
"kamu ngomong apa sih Adif? aku gak ngerti sumpah" kata Lita
tiba-tiba telpon rumah Lita berdering
"bentar ay.. itu ada telfon"
Adif melepaskan pelukannya
dan Lita menuju telpon rumahnya dan saat diangkatnya, sesekali ia menoleh kearah Adif yang ada dibelakangnya lalu memberikan senyuman, tapi Lita kuatir terlihat wajah Adif makin pucat lagi
"iya.. dengan keluarga amanah, dan saya Lita.. ada yang bisa saya bantu?"
"oh iya selamat malam mbak Lita. maaf sebelumnya jika menganggu malam begini, saya dari pihak kepolisian dan saya mengabarkan jika saudara Adif sedang ada di IGD, saudari Adif sekitar dua jam yang lalu terjatuh dari sepeda karna menabrak trotoar dan meninggal ditempat" kata polisi itu menjelaskan
"apa pak? bapak bercanda ni, sekarang Adif sedang bersama saya pak" jawab Lita
"oh saya tidak bercanda mbak.. karna saya mendapatkan nomor mbak ini dari panggilan terakhir dihandphone saudara Adif"
dengan terkejut Lita seketika menoleh kearah tepat berdirinya Adif tadi dan sudah didapati tak ada Adif disana tiba-tiba seperti ada yang membisikkan kalimat di telinganya
"aku mencintaimu hingga akhir nafasku"
Lita bergegas menuju rumah sakit yang dari rumahnya ditempuh dengan 10menit..
sesampainya disana seseorang mengenalinya
polisi yang menangani kasus Adif adalah pak Zainal Abidin.. teman dekat pertama nya diusianya yang waktu itu duduk di bangku kelas 5 sd..
"Lita ya?" Ucapnya
"iya.. siapa ya?"
"ehm lupa ya sama aku? Aku belum lupa sama kamu loh.. aku Zai"
"Zai?" sembari menatap atap
"hemhem.. Zai yang dulu deket sama kamu dan sering kasih coklat itu loh"
"oh ya ampun, kak Zai? Aduh maaf.. jadi lupa.. pangling.. beda banget ya?"
"aah bisa aja kamu lit, kamu tuh yang tambah cantik aja"
"haha.. enggak beneran deh kamu jadi polisi? nantik kapan-kapan kita ketemu yaa.. ceritakan gimana kamu bisa jadi polisi dan ceritain detailnya kenapa Adif begini, sekarang aku hubungi keluarganya dulu ya"
"siap bos" sembari memberi tanda hormat, dibalas oleh Lita juga
yaa.. kini ia menjadi polisi yang tampan dan bukan suatu kemungkinan jika mereka kembali karna Zai sudah beristri
setelah hari ketujuh meninggalnya Adif, tiba-tiba dihari terakhir pertemuan tak disengaja antara Zai dan Lita dirumah Adif..
"loh pak pol" ucap Lita
"ah bisa aja kamu.."
"oh ya tan, kenalin ini Zai, pak polisi yang menangani kasus nya Adif"
"oh makasih ya pak" ucap ayah Adif
"sama-sama pak.. buk.. Lita.."
"ehm om, tante, saya permisi dulu ya mau bicara sama pak Zai"
"monggo monggo, nak lit, ambilin makan atau minum juga ya"
"iyaa om"
"dah gausah lit.. kita langsung bicara aja gimana?"
"beh boleh dah ayok"
mereka menuju taman belakang rumah Adif untuk berbincang dan menceritakan apa yang sudah dijanjikan nya..
yang ini kisah Inda.. adik kedua Angel
cinta pertama Inda adalah Yusuf
Yusuf adalah seorang lelaki mandiri.. yang tak memanfaatkan seseorang untuk hal pribadi..
