
Rama selesai mandi dan Ana sudah duduk menunggunya setelah beberapa saat selesei Rama mandi dan sekarang Rama sudah rapi dengan jas nya.
"Sayang bersiaplah hari ini kita jalan-jalan dan aku membelikan perhiasan yang kamu mau dan hari ini juga aku akan menuruti semua permintaanmu sayang" Ucap Rama sambil merapikan rambutnya.
Ana langsung berlari memeluk suaminya dari belakang membuat Rama hilang keseimbangan dan hampir jatuh.
"Apakah sungguh sayang?aku hari mau jalan-jalan, mau makanan pinggir jalan, mau main ke pasar malam sayang, pokoknya aku akan mengajak suamiku bersenang-senang" Jawab Ana penuh dengan semangat.
Rama memutar balikkan tubuhnya dan menghadap Ana.
"Baiklah sayang, ayo kita bersenang-senang hari ini karena kamu sudah membasmi serangga dengan baik" Ucap Rama sambil menarik tangan istrinya dengan pelan untuk menuju ke lantai bawah.
Ana mengikuti langkah kaki suaminya dengan bahagia, dalam pikiran Ana pokoknya hari ini suaminya tidak boleh menolak keinginannya.
Sampelah diruangan bawah.
"Kalian pagi-pagi mau Kemana?" tanya mami.
"Kita mau bersenang-senang mam, aku mau mengajak istriku menghabiskan uangku mami" Jawab Rama penuh semangat, yang membuat maminya menggelengkan kepalanya tidak percaya kalau anak sulungnya itu bisa bersikap seperti hari ini.
"pergilah kalian hati-hati dijalan, jaga Ana baik-baik!!" Ucap mami pada Ana dan Rama.
__ADS_1
"Iya mami sayang" Ucap Rama sambil jalan menuju mobil.
tiba-tiba, Rehan turun dengan pakaian yang sudah rapi.
"Ini anak mami yang satunya juga mau kemana?" tanya Maminya penasaran.
"Rehan mau mengajak calon menantu Mami bersenang-senang" jawab Rehan sambil mengedipkan mata genitnya pada mami.
Mami menghela nafas panjang melihat sikap anak-anaknya namun, mami juga sangat bahagia karena melihat mereka begitu bahagia.
"Ajaklah Ayu kerumah Rehan" Ucap mami yang memang sudah lama tidak bertemu dengan Ayu.
"Iya mam, akan aku bawa calon menantu Mami segera kerumah" Jawab Rehan penuh semangat sambil meninggalkan Mami nya yang sedang duduk sambil membaca koran pagi ini.
Sampailah ditoko perhiasan.
"Selamat pagi tuan, ada yang bisa kami bantu" tanya pelayanan toko tersebut.
"Nona, tolong ambilkan perhiasan ini" jawab Rama sambil menunjukkan foto yang ada di ponselnya.
"Ada tuan dan kebetulan tinggal 1 set tuan karena ini perhiasan hanya ada 2 dua saja, model pertama satu setnya permatanya berwarna putih dan ini tinggal yang pink muda tuan" Ucap pelayan tersebut pada Rama.
__ADS_1
"Iya nona saya tau, tolong bungkus ini untuk istriku ya nona" Jawab Rama pada pelayan tersebut.
Pelayan tersebut memasukan set perhiasan tersebut kedalam kotak tempat perhiasan dan memasukan paper bag yang begitu imut.
"Ini tuan pesanan tuan sudah siap" Ucap pelayan tersebut sambil memberikan perhiasan tersebut pada Rama.
"Berapa nona?" Tanya Rama.
"Satu set 1,2 miliar tuan" Ucap pelayan tersebut, yang membuat Ana begitu kaget.
Rama langsung memberikan kartu ATM tanpa batasnya kepada pelayan tersebut.
"Sayang apakah ini tidak terlalu mahal??" Ucap Ana pelan ditelinga suaminya.
Rama tersenyum melihat kebiasaan istrinya yang selalu kaget dengan harga barang yang begitu mahal.
"Tidak ada yang mahal sayang jika istriku menyukai dan aku mampu membelikannya makan itu tidak mahal sayang" Jawab Rama sambil mengelus-elus rambut Ana.
Ana tersenyum bahagia dan Rama sudah menyelesaikan pembayaran.
"Sekarang ayo kita lanjut sayang, pokoknya hari ini milikmu" Ucap Rama sambil menggandeng tangan istrinya.
__ADS_1
Bersambung