Satu Nama Sebuah Kisah

Satu Nama Sebuah Kisah
AAS #1


__ADS_3

tiba-tiba datang seorang lelaki tampan menyapa nya


"hai.. kau yang sering dirumah Dirga ya?"


"oh iya.." ucap Angel melirik nya


"kenalin.. aku Adam, tetangga baru Dirga, baru dua bulanan lah aku pindah rumah.. aku sering lihat kamu disana apa kamu punya hubungan sama Dirga?"


"oh cuman teman.. tapi karna aku udah lama merawat ibunya jadi sesering mungkin main kesana"


"oh iya btuh tumpangan? Aku anter deh"


"tapi..."


"udah ayok.. aku gak buas kok hehe"


"hehe bisa aja.. kamu mau kemana emang"


"rencana mau ke jalan kertasjaya.."


"oh ya.. deket donk.. itu daerah rumahku"


"oh ya? mana rumahmu?"


"yaa pas sebelahnya cafe Tomi"


"oh yaa kok bisa kebetulan ya? Aku juga mau ke caffe Tomi.. yang punya caffe kan masih saudara"


Angel pun menaiki mobil Adam ternyata Adam membawa mobil, saat didalam mobil diperjalanan


"oh iya kamu masih saudara sama kak tomi..? padahal aku sering kok masukin kue tart mini buatan aku disitu.. laris tau"


"wah aku mau donk nyobak.. yaudah ayok naik.. nunggu apa?"


"hehe boleh.."


"eh tapi si Dirga gak marah nih aku yang anterin kamu"


"Dirga kan cuman temen"


"oh iya"


karna jarak tak terlalu jauh dari rumah Dirga dan akhirnya sampai ditempat..


sesampainya..


"kamu kerumah ku aja dulu.. taruh mobilmu dirumah terus kita jalan ke warung Tomi"


"serius ni?"


"iya serius.. kenapa? Kamu gak mau yaa jalan dari rumah ke caffe Tomi?"


"mau nya sih mau tapi gak ngerepotin kamu ni?"


"ya gak lah.. kan aku yang nawarin"


"oh iya ya.. eh ngomong-ngomong kamu tinggal sama siapa"


"sama kedua adikku sama kedua nenekku"


"kedua nenek?"


"maksutnya nenek dari ayah sama nenek dari ibu"


"oh.. lalu ibumu?"


"cerai sejak usia ku 7th dan yang mengasuhku dan membesarkan ku ya kedua nenekku"


"eh maaf yaa.. jadi nyinggung yaa"


"gak kok.. gak papa lagi.. ehm dam.. turun didepan dulu ya.. aku mau belikan makan untuk nenek dulu"


"oh okeh Bu bos"


"ih bisa aja kamu panggilnya.."


mereka turun disebuah warung makan langganan nenek Angel yang tak jauh juga dari rumahnya dan Angel memesan tapi saat mau membayar justru Adam yang membayar kan


"eh dam.. apa sih udah gausah biar aku aja"


"udah masuk kok dilaci ibu penjual nya"


"yaudah ni aku ganti"


"apaan sih.. yaudah ayok naik mobil lagi"


didalam mobil pun Angel meminta dan memaksa untuk Adam menerima uang ganti nya.. karna memang Angel memaksa tanpa henti akhirnya ia menerima tapi memasukkan ke kantong plastik yang tadi isi nasi bungkusan tanpa pengetahuan Angel


"eh udah sampek bentar lagi.. itu rumah pagar ungu muda tembok ungu muda juga"


"oh ini.. kan dikit lagi itu udah caffe nya"


"iya emang.. yaudah ayok turun"


mereka pun turun dari mobil dan memakirkan disebelah rumah Angel yang kebetulan tanah kosong..


mereka pun masuk ke rumah Angel disapa dengan kedua nenek Angel


"nak Dirga ya?"


"bukan eyang.. ini Adam.. teman baru Angel.. Dirga udah pergi jauh yang.. jadi jangan inget dia lagi yaa"

__ADS_1


"iya nak.. maaf yaa nak Adam saya kira tadi Dirga"


"eyang denger yaa.. gak ada lagi yang namanya Dirga.. udah ayok eyang tidur aku anter.. eyang sudah makan?"


