
Sampai akhirnya saat bertemu dengan stevanna di depan gerbang kuliahnya yang memang Guntur menunggu stevanna selesai mata kuliah nya..
"Kamu ?" Tanya stevanna kaget dan mencoba menghindar
"Stev, stop, tunggu lah dulu"
"Apa tur ?"
"Kamu kenapa ?"
"Aku? Aku gakpapa kok tur"
"Kamu menghindari aku dan kamu tidak lagi datang untuk menjadi vocalis ku "
"Ehm.. maaf deh aku sibuk kuliah"
"Enggak.. pasti ada yang lain, sejak kamu pulang bareng Caroline kamu berubah"
"Tur.. stop salahin orang yang gak tau apa-apa soal ini"
"Ya tapi kamu kenapa stev"
Stevanna meninggalkan guntur disana
Membuat guntur semakin yakin ini ulah Caroline
Guntur menghampiri Caroline
Dan Caroline menjelaskan semuanya..
Bahwa memang bukan maksudnya dia akan merusak hubungan Guntur dengan stevanna, Caroline meminta-minta maaf atas segala yang sudah ia ceritakan kepada stevanna
"Guntur ?" ucap Caroline
"To the point.. kenapa sama stevanna, kamu ngomong tentang kita? Bukankah kita masa lalu dan itu katamu"
"Stevanna kenapa kok tanya aku sih"
"Udah lah, kamu cerita apa aja ke dia"
"Okey okey.. aku hanya cerita masa masa kita dulu yang indah, bukan minta dia menghindar dan lupain kamu gini"
"Ya sekarang udah telat, dia udah menyatakan keluar dari band"
"Apa? Dia bilang keluar? Udah biar aku saja yang nanti ngomong ke dia"
"Percuma deh.. yaudah aku lebih suka kamu ngaku, aku maafin, jangan diulangi"
"Ya maaf tur.."
"Okeh, sekali lagi kamu ikut campur hubungan ku sama wanita lain, jangan harap aku akan mengenalmu walau sekedar teman biasa ataupun masa lalu"
Saat Guntur pergi, didepan pintu ia berbalik badan
"Eh iya.. satu lagi.. aku sayang sama stevanna itu melebihi apapun "
Guntur pergi dari rumah Caroline menuju ke rumah Jeremy, untuk melampiaskan kekesalannya dan sekalian memberikan pelajaran untuk semua perbuatan bodoh nya
Saat sampai dirumah Jeremy, Guntur mengajar tanpa permisi masuk rumah nya
"Stop apaan ini tur, stop"
"Gausah belagak begok, lu udah begok"
"Apaan sih tur ?"
"Okeh, lu ngaku, lu kan yang hamilin Caroline, lu juga yang buat caroline rusak dengan narkoba"
"He jangan tuduh orang sembarangan, pasal pencemaran nama baik ini, asal lu tau. Justru selama ini gue yang ngelarang Caroline berhenti narkoba, dia gitu karna dia kecewa sama lu, soal hamil.. dia bohong, itu biar lu sadar apa yang udah lu perbuat ke dia tapi lu malah sama cewek lain lu sadar gak.. lu yang bodoh.. gua sayang sama Caroline dan bukan sayang kalo ngerusak kayak elo" bentak Jeremy
Guntur yang awalnya menggebu-gebu mendengar ucapan jeremy langsung terdiam sejenak dan berlari meninggalkan tempat itu, menuju ke caffe tapi Rasti dan Rista memberitahukan jika Caroline masuk rumah sakit
"tur, aku dapat kabar Caroline masuk rumah sakit" kata Stevanna
"ahh, sejak kapan?"
"ini aku baru ini dapat kabarnya"
"oh okeh aku pergi"
Sementara Caroline menghubungi stevanna.
Karna memang badan nya yang sedikit tidak enak, ia meminta stevanna yang datang kerumahnya dan stevanna mengiyakan
Sesampainya stevanna dirumah Caroline...
__ADS_1
"Hai" sapa stevanna
"Eh, hai, cepet banget"
"Oh kebetulan tadi cari buku dideket-deket sini jadi sekalian"
"Oh.."
"Kamu sakit ?"
