pernah berharap berakhir. Ikrar terucap dan kisah pun dimulai


"benar, jadi kamu resmi adalah vocalis kami" kata Guntur


"iya saya bersedia untuk ini" kata Stevanna


"selamat ya kamu masuk bagian ini" kata Soni


"Soni, jangan kamu gangguin dia ya" kata Guntur


"iya Guntur, aku tau kali" jawab Soni


"bagus"


"tau itu jatahmu" jawab Soni berbisik kepada Guntur


"Soniii" ucap Guntur malu malu


Usai dinobatkan sebagai vokalis, stevanna tidak langsung terjun untuk membantu show mereka. Ia melakukan pelatihan bersama dengan guntur , setiapnya harinya mereka selalu bersama. Dari guntur, stevanna mulai terbiasa dengan alat musik. Ia juga belajar bermain piano klasik milik guntur yang khusus ditempatkan di rumah stevanna. Mereka pun sering menghabiskan waktu untuk berlatih bersama. stevanna murid yang pintar, dengan cepat ia menyerap semua latian yang mereka lakukan.


"kamu ternyata benar berbakat ya" kata Guntur


"aku tadinya bingung sih, takut gak bisa"


"kamu bisa lah, kan semua harus belajar, kamu gak pernah mau belajar kapan bisa?"


"iya juga"


Guntur sangat puas dengan cara kerja stevanna, semangat dan motivasi yang tinggi pada stevanna membuat ia berkembang dengan cepat. Bahkan ketika bersama stevanna, ia mulai menciptakan beberapa lagu yang khusus akan dibawakan stevanna.


Latian itu sempat terhenti ketika stevanna mulai masuk dalam ujian akhir semester. Namun, stevanna memang sudah jatuh cinta pada musik. Bahkan ia meminta latian disaat ujian. Hasilnya bisa dibayangkan. Ia kalang kabut saat ujian tiba.


"aku hanya ikut sama teman ku, ikut nyanyi di cafee gitu"


"waah serius? jadi apa?"


"vocalis"


"ya suaramu enak memang sebenernya, aku tau itu"


Teman teman kuliah stevanna, bahkan tidak berpikir kalau stevanna kini mulai beralih sampingan menjadi pemusik. stevanna mulai jarang terlihat berada di perpustakaan ataupun berkumpul bersama teman teman kuliahnya. Ia pulang disaat kuliah berakhir dengan tepat waktu.


Tentu saja , pulang lebih awal agar dapat memulai hobi barunya bersama Guntur . hasilnya juga tidak sia sia. Ia mulai menjadi vokalis pendamping Rasti disaat show. Sambutan penonton terhadap anggota baru itu juga antusias. Warna baru hadir dalam band tersebut.


Kisah dalam perkerjaan mereka, mulai menyisakan kisah lain. Kisah antara stevanna dan guntur . stevanna tak memungkiri hatinya sedang resah, ia sadar kedekatan dengan guntur menyisakan kisah lain. Kisah cinta. Ia jatuh cinta pada pria itu.


Terkadang kebersamaan saat latian itu selalu ia gunakan untuk mencuri pandang. Guntur orang yang professional, stevanna sadar akan itu. Ia tak akan mencampurkan urusan pekerjaan dan cinta. Untuk itu ia selalu menyembuyikan kisah di hatinya.


Pernah terjadi suatu ketika. Mereka saling berpandangan saat berlatih alat musik gitar. stevanna menatap tajam wajah Guntur yang ia pikir sedang memperhatikannya. Hatinya terasa berdetak kencang. Terlebih guntur mulai mendekatkan tangan kanannya ke wajah stevanna. stevanna berpikir Guntur akan membelai wajahnya, ternyata salah. Ia menyingkirkan rambut panjang stevanna yang menutupi telinga hingga ke bahunya.


"rasanya lebih baik kamu mengikat rambut kamu saat latihan. Itu sepertinya sangat menganggu!" ujar guntur dan stevanna hanya tersipu malu.


"oh iya sih, aku memang jarang mengikat rambut"


"iya kalau pas latihan, atau apa gitu saja, biar gak terganggu"

__ADS_1


"bener"


Itu adalah salah satu contoh sifat professional guntur yang membuat stevanna ragu apakah guntur bisa merasakan hal yang sama dengannya. Guntur tidak pernah bercerita kisah cintanya pada stevanna.


