
"asraf sejak punya pacar baru jarang nah bareng kita" ucap hevi
"bukan jarang kok, masih bareng kita tapi emang dia punya pacar. beda saat jomblo, tapi pacarnya kaya si Dindri sih gue bakal pentingin Dindri kali, kan kalian sebagai temen juga tau dan akan mengerti sama aku" ucap salah satu teman hevi
beberapa teman hevi justru banyak yang mendukung Dindri dengan asraf.. bahkan sampai rela menyita waktu mereka untuk berdebat saling cari perhatian Dindri
saat melihat Dindri masuk toilet, tak mungkin jika asraf ikut masuk, otomatis Dindri sendirian, hevi pun masuk dan menarik kasar tangan Dindri
"hei, kamu, jangan sentuh saya, saya tadi mau kesini mandi pakai air bersih, kamu pegang berkuman" ucap Dindri
"udah ya, halunya selesaikan, sekarang, mau kamu apa?"
"mau aku? hahaha mau aku udah gak penting kok"
"kemarin ivan, sekarang asraf, bentar lagi siapa lagi yang mau kamu hancurin hanya karna dendam sama aku?"
"halu lu, apa sih, mereka nya aja suka sama gue, wajar sih, gue kan cantik nih, mana sih ada cowok normal nolak cewek cantik, kenapa, lu marah gue putusin abang lu sekarang sama asraf?"
"he, cewek gila lu"
"udah ya gue takutnya pacar gue asraf nyari gue" bisik Dindri
hevi semakin kesal
saat kembali, Dindri disambut beberapa teman asraf yang meminta untuk dikenalkan kepada teman teman cewek Dindri..
"Dindri, eh gue kenalin napa sama temen temen lu, yang jomblo, yang cantiknya sama kaya lo gitu" ucap salah satu teman asraf
"iyaa tapi masih pada sekolah bang, gue gak punya temen dah kuliah atau kerja.. kebanyakan temen gue sih seumuran gue, tapi gak munafik juga sih" ucapnya menyinggung hevi
"iya deh gakpapa"
saat weekend, dihari sabtu, sekolah libur karna senin sampai jumat full day
Dindri menemui asraf dan beberapa temannya
"hai, eh iya bang, udah aku ajak temen aku, tuh dimobil" ucap Dindri
"wah seriusan.. kaya apa sih, berapa orang? cewek dong?"
"iya, empat doang sih, itu dia.."
keempat teman Dindri pun keluar
dan membuat seluruh teman hevi disana melongo
"anjir ini gue liat bidadari, gilaaa sumpah" ucap salah satu teman asraf
"cocok mah, anjir mana bisa dipilih ini, gue pacarin aja semua kalik ya"
"jelas lah cantik, lu liat gue aja gimana, jelas temen gue sama dengan gue, yang berkelas yang akan terlihat berkelas.. tapi kalo udah jiwa nya jiwa obrolan, ya pasti ada aja yang mau minta diskon kan begitu" ucap Dindri nenyindir lagi soal hevi
hevi menyadari itu, tapi ia hanya diam, karna ia berfikir, ia takkan ada yang membela karna semua sudah teracuni oleh Dindri
satu persatu pun Dindri mengenalkan temannya, dan beberapa teman asraf bahkan sempat meminta nomor kontak teman Dindri..
saat tau banyak teman asraf meminta nomor temannya, membuat Dindri berkata dengan sombongnya untuk memanasi hevi
"oh iya, satu hal lagi nih ya abang abang disini, peringatan, pacaran sama kita kita itu gak murah, mahal, barang kita mahal semua. jadi mending ngundurin diri aja sih" ucap Dindri
mendengar ucapan Dindri yang meremehkan teman temannya pun ia angkat bicara..
"hei, kau bilang gitu maksudnya apa? temen temen aku kere gitu, gak bisa beli barang mewah, mereka seadanya karna mereka apa ada nya emang, gausah deh lu ngomong gak pake otak" ucap hevi
"gue ngomong gak pake otak? sorri gue bukannya udah bilang, cuman peringatan, cewek aneh" ucap Dindri tertawa geli
"oh ini yang namanya hevi?" tanya bela
"kucel lu, kok kamu mau sih berteman sama dia dih, malu malu in" ledek viola
"hei, maksud kamu apa bicara begitu?" tanya hevi
__ADS_1
"yang, dia kasar loh sama temen temen aku, kok kamu diem"
asraf menarik tangan hevi
"kamu jangan gitu lah hevi, dia temen pacar gue, lu mah" ucap asraf
"ya dia ngeniha lu, ngeniha temen temen kita masak lu gak nyadar apa?" ucap hevi
"ya bener kan maksud dia dia cuma kasih tau, peringatan, tiba tiba kita pacaran sama temennya pas lagi bokek yang ada gak di dengerin gak di anggap kan sakit sih" jelas asraf
tak lama dua teman asraf mendekati asraf dengan hevi disana
"udah, jangan pada ribut, hevi, udah gue tau maksud lo baik buat kita, tapi bener kata asraf, Dindri gak maksud ngehina kita, kan dia cuman kasih tau soal temennya, apalagi asraf jelas jelas tau bagaimana gaya hidup Dindri"
"ya okeh, okeh, tapi ayolah sraf, plis, buka mata lo, dimana ada cewek secantik mereka bergabung sama kalian yang super jadul" ucap Dindri memohon menyentuh tangan asraf
namun Dindri mendekati arah hevi dan asraf
"sayang.. jalan yuk" ajak Dindri, membuat asraf melepaskan tangan hevi dan menyentuh tangannya
"iya sayang.. mo jalan kemana?"
"kemana aja deh, kan asalkan sama kamu"
"iya udah... eh hev, bro, gue cabut semua ya..."