"Belom.."


"Yaudah ayok kita makan..ehm Adam.. kalo keburu kamu bisa ke caffe duluan nanti aku nyusul kok"


"ehm gausah deh aku nunggu kamu aja"


"yaudah sebentar"


saat menuju ke meja makan dan menyiapkan makan Angel mendapatkan uang nya yang ia berikan pada Adam ada di dalam kantong plastik


setelah kedua neneknya makan dan mengantarkan untuk tidur masing-masing Angel menuju ruang tamu yang sedari tadi Adam sudah menunggu


"aduh lama yaa.. maaf yaa"


"gak papa.. justru aku gaenak kan jadi ganggu"


"udah gakpapa.. oh iya.. ini uangnya kok malah dimasukkan ke kantong plastik..?"


"ya kan aku udah niat bayarin ikhlas malah dibalikin ma kamu"


"bener ni gakpapa"


"Iyaaa.. gakpapa.."


"Eh aku buatin minum dulu ya"


"Eh gausah kapan-kapan aja.. sekarang langsung ke caffe aja yuk"


mereka langsung menuju caffe Tomi yang disambut oleh pekerja disana


"mas.. pak Tomi nya ada?"


"oh dengan pak Adam ya? ada pak sudah ditunggu diruang pribadi pak Tomi"


"terimakasih"


"sama-sama pak"


tapi sebelum sampek di ruangan yang dimaksud pekerja nya justru bertemu Tomi


"hei.. udah Dateng.. loh kok sama Angel?"


"eh panjang ceritanya, kau mau kemana?"


"eh yaudah masuk dulu gih.. tau kan ruangannya.. ada urusan nih didepan bentar.."


Angel dan Adam menuju ruang pribadi milik Tomi


tak beberapa lama Tomi datang


"oh itu pesenan ku.. kan tadi lupa dirumah jadi Mama pesen go car buat anter"


"oh kirain kenapa"


"eh eh wait wait.. kenapa bisa berdua gini datangnya"


Adam menceritakan ke Tomi sedikit demi sedikit


"oh begitu.. bagus deh.. semoga langgeng"


"langgeng apaan sih" ucap Adam malu


"yaa langgeng berteman nya sama kaya aku ma Angel.. ya kan ngel?"


"iya kak"


Tomi memesankan makanan spesial untuk bertiga.. Adam, Angel dan Tomi sendiri mereka pun menyantap nya


sejak di caffe Tomi.. Angel dan Adam semakin dekat..


oh iya belum perkenalan untuk Adam..


dengan nama lahir Adam Nicola.. terlahir dari keluarga cukup kaya.. keturunan Arab Amerika.. kedua orang tuanya tinggal di Jakarta tapi beda rumah dengan Adam..


Adam sengaja mencari rumah yang berbeda untuk tak selalu dijodohkan dengan wanita yang tak ia kenal oleh kedua orang tuanya


dan rumah yang ditempati Adam dekat dengan rumah Dirga yang adalah hasil keringat Adam sendiri membelinya..


sejak mengenal Angel.. ia berfikir untuk tidak memberikan taukan siapa dirinya kepada Angel.. ia berperan layaknya lelaki sederhana untuk mencari tau sifat asli Angel saat tau ia bukan orang kaya..


dengan mengarang cerita bahwa ia mendapatkan mobil dari pinjam ke Tomi membuatnya harus datang kerumah Angel dengan membawa sepeda motor matik yang khusus ia beli untuk peran akting nya didepan Angel


Angel tetap menerima dan tak malu untuk jalan bareng Adam..


saat Angel akan membeli bahan-bahan untuk membuat kue tart mini di market langganan nya dan diantar Adam justru adam terkejut karna mini market milik Adam..


yaa mini market tapi semua bahan disana ada.. cukup besar.. dan mungkin mini market paling besar dari lainnya


saat memasuki pintu masuknya justru ia mengkode pada kasih yang tempatnya ada disebelah pintu dan saat Angel menuju tempat yang ia cari bahan nya..


