
hai... yang ngikutin novel ku dari awal, yang ngelike juga, yang folwing juga, makasih..
membuat karya sebanyak ini emang gak mudah dalam hal mengetik ya.. tangan jadi kriting ckck, kadang itu kendala dalam typo, hehe jadi tolong maafkan..
tapi memang karna saya ambil dari kisah nyata ditambah saya suka menulis novel membuat ini menjadi hobi termahal..
sebenernya saya ingin bikin novel ke buku bahkan sebuah apresiasi tinggi kalo bisa masuk ke layar entah lebar atau ftv
saya berharap begitu sih.. ckck😂
kalo ada yang nawari sih mau banget bisa ya hubungi nomor saya wkwk
.
.
nah.. yang ini kisah baru.. dari seorang teman yang menjadi waiters
jadi begini ceritanya, cerita saya kasih diawal deh.. biar tambah penasaran..
sebuah kisah, dimana wanita yang terkenal dengan lembutnya, pintar memasak, dengan sabarnya menghadapi cobaan karna seorang wanita yang merebut kekasihnya bahkan karna benci mendalam wanita itu terus menjelekkan dirinya kepada semua teman wanita itu sendiri..
sampai pada beberapa hari berjalan.. seorang lelaki yang jatuh cinta pada si musuh ini dalam waktu pdkt justru ia pun menyukai wanita polos itu dan membuatnya berpaling kepada wanita polos itu.."
btw.. nama pemain sengaja saya ganti dengan nama tangga nada..
kecuali pemeran utama, karna ini kisah dari anak pertama pasangan chef terkenal yaitu Mahdani dan Maghdalena
yang penasaran ceritanya.. sekrol bawah gaes...
bernama Acnez Maghdalena Utami seorang wanita yang terbilang pendiam, polos, tapi memang karna dirinya terlahir dari kedua orang tua yang sama sama jago dalam pashion memasak, membuatnya juga ikut jejak kedua orang tuanya tanpa ada paksaan dari kedua orang tuanya..
ia juga memiliki kakak yang dibilang kembar dampit dengannya bernama Abraham Mahdani Utama, ceritanya diatas ya.. mereka adalah saudara kembar tapi cewek cowok jadi dibilangnya kata orang orang itu dampit
namun sekali lagi, Acnez terlahir di indonesia, namun selama hidupnya, ia tak pernah menggunakan bahasa indonesia sama sekali, ya sama lah dengan adiknya
yaa kedua orang tua nya mendidik dirinya dan kembarannya hanya dengan bahasa asing..
jadi jiwa asing juga melekat disetiap ucapan keluar dari mulutnya..
bukan awal kisahnya, karna ia tak mau awal kisah nya diungkit karna ada sangkutan masalah dengan kedua orang tuanya..
okeh langsung aja ya..
jadi.. Acnez beberapa waktu lalu memang dekat dengan beberapa pria namun tidak ia jadikan pacarnya, karna menurutnya, memang ia masih fokus meniti karier seperti kedua orang tuanya..
sampai akhirnya ia bertemu dengan pengajar harian di sekolah khusus memasak, yaa lebih ke sekolah kursus atau les privat yaa, yang didirikan ayahnya itu..
"hei.. apa anda tau dimana ruangan pak Mahdani?" tanya lelaki baru datang kepada Acnez
"Mahdani? room on the second floor, You go left and Mahdani's room is in front of the main conference room"
(ruangan ada di lantai dua, Anda belok kiri dan kamar Mahdani ada di depan ruang rapat utama)
"oh right? You can't talk Indonesian?"
(kamu tidak bisa berbicara indonesia?)
"can't not.."
(tidak bisa)
"oh okay... emm my name is Yudoyono and you can call me by the name Doy"
(nama aku yudhoyono dan kamu bisa panggil aku dengan nama Doy)
"okay.. "
dan keduanya ternyata sama sama miliki rasa berkesan, sampai setelah bertemu dengan Mahdani, Doy mencari keberadaan Acnez, wanita yang ia temui tadi..
