Satu Nama Sebuah Kisah

Satu Nama Sebuah Kisah
JDVW #6


__ADS_3

jordy melepaskan lengan heppi dan mengangkat tangannya..


"oh jadi kamu yang minta gilsha memohon begini padaku untuk merubahku?" tanya doivi


"enggak" ucap heppi


"eh doivi, dia memang sekali pernah menemui ku, meminta ku membantunya, tapi aku sempat menolaknya, dan aku berfikir ulang membantunya tanpa paksaan darinya.. aku iklas bantuin dia karna dia memang tulus.." jelas gilsha..


"dengar baik baik buat kamu gilsha, termasuk untuk jordy dan heppi, aku gak akan pernah melupakan kamu gilsha, gak akan pernah, sama sekali, sekalipun kamu jordy, membunuhku, menyiksaku, dan sekalipun kamu heppi, memohon sekalipun" jelas doivi


doivi meninggalkan lobi sekaligus menghubungi beberapa security untuk mengamankan ketiganya..


hari haripun berlalu


dimana saat akan terbang keluar negri melupakan semua hal di indonesia...


doivi bertemu rangga dibandara..


rangga.. mantan orang sakit jiwa yang ditangani oleh gilsha..


rangga menyapa terlebih dulu karna ia merasa mengenal


"hei, kamu, kan pacarnya gilsha kan?" tanya rangga


"iya, saya doivi" mengulurkan tangannya


"yaaa saya baru ingat itu nama kamu.."


"iya.."


"kau mau keluar negri?"


"yaaa..."


"kenapa?"


"meninggalkan masalah"


"apa kau masih dengan gilsha?"


"no.."


"kenapa?"


doivi mengangkat kedua pundaknya..


"bagaimana kabar dia?"


"kurasa dia dalam bahaya?"


"kenapa kau bilang begitu?"


"dia bersama seorang mantan nara pidana, lalu saya bisa mengatakannya dia baik baik saja?"


"napi? siapa?"


"jordy"


"dia bebas?"


"begitulah"


"saya tau jordy, dia takkan menyakiti gilsha tapi memang dia gak pantas buat wanita se baik gilsha.."


"hmmmmm" ucap doivi bernafas panjang


"saya bisa bantu kamu mendapatkan kembali gilsha"ucap rangga


"are you seriously?"


"yeah.. aku bisa bantu kamu, bisa.. semua ku atur, karna aku tau bagaimana menyingkirkan jordy selamanya.."


rangga menawarkan untuk doivi bantuan.. tapi rangga tak mengatakan apapun pada doivi..


alhasil, doivi batal untuk pindah selama nya ke iran..


"okeh, jika kamu benar membantuku, aku tidak akan tinggal di iran, tapi sekarang aku harus selesaikan urusanku di sana, lalu aku akan pulang selesai nya, aku titipkan gilsha padamu, dan ini kontakku" ucap doivi


"okeh, ini kartu namaku" ucap rangga


rangga pun menuju kerumah gilsha..


"hai girl" sapa rangga


saat gilsha menoleh, ternyata rangga


"rangga.. kamu dateng gak bilang bilang?" ucap gilsha


"sureprize dong, masak ngomong ga jadi kejutan dong"


"iya iya deh, emmm.. masuk yuk"


gilsha menyuguhkan teh untuk penghilang lelah perjalanan rangga


"kamu balik ke indonesia atau gimana?"


"aku cuman liburan aja gilsha.."


"terus selama diindonesia, kamu tinggal dimana?"


dirumah kamu, boleh?"


"kamu serius, ga bisa dong, ini bukan new york rangga, ini indonesia, dimana kita seatap dianggap berzina.."


"yaudah, aku akan tinggal didaerah rumah kamu"


"em.."


"diujung jalan.. masih ada kost?"


"ada.. masih"


"aku coba kesana deh, temenin yuk"


setelah menemani mencari penginapan.. gilsha pun kembali kerumah dan malamnya rangga meminta untuk bertemu dan jalan dengan gilsha..


malam nya saat sudah berada diteras rumah gilsha


"kamu serius ajak aku keluar malam ini?" tanya gilsha


"iam really, kan aku sudah bilang, apa kamu mau pakai pakaian itu?"


