
Dipo adalah seorang laki-laki Gay, penyuka sesama jenis dan Dipo, mulai menyukai perempuan setahun lalu, saat pertemuan pertama nya dengan seorang perempuan (bukan Nirmalla), sejak dekat dengan gadis itu hingga Dipo ditinggalkan, hampir takut jika anaknya balik, tapi keburu bertemu Nirmalla inilah, Dipo menunjukkan perubahan nya lagi ke lebih baik..
"ibu titip ya nak sama kamu soal Dipo sama Dian" kata ibunya
"tapi bu, saya teman mereka saja gak lebih"
"ibu tau, tapi ibu juga yakin kamu tulus"
ibunya menitipkan dua anaknya, yang sudah Nirmalla ketahui Diandara anak keduanya
jadi tak heran jika Dipo cemburu jika melihat Nirmalla terlalu dekat dengan wanita, bukan pria, mungkin karna ini
kini, Dipo hanya tinggal berdua dengan adiknya, Diandara, kebetulan Dipo juga sepupu dari mantan Nirmalla, yang dulu juga pernah bergantung pada Nirmalla, dan kini Dipo pun mengalami hal yang sama, bergantung pada Nirmalla..
"Kamu tau aku sayang banget sama wanita dan baru pertama kali ini?" ucap Dipo
"yaa tau"
"jangan kamu tinggalkan aku"
"insyaAllah"
Diandara, semakin hari juga semakin terlihat berubah, bahkan sejak bersahabat dengan Nirmalla, seperti tak lagi ambil job pemotretan untuk model majalah dewasa
pakaian juga lebih tertutup meskipun tidak terlalu tertutup tapi setidaknya ada lah sedikit perubahannya
"kamu lebih cantik dar" ucap Nirmalla
"ah kamu bisa aja, aku malu lagi jalan sama kamu yang pakaian sopan lah aku pakaian minim"
"ya kan orang berbeda-beda"
"tetep aja gak enak, kan sekalian belajar hijrah"
"masyaAllah, Alhamdulillah" ucap Nirmalla
"doakan aku dapat hidayah ya Malla"
"pasti, pasti, tanpa kamu minta itu pasti"
"makasih ya Malla, kamu mau jadi orang baik untukku"
"pasti"
sementara Dipo tak hanya menjadi kekasih saat ini, dia juga menjadi teman gila bareng, bagaimana tidak, kegilaan selalu mereka lewati bersama, seperti, jalan sekeliling kota kita dengan pakaian dan dandan an menggelitik, sampai bertukar pakaian..
Bayangin gak, kalian bertukar pakaian
ketika sebuah hubungan menjadi sangat asik itu pasti membuat banyak orang terasa nyaman
cerita banyak kegilaan dengan Dipo, jadi awalnya.. Nirmalla janjian jalan dengan Dipo
"besok kosong kan? Jalan ya, ada keperluan yang mau aku beli" ucap Dipo di telfon
"boleh, kamu jemput atau aku yang datang"
"kamu aja datang, pesan ojek online aja, jangan bawa motor sendiri, nanti pulang aku anter" ucapnya
"okeh"
esoknya, dijam 10 siang waktu janjian Nirmalla dengan Dipo, Nirmalla memesan ojek online..
menuju rumah Dipo, dan sesampainya..
"masuk Malla, aku buatin minum dulu ya sambil panggil Dipo nya" ucap Diandara
"okeh"
tak lama Diandara datang, membawa satu gelas oren juice
"makasih dar, mana Dipo nya?"
