
"hai Vika.. hai Raga.." ucap Inda dan Lita
"hai tante-tante cantik"
"ih lucunya.. dia siapa sih kak?" tanya Inda
"dia.. anak Adam"
"anak Adam?" Lita melirik Inda
"iyaa anaknya Adam.."
"ah masak?"
"lah eyang kan udah pada tau.."
"tapi gak dikasih tau kita ya kak" tanya Inda
"yaa lupa kali.."
"yaudah deh hepi ya kak"
"iyaa eh dek.. buatin minum 3" bisik Angel
"beres bos"
beberapa menit kemudian.. waktu menunjukkan tepat pukul 16.00
mereka langsung menuju rumah Selly untuk mengembalikan Vika dan Raga
sesampainya.. sudah ada Selly dan baby sisternya di depan teras sembari meminum teh
"makasih ya Selly.."
"ya mas.. sama-sama.. ayok masuk dulu"
Adam dan Angel pun dipersilahkan masuk dan pembantunya membuatkan minuman teh anget
"Ehm sayang.. udah sana bersih-bersih badannya sana mbaknya (baby siter) ya" ucap Selly
"yaa maaa" ucap mereka
"tante aku masuk dulu yaa.." ucap Vika
"iyaaa sayang yaa jangan lupa belajar"
mereka pun menuju keatas..
"wah selamat yaa.. eh maaf loh tadi pagi gak ketemu soalnya ada urusan kecil"
"iya gakpapa kok mbak Selly.."
"eh eh eh kok panggil mbak.. Selly aja"
"bener nih gakpapa?"
"ya gak papa donk.. kata mas Adam juga kita seumuran.."
"oh ya.. sama donk"
mereka berbincang-bincang lalu berpamitan pulang
"yaudah kita langsung aja ya" ucap Adam
"loh mas.. keburu banget yaa.."
"iya.. takut kemaleman.. yaudah salam buat anak-anak yaa.."
"ya mas.. makasih ya mas.. makasih juga mbak.."
"eh eh kok mbak?"
"eh iya Angel.."
"yaudah daaah.." Angel melambaikan tangan
begitu Angel dan Adam sudah berlalu.. Selly pun menuju ke kamar Vika dan Raga..
"ehm mbak buat makan malam sekarang yaa"
"Iya buk"
"hai sayang.. gimana tadi jalan-jalan nya?"
"seneng maaa.."
"tante Angel gimana?"
"baik kok ma.. baik banget.. lucu.. cantik lagi.. mirip sama mama gitu baiknya"
"oh ya.. yaudah makan malem.. belajar bareng mama terus tidur yaa besok sekolah"
"yaaa maaa"
sementara Angel pulang diantar Adam..
sesampainya dirumah..
"kakak.. udah pulang?"
"udah adek.."
"kakak kenapa gak bilang sih punya anak?"
"kenapa.. udahlah apa adanya yaa"
"yaa sih... kirain kakak udah gak polos lagi.. tapi masih ajaaa polos"
"adek.. kalo Adam yang terbaik buat kakak.. gimana lagi.. toh Adam juga baik kan"
"yaa sih kak.. gini deh pokoknya kalo kak Angel disakiti dikit aja bilang sama aku.. biar aku deprak dia"
"huss apaan sih.."
Angel sering bermain kerumah Vika dan Raga meski sendirian tanpa Adam.. terkadang membawa kue tart buatannya kadang juga masakannya sendiri
dan masak bukan sekedar untuknya dan kedua anak Adam tapi juga dua baby sister yang sekaligus pembantu rumah tangga Vika dan Raga..
"ante datang lagi..." Ucap raga
"iya sayang.. tante datang dan masuk yok.. lihat tante bawa apa?"
"apa ini tante.."
"ini kue tart.."
"kok cantik tante.. kue tart nya.."
"ya cantik donk.. kaya kak Vika.. ya kan sek Raga.."
"iya ante..."
"eh mbak Ratih sama mbak Mufin.. sini.."
__ADS_1
"ada yang bisa saya bantu buk.."
"hem ini makan bareng disini sama kita.."
"tapi mbak..."
"heeemz udah laaaah yok.. kan gakpapa sama mbak Vika dan dek Raga kan.."
