Satu Nama Sebuah Kisah

Satu Nama Sebuah Kisah
LIG #2


__ADS_3

"iya sama sekali bu, gak ada pernah aku lihat"


"iya sih, berapa lama udah? hampir sebulan kan"


"iya bu, aku juga belum kenal"


"kalo gak salah nama laki nya Soni, gak tau kalo istrinya"


"ya ibu ibu main aja kenalin diri kerumah nya sana" sambar tukang sayur


"oh iya bener, daripada kita gak kenal sama sekali ya"


siangnya, dua warga menghampiri rumah Nina, untuk berkenalan


"buk, permisi" sapa bu Karin


Nina membukakan pintu rumahnya


"iya bu, ada yang bisa saja bantu?"


"oh enggak, cuman pengen main aja, boleh kan ya"


"boleh boleh, ayo masuk bu" ajak Nina


"masih muda ternyata ya, panggil mbak aja nih"


"hahahaha ibu bisa aja, bentar ya bu"


"mau kemana?"


"bentar aja, tungguin bentar"


Nina mengambil camilan untuk disuguhkan dengan teh hangat


dua ibu ibu tetangga itu saling bisik lagi


"bu, bagus ya rumah nya, minimalis tapi enak dan nyaman gitu bu"


"iya, orangnya juga gak sombong"


"iya, masih muda anaknya, kirain seumuran kita hehe"


"iya bu, itu kedalam ngapain ya"


"maaf ya ibu, jadi lama, ini silahkan"


"loh kok repot sih?"


"enggak kok, tadi subuh bikin kue untuk bekelin suami kok ada lebih nya, makan aja"


"oh ini sus mini ya? kreatif, ada stroberi, coklat, keju, pisang, kuning pisang ya"


"iya bu, nyoba nyoba"


"ah masak nyoba, orang enak gini"


"iya enak, pinter masak ya"


"hehe itu masakan tante saya, semalam dikirimi, nyoba bikin katanya, kan tante saya terima orderan bikin kue basah maupun kering"


"oh tante, hehe kirain kamu"


"hehe iya maaf ya"


"gak papa kok, udah ayo diminum juga"


"iya makasih"


tiba-tiba telfon Nina berbunyi, Nina keluar ke teras depan


"iya halo" sapanya


"nanti siapin masakan kamu beli aja, deliveri, nanti sore teman ku main kerumah, ya sayang"


"oh iya iya"

__ADS_1


Nina kembali masuk, sembari mengirim pesan ke pada tantenya untuk pesan makanan dan dikirim kerumah


"suami nya ya mbak?"


"hehe iya nih"


"kenapa katanya dek?"


"ini bu, suruh masakin nanti teman nya mau mampir kerumah"


"oh, eh dek, kamu kok gak pernah keluar?"


"oh iya gak papa bu, kan aktivitas nya didalam, jadi gak keluar, emang jarang sih keluar rumah kalo gak sama suami"


"oh, iya iya"


setelah keduanya berpamitan, sekitar pukul 3.10 Alika , Alika adalah tante Nina, ia pun tiba dengan beberapa makanan pesanan


"tante? masuk te"


"ya, makasih, mana suami mu?"


"kerja tan, pulang nanti jam empat"


"oh, ini buat siapa sampek pesan lima?"


"oh temennya mas Soni mau datang"


"oh, yaudah deh tante langsung pamit"


"iya te, ini uangnya makasih ya te"


"iya sama sama"


sejam berlalu, Soni datang bersama dengan ketiga temannya


"istri mu bukannya didalam ya?" tanya teman nya


"iya, didalam cuman kan dua kunci, kuncinya dilepas, dan aku bawa sendiri"


"ayo masuk"


"sayang" teriak Soni


"iya"


setelah berkenalan dengan ketiga teman Soni


Nina kembali masuk mengambilkan minuman


"ayo diminum mas" ucap Nina


"waduh repot repot yaudah iya deh, iya, makasih ya"


"sama sama"


"makanan nya udah kan, siapin dimeja ya" bisik Soni


mereka pun saling bicara tentang kantor dan liburannya, lalu Nina kembali menemui Soni


"yang, udah, suruh masuk da" bisik Nina


"oh yaudah, em ayo masuk, ke dalam, makan, istriku udah siapin"


"ha? Kenapa repot?"