"Gaenak badan aja.. tapi no problem"
"Ehm.. eh tadi mau ngomong apa ya ?"
"Oh iya.. aku mau tanya.. kamu keluar dari band? Kenapa? Karna ceritaku kemaren? Aku cuman curhat ke kamu bukan minta kamu untuk jauhin mereka maupun Guntur"
"Kamu suruh aku kesini cuman karna ini, maaf kalo soal ini, ini keputusan ku, sekarang kamu mikir. Apa yang dilakukan Guntur ke kamu, sama banget sama apa yang dia lakuin ke aku, jadi bukan hal yang tidak mungkin untuk guntur sama ninggalin aku kaya dia lakuin ke kamu"
Stevanna pergi meninggalkan Caroline, tapi Caroline mengejar stevanna yang menghindari nya.. dan didepan rumah saat stevanna melewati jalan yang tidak terlalu besar didepan rumah Caroline, Caroline menyusul dan sayangnya Caroline tertabrak salah satu mobil, stevanna berbalik badan dan berlari ke arah Caroline
Ia dan supir mobil yang menabrak Caroline membawa Caroline ke rumah sakit terdekat, dengan semua biaya yang ditanggung penabrak hingga Caroline sembuh
Caroline ditangani oleh beberapa dokter dan suster
"Keluarga Caroline" panggil suster disana
"Ehm.. saya teman nya dok, kebetulan keluarganya tidak di sini"
"Oh ya, Caroline sudah sadar, tapi perlu istirahat yang cukup, dan untuk memastikan sampai benar-benar sembuh ia harus dirawat inap"
"Oh iya dok makasih"
Caroline dipindahkan ke rawat inap biasa. Dan saat sampai diruang rawat inap
"Maafin aku" ucap stevanna sambil tertunduk
"Aku yang minta maaf sama kamu stev.. plis aku mohon sama kamu, jangan jauhin Guntur, dia sahabat pling baikku, dia serius padamu"
"Hem.. iya kamu harus sembuh dulu"
Tiba-tiba Guntur datang dan hanya diam didepan pintu melihat ada stevanna
"Kamu kasih tau dia ?"
"Pasti dia tau dari mereka"
"Eh aku mau belikan kamu makan dulu ya diluar"
"Aku tau kamu memberikan waktu untuk guntur menjengukku" ucap caroline dalam hati
Saat stevanna keluar, didepan pintu ia dan guntur saling menatap lalu saling menghindar
"Kamu kenapa sih Caroline ?"
"Hem. Aku gakpapa kok tur.."
"Nih aku bawain buah kesukaan kamu, aku kesini mau minta maaf atas semua kesalahan ku, atas kemaren aku kasar"
"Udahlah tur, santai aja, aku gakpapa kok, aku tau perasaan kamu"
"Maafin aku juga atas segala nya yang terjadi"
"Soal apa ?"
"Aku tau semua dari Jeremy"
"Jeremy? Tau apa?"
"Udah intinya aku udah tau semua.. makasih ya, aku menghargai kamu dan perasaan mu, tapi aku gak pantas untukmu, Jeremy orang yang paling tepat, buka lah hatimu untuk dia.. kita rajut lagi sebagai sahabat"
"Itu pasti, makasih kebaikanmu selama ini semoga kamu bahagia sama stevanna"
"Yaudah aku pulang, aku masih ada urusan, kamu cepet sembuh"
"Ya tur, makasih"
Saat keluar dari ruangan Caroline, Guntur bertemu dengan stevanna yang sudah duduk diluar
"Kamu kok disini, gak masuk aja "
"Ya gak enak lah kan kalian punya privasi"
"Aku pulang"
"Oh iya.."
__ADS_1
"Makasih"
"Untuk apa?"
"Untuk segalanya kamu mau ngurusin Caroline"
"Itu kewajiban seorang sahabat"
Guntur pergi, stevanna masuk keruang Caroline
"Kok lama stev ?"
"Ehm, tadi ketoilet dulu, sori ya jadi nunggu"
"Gakpapa kok, cuman kuatir aja ku takut kenapa-kenapa aja"
"Eh, ini aku bawain nasi, aku suapin ya"
"Bener gakpapa?"