Namun stevanna sempat bertanya pada rasti disaat sehabis melakukan show bersama. Rasti berkata kalau guntur hanya pernah mempunyai satu kekasih dalam hidupnya. Dan sayangnya gadis itu putus setahun setelah band mereka dibangun. Gadis itu memilih menolak cinta guntur karena tidak menyukai perkerjaan guntur.


"oh ya?" ucap Stevanna


"iya, karna itu yang kita tau dari dia, kami sudah lama berteman" jawab Rasti


"selain itu, selain kita dekat ya maksudnya, kita taunya memang kisah nya itu" jawab Rista


Bukan hanya itu, bahkan Rista juga menjelaskan sempat terdengar rumor kedekatan guntur dengan caroline, mantan vokalis mereka yang sudah keluar.


Namun, itu hanya gossip dibelakang anak anak. Toh, akhirnya caroline malah memutuskan menikah dengan seorang bule Jerman yang sering mampir ke konsernya.


"Caroline? oh sebelum nya vocalis kalian itu Caroline?" tanya Stevanna


"iya, nama nya Caroline tapi dia berhenti untuk menikah"


"emm"


Rasti juga menjelskanbGuntur bukan berasal dari keluarga miskin, ia cukup mampu dari segi financial. Namun ia adalah anak yang tak ingin bergantung pada orang tuanya. Itulah yang membuat ia terasa sederhana.


sementara urusan kuliah, Hasil ujian semester pendek diumumkan, stevanna menatap selembaran kertas surat ditangannya. Ia baru saja membaca nilai ujiannya yang berantakan. Hatinya menjadi bimbang. Tidak pernah dalam masa ujian ia mendapat nilai seburuk ini.


Indek prestasi sementaranya hanya mendapat skor 2,6 jauh diatas batas normal 3. Ia memang sudah sadar akibat dari kecintaanya pada musik yang akan membuat nilainya jatuh seperti ini.


Namun tidak menyangka seburuk ini. Kalau orang tuanya melihat ini, mungkin dia akan disuruh berhenti dari kuliah dan menikah saja.


stevanna meletakkan begitu saja lembaran kertas hasil ujiannya di meja utama ruang tamunya. Disaat itu Guntur datang untuk memulai latian alat musik seperti biasanya.


Setelah memasukan motor ke halaman, stevanna memintanya menunggu di ruang tamu. Karena stevanna ingin berganti pakaian sehabis pulang kuliah. Guntur tak sengaja menemukan kertas hasil ujian itu di meja dan membacanya.


"ini hasil nilaimu?" tanya Guntur


"iya, sini, biarin aku simpan saja" jawab Stevanna


"maafkan aku ya, karna aku ya fokusmu terbagi?"


"enggak kok, aku saja kurang pintar membagi waktu"


Hatinya gusar memparhatikan nilai ujian stevanna , ia sadar untuk seorang stevanna yang pinter. Gadis itu tidak layak mendapatkan nilai serendah ini.


stevanna melihat guntur memperhatikan kertas ujian yang tak sengaja ia letakkan di meja. Guntur kemudian meletakkan kembali kertas itu di meja.


stevanna dengan cepat mengambil kertas tersebut dan melipatnya kecil, lalu memasukkan ke saku celananya. Ia tersipu malu dan berusaha memberikan senyum untuk menutupi rasa gugup dan malunya.


“Sorry ga sengaja ke baca ya, bukan maksud lancang!” ujar guntur


“gapapa kok. Hehehe.!”


Mereka terdiam saling menatap. Keduanya merasa sungka dan tak enak. stevanna segera mengalihkan perhatian dengan bertanya.


“hari ini mau latihan gitar apa piano?” Tanya stevanna

__ADS_1


“ehm.. piano saja!”


Piano klasik yang dibawa Guntur khusus untuk stevanna , diletakkan dalam ruang tamu tak jauh dari meja utama. Rumah stevanna sangat sederhana namun dapat menampung alat klasik berdiameter besar tersebut.


__ADS_2