"tungguin dah"
tak lama ada seseorang yang keluar dari kamar Dipo, pakai hijab, dan cantik sekali, ia menyapa Nirmalla
"Deva.." ucapnya mengulurkan tangan
"Malla" ucap Nirmalla membalas jabatan tangannya
"Malla pacarnya Dipo ya? aku teman kecil Dipo" ucapnya
"oh" Jawab Nirmalla
sudah mulai gondok dan kesal karna bisa bisa nya malah ada gadis terang terangan baru keluar kamar Dipo begini
Diandara terlihat tertawa terbahak-bahak
"Diandara menertawakan aku? karna aku terlihat cemburu?" gerutu Nirmalla
ah dia lebih cantik dari Nirmalla, mungkin Dipo memilih Deva ini ketimbang Nirmalla, dan hanya itu dipikiran Nirmalla saat ini
pikiran kacau hari itu, apa maksudnya mengajak Nirmalla jalan-jalan tapi ada Deva dirumah nya,
"bukannya aku wanita pertama nya katanya?" gerutu Nirmalla
"astagfirullah, aku mules, bener, Mallaaaa, dia ini Dipo" ucap Diandara
__ADS_1
"hah?" jawab Nirmalla kaget
"iya sayang, ini aku" jawab Deva tadi dengan suara perempuan
Deva membuka hijabnya yang ternyata Dipo, astaga kalo begini pun jalan dengan Nirmalla pasti lebih cantik Dipo
seketika Nirmalla memukuli Dipo karna kesal, ia sudah sangat terbakar cemburu
mungkin karna terlihat bak orang oon didepan Diandara, Diandara semakin terbahak-bahak
"ya kalo gini mah, juga cantikan kamu Dipo ketimbang aku" jawab Nirmalla
"kita cobak ya"
"cobak? maksudnya?"
"ayok udah jalan"
"kamu pakaian begini?" tanya Nirmalla
"why not?"
"enggak ih"
"ayolaaah"
dan benar saja, saat jalan di mall, banyak mata lelaki melirik, bukan kearah Nirmalla, tapi kearah Dipo yang menjelma menjadi Deva disana..
"astaga, cobaan berat memang kalau Dipo jadi begini" gerutu Nirmalla dalam hatinya
saat ingin memesan makanan kesukaan biasa ditempatnya bernama crepes.. Nirmalla bertemu teman lama Nirmalla
"Malla?" panggil nya
"Arda? hei, kapan pulang?" sapa Nirmalla
bernama Ardani, lelaki gagah, pecinta fitnes, tak heran badannya kekar, dia adalah mantan pacar dari Nirmalla, mereka putus karna tidak bisa melanjutkan hubungan ldr
karna setau Nirmalla, Arda tidak lagi didalam kota tapi ada disana jadi merasa heran dan menanyakannya
"cuma liburan aja, mumpung banyak free day" ucap Arda
"oh, main lah kerumah"
"thanks lah, kapan-kapan deh"
"beneran, aku tunggu"
"iya, ehh Malla, itu sama kamu siapa?" bisik Arda
"itu, di..." ucapan Nirmalla terpotong
Deva" ucap Dipo
"oh, temen Malla?" tanya Arda
"temen kampus" jawab Nirmalla
"ouh boleh dong minta nomor ponselnya" ucap Arda
"hah, nomor? Haha boleh saja, jika mau dibilang pisang makan pisang" ucap Nirmalla pelan
"apa?" tanya Arda
"oh, enggak" jawab Nirmalla
"sori, aku tak ada nomor ponsel, aku gak punya ponsel" jawab Deva alias Dipo
"masa jaman milenial gak punya ponsel?" tanya Arda menyenggol Nirmalla memberikan kode
"em iya beneran ar, dia gak ada ponsel" jawab Nirmalla menolong Dipo
"atau bisa kalo kamu mau, hubungi aku aja, nantik aku sampaikan pada Deva jika kamu ingin ditemani nya" sambung Nirmalla meringis
Dipo mencubit pinggul Nirmalla diam diam
betapa Nirmalla ingin meneriakan rasa ketawa geli nya disana tapi hanya mengumpat
"em, kalo kamu? masih pakai nomor lama?" tanya Arda
"aku, oh iya masih" jawab Nirmalla
"okeh, aku cabut ya, bye Malla, dadah Deva" sapa Arda
"iya" jawab Nirmalla dan Deva
setelah Arda pergi..
