
N O T E :
nah.. okeh.. ini adalah novel dengan sudut pandang pria nya, sebenernya ini bukan yang pertama sih, karna ada kok yang sebelumnya pakai sudut pandang pria danbini yang kedua nya
cerita pendek percintaan seorang lelaki yang sedang mencari jati diri hingga akhirnya bertemu dengan seorang gadis yang pantas untuknya
Edzard Liandra adalah seorang lelaki yang akhirnya bertemu teman hidupnya yang dipertemukan dengan cara unik
awal kisah edzard yang lebih suka dipanggil edzard ketimbang Liandra ini seorang lelaki yang suka happy fun, setiap harinya ia menghabiskan uang di atm nya untuk pasti, makan, dan belanja segudang pakaian, sepatu, dll
membuat kedua orang tuanya kesal..
hingga akhir nya kedua orang tua nya selalu mengancamnya akan dikirim kerumah nenek yang sudah lama tak didatengi oleh kedua orang tua edzard.. sampai akhirnya kedua orang tua edzard menyerah dan benar benar mengirim edzard ke rumah nenek nya
"ma.. i promise with you, aku janji, aku berubah.. aku gak akan lagi deh" jawab adzard
"mama capek, setiap mama ancam kamu kerumah nenek, kamu janji akan berubah, tapi mana? mana edzard" teriak mama edzard, tania
"mom, plis.. beneran deh"
"udah edzard, kamu berapa kali kasih kami janji tapi kami gak lihat itu terlaksana" sambar ayah edzard..
"emang mau kirim edzard kemana sih pa?" tanya edzard
"kami kirim kamu kerumah nenek, nemenin sepupu kamu yang jaga sendirian disana.."
"mama kirim aku ke jember?"
"iya.. disana kamu lebih baik dari sebelumnya pasti"
"maa.. come on.. seriuosly ma.. disana kota kecil maa, mana mungkin aku bisa hidup sendiri disana"
"disana kota kecil, tapi lengkap, apa yang kamu cari pasti dapat"
"enggak, edzard ga mungkin ditempat itu.."
"why not?"
"enggak pokoknya"
"mama kan gak minta jawaban kamu mau apa enggak, mau kamu jawab apa ya mama akan tetap kirim kamu kesana"
"maaa.. ayolah"
dan tepat tiga hari berlalu, terpaksa edzard menuruti mama nya dan pasrah, dengan setengah hatinya membereskan beberapa pakaian dan keperluan lainnya untuk dibawah
"edzard.. jangan lupa, bawa juga ijazah kamu"
nb. edzard adalah lulusan terbaik di fakultas matematika , edzard pintar dalam berhitung apapun itu tentang berhitung..
bahkan edzard tak membutuhkan sebuah kalkulator hanya untuk menghitung sebanyak apapun, IQ tertinggi sepanjang sejarah di unniversitas ia perna dapatkan.. hanya saja ia malas..
membuat kemampuannya itu tertutup mendung..
"ngapain dibawa sih ma, tau tau edzard lupa lagi naroh.." teriak edzard
"bawah aja.."
mengetahui maksud mama nya, edzard berlari kekamar kedua orang tuanya
"ma.. jangan bilang disana edzard harus tinggal selamanya dan cari kerja disana"
"why not.. tidak ada masalah kan? kamu udah sarjana, lulusan terbaik, juga pandai berhitung bukan?"
"mama jangan bercanda deh"
"udah kamu beberes nya?"
setelah ia berangkat dan mengabari keponakan disana..
mereka pun meluncur..
dan setelah perjalanan jauh, mereka pun sampai di bandara notohadinegoro - jember dan dijemput oleh ganeza, agan begity panggilannya adalah keponakan mama tania..
"wah.. kamu jagain bersih ya" ucap mama tania
"yaa.. tau budenya mau datang.. mana mungkin gak diberesin" ledek ayah edzard menggodai ganeza
"ah pakde tau aja" ucap ganeza
tania pun menjelaskan alasannya menitipkan anaknya untuk belajar kehidupan.. yaa ia ingin anaknya sama seperti ganeza yang bisa hidup mandiri tanpa bantuan orang tua nya yang berada di jakarta sama sepertinya..
setelah menjelaskan, tania hanya beristirahat beberapa jam lalu kembali pulang ke jakarta..