Inda dan Yusuf cukup lama dan akhirnya putus..
inda sempat dekat dengan beberapa lelaki lain sebelum akhirnya balik ke hubungan lama nya dengan Yusuf..
lalu harus putus lagi.. begitu seterusnya.. termasuk lama berpacaran dengan Yusuf.. memang kisah cinta Inda tak terlalu banyak dan berwarna seperti kakak kedua nya
apalagi Yusuf tak bisa seromantis Endru.. tapi Inda tetap bisa menjaga meski ada kata putus nyambung,
soal pertemanan.. Inda adalah seorang gadis yang lebih senang menempatkan dirinya pada beberapa pengusaha muda, boss muda, dsb.. channel kue tart mini buatan Angel Lita dan Inda juga bisa terpromosi karna kebanyakan teman-teman Inda yang membantu share..
tapi dilain waktu.. Tomi pemilik caffe Tomi sebelah rumah Inda ternyata sudah menyukainya sebelum Inda bersama Yusuf.. lama donk karna Inda bersama sama Yusuf aja sudah lama sedangkan Tomi jauh sebelum Inda sama Yusuf kenal..
Tomi sering menitipkan salam kepada Inda lewat kedua kakak nya dan beberapa teman dekatnya.. sedang Yusuf adalah kakak dari Tomi..
kisah cinta Inda beda dengan kedua kakaknya yang harus melerai kedua adik kakak itu untuk tidak terlalu berlebihan menanggapinya.. ia menjelaskan pada Tomi jika ia sudah bahagia dengan Yusuf, Tomi mengerti tapi tidak menyerah..
hingga suatu hari Tomi mendatangi Inda untuk memberikan informasi jika Yusuf akan menikah
"Inda... dengerin dulu.. Yusuf mau menikah sama orang lain, dan rencana dia, dia takkan memberi tahumu biar dia bisa tetap bersamamu, apa kamu mau jadi seorang perusak hubungan orang?" ucapnya sembari menyodorkan undangan yang siap disebar
Inda hanya diam dan terpaku..
keesokan harinya saat Yusuf mengajaknya jalan Inda membawa bukti undangan dari Tomi
__ADS_1
"Inda.. daritadi kok diem aja. kamu sakit?"
"enggak.. justru aku seneng kalo orang yang aku sayang seneng meskipun bukan denganku"
"maksutnya apa ya da?"
tanpa berkata inda menyodorkan undangan pernikahan Yusuf..
"Inda aku bisa jelasin"
"yauda jelasin sekarang"
"aku mau nikah tapi ini mau kedua orang tuaku, aku sayang sama kamu inda, aku cuman gak mau kalo kamu tau hal ini kamu ninggalin aku"
"ya pasti lah aku ninggalin kamu. aku gak mau di cap jelek orang"
"yaa tapi kamu masih tetap mau dengan ku kan"
"maaf yaa.. kamu akan menikah dengan seorang perempuan sedangkan aku pun perempuan, aku tak bisa melanjutkan ini"
"kamu tau dari siapa si ini? Tomi nih pasti Tomi"
"jangan bahas topik lain, sekarang kita selesai yus.. semoga kamu bahagia"
"aku bisa kok da, untuk ngebatalin pernikahan nya"
"kalo kamu sampek batalin, artinya kamu nyakitin aku"
"kok bisa gitu, kan ini demi kamu"
"ya kamu gak bisa batalin setelah semua selesai.. kalo kamu mau batalin dari awal perjodohan.. udah jangan ganggu aku lagi.. oh ya satu lagi, aku anggap ini undangan untuk ku, nanti aku akan datang untuk mu"
tanpa berfikir panjang Yusuf mendatangi caffe Tomi
"kamu kan yang bilang sama Inda pernikahan ku"
"iya.. so what? gue cinta sama Inda lebih besar dari lo.. sampek lo nyakiti dia lo yang akan gue cari orang pertama gue bunuh"
"licik lo"
"siapa yang licik? gue apa lo? pilih salah satu atau enggak ya gini jadinya"
karna kedatangan Yusuf akhirnya Tomi mendatangi Inda
"Inda.."
"iya... eh kak Tomi, masuk kak"
"iya.. aduh aku ganggu ya?"
"nggak kak"
"Inda yang sabar ya, masih ada aku disini"
"iya.."
"kamu dateng ke pernikahan Yusuf"
"pasti kak.. aku sudah siapin kado kue tart untuk mereka"
"ini yang membuat ku suka padamu da"
"kenapa kak?"