benar, Nirmalla tak mampu lagi menahan rasa geli dan akhirnya ia terbahak-bahak
"puas ye?" ucap Dipo meninggalkan Nirmalla
"kok ninggal, tungguin"
"ayok cepet"
"haha kasian lu ya"
__ADS_1
"apaan, pokok nya, minggu depan kita belanja lagi, kamu pakai pakaian ku" jawab Dipo
"hah, apaan?" sambar Nirmalla
dan benar, minggu depannya, Nirmalla mendapat paket dari driver ojek online
"dari siapa pak?" tanya Nirmalla
"kurang tau mbak, tidak ada yang memberi tau nama hanya kasih ini saja, itu ada namanya di dalam"
"oh baik, makasih pak"
Nirmalla masuk kamar dan membuka bingkisan yang ternyata pakaian pria, pasti dari Dipo, dan benar, tak lama Dipo menelfon
"udah sampai?" tanya nya
"ouh udah, iya ini, baru aja, serius aku besok pakai ini"
"iya, kamu pakai dari rumahmu, lalu pesan ojek online datang kerumahku pakai baju kirimanku" ucap Dipo
esoknya, pukul 1 siang, Nirmalla menuju rumah Dipo dengan pakaian pemberian Dipo, sesampainya Nirmalla mengetok pintu
"Assalamualaikum" sapa Nirmalla
"Waalaikumsalam" jawab Diandara
Diandara membuka pintu rumahnya
"cari siapa?" tanya Diandara
"Dipo"
"Kak Dipo, saya adiknya, ada urusan apa?"
"saya mantan nya Malla, saya mau bicara sama Dipo"
ekspresi Diandara adalah bingung tapi canggung dan takut, karna memang dia tau Dipo sering mencari onar didepan semua mantan Nirmalla
"ehm maaf bang, saya minta maaf kalo kakak saya sering mengganggu, saya akan peringatkan lagi, nanti" jawab Diandara
Diandara langsung menutup pintu rumahnya, beberapa detik pintu terbuka lagi, dengan Dipo, dan akhirnya Dipo memberikan tau soal Nirmalla
"astaga, sumpah ya Malla, lu pacaran sama kakak gue makin gila aja" ucap Diandara
"masak, tau nih Dipo" ucap Nirmalla
"haha enggak kak, beneran, persetan. anak polos lu poles.."
"alah udah biarin sudah lah, dia mau ini lu ribet, kan terserah gue juga mau gimana"
tak lama Olivia datang.. oh iya, Olivia itu adalah tetangga Dipo dan Diandara, kata Diandara, Olivia ini memang suka sama kakaknya, tapi Dipo tak pernah melirik nya.. mungkin karna melihat ada Nirmalla yang menjadi lelaki dan Dipo yang menjadi wanita.. ia pangling juga kan
"eh, dar, bareng temen ya?" ucap Olivia
"em, iya, ini Deva dan emm Niro" jawab Diandara mengarang nama untuk keduanya
"hai, Olivia"
karna memang Olivia tidak tau jika Deva itu adalah Dipo dan nama Niro adalah nama Nirmalla
okey, nama Nirmalla menjadi Niro, tampan kan?
saat jalan dengan Dipo ke mall, salah satu penjual crepes bilang pada Nirmalla yang jadi Niro disana..
"hai mas, pacarnya cantik, cepet kepelaminan deh" ucap pelayan itu pada Nirmalla
"em, iya makasih" ucap Niro dengan heran
sementara Dipo terbahak-bahak
hari-hari pun berlalu, dengan rasa duka dan bahagia dijalani bersama sama, sampai akhirnya saat sama-sama tak ada kelas, Nirmalla, Diandara dan Dipo shopping ke mall
salah satu spg parfum menawarkan produk menyapa mereka bertiga disana
"pacarnya ya? pacaran kok ngajak kakak nya sih" ucap spg itu kepada Diandara
"siapa pacaran?" tanya Diandara bingung
"mbaknya (Diandara) sama masnya (Dipo)" jawab spg menunjuk arah Diandara dan Dipo
"saya adiknya, pacarnya yang ini" tunjuk Diandara ke arah Nirmalla
"oh maaf" ucapnya
"Lain kali dijaga, kalo tidak mau anda saya tuntut" ucap Dipo
"hus Dipo" ucap Nirmalla mendorong pelan Dipo
"ya kak maaf kak maaf" kata pelayan itu
dua minggu berlalu, Diandara mengajak Nirmalla untuk pembaruan kartu keluarga mereka
"udah lengkap dar? KTP, KK lama, KTP Dipo juga, semua" ucap Nirmalla mengingatkan
"udah lengkap, eh Malla, kira-kira nutut gak waktunya nih kita kan ada kelas"
"jalan dulu, belum dicobak"
__ADS_1
"iya sih"
akhirnya dengan deadline mepet pun terselesaikan.. Nirmalla dan Diandara menuju kampus menemui Dipo, lalu menuju ruang kelas, di tengah jalan Nirmalla bertemu Noni