"kamu melihat wanita berambut panjang dengan talian rambut mengepal keatas?" tanya Doy pada seseoranh disana
"Acnez?" tanyanya
"aku tidak tau namanya"
"apa ini?"
menunjukkan foto Acnez bersama dengannya dan beberapa teman lainnya
"right" jawab Doy
"ruangan nya sebelah sana, lurus dan ada ruangan nomor dua dari balkon kanan.."
"oh thanks"
belum sampai diruangan, Doy bertemu dengan Ancez saat Acnez mengambil sesuatu di lokernya..
"hai" sapa Doy
"you" sapa balik Acnez
(kamu)
"yes is me.. you're not in class?"
(yaa ini aku.. apa kamu tidak ada kelas?)
"there is no"
(tidak ada)
sejak perkenalan itu, keduanya akrab... namun ketika wanita lain yang adalah musuh dari dirinya karna wanita ini menganggap Acnez adalah perebut segalanya, Acnez yang membuat nama tenar nya redup
__ADS_1
bernama Rire Prananta, melihat lelaki keren yang sedang dekat dengan Acnez, ia dengan sigap mendekati dan menggoda lelaki itu bahkan sampai pada akhirnya ternyata Doy pun tertarik pada Rire mereka menjalani hubungan dibelakang Acnez
namun karna tujuan Rire memang membuat Acnez tersingkir, ia sering mengirimkan foto bahkan video ketika Rire sering bermesraan diatas ranjang, ini tak membuatnya kuasa
ia hanya bisa diam, andaikan wanita lain diposisinya, kalo gak bisa marah, ya pergi.. tapi tidak dengan Acnez, namun begitu beruntung Acnez memiliki lelaki semengerti Abra, kakak kembarannya..
sebagai seorang kakak, Abra tidak terima atas perlakuan mereka, dan membuat Abra langsung turun tangan juga memutuskan hubungan adiknya dengan Doy, namun dengan santainya Doy membiarkan karna Doy sudah jatuh pada Rire, meninggalkan Acnez disana
"you crazy?" tanya Abra
(kamu sudah gila?)
"I have chosen Rire ... not you" ucap nya menunjuk Acnez yang sesegukan
(aku memilih Rire... bukan kamu)
dan semua berlalu..
bahkan karna hal itu, membuatnya tak lagi percaya dengan sebuah hubungan percintaan
dua kali ia gagal dengan masalah yang kedua nya terbilang sama sama berat..
"I told you, love is complicated" ucap Abra
(sudah kubilang, cinta itu rumit)
"right.. you right, very big complicated"
(benar, kamu benar, sangat besar rumitnya)
"then?"
(kemudian?)
"don't know"
(tidak tau)
dan selama setahun berlalu, ia putus dari Doy saat menjalani hubungan nya yang masih beberapa bulan saja
ia bertemu lelaki Boni.. lelaki keturunan indonesia - jepang..
Boni adalah lelaki yang terbilang tajir, namun ia tak pernah memanjakan wanita dengan ketajirannya
Boni dikabarkan sedang mendekati seorang wanita dengan kesibukan salon kecantikan, bernama Rire..
yaa.. Boni dan Rire sedang menjalani pendekatan.. selangkah lagi menjadi pasangan suami istri dan hubungan Rire dengan Doy hanya dianggap oleh Rire permainan saja, karna sebenarnya Rire sudah serius dengan lelaki lain yaitu Boni ini
ketika itu, Boni sedang berada di sekolah Acnez karna mempromosikan menu andalannya di resto and bar miliknya..
ketika Maghdalena mengenalkan dikelas Acnez siapa Boni, sejak itulah Boni makin tertarik pada Acnez
"okay kalian hari ini khusus job dari chef Boni untuk detail kalian perhatikan dia masak, dan tulis yang perlu kalian catat.. paham?" ucap Maghdalena
"yaaa chef" teriak murid disana
"waah this delicious perfect..." ucap Maghdalena
"oh thanks kak" ucap Boni pada nya
"yes.. good job"
dan Boni meminta beberapa murid turut mencicipi
setelah itu mereka harus membuat masakan yang sama..