"tapi malam ini aku..."


"kenapa?"


"aku keluar sama jordy"


"bagus dong, aku bisa gabung bareng kalian, kan aku juga lama kaga ketemu dan jalan bareng jordy"


disangka lelaki lain sedang mengajak gilsha jalan, jordy yang sedari tadi dibelakang rangga pun kaget jika didepannya adalah rangga


"rangga?" sapa jordy


rangga membalikkan badan..


"jordy.. Watsap gaes?" sapa rangga


"hei, kamu apa kabar, tinggal di new york pakaian mu bak bos besar..?"


"tentu, sama kan sepertimu? oh iya malam ini kalian keluar kemana?"

__ADS_1


"kita makan doang sih"


"emm aku siap siap dulu ya" ucap gilsha


tinggallah rangga dan jordy yang saling bercerita..


tak lama gilsha datang dengan rapinya.. membuat kedua lelaki tak berkedip sedikitpun


"wah gini nama nya bisa bisa gur jatuh lagi mah" ucap rangga


"jatuh?" ucap gilsha


"jatuh cinta lagi, gimana kalo aku jatuh cinta lagi? bahaya kan, bahaya buat orang yang suka padamu disampingku ini"


jordy melirik sinis kearah rangga


"santai bro, gak bakalan, aku udah punya cewek di new york, makanya lu main ke rumah gue disana.." ucap rangga


"seriusan punya disana, wah hebat dong, dapetnya bule" ucap gilsha


"iya, ku kenalin kalo kamu kesana ya?"


"harus dan wajib itu"


"hmmm..."


melihat kedua nya dekat, jordy pun tak suka..


mereka pun jalan ke salah satu mall..


selama jalan bertiga, pandangan jordy memang tak suka kepada rangga, karna gilsha terlalu dekat dengan rangga, dan seolah asik berdua.. namun jordy hanya bisa diam karna rangga adalah teman baiknya namun saat ketiga nya memesan makan, tinggallah jordy dan rangga disana


"lu suka sama gilsha" tanya jordy


"hm? pertanyaan apa itu?"


"ya gue kan tanya doang"


"kalo suka juga hatinya bukan pagi buat ku, dan asal kau tau, aku bahagia pernah ada bersama nya.."


"em... pertanyaan yang sama harus kau jawab"


"jawab apa?"


"lu yang ngucap pertanyaan ke gue masak lu lupa"


"hmmm"


"lu suka kan sama gilsha?" tanya rangga


"biasa kok"


"biasa, biasa, lu tau, isi hati gilsha pada siapa?"


"emang lu tau?"


"gini ya, gilsha bukan punya gue, apalagi punya lo, lo ngejauhin dia dengan banyak lelaki lu pikir lu siapa? dia itu milik doivi"


"atas dasar apa kau bilang dia milik doivi? ikatan aja mereka gak ada, so gilsha milik siapa aja.."


"gue ats dasar doivi dan gilsha memang pasangan yang cocok, paling cocok, asal kamu tau, saya tau jika gilsha mengurus ku sejak aku gila, dan doivi memberikan izin gilsha untuk mengurusku, andaikan dia dengan cowok lain semisal kamu, aku yakin kau takkan mengizinkan nya untuk denganku, tapi bahkan saat gilsha sedang tak bisa mengurus ku, dia menjaga ku, sekalipun tak bisa mengurusku.. sudah jelas itu tanda dia peduli padaku" jelas rangga


"lalu kenapa bisa kamu tau semua orang satu persatu yang mengurusmu saat kau gila, kau berpura pura?" tanya jordy


"oh, maaf, saya bukan kamu"


"kenapa bawa bawa aku?"


"nah sekarang gini, kalo orang gak pernah ngelakuin hal yang kamu tuduhkan baru aja, orang gak akan  berfikir sejauh itu.. mereka berfikir karna mereka pernah melakukan"


saling diam, gilsha datang dengan makanan pesanan ketiganya..


setelah mereka pulang..


