Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
57. Mengantar mami


__ADS_3

Sebelum Rama berangkat kerja mami meminta Rama untuk mengantarkan beliau ke bandara, mami meminta Rehan dan ana untuk ikut.


"Rama, antarkan mami dulu ke bandara ya sayang" Ucap mami pada Rama.


"Iya mam" Ucap Rama pada mami.


"Ana, Rehan kalian juga ikutlah nak" Ucap mami pada ana dan rehan.


"Iya mami" Ucap rehan dan ana bersamaan.


Rama, mami, ana dan rehan menuju ke mobil dan membereskan semua koper mami yang mau dibawa masuk ke bagasi mobil.


Akhirnya mereka berempat memasuki ke dalam mobil, Rama yang mengemudi karena mami tidak mau memakai supir. Rama dan mami duduk didepan sedang ana dan rehan dibelakang, terjadi obrolan yang menarik diantara mereka.


"Rama, jangan lupa ya pesanan mami harus segera jadi" Ucap mami pada Rama, Rama yang mengerti maksud maminya Rama pun langsung menjawab perkataan maminya.


"Bersabarlah mam, aku sedang berusaha membuatnya" Ucap Rama pada mami.


*Mami..mami sampe sekarang juga aku belum melakukannya mam* Guman Rama dalam hati yang memang belum melakukan hal tersebut dengan istrinya.


"Ana, kamu jangan terlalu kecapean ya sayang banyakin makanan yang berserat dan bergizi agar cepat jadi pesanan mami" Ucap mami pada ana, ana yang merasa Bingung mau menjawab apa.


"Iya mam, doakan ya mam" Ucap ana pada mami.

__ADS_1


"Pasti sayang, berjuanglah sayang dulu mami waktu mendapatkan Rama juga lumayan lama nak. soalnya kandangun mami yang waktu itu bermasalah" Ucap mami menceritakan tentang dirinya dimasalalu.


"Tapi sekarang mami sudah punya dua jagoan yang begitu tampan" Ucap ana berusaha menghibur maminya.


"Kamu benar sayang, dan mami juga punya satu menantu yang cantik" Ucap mami pada ana.


Sampelah dibandara, Rama, ana dan rehan mengucapkan salam perpisahan pada maminya.


"Berkunjunglah ketempat mami dan papi kalo kalian ada waktu" Ucap mami pada ketiga anaknya.


Mami melangkahkan kakinya menuju ke pesawat sedangkan Rama, ana dan Rehan segera pulang menuju rumahnya.


"Rehan, kakak langsung ke kantor soalnya kakak ada metting mendadak, nanti kamu bawa mobilku dan bawa kakak iparmu pulang" Ucap Rama pada Rehan.


"Ana, kamu tidak apa-apakan pulang bersama Rehan?" Ucap Rama pada ana.


"Tidak apa-apa sayang, kamu seleseikan lah pekerjaanmu sayang" Ucap ana pada Rama.


 


Sampailah dikantor Rama.


 

__ADS_1


Rama langsung masuk ke kantornya meninggalkan ana dan Rehan, namun sebelum Rama pergi Rama berpamitan dengan istrinya


"Sayang, kamu hati-hati dijalan ya" Ucap Rama dengan nada lembut kepada ana.


"Iya sayang, selamat bekerja sayangku" Ucap ana Sambil memeluk Rama.


"Iya sayang, telpon aku kalau ada apa-apa dan kalau kau mau sesuatu bilang saja nanti aku akan membelikannya saat pulang Kantor" Ucap Rama pada ana sambil mencium kening ana dengan lembut.


Ana pergi meninggalkan Rama dan menuju ke Rehan yang sudah menunggunya.


"Maaf ya rehan lama" Ucap ana pada Rehan yang merasa tidak enak.


"Tidak apa-apa kakak ipar" Ucap rehan pada ana.


Rehan membuka pintu mobil untuk ana setelah ana masuk, rehan segera menyalakan mesin mobilnya dan melajukan pergi menuju kerumah Rama.


"Kamu bagaimana dengan ayu" Ucap ana tiba-tiba.


"Masih berjuang kak, belum ada tanda-tanda berhasil" Ucap rehan pada ana dengan nada tidak bahagia.


"Bersabarlah, pasti perjuanganmu akan membuahkan hasil yang baik Rehan" Ucap ana pada Rehan.


Akhirnya mereka sampe didepan rumah.

__ADS_1


Kalo nulisnya masih acak-acakan dan banyak tulisan yang salah author minta maaf ya, terimakasih buat pembaca setia karya author 😘🙏


__ADS_2