Boni tak lepas pandangan kepada Acnez, dengan wajah putih bersih dan terlihat seperti anak yang cukup pendiam, membuatnya tertarik melihat cara masak Acnez lebih dekat
Maghdalena sebagai ibu dari Acnez tak mengatakan siapa Acnez kepada Boni namun Maghdalena mengatakan jika Acnez tak bisa menggunakan bahasa indonesia dalam berucap
"oh, you talk english?" tanya Boni
(kamu bicara inggris?)
Acnez hanya menyambut pertanyaan dengan senyuman..
"ya tuhan, senyum dia aja sudah melegakan perasaan gue yang dari tadi cuman bisa nahan rasa suka gue" ucap Boni dalam hati..
Acnez tidak begitu terlalu mendengarkan ucapan lelaki apalagi ketika lelaki itu berusaha mendekatinya
dan ketika pulang dari sekolah, Boni melihat Acnez yang berdiri sendirian didepan sekolah ingin disapanya untuk diajak pulang bersama nya namun melihat Acnez yang ternyata dijemput lelaki lain
"go" sapa Abra, kakak Acnez
"don't you walk with your friend?"
(tidakkah kamu jalan dengan temanmu?)
"no.. iam go home"
(tidak, aku pulang kerumah saja)
"okay"
esoknya, ketika Boni menuju sekolah Acnez
"hei, yesterday I saw you with a man" tanya Boni
(kemarin aku melihatmu dengan seorang pria)
"oh ya? where?"
(oh ya? dimana?)
"front of thw school"
__ADS_1
(depan sekolah)
"oh.. is my brother"
(dia kakakku)
"oh.. i think is your boyfriend"
(saya kira dia kekasihmu)
"not.."
(bukan)
"oh okay, emm you name Acnez?"
(oh oke, emm nama kamu Acnez?)
"yes"
(ya)
"do you know my name?"
(apa kamu tau namaku?)
"joo?"
"yes.."
(ya)
sejak itu mereka dekat, tak terlalu dekat namun memang sudah saling kenal, tak jarang juga Acnez main ke resto and bar milik Boni
suatu saat ketika abra yang meminjam ponsel Acnez untuk membuka sosmed, ia melihat diberanda adiknya ada following dari nama chefBo_Ni
"ini lelaki yang sering bareng Acnez kan?" ucapnya pelan sembari stalking sosmed Boni
"Acnez.." teriak Abra
"what?"
(apa)
"come here"
(kemari)
"what happen?"
(ada apa?)
"you look"
(kamu liat)
menunjukkan foto kebersamaan Boni dengan Rire
"isn't this rire? oh oh she's chef joo's girlfriend?"
(bukankah ini rire? oh oh dia pacar chef joo?)
"I don't know, nor do I want to know"
(aku tidak tau juga tidak ingin tau)
"why?"
(kenapa?)
tidak terlalu memikirkan, Acnez bersikap biasa saja.. bahkan tetap terlihat santai saat dengan dengan Boni
beberapa saat ketika Acnez masuk kelas, Abra mendekati Boni
"hai" sapa Abra
"me?"
(aku)
"yes, you"
(yaa, kamu)
mereka duduk lah bersama
"you know me?"
(kamu tau aku?)
"emm.. you... brother Acnez?"
(kamu kakak Acnez?)
"ya.. you right
(yaa.. kamu benar)
"I know who you are ... what purpose do you approach my sister?"
(aku tau kamu, apa tujuan kamu mendekati adik saya?)
"do you know me? who?"
(kamu mengenalku? siapa?)
__ADS_1
"in essence, male must choose, you leave my sister or you leave another woman for my sister"
(Intinya, laki-laki harus memilih, kamu meninggalkan adikku atau kamu meninggalkan perempuan lain untuk adikku)