
"papa?" sapa ku
"eh nak"
"aku kok gak tau papa datang secepat ini, tadi kan bilang jam kantor makan siang?" tanyaku
"ah, sudah biasa, kalau udah pengen ketemu anak ya begini, oh iya nih mama kamu beliin ini, coba cocok gak?"
"mama Xie Yun?"
"iya.. coba lah"
dan ketika kami duduk bersantai..
"kamu sama Fu Zao gimana?" tanya Mao Do
"aku? emm aku santai kok pa, kami santai aja sih, sambil kerja bareng"
"emm.. cepet lah nikah, kmu itu udah hebat dapetin hati lelaki itu, kamu harus bisa mengatur dia"
"papa, apaan sih"
"loh iya, papa bilang bener nih, tadi Sung Ma bilang gak tau siapa Fu Zao, yaaa memang Sung Ma bilang dia orang yang fokus mencari uang untuk sambung hidup.. tapi orang asli korea pasti kenal"
"iya pa, tapi apa hubungannya aku dapetin dia sama masalalu dia?" tanyaku
"pokoknya kamu harus bisa kendalikan semua tentang dia.. semuanya.."
"ehmm papa.. aku gak mikir sejauh itu kali pa"
tiba tiba masuklah Fu Zao
"kan, udah dibilang jangan ngomong orangnya disini tuh" bisikku
"kamu dateng sama dia, kenapa gak bilang"
"yeeh jelas jelas papa gak berhenti bicara"
karna Fu Zao mengerti yang dia hadapi adalah orang tua ku dan orang lebih tua dari nya
ia pun pergi meninggalkan rumahku..
aku mengejarnya..
sepanjang perjalanan, ia benar benar diam..
disituasi ini aku mulai bingun...
sesampainya dirumahnya
"sayang.. kamu marah ya?" tanyaku
"enggak"
"terus kenapa diam aja, marah nih"
aku menunjukkan sifat manja didepannya..
dia menyentuh kedua pipiku
"enggak, tapi liat kan, aku tahan emosi demi kamu"
"iyaa, denger baik baik, akan ku percepat pernikahan kita, aku sudah minta bantuan XieLung mengurus semuanya" jelasnya
"kenapa percepat?" tanyaku
"aku gak mau kehilangan kamu" ucapnya
dan ketika setengah persiapan yang dilakukan XieLung untuk pernikahan kami..
Fu Zao kembali bertanya mungkin sedang meyakinkan hatinya..
"aku tanya sama kamu, satu kali lagi dan terakhir, jawab dengan benar benar dari perasaan kamu.. kamu siap tidak menjadi istriku?" tanya nya
"ha..ya aku siap" ucapku tegas
"kenapa?" tanya nya
"aku gak peduli bagaimana kehidupan ku setelah menikah dengan mu, sedang kan banyak orang diluar untuk ku tidak bersamamu.. tapi aku yakin.. aku tau kamu butuh aku" ucapku
dia beberapa detik menatapku dan mata nya berkaca kaca dan ia langsung memelukku..
"kenapa? eh kamu kenapa?" tanyaku
"makasih"
"iya.."
dan aku memang benar benar tidak tau bagaimana hidupku nantinya.. itu rahasia tuhan..
dan ketika kami melangsungkan pernikahan..
banyak orang melihatku tidak lagi rendah walau penampilanku seperti ini, berkacamata bulat, rambut kunciran..
__ADS_1
Fu Zao mengundang seluruh keluarga ku mulai dari keluarga besar Mao Do Za dan juga keluarga besar Jodi dan Mini di indonesia
tak lupa tentu keluarga besar dari orang yang angkat nya jadi anak, dan ibu pemilik tempat asuhan tempatnya ditinggalkan ibunya..
dan tamu spesial yang membuatku sangat senang adalah Sung Ma..
aku tidak menyalahkan orang tua ku tapi aku sangat respection akan kasih sayang Sung Ma yang benar benar tulus..
"apa, kamu mau menikah? sama dia?" tanya Ming Du
"ya aku datang untuk berikan ini, undangan kami" jelas ku
"begini saja, saya tidak butuh restu anda, restu siapapun orang berpengaruh dalam hidup Nada, karna aku dapat keyakinan dari Nada sendiri" ucap Fu Zao menarik tanganku pergi
hal yang sama ketika aku mengirim undangan kepada Sun Mih, Man Nna juga Chu Zuhn
"ka-kamu yakin" tanya Chu Zuhn
"iya. datang ya"
"tapi kamu harus benar benar yakin, dia orang jahat" bisik Sun Mih
"kalian bisa datang, jika tidak suka, tak masalah, kami permisi" ucap Fu Zao menarik tanganku
kami menikah.. pada 21 desember (untuk tahun dirahasiakan) adalah hari bersejarah bersatunya kami
Fu Zao tidak mau aku sedikit saja lepas darinya..
dia tetap memberiku kehidupan..
aku tau di balik angkuh, kasar, dan peranan nya dimata orang..
di satu titik ada hati lembut untuk mencintaiku
dan ketika pertemuan ku kembali berdua bersama Sung Ma..
iya mendukung ku, berbeda dengan orang lainnya..
