
"kan enak tanpa repot-repot nyarik"
"tetep aja.. kalo kalo dia buronan.. atau apa gimana?"
"buronan cinta?"
"haha bisa aja.. itu kan kamu"
"apa?"
"hem enggak gak ngomong apa apa aku kok"
"ehm"
2bln tak terasa kedekatan mereka dan Adam menyatakan perasaan nya pada Angel
"Angel.. boleh aku jujur?"
"yaa.. dam"
"aku suka sama kamu"
Angel mematung seketika
"banyak dikitnya aku tau sifat kamu.. aku suka sama kamu"
"sejak kapan?" tanya Angel
"sejak aku tau kamu mantan Dirga tapi kamu masih mau merawat ibunya.. sedangkan banyak perempuan diluar sana jika diposisimu pasti akan meninggalkan ibunya"
"ehm..." Bingung
karna memang sebenarnya Angel pun bisa melupakan Dirga karna sosok Adam
"aku suka sama kamu dan aku ingin jadi kekasih halalmu"
"yaa aku mau"
"beneran?"
"iyaaa.. tapi soal Dirga masih berusaha balikan denganku apa kamu marah jika aku semua?"
"aku tau semua kok.. kan aku tetangga Dirga.. sedikit banyaknya Dirga sering cerita tentang kamu kok"
"yaudah Alhamdulillah kalo kamu sudah tau"
"jadi kita pacaran yaa.. janji aku akan berusaha secepatnya pacaran kita jadi halal"
"amin"
"tapi kamu mau kan aku kenalin ke orang tua aku dan langsung tunangan"
Angel mengangguk tanda menerima, Adam pun mengabari dan mengenalkan Angel kepada kedua orang tuanya..
karna memang Adam tidak pernah berpacaran walaupun banyak wanita yang mendekatinya seperti gula dan semut tapi tak satupun yang membuat seorang Adam Nicola tertarik..
Adam memperkenalkan pada kedua orang tua nya setelah Angel mengurusi Sayidah..
sesampainya dirumah Dirga yang biasanya Adam menunggu diluar sekarang Angel mengajaknya masuk untuk diperkenalkan juga
"assalamualaikum buk"
"waalaikumsalam nak Angel.. loh sama siapa?"
karna kegigihan dari Angel akhirnya ibu Dirga pun bisa berjalan seperti awal meskipun harus bertahap dan memerlukan proses panjang
dan karna sekalian sedang ada Dirga yang menunggunya sedari tadi Angel mengenalkan Adam sebagai calon tunangan dan suaminya Angel
"oh iya buk.. saya kenalin ini Adam.. masih tetangga ibuk kok.. dia calon tunangan ku Bu.. ini habis dari sini aku menuju rumahnya untuk bertemu kedua orang tuanya untuk kabar pertunangan"
"loh kok tiba-tiba tunangan kapan pacarannya?" tanya Dirga kesal
"gak perlu pacaran ga.. cukup jadi teman dan mengerti satu sama lain"
"yaudah deh selamat yaa semoga bahagia"
"amin makasih buk.. maaf kalo nantinya Angel jarang kesini tak sering dulu"
"iya gakpapa nak Angel.. ibu udah berangsur-angsur membaik kok"
"yaudah kita pamit buk"
Angel dan Adam berlalu meninggalkan rumah Dirga terlihat Dirga sedih dan sangat menyesal dengan keputusan bodohnya setahun yang lalu untuk memutuskan Angel demi Mella sedangkan kabar berhembus Mella memang sudah punya pacar sebelum Dirga mendekati Mella..
dan jelas memilih kekasih nya ketimbang Dirga kan
dan untuk sekarang bagaimana pun kerja kerasnya mendekati Angel.. itu sudah terlambat tanpa kesempatan.. dan takkan membayangkan bagaimana jika Angel menikah dengan Adam dan menempati rumah Adam tetangga Dirga..
Dirga menatap Angel dan Adam berlalu.. sementara Angel menuju rumah kedua orang tua Adam..
sesampainya..
"assalamualaikum mom.. dad?"
"waalaikumsalam nak.. eh bawa siapa?"
"kenalin ni mom.. Angel.. temen Adam.."