Caroline makan disuapi oleh stevanna dengan perhatian nya membuat guntur yang melihatnya semakin yakin kepada sosok stevanna
"Maafkan aku membawa kalian kedalam masalah ku" ucap Guntur dalam hatinya
Stevanna setia menemani Caroline slama dirumah sakit sampai akhirnya pulang
"Stev, janji sama aku, jangan keluar dari toffee.. buat mereka bangga punya kamu seperti aku"
Stevanna hanya mengangguk dan berharap ia mengabulkan permintaan Caroline membuat band ini terkenal
Ia kembali ke caffe setelah Caroline cukup sembuh dan kembali dengan aktivas nya sebagai vocalis band toffee
Dan hari ini hari yang spesial bagi Caroline karna ia menerima Jeremy dengan sepenuh hatinya dan haru spesial juga bagi stevanna bisa melihat Caroline lebih baik dengan Jeremy
Dan satu hal lagi. Hari spesial bagi toffee band karna mendapatkan kesempatan masuk dapur rekaman dan selangkah lagi impian menjadi band besar mereka akan terwujud, berkat Jeremy, karna produser yang menawari mereka adalah adik dari papanya Jeremy
Dan mereka membuat janji untuk mulai rekaman
Saat mereka sudah turun dari panggung, Caroline menarik tangan Guntur dan stevanna disana dan mennyatuhkan
"Kalian sahabat sahabat terbaikku, kembalilah utuh" ucap Caroline
Sejak saat itu, pertemanan mereka lebih dekat dan semakin dekat.. Caroline yang sudha mulai menuju jenjang lebih serius dengan Jeremy, lebih sering sibuk dengan urusannya sementara Guntur dan stevanna kembali dekat seperti awal dengan penuh persiapan untuk rekaman.
Tapi saat stevanna, soni, Rasti dan rista sudah sampai di tempat janjian dengan produser rekaman, justru Guntur tak juga datang hingga akhirnya di panggil untuk giliran masih belum datang
"Gimana sudah siap ?"
"Ehm.. bentar pak.. kami siap tapi kurang personil kami" kata soni
"Oh bisa kok ditunggu tapi bisa tandatangani perjanjian kontrak nya dulu, soalnya mau saya kasih ke atasan"
"Ehm.. tapi pak. Ketua kami belum datang, dia yang urusin semua soal ini" soni lagi
"Vocalis kan bisa diwakilkan, cuman tandatangani aja kok"
"Aduh pak saya kurang paham ini.. gimana saya hubungi dulu ya orang nya"
"Oh bisa, saya tunggu 10menit ya, kasih keputusan atau batal kontrak"
"Ya pak"
Stevanna dan yang lain keluar dari ruangan
Masih berusaha menghubungi Guntur yang tak kunjung diangkat hingga akhirnya nomor tidak aktif
"Gimana ?" Tanya soni
Stevanna mengangkat kedua bahunya
"Sekarang malah gak aktif"
"Kemana cobak ini anak"
Ditempat lain Guntur yang sudah bersiap menuju café lalu menuju ke tempat rekaman tempat janjian kemaren malam dengan produser
saat menyalahkan sepedanya tapi tak bisa nyala juga. Dan akhirnya Guntur terpaksa jalan kaki. Ya tidak terlalu jauh juga tidak terlalu dekat dari café nya..
Tapi saat perjalanan, ia melewati jembatan lintas justru bertemu dengan Aditya..
siapa Aditya?
Aditya adalah mantan sahabat Guntur yang di tuduh merebut kekasih nya dan memutuskan menikah tapi justru Aditya meninggalkan kekasih Guntur. Dan memilih dengan wanita lain membuat kekasih Guntur shock dan akhirnya bunuh diri.. karna yang ada di lokasi kejadian pembunuhan diri kekasih Guntur yang dilakukan nya sendiri hanya ada Aditya, Guntur dengan penuh amarah dan kecerobohan nya menelfon kepolisian
Setelah hampir enam bulan Aditya dipenjara dan baru terbukti kasus nya jika itu bukan pembunuhan tapi bunuh diri didepan Aditya yang membuat Aditya sontak menyentuhnya dan membuat Aditya menjadi pelaku
__ADS_1