"aku bukan lelaki baik untukmu, begitupun jordy, tapi kamu wanita baik buat kami.. semoga kamu bisa bersama doivi" ucap rangga


gilsha hanya diam, seolah ia tak percaya rangga tau tentang perasaannya..


saat didepan mobil jordy, rangga memanggilnya..


"aku mohon kembalikan kebebasannya, kamu tau sahabat kita.. bahkan gilsha mengurusnya sampai akhir hanyatnya seperti yang kita tau, gilsha berulang disakitinya.. kedua aku, dia rela meninggalkan segalanya untuk mengurusku, dan ketiga kamu, dia mondar mandir sel hanya untuk perhatian padamu, bahkan ia kehilangan cintanya karna kamu" jelas rangga


"aku tak melarangmu mencintainya tapi bukan untuk memilikinya dengan cara memaksanya.." sambung rangga


saat rangga membalikkan badannya.. jordy sigap memeluknya...


"semua harus bisa kau lepas.. aku yakin doivi tepat untuk gilsha.."


esoknya jordy meminta untuk bertemu dengan gilsha, saat gilsha bersama dengan rangga..


rangga berfikir, apa lagi ulah yang akan dilakukan temannya itu tapi saat tau yang dimaksud adalah bertemu dengan gilsha karna sesuatu yang telah dibicarakan rangga kepadanya


"aku kesini ingin kau antar aku ke mana berada doivi" ucap jordy


"ha, jangan, gausah lagi ganggu dia, dia gak ada urusan lagi denganku"


"ayo lah ajak aku bertemu dia, ada hal yang harus ku bicarakan berdua dengannya bersama kamu"


gilsha melirik ke arah rangga yang menganggukkan kepalanya


"tapi aku mohon kamu jangan berlaku aneh diluar batas.. karna jam segini dia sedang berada di kantornya" ucap gilsha


sesampainya di kantor..


"mbak, pak doivi apa datang?" tanya gilsha yang ditemani rangga dan jordy bak bodyguard


"pak jordy belum datang mbak, ada meeting tapi sudah diperjalanan" ucap salah satu karyawan disana


"oh, tapi sudah diperjalanan menuju kantor ini kan?"


"iya mbak, saya coba hubungi"


"gak perlu, kan dia langsung kesini, jadi gausah deh"


"oh gakpapa mba?"


"santai, gakpapa, saya tunggu di sofa itu aja.."


"baik mbak.."


tak lama doivi benar datang.. dan saat masuk lobi ia kaget melihat sudah ada gilsha, rangga, dan jordy


rangga mendekati dan mengajaknya duduk bersama nya bergabung dengan jordy dan gilsha..


gilsha berlari keluar kantornya karna ia tak tega akan melihat perlakuan jordy kepada doivi, difikirannya jordy akan menyakiti doivi..


"gilsha" panggil jordy


"aku gak mau liat kamu nyakiti orang lagi, silahkan kalian bicara tanpa saya.." ucap gilsha


jordy menarik tangan doivi


"lepas jordy" ucap gilsha melepaskan tangan jordy


"gini sha, aku kenapa ngotot ketemu doivi bareng kamu, aku cuman mau kalian bersama aja, aku sadar aku hanya penghalang, aku tau kehadiran aku waktu itu saat kalian akan meresmikan hubungan kalian.. aku minta maaf,  hanya dengan ini aku bisa membalas segala kebaikan mu sha.. kamu terlalu baik untuk dua temanku termasuk aku, sekarang kalian bersama, aku udah atur dalam sehari semalam untuk kalian bertunangan.. aku harap kalian bisa bersama dan bahagia" jelas jordy


"kamu serius? " tanya gilsha


"yaaa.. maaf aku sempat jadi pertengahan diantara kalian.."


doivi memeluk gilsha dan gilsha hanya bisa menangis bahagia..