__ADS_1
"oh yang kamu ceritakan lewat telpon beberapa hari lalu ya"
"iya mom.. mana dad?"
"bentar lagi pulang kok.."
beberapa menit kemudian ayah adam datang
merekapun membicarakan tentang pertunangan dirumah Adam sebelah Dirga
"gini mom.. aku mau tunangan dulu sama Angel boleh?"
"boleh donk sayang.. tapi gimana sama perjodohan dari sahabat kecil mom end dad?"
"huss mom jangan bilang gitu didepan Angel.."
"iya iyaa maaf.. yaudah kapan kita kerumah kedua orang tuanya.. kenalin mom "
"besok dah"
keesokan nya hari bertemunya kedua keluarga masing-masing dan betapa kagetnya kedua orang tua Adam melihat nenek dari ayah Angel..
yang ternyata dia adalah seseorang yang sering memberinya makan saat susah dulu..
maklum meskipun ayah ibu Adam asli luar negri tapi mereka hidup dari kecil di Indonesia hingga sekaya sekarang karna usaha dari nol, bertemulah Adam dengan wanita yang ayah ibunya jodohkan dengannya
"loh.. mom, dad, kok udah pada kenal aja sih?"
"iyaa.. Angel ini ternyata gadis yang akan mama jodohkan sama kamu?"
"Angel mom?"
"iyaa" mengangguk
"tau gitu mah aku gak bakal kabur-kaburan kali mom"
"jadi kamu mau mama jodohkan?"
"mau deh asal sama dia" nunjuk Angel..
dan betapa bahagianya.. pertemuan tanpa sengaja membuat mereka menjadi sepasang jodoh..
tapi gak sampai disini cobaan untuk pasangan ini.. satu persatu masalah datang silih berganti..
Flashback -
pernah tidak kalian tau mengapa Adam disuruh cepet nikah sampai akhirnya ibu Adam menjodohkannya..
jika kalian berfikir karna Adam sudah lama sendiri dan belum nikah sama sekali atau kalian berfikir faktor usia itu salah..
karna maksut dari ibu Adam meminta cepat ia menikah agar status nya yang dijaman sekarang membahayakan..
bernama Selly Natasya.. mereka cerai hidup karna keyakinan berbeda.. bukan soal agama tapi faktor lain yaitu pekerjaan..
yaa sama seperti Angel dan kedua adiknya dan hasil dari pernikahan tersebut dikaruniai Vika natasya Nicola (6th) dan Raga Hamdani Nicola (2th)
dan ini yang membuat Angel berbeda dari kebanyakan ibu tiri...
Angel meminta setelah hari pertunangannya untuk bertemu dengan kedua anak Adam..
tak terasa hari ini adalah hari pertunangannya dengan Adam yang dihadiri beberapa keluarga dari Angel dan yang paling banyak datang adalah kerabat Adam.. dihadiri juga Sayidah dan Dirga..
tapi justru Lita dan Inda seolah memanaskan situasi
"eh Inda.. kau tau tidak.. penyesalan kan bukan didepan.. pasti diakhir apalagi kalo kebodohannya sendiri" sindir Lita
"kak Lita apaan sih" ucap Inda berpura-pura
"hem itu tuh ada yang nyesel mukanya.. pasti mikir deh cobak aja dia di posisi kak Adam yak gak"
melirik sadis ke Dirga
mereka tertawa bersama seolah bangga dengan penghinaan yang mereka lontarkan mengingat betapa jahatnya dia pada Angel
seketika wajah bahagia Lita dan Inda hambar.. ketika kedua orang tuanya datang tapi tak saling sapa seolah tak saling mengenal
Lita yang sedari tadi menahan emosi demi Angel, dia hanya bisa sesekali mengambil nafas panjang dan melepaskannya dengan memejamkan mata
acara begitu hikmat.. tak teras berlangsung tiga jam.. dan satu persatu tamu undangan pulang
keesokan harinya setelah hari pertunangan mereka, seperti janji Adam untuk menemukan Angel dengan kedua anaknya
"kita enaknya panggil apa ya Angel?"
