
bernama panjang Ananta Putih Pelangi .. bak sebuah arti nama yang merubah kisahnya..
yaa.. Putih yang berarti warna putih..
Pelangi yang dengan banyak nya warna
namun jika disatukan yang artinya pelangi hanya berwarna putih..
lalu Ananta? nah Ananta adalah arti dari tak terhingga, atau tak terbatas..
bagus bukan sih?
Kalo semisal pakaian, alat make up, dll mungkin bagus tapi bagaimana jika itu pelangi yang seharusnya berwarna??
Putih adalah seorang gadis yang dikenal cukup pendiam tapi tidak terlalu membatasi diri juga
"putih" teriak sivilia
Ini dia.. Sivilia teman putih, seorang gadis yang terkenal dengan image negatif karna selalu berganti pasangan, seharusnya ia sebangku dengan putih namun sejak lulus dari SMP ia memutuskan berhenti dan bekerja
Dia menjadi bukti jika putih pun pernah sepertinya namun tak banyak orang tau..
Bahkan ia tau putih seorang dj yang sering dibayar untuk menemani beberapa orang lelaki hidung belang
Tapi cukup sivilia yang tau..
Karna ayah dan kakak perempuannya pun tak tau
"kenapa vi? " jawab putih
"ke fenito bar ada dj hanri ga? "
"ada.. Baru sih dia jadi sedikit gak kenal"
"tapi ada kan ya"
"iyaada"
Cukup lama hingga terdengar sivilia dekat dengan dj baru itu..
Putih pun sibuk dengan bisnis jualan online nya
Hingga ia bertemu dengan salah seorang lelaki suruhan costomer nya yang memesan alat rias make up komplit
"loh putih" sapa prastio widodo, kakak dari sivilia
Pras adalah anak pertama dari pasangan setio yang sudah meninggal dengan ima yang terkenal sebagai mucikari di kota dewata bali, namun pras berbeda dengan kedua adiknya dimana adik pertamanya ayi dan sivilia berkulit sawo matang sementara pras berkulit putih merona (bukan pucat .wkwk)
"mas pras.. Kok disini" tanya putih
"disuruh sama ola ambil barang onlinenya"
"oh, jadi kamu suruhannya ola, ini mas barangnya"
"iya.. Berapa ya?"
"350.. Itu komplit"
"ini ya uangnya, pas kan"
"iya.. Makasih mas"
"emmm.. Kamu pulang sa... " belum selesai bicaranya tiba-tiba sebuah mobil mendekati arah mereka
"mas, duluan ya.. Itu aku dijemput"
"oh gitu, iya deh"
Setelah masuk kedalam mobil.. Yandra yang adalah kekasih putih pun dengan cepat bertanya
"bukannya cewek harusnya beli alat make up begitu?" tanya yandra
"ya cweknya dia lah honey.. Kan ceweknya ada kerjaan jadi dia "
"oh... "
Begitulah Yandra.. Seorang yang sangat manja berat didepan putih, seorang vocalis di band rock yang sering manggung di beberapa bar.. Tak heran banyak dari dunia malam yang mengenalnya
Esoknya ketika putih baru pulang dari sekolah..
Ia melihat pras namun karna tak lama yandra pun datang, terpaksa putih tak sama sekali menyapa nya
"hai.. Honey" sapa yandra membukakan pintu mobil untuk putih
Sorenya karna kebetulan ibu pras memesan beberapa bikini dan putih mengantarkannya
"em mas ayi, mama ima ada? "
"masuk aja tih, itu didalem"
"permisi ya"
"yok"
"hai sayang.. Ada?" tanya mama ima yang sedang asyik dengan sebatang rokoknya
"ini kan ma? "
"nah betul itu, iya, jadi berapa? "
"400ribu ma"
"pas.. Makasih ya"
__ADS_1
"samasama ma, sivilia kemana ya ma? "
"tauk, paling main"
"oh, yaudah, nanti salamin aja ma, konditioner nya ready, kapan hari pesen"
"oh iya nanti dah mama sampein"
"makasih ma, putih pamit ya"
"ya ya put makasih"
Saat keluar didepan teras rumah mama ima, ia berpapasan dengan pras
"putih" sapa pras
"eh mas, baru pulang kerja? "
"iya, "
"oh iya mas, kemaren mas ke sekolahku ngapain ya, jemput siapa hayo, maaf jadi gak nyapa soalnya ada yandra, yandra orang nya cemburuan gede banget mas"
"is okay, cuman jemput adiknya ola aja"
"oh ya, adik mbak ola bagian apa? "
"busana "
"siapa? "
"rina"
"oh rina.. Ya aku kenal dia"
"iya.. "
"aku duluan ya"
"em putih" panggilnya
"iya mas"
"minta kontakmu"
"untuk?"
