Satu Nama Sebuah Kisah

Satu Nama Sebuah Kisah
KI #1


__ADS_3

"hai Naya, loe kapan datang? bolos ya?" sapa Fahar


"gak kali, aku udah tadi sih tapi gak ada bolos bolos ya"


"oh, gue pikir begitu"


"memang nya kamu dan Nunu"


"ssst, jangan berisik"


"kenapa? bukannya udah tidak rahasia lagi?"


"iya juga sih hahaha"


"hai datang Har?" sapa Ben


tak lama Ben datang dari dapur, pria pemilik rumah yang biasa dipakai untuk tongkrongan itu bernama Ben, Ben juga sudah mengenal dan cukup dekat juga dengan Naya


Ben sendiri sudah kerja, dan merelakan rumahnya jadi tempat tongkrongan karna ia tinggal sendirian dirumah jadi satunya cara biar rame ya dengan ini, menjadikan tongkrongan saja, seperti yang Ben jelaskan tadi


"Naya.. Fahar.. anak anak apa sekolah semua?" tanya Ben


"kelasku balik semua, Nunu balik kerumah, nanti kayaknya balik kesini" jawab Naya


"oh ya? eh ada teman gue bentar lagi dateng, tapi bilang aja gue keluar bentar, gue carikan dia makan, gak enak kalo gak disuguhi apa apa juga kan"


"oh yaudah, gue bawain lah bang" jawab Fahar


"siap, gue bawain makanan nanti, itu gampang dah" jawab Ben


tak lama Tria malah datang


"siapa tuh? teman bang Ben?" tanya Fahar


"bukan, si Tria" jawab Naya


"ahh"


"woi, halo" sapa Tria


Naya pergi ke toilet karna sembelit, jadi meninggalkan Tria dengan Fahar disana


tak lama benar saja, ada dua pria yang datang dan menyapa disana, jadi Fahar yang menyambutnya karna itu pasti teman yang dimaksud Ben tadi


"emm bang Ben ada gak ya? saya temannya" sapa salah satu pria yang datang itu


"oh ada, tapi keluar, bentar lagi datang, masuk saja, tadi sudah pesan kepadaku" kata Fahar


"oh okeh deh saya tunggu saja"


"iya duduklah"


"iyaa"


pria yang datang itu bersama temannya, jadi mereka berduaan, lalu berkenalan dengan Fahar dan Tria


"salam kenal dulu lah, gue Fahar" sapa Fahar


"oh, gue Banyu, salam kenal balik bang" sapa Banyu


"Tria" sapa Tria


"Banyu" jawab Banyu


Banyu sebenarnya bukan teman asli dari Ben, teman asli Ben itu kakak dari Banyu yaitu Tirta


jadi Banyu punya kakak dimana kakak laki lakinya itu bernama Tirta, Tirta ini adalah sahabat dekat dari Ben dari masa Ben sekolah SMA hingga sekarang jadi cukup dekat juga Banyu dengan Ben


Tirta dan Banyu sendiri adik kakak kandung dimana keduanya memiliki nama dengan arti yang sama meskipun penyebutannya berbeda yaitu bermakna AIR


karna Tirta dan Banyu sama sama memiliki arti nama AIR..


tak lama, barulah Ben datang membawa camilan dan makanan juga, menyapa adik sahabatnya itu


"dari tadi Nyu?" sapa Ben


"baru bang, darimana loe bang?"


"ini belikan kalian makanan"


"dih repot amat dah bang"


"santai, loe dari mana? eh ini teman loe itu kan?"