"udah lah gakpapa ayok"


setelah mereka makan dan berpamitan pulang


Nina dan Soni pun beristirahat bersama dengan menonton televisi


"yang" ucap Nina


"hem"

__ADS_1


"tadi ada tetangga yang kerumah"


"oh iya? ngapain?"


"kenalan aja, mereka heran karna aku gak pernah keluar"


"emang kamu gak pernah keluar?"


"enggak, kan setiap apa yang habis dirumah pesen ke kamu, pulangnya kamu yag bawain"


"oh iya sih, eheh"


"nah jadi mereka kenalan, soalnya kan aku gak pernah buka pintu kalo kamu berangkat kerja"


"iya, bagus deh"


"gimana soal Ranti yang?"


"Ranti? biasa kok, dia emang minta digituin sesekali yang"


"oh, yaudah"


bicara Ranti, Ranti tidak bisa menerima kakaknya menikahi gadis yang tidak disukai adiknya tapi bagaimana lagi, Ranti harus menerimanya saja


begitulah hari-hari baru dari Nina dan Soni setelah menikah, mereka salah satu bahkan bisa jadi satu-satunya pasangan, jika sedang marah, cemburu, curiga, bukan dari dengan diam, menangis, apalagi membalas, namun dengan saling menghajar


beberapa waktu lalu, Soni cemburu pada Haris yang terus berusaha mencari muka menurut Soni didepan istrinya


akhirnya dia mendatangi Haris berkata-kata biasa namun langsung tusuk tepat pada hati nya


lalu menarik Nina dan menghajarnya, namun Nina membalas dan akhirnya Soni yang kalah, begitu pula dengan Nina jika cemburu atau semacamnya, langsung menghajar mengeluarkan jurus namun setelah itu ya keduanya menenang kan diri dan nantinya keduanya saling mengalah tak mau kehilangan cinta hanya karna ego tapi itulah mereka


kadang tetangga juga heran, seringnya kedua pasangan ini cukup beberapa kali pernah saling hajar sampai Karin, tetangga belakang rumahnya yang mendengar dari tetangga lain bertanya dan jawaban Soni maupun Nina hanya sebagai pelampiasan emosi, tapi setelah itu pun selesai


yaa Karin adalah tetangga yang paling dekat dengan Soni apalagi Nina meski usia nya 5 tahun diatas Soni dan Nina, baru kenal tapi seperti sudah bertahun-tahun kenal


begitulah kisah cinta dua manusia yang sama-sama bisa bela diri mungkin, menyelesaikan masalah nya juga dengan kekerasan, tapi syukurlah, karna cara mereka yang unik ini, beberapa tetangga justru memberikan gelar couple goals


dan hubungan kedua nya tetap harmonis disetiap harinya


"sayang, udah ya, jangan deh, dibilang, kalo ada yang jahat jangan main hajar, inget kandungan loh" ucap Soni


walaupun Nina sedang hamil, usia kandungan empat bulan, tak membuat Nina untuk terus menghajar orang sekitar yang berbuat kesalahan dan kejahatan lainnya


sampai beberapa tetangga nya heran melihat tingkah Nina, yang dulu mereka kira Nina sosok pendiam tapi... uhhh hahai


.


.


.


.


.


.


.


-SELESAI-


cast pemain :


Lini Iviana Gloria - Nina


Soni - suami Nina


Ranti -adik Soni


Haris - teman dekat Nina


Poppy - tetangga Nina


Karin - tetangga rumah baru Soni dan Nina

__ADS_1


__ADS_2