
Rama dan Ana pulang, namun sebelum pulang Rama mengantar bibi Rani pulang kerumahnya lebih dulu. karena malam sudah terlalu larut akhirnya Ana meminta Rama untuk menginap dirumah Bibinya.
"Rama, kita menginap dirumah bibi saja!! aku sudah lelah sekali, perut aku juga agak tidak enak" Pinta Ana dengan nada lelah.
Rama mengusap rambut Ana dengan lembut.
"Baiklah sayang, kita malam ini menginap dirumah bibi!!" jawab Rama dengan nada lembut.
"Iya nak Rama, kalian menginap saja dirumah Bibi, bibi juga takut Ana kecepean nak" timpal bibi, yang setuju dengan ucapan Ana untuk menginap dirumahnya.
Setelah beberapa lama perjalanan, akhirnya Rama sampai dirumah Bibi Rani. Rama langsung memarkirkan mobilnya. Rama turun dari mobilnya dan langsung membukakan pintu mobil untuk bibi Rani lebih dulu, setelah membukakan pintu buat bibi Rani, Rama baru membukakan pintu mobil untuk istrinya.
Rama, Ana dan Bibi langsung masuk kedalam rumah bibi Rani dan langsung menuju kamar masing-masing karena hari ini sudah terlalu lelah sekali.
"Nak, kalian istirahatlah!! bibi juga mau langsung istirahat nak soalnya sudah sangat lelah sekali" Suruh bibi Rani.
"Baiklah bi, kita langsung ke kamar ya Bi" jawab Ana dengan lembut.
Bibi langsung pergi menuju kamarnya, Ana juga langsung mengandeng Rama untuk masuk ke dalam kamarnya namun malam ini Ana dan Rama tidur dikamar Siska, karena Siska juga langsung pergi menuju Kerumah Kevin.
Akhirnya setelah membersihkan dirinya, Rama dan Ana langsung tertidur dengan pulas.
Dirumah Kevin.
Kevin, Siska dan kedua orangtua Kevin baru saja sampai rumah.
"Kevin, Siska kalian istirahatlah nak!!" suruh mama Rita, atau mama Kevin.
"Iya ma" jawab Kevin dan Siska.
"Kevin, berusahalah dengan keras malam ini!!" timpal papa Andri, atau papanya Kevin.
"Maksud papa?" tanya Kevin bingung.
"Itu Vin, diatas ranjang" Bisik papa Andri ditelinga Kevin.
Mama melempar senyum pada Siska.
"Sudah nak, jangan hiraukan papa mu ya" Suruh mama Rita dengan lembut.
"Iya mama" jawab Siska malu.
"Siap papa, aku akan berusaha dengan sangat keras!!" jawab Kevin dengan nada kencang.
"Bagus anak papa!! tidak usah terlalu keras juga nak pelan-pelan saja!!" Ledek papa.
Kali ini Siska melempar senyum pada Kevin sambil menggelengkan kepalanya.
"Sayang" Cubit Siska pada Kevin.
"Aduh sakit sayang ih" rintih Kevin.
"Berhentilah begurau dengan papa!! sekarang aku sangat malu sekali" bisik Siska ditelinga Kevin.
__ADS_1
Kali ini Kevin tersenyum dengan penuh kemenangan, apalagi melihat pipi Siska yang sudah memerah. wanita yang sekarang sudah menjadi istrinya itu sekarang terlihat menggemaskan.
"Sudahlah nak kalian istirahat, jangan hiraukan papa kalian!! papa juga ayo tidur besok pagi kita harus langsung berangkat ke luar negeri lagi!!" Ucap mama Rita.
"Iya mama" jawab Kevin, yang langsung menarik tangan istrinya menuju ke kamarnya.
Kevin tersenyum jail pada istrinya.
"Sayang bersiaplah untuk malam ini!!" suruh Kevin dengan jail.
"Kevin!!" kesal Siska, namun Kevin malah mengangkat tubuh Siska untuk menuju ke kamarnya.
Kevin menaruh Siska diatas ranjangnya dan berniat untuk mencium bibir Siska, namun Siska menahannya.
"Kenapa sayang?" tanya Kevin.
"Kita tidak mandi dulu?" tanya Siska.
"Nanti saja mandinya kalau sudah selesai!!" jawab Kevin, yang langsung mendaratkan bibirnya dibibir Siska.
"Sayang, ini adalah ciuman pertamaku" Ucap Siska.
"Aku tau sayang" jawab Kevin, yang langsung melanjutkan aksinya penuh cinta.
Kevin mulai menelusuri setiap lekuk tubuh Siska dengan penuh kenikmatan, Siska menikmati permainan Kevin dengan desahan dan erangan dari mulutnya. Kevin memberikan tanda merah disetiap bagian tubuh istrinya.
"Kevin lakukan dengan pelan" rintih Siska, yang mulai kuwalahan dengan aksi Kevin malam ini.