"ini untuk persediaan kamu disini, kamu menetap disini, kamu kurang dari ini, manfaatkan sebaik mungkin ijazah mu" ucap mama tania
"mama kasih aku sejuta doang.. maa. untuk apa?"
"udah.. kamu manfaatin itu uang untuk cari kerja, lamaran sana sini dah cari kerja.."
"ma.. aku belum pengalaman nyari kerja gimana"
"ada ganeza bantu"
"iya.. aku bantuin" jawab ganeza
"ah maa "
dan pergilah kedua orang tua edzard
"terakhir kita ketemu dua tahun lalu kan?" ucap ganeza membuka pembicaraan
"iya.. lu kagak ikut yang taun kemaren dirumah gue kenapa?"
"ya namanya juga kulian sembari kerja, jelas sibuk"
"emm..."
"eh gimana jember?"
"fine.. udah tenang aja sans aja disini, gak bisa grusah grusuh.."
"maksudnya"
"ya intinya santai aja"
"hmm"
__ADS_1
seminggu kemudian
"masih pagi lusuh amat lu" sambar ganeza yang biasa dipanggil agan
"hem.."
edzard menuju kursi depan rumah dengan secangkir kopi dan koran ditangannya
"koran bagus gak berita nya?" celetuk adzard
bersamaan itu agan juga keluar..
"ikut?" tanya agan
"gak... ngapain, yang ada garing pada kaga kenal"
"ya bisa lah kenalan dulu, cari referensi kerjaan juga kan, menyelam minum air.."
"kagak"
tak lama seorang perempuan masuk dan menyapa agan..
"gan" sapa perempuan bebaju serba hitam dengan rok mininya
"udah yuk" ajak agan tanpa mengenalkan kepada edzard..
sementara edzard tertarik pada style dan penampilan perempuan itu...
malam harinya..
"baru dateng... betah amat" ledek edzard
"ya namanya nongkrong"
"satu tempat atau pindah pindah lu nongkrong?"
"satu tempat lah"
"gak bosen.. oh gak bakalan sih, kan ada ceweknya"
"cewek apa.. gue jomblo"
"nah yang tadi cewek jemput lo, pasti anterin lo pulang lagi"
"kagak lah, gue bareng temen gue, tadi dia aja yang bisa jemput lainnya sibuk"
"emm.."
terdiam sejenak
"emang dia siapa?" tanya edzard mulai kepo
"itu.. naomi, temen nongkrong gue"
terdiam lagi..
dan adzard masuk kamarnya..
dua hari kemudian, ketika agan free day
"free?" tanya edzard
"emm.."
"kapan nongkrong lagi?"
"ya masak iya tiap hari gur nongkrong.."
"yaa siapa tau, kan anak muda sekarang begitu"
"elu maksudnya?"
terdiam, sejenak hening...
malamnya..
"nongkrong?" tanya edzard
"iya.. ayo kalo ikut"
edzard langsung bersiap siap
dan sesampainya di tempat tongkrongan..
"ada naomi kan?" bisik edzard
"ada.."
tersadar edzard kepo tentang naomi
"lu tanya tanya lu suka ya sama naomi"
"enggak"
"ngapain nanya?"
"ya kan tau nya dia sama elu doang"
"emm.. bentar gue tanyain"
agan memanggil salah satu temannya
"bro.. si naomi kesini?" tanya agan
"oh kesini, baru pulang dia, udah dari tadi disini" teriak salah satu teman agan
"yaa.. dah pulang jard" jawab agan
"oh.."
agan mengajak duduk edzard, baru saja duduk, naomi tiba tiba datang...
"nom" sapa agan
"eh gan"
"kamu bukannya pulang kata dabro?"
nb. dabro panggilan keseluruhan untuk teman teman agan
__ADS_1
"iya.. baru aku pulang, sampek rumah ribut, tengkar mulu, males jadinya balik lagi"
"oh.."