__ADS_1


esoknya saat keduanya datang di acara sureprize tunangan dari jordy..


mereka pun sah menjadi pasangan tunangan dan setahun dari hari ini mereka akan menikah, rangga mendekati keduanya.. memberikan selamat dan doivi memeluk erat erat rangga tanda berterimakasihnya..


rangga mendekati arah jordy yang sedang berdiri didepan salah satu meja yang sedang memperhatikan gilsha dan doivi


rangga menepuk pundak jordy memberikan kekuatan dan semangat.. lalu saat rangga kembali menuju ke tamu undangan lainnya, jordy melihat heppi yang ternyata turut hadir disana


jordy membawakan minuman, dan menyapanya


ia menyodorkan minuman ke arah heppi, heppi menerima minuman itu


"terkadang melihat mereka bahagia, cukup membuat kita bahagia.. sekalipun sebenernya kita sakit.." ucap jordy


"hem.. saat kita tak bisa memaksa itu cinta yang sejati untuk berpisah, kita tak punya daya lagi ketika mereka kembali bersatu, sesakit itu memang, tapi aku tau konsekuensi percintaan tak selalu indah kecuali memang ditakdirkan bersama.." ucap heppi


keduanya terus memandangi gilsha dan doivi yang terlihat pasangan paling bahagia bisa kembali bersama setelah dipisahkan..


tak lama jordy menatap arah heppi dan mulai menyukai heppi..


dan melihat temannya sedang menyukai gadis itu, rangga menjaili nya dengan mengagetkan gadis itu


"duaaaar" ucap rangga menjaili keduanya.. bahkan sampai tubuh heppi terpental


karna kaget, heppi terpental ke pelukan jordy..


rangga pun terus menggodai keduanya..


"cinlok udah mah ini" ledek rangga


begitupun gilsha dan doivi turut serta menggodai keduanya..


terlihat wajah malu malu terpancar dari keduanya..


akhirnya mereka pun memutuskan  untuk lebih dekat sementara rangga yang sudah medatangkan kekasih nya diluar negri khusus dipertunangan gilsha dan doivi pun tak lama datang..


"nah, ini dia tamu terjauh kita" ucap rangga menyambut kekasih nya


"ini pacar yang kamu bilang kan rangga?" tanya gilsha


"iya ini, kenalin semua"


rangga memperkenalkan kepada empat temannya..


dan mereka pun melalui pesta dengan saling tertawa berbagi cerita..


#pesan yang dapat diambil


sejauh apapun kaki kita melangkah,


sebanyak apapun orang berusaha memisahkan,


jika sudah ditakdirkan bersama,


juga akan kembali bersatu..


dan saat dimana kita berusaha dipisahkan oleh orang lain


ketika kita kembali dengan takdir,


mereka takkan lagi mampu memisahkan..


hidup itu tak semudah bertemu jodoh


lalu bahagia bisa memiliki


namun diuji terlebih dulu


seberapa kuat kau bertahannya dia berada dihatimu,


bukan menggantinya dengan orang lain


soal takdir jodoh..


segiat apapun kita untuk menjaga,


mencari, mempertahankan pun jika kita takdir,


kita jalani dengan slow motion pun


akan kembali bersama


kisah diatas memberikan kita bukti bahwa seberat apapun masalah dihadapi,


jika kita sudah dipertemukan jodoh lalu berpisah,


kita akan kembali dengan cara tak terduga,


tapi jika kita belum ditemukan, bersabarlah,


ada saatnya kita akan dipertemukan dengan cara indah, seindah indahnya takdir berlangsung


allah itu adil, dia akan memberikan cobaan hanya untuk pasangan yang direstui, namun keputusan dikembalikan kepada umatNya..


jika kuat menjadi takdir


jika menyerah sekedar menjadi cerita..


semoga kisah doivi dan gilsha menjadi pengalaman kita tentang menghadapi sebuah masalah dalam bersatunya jodoh karna takdir..


disini, saya (jordy) sebagai peran utama disini, mengerti, bahwa yang namanya takdir, jodoh, dan pertahanan itu saling terkait


diambil dari kisah nyata


11 maret 2014


story by. Jordy Willman


.


.


.


.


.


.


.


-SELESAI-


List Cast :


Jordi Daylon Valentio Willman - Jordi


Gilsha - gadis yang disukai Jordi


Fitro - pacar Gilsha


Rangga - sepupu Jordi


Joni - staff


Doivi - orang berpengaruh dibali


Anita - adik Doivi


Heppi - pacar Doivi

__ADS_1


Antoni - pemilik Jiran Tour


Jiran - nama perusahaan dibidang Tour


__ADS_2