"ya bro ati ati"
"terus temen temen kamu?"
"itu terserah mereka aja mah"
beberapa hari kemudian, saat hevi merencanakan jalan ke mall bersama teman temannya termasuk asraf..
Dindri yang mengetahui justru mengajak asraf dan beberapa temannya untuk bermain ke tempat tongkrongan Dindri
saat mereka bertemu dan berkumpul tinggal menunggu beberapa teman termasuk hevi yang masih diperjalanan
"yang, main ke tongkronganku ya, kan kemaren temen aku udah aku ajak kesini, sekarang gantian, mumpung ketemu weekend lagi nih" ucap Dindri
"sekarang gimana?"
"yang, aku sama anak anak ada acara hangout bareng kan rutinitas bulanan, jadwalnya hari ini" jelas asraf
"yaaa padahal serli, viola, bela, sisi, cindy udah nungguin, aku bilang kalian kesana" ucap Dindri
"ke tongkrongan Dindri aja dulu bro, itu kan masih ada hari besok, untuk ngumpulin temen Dindri kan susah" ajak teman asraf
"ya sayang..." ucap Dindri
"emmm terus yang lain?" tanya asraf..
"jelas gue ikut.."
mereka pun sepakat untuk ikut bersama Dindri
tak lama hevi datang..
"ayo, sekarang go?" ucap hevi yang sudah siap
"jadi kan sayang" tanya Dindri kepada asraf
"em... jadi kok, eh hevi, aku mau ke tongkrongan Dindri sama yang lain" jelas asraf
"ha.. terus acara kita"
"besok aja"
"kan sepakat tanggal 28, mana bisa diundur?"
"yaudah kamu berangkat aja sendiri"
__ADS_1
"loh, ya gak bisa gitu lah sraf.. kok lu malah belain cewek lu sih"
"ya karna anak anak juga pada mau kesana"
"eh lu ya, kalo mau ke tongkrongan jangan ngajak ngajak asraf, berangkat sendiri gih" ucap hevi kepada Dindri
"ya terserah gue ini, dia pacar pacar gue.." ucap Dindri menarik tangan asraf dan salah satu teman asraf
saat dalam mobil..
"hevi, ayo ikut" ajak Dindri
"males, mending tidur"
"ayolah hevi, refreshing itung cari tempat baru"
salah satu teman asraf dan hevi menarik tangan hevi dan hevi akhirnya ikut
mereka pun menuju tongkrongan
sesampainya..
"ayo masuk" ajak Dindri
saat masuk, didalam sudah ada empat teman Dindri..
beberapa teman asraf begitupun dengan hevi yang terpukau dengan dekorasi ruangan super mewah dengan komplikasi warna pink dengan putih
" wah, keren banget tongkrongannya" ucap teman asraf
yaaa.. tempat tongkrongan perempuan cukup mewah dengan barang didalamnya, dimana dekorasi sengaja dibuat bak cafe namun mini, banyak kopi, mie instan, camilan dan beberapa kebutuhan sehari hari lain semakin menunjukkan kesan mewah, bak rumah lengkap namun hanya menjadi tongkrongan
"kalah ini sama tongkrongan kita ya gak" ucap asraf
"ya bro, tongkrongan kita gak ada apaapa nya.." ucap salah satu teman asraf
mereka mengagumi tongkrongan itu
hari demi hari berlalu, hingga bertemu lagi dengan tanggal 28 dimana waktu kuality time untuk hangout sudah datang..
"besok, kita harus dan wajib datang.. asal kalian tau, kita bulan lalu gak hangout, dan kita besok hangout setelah dua bulan sibuk kampus.. aku mohon besok kita semua free.. kita jadi datang.." ucap hevi
temannya pun mengiyakan
tapi tepat dihari esoknya
asraf tak hadir karna mengantar Dindri ke salon dan itu berjam jam
sementara teman teman yang lain seperti satu temannya mengantarkan sisi shopping, ada yang mengantarkan viola, juga serli, dan bela
membuat banyak yang akhirnya tak datang memenuhi acara bulanan itu lagi
hevi dengan cemas menunggu, satupun tak ada yang mengangkat telfonnya, jelas, ponsel masing masing berada ditangan serli viola bela dan cindy
dimana mereka sudah bersekongkol dengan Dindri untuk melakukan hal itu
saat menelfon asraf.. kebetulan ponsel asraf ada di tangan Dindri, ia Dindri mengangkatnya
"halo, asraf, jam berapa ini. mana anak anak, kenapa belum da yang dateng, jadikan, lu dimana?" tanya hevi
"iya.. halo hevi, aduh maaf ya, asraf nya lagi sibuk tuh pilih baju buat acara makan makan bereng temen temen aku, dan yang lain juga sibuk dengan teman ku, kamu acara hangout aja sendiri" ucap Dindri
"Dindri, he, lu dimana, kasih tau gue, dimana kalian" ucap hevi
"lu mau gabung sama kita? yaudah sini, gue ada di mall plaza city, lantai empat di salon mori mona, gue tunggu ya" ucap Dindri
hevi pun bergegas menemui Dindri
saat menemukan dimana Dindri dan asraf.. hevi datang dengan amarah
"oh, jadi lu sibuk nemenin cewek lu daripada gue sahabat lu? gak mikir lu ya.." ucap hevi kepada asraf
__ADS_1
"hev, gue cuman nemenin dia aja. telat telat dikit gapapa kali, gausah sampai segitu nya, yang penting jadi, toh anak anak juga pada gak bisa" jelas asraf
"he, lu, tau situasi gak? baca situasi, baca kondisi, lu harusnya ya mengerti, lu kan cewek, sama ma gue, harusnya lu ngerti rasanya disakiti" ucap hevi kepada Dindri