"gue tidur dulu deh" pamit naomi
"eh kenalin dulu, sepupu gue, anaknya bude... edzard"
"naomi" sapa naomi
dan keduanya pun berkenalan..
beberapa hari kemudian..
ketika itu sedang santai, edzard menanyakan ada masalah apa naomi dengan keluarganya
dan agan pun menjelaskan naomi terlahir dikeluarga broken home, pertengkaran kedua orang tuanya seakan tak ada usai..
sampai suatu hari.. edzard mencari tau tentang naomi..
mulai dari asal, kelahiran, kesukaan, yang ditakuti, sampai keseluruhan tentunya dengan sembunyi bunyi dari agan, karna ia termasuk gengsi tinggi didepan sepupunya itu terutama soal naomi, karna ia sering di godai
sedang sibuk mencari dari berbagai sosial media milik naomi.. yang ia mendapatkan hasil nihil karna naomi bukan orang yang menggunakan sosial media, namun usahanya tak berhenti, dengan santai ia mengulik melalui sepupunya itu..
suatu hari ketika sedang dilanda ingin bertemu tapi ia malu mengatakan pada sepupunya itu.. edzard pun diam diam menuju tongkrongan naomi dan agan...
tak lama menunggu, terlihat naomi mengendarai motor nya dan menuju ke lippo square, salah satu mall dijember
saat akan masuk ke salon.. naomi merasakan seseorang mengikutinya dibelakang nya, ia tak menoleh namun terus masuk ke salon namun ia keluar dari pintu yang satunya dari salon itu..
benar saja seseorang mengikutinya, naomi berdiri dibelakangnya dan ikut diam sampai akhirnya salah satu pekerja salon mengenali naomi yang akan ganti shift menyapa naomi
"nom" sapa nya
naomi hanya diam, sedangkan edzard kaget pekerja itu menyapa ke arah belakang nya..
edzard menoleh
"em"
tak bisa berkata apapun.. edzard mematung..
naomi yang mengenali wajahnya..
"kamu sepupunya agan kan?" tanya naomi
"em.." ucap edzard mematung
"ngapain kesini? mau shopping?"
"hah"
"kalo gak sibuk masuk aja sama aku, nanti aku juga temenin kamu deh"
naomi menarik tangan edzard
"gak sibuk kan? daripada nunggu nyalon aja juga" sapa naomi
"em.. enggak, nungguin aja.. gak nyalon"
edzard hanya menjga image nya yang gengsi ingin terlihat lelaki tulen tak pernah kesalon, padahal masih dijakarta dia juga termasuk sering ke salon perawatan, makanya tak heran wajah dan tubuhnya bersih terawat sekalipun lelaki, perempuan pun kalah
selesai urusan disalon..
"kamu mau kemana lagi?" tanya naomi
"enggak kemana mana.."
"oh.. yaudah aku pergi dulu ya.."
"oh iya.."
"eh.. makasih udah nemenin"
"iya. "
berhenti sampai situ, edzard tak meneruskan pengintaian, ia terlalu exited mendapatkan peristiwa barusan..
beberapa hari kemudian..
ketika itu, adik sepupu edzard dan agan datang ke jember juga dan ingin diajak jalan keliling jember, setelah cukup lama jalan, edzard yang berdua dengan adik sepupunya menuju ke kfc
dan ketika edzard memesan makanan, liani sepupu edzard mencari duduk, karna kebetulan waktu itu sedang penuh, naomi yang melihat Liani kebingungan pun menyapanya
"hai kak" sapa naomi
"em.. iya, siapa ya?"
"oh dari tadi saya liat kamu bingung, nyari tempat duduk? sama aku gak papa"
"wah.. serius?"
"iya donk"
"kamu gak akan rampok atau hipnotis aku kan?" celetuk Liani
"ya kalik.. gak lah.. ayo"
setelah duduk
"kamu sendirian?" tanya liani
"tadi sama teman aku sih"
"temen? atau pacar?"
"yaa begitulah"
"waduh.. kok cabut duluan?"
"ada kuliah"
"oh.."
mereka pun saling kenalan, dan saat naomi kurang, ia memesan lagi makanan di bar kfc
"bentar aku pesen kentang ya" ucap naomi
"oh iya.. iyaa.."
__ADS_1