Kevin mengehentikan permainannya sebentar.
"Apakah akan sakit?" tanya Siska pelan.
"Hanya sebentar sayang, aku kan melakukannya dengan pelan agar kamu tidak terlalu kesakitan nanti" Ucap Kevin lagi.
Siska terdiam, Kevin langsung melanjutkan aksinya kembali kali ini Kevin bermain dengan lembut, Siska hanya mendesah dan mengeluarkan erangan dari mulutnya Kevin juga mulai merasakan kenikmatan dan akhirnya keduanya mengeluarkan erangan dan desahan dengan begitu nikmat. sampai akhirnya Kevin sudah tidak tahan dan langsung membuka s*akangan istrinya dan kali ini Kevin langsung memasukkan bagian bawahnya ke bagian sensitif Siska.
Siska langsung merintih kesakitan dan langsung mengeluarkan air matanya. Kevin akhirnya menjatuhkan tubuhnya disamping tubuh Siska.
"Sayang kenapa menangis?" tanya Kevin.
"Aku bahagia, akhirnya aku bisa menjaga kesucianku selama ini dan aku bisa memberikan pada laki-laki yang sudah menjadi suamiku" jawab Siska dengan nada bahagia bahkan penuh rasa syukur.
Kevin menarik istrinya kedalam pelukannya dan memeluk istrinya dengan begitu erat penuh cinta dan kasih sayang.
"Sayang, terimakasih" ucap Kevin sambil mencium kening istrinya.
Setelah selesai dengan permainannya akhirnya Kevin dan Siska tidur, tanpa mandi terlebih dahulu karena sudah sangat lelah Dan mengantuk sekali.
Dirumah Rama.
Rehan baru pulang mengantar Ayu, namun rumahnya terlihat begitu sepi.
"Mungkin kak Rama dan kakak ipar menginap dirumah bibi Rani" pikir Rehan.
__ADS_1
Akhirnya Rehan langsung masuk kedalam kamarnya untuk segera istirahat karena sudah terlalu lelah.
"Ayu kapan kita akan tidur satu ranjang" tanya Rehan pada diri sendiri.
Rehan yang masih sibuk dengan pikirannya, akhirnya memejamkan matanya dan langsung tertidur dengan pulas.
Keesokan harinya.
Dirumah Kevin.
Siska mau bangun namun bagian sensitifnya masih terasa sakit.
"Aduhh" rintih Siska.
"Kamu mau Kemana?" tanya Kevin.
"Aku mau kebawah, mama dan papa kan mau kembali keluar negeri!!" jawab Siska.
Kevin hanya tersenyum pada Siska.
"Kamu istirahat saja, mama dan papa sudah berangkat dari tadi pagi banget!! mama sengaja tidak pamit dengan kita karena katanya takut mengganggu" jawab Kevin jujur.
Kevin menujukan pesan singkat dari mamanya pada Siska, agar Siska percaya.
"Lihat ini pesan singkat dari mama" ucap Kevin.
"Sayang kamu istirahatlah!! nikmati masa pengantin baru kalian. mama dan papa berangkat keluar negeri pagi ini sama papamu, salam saja untuk istrimu jaga kesehatan dan kecapean biar cepat hamil ya nak!! segera berikan kabar baik untuk kita ya nak" isi pesan dari mama.
"Mama, papa aturan mama ketemu Siska dulu" keluh Siska menyesal.
"Sudahlah sayang, kita bisa kapan saja ketempat mama dan papa" jawab Kevin berusaha menghibur istrinya.
Siska tersenyum pada suaminya dan kembali membaringkan tubuhnya diatas kasur, karena masih sangat lelah dan masih terasa sakit gara-gara ulah suaminya semalaman, Kevin juga akhirnya tertidur kembali.
Dirumah bibi Rani.
Pagi ini Rama, Ana dan bibi Rani sarapan bersama dengan penuh kehangatan.
"Kamu sudah menikah Ana, sekarang Siska juga sudah menikah!! sekarang bibi hanya sendirian dirumah" ucap Bibi dengan nada lemas.
"Bibi, ikutlah Ana ayo bibi tinggal dirumah Ana!!" ajak Ana.
"Ana benar bi" timpal Rama.
"Tidak nak, bibi disini saja!!" jawab bibi, yang memang tidak mau meninggalkan rumah pemberian dari Rama.
"Baiklah bi, telpon Rama saja kalau bibi mau datang kerumah nanti Rama suruh supir untuk menjemput bibi" ucap Rama.
"Iya nak, terimakasih ya nak!! jawab bibi pada Rama.
Ana tersenyum bahagia melihat suaminya sangat baik pada bibinya.
Setelah selesai sarapan, Ana dan Rama berpamitan dengan bibi dan segera pulang kerumahnya.
__ADS_1
Bersambung.