"iya gakpapa kok tan"
mereka pun bercanda.. dan seringnya Angel kerumah Selly sekedar bermain..
hingga suatu hari saat Adam sibuk dan tak bisa membantu ataupun menemani Angel dan kebetulan Angel membuat lalu mengantarkan ke caffe sentra natura untuk mengantarkan pesanan
sesampainya Angel di caffe disambut lah Angel oleh pemilik caffe.. dan menyuruh Angel masuk...
sembari menuju ruangan kerja Mira pemilik caffe
"Angel.... Ayok masuk"
"Mira... ayok.."
"eh banyak yang bilang kamu udah tunangan yaa?"
"iyaa mir.."
"kok aku gak diundang..?"
"yaa cuman didatengin keluarga masing-masing kok"
"dapet orang mana?"
"ehm.. orang mana ya.."
"ih gitu ya"
sesampainya diruang kerja ternyata sudah ada Selly disana
"loh.. mbak Selly.." tanya Angel
"mbak Angel.. kok disini" tanya balik Selly
"yaa kan Mira sahabat ku mbak"
"loh loh loh kok pada kenal?" tanya Mira
"kenal lah mir.. dia kan calon istri nya mas Adam yang aku ceritain.."
"oh yaa.. si Angel ta.. oh Angel mau nikah sama mas Adam"
Angel hanya mengangguk
"oh yaudah gini ni.. pesenan ku mana?"
"oh iya hampir lupa kebawa lagi pulag ntar"
"haha bisa aja kau ngel.. itu yang pesen si Selly"
"loh ini buatan Angel.. kirain siapa.."
"iya mbak buatan sendiri.. bisa dicobak.."
tak lama kemudian Angel berpamitan..
diruang kerja Mira
"sumpah aku gak tau kalo si Angel calonnya loh sel.. maaf yaa"
"yaa udah lah gakpapa kok mir santai.. eh mir.. menurutmu nih.. jujur deh.. gimana soal Angel"
"dari mana tau kau?"
"bayangin nih.. ponakan kan dititipin ke aku.. eh pas ditinggal bentar malah ngilang dicari-cari Untung ada Angel itu.. bnyak pokoknya baiknya.."
"bener? pantes Vika sama Raga nempel mulu"
"iyaaa.. apah? lalu cemburu kau.."
"bukan cemburu cuman kan kau tau sendiri bandelnya Vika gimana bisa luluh loh sama Angel"
"bagus donk"
keesokan harinya di toko bakery tak sengaja juga Angel bertemu dengan Selly
"mbak Selly yaa.."
"eh Angel kok disini?"
"biasa mbak anterin pesenan"
"wah kamu banyak channeling yaa"
"begitulah.."
"eh sini duduk sini bareng.. lagi gak keburu kan?"
"nggak kok mbak.."
"mana mas Adam"
"banyak kerjaan katanya mbak.."
"ou.."
"mbaknya sendirian?"
"iya.. nih sendiri.. dan kebetulan sama kamu aku mau ngomong"
"boleh mbak ngomong apa"
"aku titip mas Adam ya.. stok lelaki mirip dia bisa dihitung jari"
Angel hanya sedikit mendelik.. lalu menjawab..
"pasti mbak sel.. aku akan jagain.."
"sama satu lagi.. sayangi anak-anak ku juga yaa.. jangan sakiti mereka"
"pasti itu mbak sel.. jelas.."
"cukup banyak bukti kamu terbaik dan jodoh Adam sebenarnya"
"udah mbak sel jangan buat kita jadi reuni air mata.."
"hehe iyaa.. kamu bener.." jawabnya sambil mengusap air mata
"makasih ya mbak sel.. udah percayai aku"
"makasih juga ya.. aku juga lagi ada perlu lagi tak tinggal gakpapa kan?"
"iya gakpapa mbak sel"
mereka berlalu , Selly meninggalkan Angel di caffe itu dengan wajah sedih..
__ADS_1
sementara dirumah Selly
"maa.. tante Angel.. cantik juga baik ya"
Selly menjawab senyuman
"ma ma.. tante Angel mau jadi mama baru ya buat kita ma?"