Sung Ma yakin Fu Zao adalah terbaik untukku
"selamat sayang, kamu menikah dengan orang yang bisa menjaga mu.. aku yakin siapapun Fu Zao dimata orang orang.. tapi dia orang yang pantas untukmu" ucap Sung Ma
"terimakasih ma, Mama juga jagain aku selama kuliah, mama pengganti orangtua ku.. makasih ma"
"iya.. dan kamu, ingat, harus setia, harus menjadi teman terbaik untuk Fu Zao.. jaga perasaannya.. dari seluruh penduduk korea yang tau sifat aslinya hanyalah kamu, kamu seorang, jadi tolong jga sikap untuk suami mu" jelas Sung Ma
dan Fu Zao menyapaku bersama Sung Ma..
dia memberikan izin untuk aku membelikan rumah kepada Sung Ma didekat rumah Fu Zao, karna Fu Zao tidak suka orang asing berada dirumahnya jadi tidak mungkin Sung Ma masuk dan tinggal denganku lagi bersama satu atap..
"makasih sayang.." ucapku..
"iya.. dia orang pertama, dan satu satunya yang mempercayai aku menjaga kamu" ucap Fu Zao
dan kehidupan setelah sebulan kami menikah, dan dihari yang sama aktifitas kembali dimulai..
jangankan lelaki, perempuan pun berani menyentuh sehelai rambutku, berurusan panjang dengan Fu Zao..
pergi tanpa Fu Zao..
boardiguard ada 4 orang menjagaku..
aku benar benar merasakan menjadi orang disegani di kota ini mulai dari aku yang di rendahkan karna tampilanku, naik peringkat sedikit karna hasil kerja kerasku, dan sekarang menjadi ibu presiden direktur... arrrh dunia jadi milikku..
dari yang aku bukan siapa siapa didunia ini..
sekarang.. aku tau, siapa Fu Zao, mengapa dia cukup dikenal dikota ini sementara aku tidak mengenalnya.. daaaan kenapa alasan dia menjadi seperti ini...
yaa Fu Zao adalah suamiku..
dia orang yang benar benar keras tapi tidak denganku..
ketika aku melahirkan anak kami..
dan anak kami mulai tumbuh besar.. sekolah.. dan sudah mengerti dunia..
ketika anakku melawan ku.. dia akan dapat beberapa pelajaran dari Fu Zao, ayahnya sendiri sekalipun Fu Zao tau itu adalah anaknya sendiri..
didikan keras dari ayahnya akan membuat anak perempuanku menjadi kasar sama dengan ayahnya..
aku tak mau itu terjadi tapi aku hanya bisa setiap Fu Zao mengajari anakku untuk berani dan kuat..aku mengajarkan nya tentang ada nya setitik lemah
yaa.. aku mengajarkan nya tentang ada nya setitik lemah dalam setiap kehidupan
tentang siapapun orang terkuat didunia akan ada setitik kelemahan
berjalannya waktu yang begitu cepat, anakku remaja, ia baru masuk masa sekolah SMA
dan ia mulai mengenal siapa ayahnya..
ia bertanya.. padaku tentang aku mau menikah dengan ayahnya
"maa.. mama kenapa mau menikah sama ayah? ayah kan..." ucap Xu Lie Liang Cheu
__ADS_1
Xu Lie Liang Cheu adalah nama anakku dan Fu Zao
tapi ketika aku akan menjawab pertanyaan anakku
"Xu Lieng... papa tidak mau dengar pertanyaan semacam itu.. papa dengar sekali lagi, papa akan urusan untuk beberapa orang memberikan pelajaran padamu, masuk kamar, kerjakan tugas rumah mu dari sekolah" bentak Fu Zao
malamnya, ketika Fu Zao pergi untuk keperluan meeting esok paginya..
aku memberikan penerangan pada Xu Lieng..
ini benteng pertahanan Xu Lieng dimana setiap kali ia ingin melawan dan membenci ayahnya..
ia menatap arahku..
menghargai aku..
bahkan ia buktikan dengan cara terbaik menjadi anak Fu Zao yang bisa dibanggakan ayahnya..
yaaa Fu Zao sekeras itu, memang..
bahkan anakku sendiri memilih tinggal bersama neneknya Sung Ma yang rumahnya tepat berjarak du rumah dari rumah ku..
.
.
.
.
.
.
.
-SELESAI-
List Cast :
Senada Musicia Murni - Nada
Fu Xao Dum Chen / Fu Xao - presdir Cheu City
Feng Liang / Fu Zao - suami Nada
(Fu Xao dan Fu Zao : 1 orang)
Xue Lie Liang Chen - anak Nada dan Fu Zao
Zang Mheng - coolboy kampus
Xieng Yuang - teman dekat Nada
Ming Du Suan - murid baru di kampus QyinMa
Mao Do Za - ayah kandung
Sung Ma - ibu angkat Nada
Xie Yun - istri Mao Doza, ibu sambung Nada
Xin Yu - ibu kandung Ming Du
(Xie Yun dan Xin Yu : 1 orang)
Xie Lung - *** pribadi Fu Xao
Jodi - ayah asuh Nada diindonesia
Mini - ibu asuh Nada diindonesia
Jo Mua - sahabat Zang Mheng
Dum Za - ayah Fu Zao
Su Zuan - ibu Fu Zao
No Xue - dosen kelas
teman kampus :
Chu Zunh
Cheng Gunn
Sun Mih
Man Nna
Qyin Ma - nama unniversitas
Feng Liang Cheu - nama perusahaan baru
__ADS_1
Cheu City - nama perusahaan air mineral