
Rama membiarkan ana tertidur dipelukannya. Setelah beberapa saat akhirnya ana terbangun ana yang merasa tidurnya Sangat nyenyak merasa bangaia sekali.
"Kamu sudah bangun" Ucap Rama dengan lembut pada ana.
"Iya sayang, maaf aku tadi sangat mengantuk jadi aku tertidur" Ucap ana yang merasa bersalah karena tertidur disaat suaminya sedang mengajak ngobrol.
"Tidak apa-apa sayangku" Ucap Rama dengan nada lembut.
"Sayang, aku malam ini ada undangan pernikahan ke teman bisnisku kamu ikutlah denganku malam ini" Ucap Rama menjelaskan pada ana.
"Baiklah sayang, aku akan ikut denganmu" Ucap ana dengan nada lembut.
Ana dan Rama masuk ke kamar segera bersiap-siap untuk menuju ke acara pernikahan teman bisnis Rama. ana menyiapkan baju Rama terlebih dahulu sedangkan Rama sedang mandi setelah selesai mandi Rama langsung bergantian pakean.
Rama malam ini memakai kemeja warna putih yang dipadukan dengan jas warna hitam dan dasi kupu-kupu.
Sedangkan ana memakai gaun warna hitam yang dibelikan oleh maminya waktu pertama kali berkunjung kerumah maminya.
__ADS_1
Ana dan Rama langsung turun ke bawah dan langsung menuju ke mobil sedangkan Rehan belum pulang.
Rama membuka pintu mobilnya untuk istrinya dan menyusul ana naik ke dalam mobilnya Rama melajukan mobilnya dengan kecepatan seperti biasanya.
Setelah kurang lebih 1 jam akhirnya ana dan Rama sampe tempat repsesi. ditempat repsesi banyak sekali yang mengenal Rama dan ada beberapa teman yang Rama kenal juga karena sama-sama pembisnis. salah satu teman Rama pun menyapa rama.
"Hay Ram, apa kabar?" Ucap Andre.
"Aku baik ndre, kamu apa kabar?" Tanya Rama pada Andre.
"Aku baik, Rama nona cantik ini siapa?" Ucap Andre penasaran, karena memang selama ini yang Andre tau Rama pacaran dengan elin teman sekolahnya dulu.
"Apa istrimu, aku kira kamu masih pacaran dengan Elina" Ucap Andre dengan nada kaget
"Itu hanya masalalu ndre" Ucap Rama.
"Biarpun masalalu bukankah kamu sangat mencintai Elina" Ucap Andre yang membuat ana kesal.
__ADS_1
*Siapa itu Elina kenapa Rama tidak pernah menceritakan padaku* Guman ana yang merasa kesal.
"Sudahlah jangan membahasnya" Ucap Rama yang tidak ingin menyakiti hati istrinya. memang Elina itu pernah Rama cintai waktu itu tapi sekarang dihatinya hanya ada Anatasya Ardiyansyah.
"Elina sudah kembali dari luar negeri, sepertinua dia juga hadir diacara ini" Ucap Andre yang membuat Rama kaget.
Tiba-tiba ada perempuan cantik bertubuh tinggi seperti model menghampiri mereka.
"Hay Rama, hay andre, apa kabar kalian semua" Ucap Elina dengan nada yang begitu akrab.
"Elina, kita baik-baik saja elin" Ucap Andre, mewakili Rama yang kaget karena tiba-tiba Elina ada di depan matanya.
Elina, wanita yang selama ini pernah dia cintai ada didepan matanya Rama pun tidak menyangka.
"Rama, kenapa kamu diam saja apa kamu kaget aku ada didepan matamu sekarang" Ucap Elina Sambil berlari memeluk Rama dengan tidak tahu malu.
Rama yang masih bengong tidak bereaksi apa-apa sedangkan ana yang melihat pemandangan yang ada didepannya merasa begitu kesal, namun ana juga harus bisa menjaga sikapnya didepan semua orang apalagi semuanya adalah teman-teman Rama.
Ana yang tadinya menggandeng tangan Rama, perlahan-lahan melepaskan tangannya
__ADS_1
**Kenapa rasanya begitu sesak sekali melihat Rama dipeluk oleh wanita lain, apakah ini yang kemarin saat melihat Angga memelukku* Guman ana yang sudah hampir menangis namun ana menahannya.
Hayo para setia pembaca karya author, mau dilanjutin nggak ceritanya 😘😘 ditunggu ya episode selanjutnya 🙏🙏*