Selly hanya mengangguk
"mama.. besok kan dua Minggu kedepan Vika kan libur.. Vika sama adek Raga nginep dirumah papa ya"
"iyaa sayang besok mama hubungi papa dulu ya.. kalian tidur udah malem"
"iyaaa maa"
"mbaaak Ratih.. suruh tidur anak-anak yaa"
"yaaa buk"
semalaman suntuk ia mencoba mengiklaskan kepada Angel meski susah dan akhirnya mengiklaskan dengan serangkaian rencana..
yaa menitipkan Vika dan Raga tanpa sepengetahuan Adam Dengan alasan Selly sedang ada pemotretan keluar negri
dilancarkan lah keesokan harinya..
sesampainya dirumah Angel
"assalamualaikum.. permisi"
"yaaa waalaikumsalam.. cari siapa?" tanya Lita
"ehm Angel ada? kenalkan saya Selly"
"Oh kak Selly.."
"kamu tau saya?"
"kak Angel sering cerita.."
"oh ya.."
"ternyata bener ya kak Selly cantik"
"makasih.. kamu juga cantik kok"
"eh mbak Selly maaf yaa tadi didapur" sapa Angel
"iyaaa gak papa kok.. ak ganggu ya?"
"enggak kok.. kenapa ya mbak?"
"gini.. aku kan mau ke luar negeri dua harian lah.. pengasuh juga pulang kampung.. besok boleh nitip Vika sama Raga?"
"wah boleh banget mbak sel.."
"tapi jangan bilang mas Adam ya.. besok langsung kesini aja aku"
"oh beres deh mbak.."
"yaudah gitu aja makasih yaa"
"ya mbak.."
akhirnya Selly meninggalkan rumah Angel
"kakak.. dia apa-apaan sih kak.." tanya Lita kesal
"iya kak kok seenaknya gitu" sambung Inda
"plis ya dek boleh.."
"ah itu terserah kakak aja.. pokok aku gak mau direpotkan" ucap Lita
"yaaa gakpapa dek.."
keesokan harinya Selly datang dengan kedua anaknya..
lalu meninggalkan dan benar dibelakang Adam maupun Selly, Angel tetap memperlakukan baik, menjaga dan perhatian dua hari kedepan
dan ini membuat lega Selly
dua hari berlalu Selly datang menjemput kedua anaknya dan berterima kasih kepada Angel
justru masalah datang lagi.. Lita mengancam Adam untuk tidak sesering mungkin menitipkan kedua anaknya kepada Angel..
Lita menemui Adam dirumahnya dekat rumah Dirga
"Assalamualaikum kak Adam.."
"Lita.." sembari membukakan pintu
"Masuk lit.."
"Gausah.. aku cuman bilang jangan sering-sering nitip anak ke rumah kak Angel.. kalo jarang sih gpp tapi kalo sering mending gausah paham.."
"tapi.."
"tapi aku gak suka sekalipun kak Angel suka"
"tapi aku gak pernah nitip nitip anakku ke Angel"
"ya kamu.. kalo mantan istri situ?"
"Selly?"
"siapa lagi.. kau merasa banyak istri apa?"
"yaa.. tapi.."
"udah lah gitu aja.."
karna kesal dan kerasa dipermalukan.. Adam menemui Selly untuk mengklarifikasi permasalahan..
sesampainya dikantor Selly.. terlihat Selly sedang bersama seorang lelaki cukup mesra yang entah itu siapa.. tanpa malu-malu Adam menarik tangan Selly
"Selly.." menarik tangan selly
"apaan sih mas.. kamu datang-datang yaa"
"eh kamu ngapain sering nitipin Vika sama Raga ke rumah Angel.."
"apa sih.. oh baru segitu aja udah ngadu Angel?"
"jawab kenapa.. denger yaa.. dari awal perjodohan kita.. tak sedikitpun aku kasar ke kamu sekalipun aku tak pernah mencintai mu tapi untuk ini tak ada toleransi.. kau keterlaluan memalukan muka ku"
"memalukan apa sih mas.. aku gini juga ngetes dia baik apa gak.. dia bisa jadi ibu tiri dibelakang kita apa ga"
"kamu gak percaya sama pilihanku? Hah? Iya?"
"cuman gini dia udah ngadu?"
"bukan angel yang ngadu tapi lita.. adiknya"
__ADS_1
"urusannya cuman sama Angel"
"urusanmu cuman ke Angel tapi aku.. urusanku justru adik-adik kandung Angel"