"iya bang, masih inget gue? Vandra bang" sapa teman dari Banyu


"iya inget, jarang banget dia kesini kan, terakhir setahun lalu dong" kata Ben

__ADS_1


"oh berarti inget gue?" sapa Fahar


"dia yang sering datang kerumah ini, bahkan sebelum jadi tongkrongan" kata Ben


"oh, iya inget, anak SMP itu kan?" jawab Banyu


"sekarang udah SMA dia" jawab Ben


"yang SMP sekarang ada, ini (menunjuk Tria)" jawab Fahar


karna rumah jadi tongkrongan itu belum genap setahun, baru sekitar 10bulan, jadi Tria tidak kenal dengan Vandra atau Banyu


setelah berkenalan, mengobrol, makan juga, mereka akan pergi jadi pamitan juga, tapi saat akan pergi, Naya baru keluar dari toilet


"yaaah, ada tamu?" sapa Naya


"udah tadi, mau pulang ini, kenapa loe lama?" tanya Fahar


"sembelit perut"


karna baru keluar, dan Banyu keburu pergi, jadi tidak sempat kenalan dengan Naya, tapi baik Banyu atau Vandra sama sama melirik kearah Naya dan terkesan dengan cantiknya Naya


diperjalanan dengan mengendarai motor...


"itu cewek terakhir cantik banget, belum sempat kenalan, argh lupa pula kenalan" gerutu Banyu


"iya, dia cantik banget, mana gaya nya lumayan keren kan" sambar Vandra


"iya, baru deh kayaknya, apa mungkin seumuran sama Tria Tria tadi kali"


"ya kali, loe gak pernah tau dia?"


"gak, baru ini lihat, mana keburu pergi, lupa kenalan pula"


Vandra pulang diantarkan Banyu, sampai rumahnya, ia masih memikirkan tentang wajah gadis yang belum sempat ia tau namanya saja tadi


lalu siapa Vandra?


memiliki nama panjang Kavandra Dian, Vandra adalah sahabat dari Banyu, tapi ia sering kerumah Banyu karna Vandra tidak pernah suka dengan suasana dirumahnya


ia tinggal dengan Ganu (ayah kandung Vandra) yang menikah dengan Asih (ibu tiri Vandra), jadi ibu yang tinggal dirumah Vandra itu bukan ibu kandungnya melainkan ibu tirinya


Ganu menikah lagi setelah setahun ditinggalkan oleh istri sah nya yang adalah ibu kandung dari Vandra dimana istrinya yang dulu memutuskan untuk pergi dengan pria lain


baru setahun kemudian Ganu memutuskan menikah lagi dengan Asih yang jadi ibu sambung dari Vandra itu


intinya Ganu adalah orang yang begitu sangat sabar dalam beberapa hal yang terjadi pada kehidupannya


balik lagi pada cerita Naya di rumah Ben itu . . .


"gue pikir loe pulang Na" kata Ben


"sembelit bang, jadi ditoilet nya lama"


"bah, makanya kelamaan loe" jawab Fahar


"udah deh itu makan, untung gak dihabiskan sama Fahar" kata Ben


"apa itu bang?"


"makanan, nasi bungkus, buatmu, makanlah"


"ya, keburu gue yang makan lu" jawab Fahar


"gak ada, kamu sudah juga" jawab Tria


"ya kalo Naya kaga mau, kan lumayan ya?"


"mau dia, mau kan Na? loe juga dari tadi disini belum makan" jawab Tria


"iya lah mau, enak mo dimakan kamu" jawab Naya kepada Fahar


mereka mengobrol lagi, tapi disini Naya tidak menanyakan apapun tentang dua pria baru datang tadi, sampai sorenya baru Nunu datang


hari berlalu, berjalannya waktu, dimana sebulan setelah Banyu dan Vandra menemukan sosok Naya, mereka sebenarnya sama sama penasaran tapi sama sama gengsi mengatakannya, jadi belagak akan pergi kerumah Ben


"bang, kemana?" sapa Banyu pada kakaknya


"kerumah Ben, ada urusan kerjaan" kata Tirta


"ikut bang"


"ngapain?"


"bosen gue, gue ikut"


"gue bang juga ikut" jawab Vandra

__ADS_1


"ah elah kalian ngekor aja, yaudah deh" kata Tirta


apa hubungan Vandra dengan Tirta dan Banyu?


jadi Vandra sering kerumah Tirta dan Banyu untuk mengisi kekosongan, tapi terbilang Vandra lebih banyak dirumah Banyu ketimbang dirumah nya sendiri


jarak usia Tirta ke Vandra hanya selisih setahun lebih muda Vandra tapi jarak usia Vandra ke Banyu selisih setahun lebih tua Vandra


untuk itu dirumah Tirta dan Banyu, Vandra sering dianggap layaknya anak tengah oleh keluarga keduanya


sesampainya di rumah Ben..


