Satu Nama Sebuah Kisah

Satu Nama Sebuah Kisah
AK #3


__ADS_3

"apa kau bilang? kamu baik pada dia? apa yang dia lakuin itu benar, biar kamu tau rasa" ucap Deni


"gausah ikut campur lo, lo juga udah rebut pacar teman sendiri" ucap Yopi sombong


"ha? apa? pacar? udah putus masih bilang pacar? mantan kali maksudnya, lagian gue udah bukan teman lu" ucap Deni


"dasar teman makan teman"


"oh sorri, teman nya sebajingan kamu juga sapa mau? enak aja kalo miskin Lo campakin, sekarang udah kaya lagi Lo deketin, emang lu siapa? Anak raja? anak presiden?"


"ooh lu ngajak ribut ya"


mereka pun saling emosi, dan aku memilih membela Yopi, dan syukurlah Deni tau maksudnya


"stop, stop, Deni, jangan lagi paksa aku menyukaimu, aku memilih Yopi" ucapku


"ta..  tapi"


aku memberikan kode dari mata untuk dia mengikuti alur cerita ku


"oh okeh, jika itu maumu, pergilah" ucap Deni


sejak itu aku dan Yopi membaik, dan ternyata Yopi menceritakan pada nugro dan Steffi buktinya keduanya mengerti dan mendukung


rencana ku terakhir adalah meminta barang-barang banyak nan mahal dengan alasan dia demi aku ia pun menuruti dan membelikan, tapi setelah semua ku dapatkan, aku membakar semua barang itu didepannya, dengan mata telanjang dan disaksikan banyak orang disana dibelakang kampus, ia menatap ku tajam


"ini balasannya, asal kamu tau, anggap saja itu pemberian mu adalah uang ku yang ada di kamu" ucapku


tak lama, Deni, nugro dan Steffi pun mendekati ku


"dengar, ucapanku, aku pun bisa lebih kejam dari apa yang kamu lakukan padaku, jadikan pelajaran dan pengalaman bahwa kau harus lebih menghargai wanita, sebelum kau ingin dihargai" ucapku


Yopi hanya menangis dan steffi mengatakan pertama kalinya ia melihat sosok Yopi menangis seperti itu


dan ketika semua berlalu, kebahagiaan pun didapat oleh ku, bersama dua sahabat nya dan seorang lelaki tangguh yang mengangkat nya menjadi lebih tinggi dari sebelum nya, Deni..


"em nanti malam mau gak diner sama aku" ajak Deni


"boleh"


"ntar malam aku jemput ya"


"iya"


malamnya.....


"kamu cantik" ucap deni


"bisa aja, dasar playboy" ucapku


"hem kamu nih"


sesampainya di restoran yang beberapa hari lalu aku dan Deni pertama kali makan bersama

__ADS_1


"tempat ini" ucapku


"ayok" ajaknya


setelah masuk, betapa kagetnya dengan suasana romantis, dekorasi yang tak biasa menyambut ku


"kamu pesen resto ini?" tanya ku


"asal kamu tau, ini resto milik aku, aku dulu sama dengan mu, aku pernah bangkrut hanya karna aku memberi ke banyak orang miskin, tapi aku tidak pernah berfikir sejauh itu, aku tidak menyalahkan mereka karna aku memberikan pada mereka, karna itu juga ada bagian dari mereka, dan dengan kegigihan ku, aku bisa bangun lagi ini resto menjadi 5x lipat lebih baik dari sebelumnya"


"astaga, ternyata kisah yang sama" ucapku


"nah, satu lagi, kamu tau, nama kita sama, kamu Ariana Kamila, dan aku Deni Ari, sama ada nuansa Ari bukan?"


kamipun bercanda tawa disana, dan merencanakan akan membuka resto baru tepat disamping rumah yang dibangun Deni untuk menikah dengan istrinya nanti, dan akhirnya aku dan Deni mengkolaborasikan makanan direstoran mewah milik Deni dengan makanan direstoran viral milik ku


dan saat Deni melamar ku menjadi tunangan nya, menjadi kekasih halal nya dan akan melanjutkan pernikahan setelah aku maupun Deni wisuda dan lulus


aku memberikan kepercayaan pada pak Widi untuk mengolah "rumah sosis" ku dan istri pak Widi yaitu bu Nura di Resto milik Deni


Deni dan aku fokus pada restoran baru "Ari Family's " dengan peraturan baru


yaitu




gratis makan sepuasnya seharian tanpa batasan harga kepada orang yang datang untuk makan di resto tepat di tanggal ulang tahunnya






setiap habis tutup warung saat malam hari, makanan yang masih ada dan memasakkan lagi makanan baru dengan bahan yang ada untuk dibagikan kepada orang dijalanan




ada masakan sendiri menu wajib untuk setiap harinya, dikirim ke seluruh panti jompo, panti asuhan, ke masjid masjid, untuk masjid membagikan ke warga yang kekurangan




tidak menerima pesanan, jika membeli dengan porsi jumbo, atau dengan porsi banyak, akan ada chef sendiri yang menangani baru bisa memesan untuk kapan diambilnya


__ADS_1



pesan yang dapat diambil :


Bukan soal boros memberikan kepada orang yang membutuhkan dengan berlebihan, justru kita harus sadari jika harta bukan semua milik kita..


Ariana Kamila, banyak yang bilang ia tidak sayang harta tapi kata siapa? Ia membantah jika ia tidak menyayangi hartanya, justru karna ia sangat menyayangi, makanya ia tidak rela hartanya dimiliki orang lain, lebih baik ia berikan dan dititip kan pada fakir miskin, yatim piatu, semua orang yang melakukan fi Sabilillah agar nanti saat ajalnya tiba, ia dapat meminta lagi titipan nya untuk bekal dan saku nya di akhirat


Ingat, jika kita memberikan kepada orang lain.. Allah bukan hanya menjanjikan surga, tapi menjanjikan hidup tenang didunia jadi jangan takut miskin, hanya karna sedekah


Karna Allah yang akan jamin hartamu saat kamu lebih sering bersedekah, jika nanti saatnya kau dapatkan benar benar miskin hanya karna hal itu, ingat, akan ada balasan berlipat-lipat


Biarkan cerita Ariana Kamila, menjadi saksi jika sedekah tak membuatnya miskin harta justru membuatnya kaya di akhirat


N O T E :


udah gak kerasa ajah nih masuk episode ke 250..


comment mau kulanjutin atau ku tamatin ya.. hehe


.


.


.


.


.


.


.


-SELESAI-


List Cast :


Ariana kamila - Kamil


Deni Ari - pacar asli Kamil


Steffinia - sahabat Kamil


Nugraha - sahabat kamil dan Steffina


Beni - pacar Steffinia


Yopi - cowok cool dikampus, teman Deni


Jefri - kakak Nugra, teman Deni dan Yopi


Widi - staff rumah sosis

__ADS_1


Nura - istri Widi


__ADS_2