"panggil nama aja udah dam.. gak norak"
"yaa sih.. tapi masak cuman nama.. gimana kalo Beby Angel sama baby Adam"
"bayi maksutnya? Hehe"
"yaa bukan bayi juga.. itu romantis"
"sayang aja deh.."
"kan udah lumrah"
"beby juga lumrah kali dam"
__ADS_1
"udah mending Beby.. kamu kemaren kemaren kayak nurut sekarang kok bikes"
"bikes? Apa itu"
"ah kata nya biar gak norak.. bikes cari tau aja sendiri"
sejak bertunangan.. Adam sedikit demi sedikit mulai untuk melakukan kebiasaan Angel untuk tidak memakai handphone yaa meski cukup sudah karna Adam seorang yang memang sangat butuh benda itu.. tapi demi cinta kata Adam..
ia menginfokan pada beberapa pekerjanya untuk langsung menemui nya jika ada keperluan
hari ini hari yang dijanjikan Adam pada Angel untuk bertemu dengan kedua anaknya.. setelah berdiskusi dengan mantan istrinya akhirnya mengizinkan..
dengan syarat Adam menjemput dan mengembalikan sebelum magrib karna memang malamnya mereka harus belajar
dan Adam mengiyakan
sesampainya dirumah Selly, mantan istri Adam ternyata sudah siap Vika dan Raga bersama baby sisternya..
"assalamualaikum sayang.."
"waalaikumsalam paa.." sembari salim
"udah siap-siap belum ni"
"udah pa tapi tunggu ya aku sama raga ambil tas" menuju ruang tamunya
"pak.. buk.. gak masuk dulu?" Ucap suster
"nanti aja ya mbak.. pulangnya.. kan aku lagi keluar kan"
"iya pak.."
"iya mbk kenalin.. ini Angel.."
"Angel mbak.. salam kenal ya"
"iya buk.. salam kenal juga"
"eh udah siap anak papa?"
"udah pa.. ayok"
"mbak saya duluan yaa.. salam buat mbak Selly nya"
"Iya buk makasih"
diperjalanan Vika dan Raga duduk di belakang sedangkan Angel di samping kemudi Adam didalam mobil angel membuka suara karna hari ini mungkin hari kesempatan untuk perkenalan Angel dengan kedua anak Adam
"hai Vika.. hai raga.. apa kabar?"
"baik tante.. tante gimana?"
"sama baik" sembari senyum arah mereka
"tante orang mana?"
"tante orang jati warga jalan kertasjaya"
"oh disitu.. aku tau tan.. tapi cuman lewat"
"oh ya? main kerumah tante kalo lewat lagi yaa"
"siap tante.. tapi nantik main kerumah tante kan?"
"iya sayang.."
melihat wanita yang ia sayang dan malaikat kecil dua nya mulai dekat.. Adam senyum
"idih papa nya kalian senyum sendiri tuh"
"ih papa ngetawain aku sama Raga ya?"
"Gak sayang"
mereka menuju taman bermain ancol bersenang-senang jalan bersama
setelahnya pergi makan karna lelah seharian bermain.. sore menuju rumah Angel tapi mampir menuju rumah penjual sosis bakar langganan Angel dan adik-adiknya..
membeli sepuluh bungkus karna berkepala dua bungkus.. Angel dan adiknya 6bks.. sisanya Vika dan Raga bukan rakus loooh tapi emang porsi mereka segitu lalu menuju rumah Angel
sesampainya dirumah Angel disambut kedua adiknya
"assalamualaikum adek.. liat ni kakak bawa apa?"
"sosis bakar ya kak"
"loh kok tau?" tanya Adam heran
"tau lah kak namanya udah keseringan beli jadi tau meski sekedar bungkusnya" jawab Inda
"hehe iya bener"
"ehm kak.. ini siapa kok lucu-lucu?" tanya Lita
karna jika Lita yang bilang pasti klop sama hatinya.. karna hati Lita terlalu keras, karna memang watak Lita keras
"I.... I.. ini..." ucap Angel gugup karna pasti akan dapat ekspresi menggelikan dari adik pertamanya
__ADS_1
"iya ini.. ini siapa?" tanya Lita
"ini.. ehm kenalin.. ini Vika sama ini Raga.."