"masuk, waah pada ikut?" sapa Ben


"iya nih, tau mereka pen ikut, bosen dirumah kan" jawab Tirta


"eh gimana ayo bahas kerjaan"


jadi Ben dan Tirta membahas kerjaan, Banyu dan Vandra disana hanya diam, melihat rumah itu sepi, berarti gak ada yang nongkrong hari itu


"gak ada orang bang, sepi?" tanya Banyu


"iya, jam segini pada ada kerjaan mereka" jawab Ben


tak lama Naya datang, tepat sekali kedatangannya yang ditunggu oleh Vandra dan Banyu, sementara Naya melihat ada beberapa teman laki laki dari Ben awalnya ragu buat masuk tapi mau pergi udah didepan sana juga kan masak mau balik


jadilah Naya masuk menyapa Ben..


"bang" sapa Naya


"eh, Na, masuk, Na, di ruang tengah gue saja, ruang tamu gue pakai"


"gakpapa bang, lanjut"


"mana Nunu?"


"biasa kalo dia sore kan"


"oh ya"


disinilah pertama kalinya Vandra bertemu bahkan berkenalan dengan Naya, Vandra tanpa henti menatap dengan dalam wajah Naya


kemarin Vandra pikir, Tria sangat cantik, tapi tetap sikap Vandra sedikit kaku dan dingin, tapi sejak melihat Naya, bahkan Naya melebihi jauh dari kecantikan Tria dimata Vandra bahkan mungkin dimata Banyu juga termasuk juga Tirta karna ketiganya sama sama naksir pada Naya


"ini sapa? baru lihat?" sapa Tirta berdiri menyapa Ben


"ini anak tongkrongan, biasa kesini pulang sekolah dia" jawab Ben


"Tirta" sapa Tirta mengenalkan dirinya


dimana ternyata Tirta juga penasaran dan jadi ingin berkenalan dengan Naya karna terpesona wajah cantik Naya


"salam kenal kak, saya Naya" sapa balik Naya


"kenalin gue lah bang" bisik Banyu kepada Tirta juga


"dih ya kenalan aja sendiri"


"malu bang"


"tumbenan loe"


"bang, ayolah"


karna malu mengawali berkenalan, Banyu meminta kakaknya mengenalkan dirinya, dan karna tidak enak juga mengenalkan adiknya saja jadi Tirta juga mengenalkan Vandra kepada Naya


"ehh kenalin ini juga adikku, Banyu" kata Tirta


"hai kak, salam kenal juga, Naya" sapa Naya


"Banyu" sapa Banyu


"ini teman ku, teman adikku juga sih, Vandra"


"Naya" sapa Naya memperkenalkan dirinya juga


"salam kenal Naya, baru pulang kelas ya?" tanya Tirta


"iya bang, emm lanjut bang, maaf jadi ganggu" kata Naya


Naya masuk, disini Ben merasa kejanggalan diantara ketiga pria didepannya


kejanggalan pertama dimana Tirta langsung berdiri dan berkenalan dengan Naya, dimana Ben tau jika Tirta mengenalkan diri, sok dekat dengan orang apalagi cewek, apalagi sok sok nanya nama, sekolah, dll, itu artinya Tirta suka pada orang itu


kejanggalan kedua dimana Banyu meminta kenalkan dirinya kepada kakaknya agar mengenalkan kepada Naya, dimana jika itu dilakulan Banyu, artinya Banyu malu malu dan tanda nya suka


kejanggalan ketiganya pada Vandra, memang Ben tidak begitu dekat dan mengenal Vandra, Vandra cukup terbilang dingin dan introvert dunia luar, jadi susah lah buat berteman apalagi dengan orang baru termasuk itu Ben

__ADS_1


__ADS_2