Adam menyuruh kasir untuk memberi tau yang lain untuk berpura tidak mengenalnya..


setelah mengantar kan Angel sampai didepan rumah Angel, Adam berpamitan..


"ehm.. aku langsung aja ya"


"loh kok langsung?"

__ADS_1


"iya ada urusan bentar.. nantik kesini lagi kok"


"bener yaaa"


bergegas menuju mini market dan beberapa usaha yang sedang ia jalankan untuk memberikan meeting dadakan kepada para pegawai nya


sesampainya di mini market ia mengumpulkan pekerjanya


"yaudah.. sekarang udah lengkap.. saya cuman mau bilang untuk jangan ada yang mengenali saya atau memanggil saya bos didepan gadis yang tadi bareng saya dan lebih jelasnya ini fotonya" sembari menunjukkan foto Angel


"saya tidak mau ada yang bilang jika saya atasan kalian dan jika ada konsekuensi nya dipecat hari itu juga. Paham?" ucapnya


"paham pak" ucap para pekerja serentak


dan Adam menuju ke beberapa usaha nya juga untuk informasi yang sama


setelah semua urusan diselesaikan..


ia menuju rumah Angel..


sesampainya.. Adam membunyikan bel depan pintu rumah nya karna memang depan gerbangnya tak terkunci maka ia langsung masuk tapi yang membukakan justru Inda adik Angel..


"cari siapa ya?"


"ehm maaf lancang.. tadi gerbangnya gak dikunci jadi langsung masuk.. saya carik Angel ada?"


"oh ada sebentar yaa saya panggilkan"


karna memang sebulan lebih dekat dengan Angel tapi belum pernah Angel mengenalkan Adam pada kedua adiknya..


dan ternyata adik pertama Angel yang keluar..


"carik kak Angel?"


"iya"


"siapa nya?"


"temen deket biasa kok"


"yaudah aku restuin asal kamu bisa buat kak Angel lupa sama kak Dirga"


"Dirga?"


"ya.. Dirga mantan pertama kak Angel dan intinya aku minta kamu buat kak Angel lupa sama si Dirga"


"okeh.. makasih kepercayaan mu"


dan keluarlah Angel bersama Inda adiknya dan mengenalkan satu sama lain


"pacar baru nih" ledek Lita


"hei apaan sih dek.."


"yaudah ayok masuk.."


"aku boleh bantu bikin kue tart nya gak?"


"boleh asal jangan nyontek loh" jawab Lita


"hehe iyaa.." ucap Adam


mereka menuju dapur dan memulai membuat kue.. hingga beberapa kue tart mini jadi dan siap diantar ke beberapa langganan dan untuk hari ini yang mengantar cukup Angel dan Adam..


kedua adiknya bebas jika ingin bermain tanpa menunggu sepulang Angel


"dek.. Adam baik ya" ucap Lita


"iya kak.. cocok dan sama kak Angel.. kalo ini aku setuju kak"


"bener bener daripada Dirga.. yaudah kakak mau kerumah temen dulu yaa.."


"ya kak.. aku juga ada belajar kelompok sama temen"


"yaudah kamu hati-hati"


"kakak juga ya"


mereka pun berpisah untuk urusan masing-masing


sementara Angel dan Adam menuju ke beberapa rumah yang sudah memesan kue Angel..


diperjalanan..


"Adam makasih yaa.. udah baik sama aku dan mau nemenin aku"


"gak papa kali ngel.. oh iya aku mau tanya boleh?"


"apa?"


"tapi jangan kesinggung ya"


"iyaaa"


"kamu pernah pacaran sama Dirga ya"


"Ka6mu kok tau"


"tadi Lita bilang"


"ah si adek bilang apa aja"

__ADS_1


"enggak.. gak bilang apa-apa.. gak papa lagi.. mending kamu.. nah aku.. dijodohkan sama wanita yang gak pernah aku kenal.. bahkan dari aku baru lahir udah dijodohkan.. sekarang kan jaman milenial bukan jaman Nurbaya"


__ADS_2