"ya siapa tau aku ada kebutuhan apa gitu, mama ku, ayi, sivilia sampek ola aja punya dan selalu pesen ini itu masak aku gak punya"
"moduuuus amat" teriak ayi dari ruang tamu
"jangan didengar " ucap pras menahan malu
"oh yaudah ini mas kontakku"
Sejak pertukaran kontak itu pun keduanya sering bertelfon, chating, video call bahkan, yaa kedekatan keduanya lebih intens bahkan
"kan masih belum ada yang dibutuhkan, tapi mama masih deh Kayaknya" ucap pras
"iya sih kalo mama"
"kadang kan aku pesenin buat mama juga kalo mama zonk paketan"
"kamu lucu ya, mana pernah zonk paketan kalo pasang wifi dirumah"
"oh iya" pras malu karna ia menunjukkan kebodohannya
Sejak kedekatannya dengan putih memang hubungan pras dengan ola memang sering dirundung beberapa masalah berat, namun pras lebih menganggap itu hal kecil karna menurutnya ia sudah memilih putih dari ola
Hari demi hari kedekatan keduanya pun tercium yandra
"kamu makin sibuk jualan online ternyata ada abang gojek kesayangan ya yang anterin kemana mana"
"maksudnya apa sih"
"itu... Ngintilin mulu, kenapa? "
"auk, cuekin dah"
Karna ingin keluar ke bar menemui yandra ia tak dibolehkan dan kebetulan pras datang
"malem yah" sapa pras
"eh pras.. Kenapa? "
"emmm.. Putih keluar sama pras boleh kan pa" ucap putih
"oh, keluar sama pras.. Ya boleh atuh, sook mangga"
Saat didalam mobil.. Bak orang percaya diri
"makan dimana? Kamu belum makan kan? " tanya pras
"aku gak perna makan malam, takut gendut"
"terus.. Oh nonton"
"enggak, em ini kekiri ya"
Sesampainya
"stop"
"disini? "
"iya,"
__ADS_1
"mana ada makanan itu kan bar"
"em, gini ya, saya berterima kasih sebesar-besarnya karna kamu udah bisa membuatku keluar malam ini, aku emang mau ke bar ini, kamu bisa pulang aja, nanti biar aku pulang bareng yandra "
"yandra"
"iya, yandra, bye"
Putih pun turun dan mendekati arah yandra yang sudah berdiri didepan pintu bar samping beberapa penjaga disana
Pras yang ikut turun pun hanya bisa melihat putih datang disambut ciuman oleh yandra
Akhirnya terpaksa pras pun pulang.. Sesampainya dirumah, ia menemukan sivilia sibuk dengan gadget dand sebatang rokoknya
"dari mana lu, malem amat, tumben biasa nya bates jam 9" ledek sivilia
"emm.. Vi.. Yandra itu siapa sih"
"yandra? Pacarnya putih kan? "
"iya"
"ya itu pacar putih "
"maksud gue, dia siapa, apa kerajaannya "
"dia itu dj, sama kayak putih, tapi sejak bareng dia sih putih ya berhenti mge dj kalo kaga bayaran tinggi deh, biasa, kalo jadi pacar dj termahal ya harus jadi dj yang berani menolak bayaran kecil jelas itu"
"apa? Oh jadi putih dj"
"begitulah"
"terus terus, sejak kapan mereka pacaran? "
"bentar bang nyalain rokok" ucap sivilia
"yaa gak lama sih, gue mah suka sempet eh keserempet si putih tapi no problem, pantes ini sama putih" ucap sivilia
"hem"
Bahkan sampai pagi pun sama sekali tak merasa mengantuk kedua mata pras memikir kan putih dengan yandra