"ehm gkpapa"
saat pernikahan Yusuf, Inda pun datang
"kamu yakin dek?" tanya Lita
"yakin kak, biar Yusuf juga yakin aku sudah ikhlas"
Lita dan Angel membantu membawakan kue tart yang lumayan besar untuk kado pernikahan nya
"selamat berbahagia Yus" inda menyalami Yusuf
"semoga sa ki nah" ucap Inda kepada mempelai wanita
"oh ya ini ada kado buat kalian"
Angel, Lita dan Inda membawa kan kue kehadapan pengantin..
"maaf cuman ini"
"eh itu udah lebih banget dari cukup kok, makasih lo" ucap istri Yusuf
Sejak saat itu Inda dan Tomi sering bersama, sekalipun Yusuf masih kerap menemui Inda tapi tak pernah diizinkan kedua kakaknya..
dan sejak saat itu mungkin membuat Lita menjadi jadi.. sifat kerasnya semakin besar
dan kesimpulan kedua saudaranya mungkin memang Seto jodoh Lita karna setiap Lita dekat pria lain, ada saja gangguannya
"bisa jadi Seto jodoh kakak" ucap Inda
Lita memandang jauh
"iya dek.. Endru menitipkan mu pada Seto begitupun Adif" ucap Angel
"tapi aku belum mencintainya kak, dek" ucap Lita lirih
"cinta datang karna seringnya bersama" ucap Inda
__ADS_1
"dan pasti karna terbiasa" sambung Angel
"aku takut jika Seto sama seperti Andre dan Adif kak"
"negatif adalah sejelek-jeleknya doa" ucap Angel
"gini kak, kalo memang kak Seto jodoh kakak ya pasti takkan sama seperti lainnya"
"okeh aku akan menerima nya tapi apa dia bisa menerima ku dengan sifat kasar ku?"
"test" ucap Angel dan Inda bersamaan
Lita pun mengetes Seto dan kebetulan karna Seto sudah terlanjur mencintai Lita, bagaimana pun usaha Lita membuat Seto pergi darinya pasti akan tetap kembali padanya pula karna cinta tau kemana arah ia harus pulang..
sekalipun dengan cara menjelekkan, memarahi, mencaci, dan yang lainnya
dan dengan berbagai macam cara membuat Seto ilfeel tetap stay untuk Lita
dan sekerasnya perempuan pun Lita pasti akan luluh juga dan menerima Seto..
akhirnya Lita ya menikah dengan Seto Nugroho, sahabat dekat dari dua pacar Lita terdahulu yang belum sempat putus tapi sudah meninggal
sementara Inda, kehidupan percintaannya ya selalu berliku liku, selalu diganggu oleh Tomi karna Tomi suka kepada Inda
Tomi terus membuat hubungan Inda dengan pria lain akan terus tidak tenang dan putus sampai Inda sadar Tomi pantas untuknya dan itu seolah disetujui oleh Tuhan dan alam
.
.
.
.
.
.
.
-SELESAI-
cast pemain :
Amanah Pelita Mawadah
Amanah Indadari Warahmah
Amanah Angellita Sakinah - kakak Pelita dan Inda
Seto Nugroho - pacar utama Lita
Endru - pacar Lita yang pertama meninggal
Adif - pacar Lita yang kedua meninggal
Aulia - ibu Endru
Zainal Abidin - mantan pacar Lita 1
Arka - mantan pacar Lita 2
Arjo - mantan pacar Lita 3
Yogi - mantan pacar Lita 4
Wafa - sahabat Arjo
Darma - ketua kelas di SMP Lita
Dofi - teman sejak SD Lita
Reddy - mantan ttm Lita
Yeni - pacar Reddy
Haki - kakak kelas SMP suka Lita
Novi - teman sebangku SMP Lita
Meri - teman SMP Lita 1
Rani - teman SMP Lita 2
Yusuf - mantan pacar Inda
pernikahan :
Amanah Angellita Sakinah
menikah dengan
Adam Nicola
Amanah Pelita Mawadah
menikah dengan
Seto Nugroho
Amanah Indadari Warahmah
__ADS_1
menikah dengan
Tomi Alamsyah