Beberapa hari berlalu, pras menahan diri tak bertemu putih karna putih banyak ujian kelas.. Sampai saatnya putih selesai dan sembari menunggu hasil ujian, sering mata pelajarannya yang kosong hingga membuatnya pulang lebih awal
Ingin berencana memberikan kejutan, justru ia yang mendapat kejutan.. Yaa ia ingin menemui yandra namun ia menemukan yandra yang sedang berciuman dengan seorang lelaki
"yandraaa" teriak nya
"putih " ucap yandra kaget
Putih seketika berlari, yandra mengejarnya
"putih, berhenti put, stop, putiih" teriak yandra mengejar putih
Sampai akhirnya putih tertabrak seorang lelaki membuat yandra berhasil menarik tangan putih
"em sorri bang, sorri," ucap putih pada lelaki itu
"okay"
"put, honey, kamu salah paham"
"salah paham kamu bilang, aku lihat dengan jelas aku lihat kalian ciuman"
"puuut, gue terpaksa, berkat dia gue tenar, kalo gak gitu, gue gak ketajir ini, mana bisa beliin kamu barang-barang brainded, gak bisa put"
"oh, jadi dengan cara kotor kamu mendapatkan pekerjaan kotor, seperti ini "
"puuut"
"udah, stop, lepasin aku, lepasih gak"
Bak pahlawan kesiangan, pras datang menendang tangan yandra dan berkelahi, karna kesal, putih pun tak melerai justru membiarkan keduanya, terserah mau bagaimana
Selama sejam berurusan dengan beberapa orang disana, pras mencari keberadaan putih, dan berputus asa, ia bertanya pada sivilia
"halo" sapanya
"ya bang, kenapa lu"
"vi, si putih kemana ya tempat tongkrongannya? "
"ya basecame"
"basecame gaduh kan, lainnya, masalahnya gue di basecame kaga ada"
"oh, dilantai paling atas gedung perusahaan mainan transportasi, lu kesana pake lift luar aja"
"ngapain dia, emang perusahaan milik siapa?"
"milik marix, mantannya, udah kesono lu"
"oh oke gue kesana, makasih"
Saat sampai ditempat, terlihat memang putih sedang duduk diatas meja dengan sebatang rokoknya sembari terdiam menatap langit
"bukannya harus nya sakit ya, dimana gue liat cowok gue, ciuman bukan sama cewek, tapi sama cowok, dan gue tersayat, sekarang gue cuman biasa aja, gak tuh sakit, gak tuh sedih kepikiran gimana nantinya dia ninggalin gue yaa walaupun apa yang pernah gue sama dia lakuin selama ini" ucap putih dalam hati memandangi arah langit
Ia tak punya sandaran, Selain bahu yandra, dan kini bahkan sama sekali tak ada sandaran
Tiba-tiba pras menggendongnya membawa nya ke sofa pinggir lift
"lu ya.. Itu panas, lu gosong baru tau rasa jadi item " ucap pras sembari mengangkat tubuh putih
Setelah pras menurunkan tubuh putih diatas sofa, dan pras membereskan beberapa barang berserakan, bungkus snack dimana-mana
__ADS_1
"kamu bisa ya dapetin tempat sekeren ini, liat langit malam pasti indah, sampek spesiali for you, banyak hiasan bahkan ranjang, mantan masih sayang sama kamu tuh"
tak peduli omelan pras, putih memeluk pras yang sedang membersihkan meja memeluknya dari belakang sembari menangis