Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
311.Laki-laki Aneh S2.


__ADS_3

Ntah hari ini David mau pergi kemana? Hanya David ya tahu.


Akhirnya dengan perasaan yang sama-sama tidak senang, Niah dan David terpaksa menerima perjodohan ini.


David sudah rapi dengan setelan jas warna hitamnya, Lalu dengan cepat keluar dari kamarnya.


Dimas dan Shinta yang masih duduk diruang keluarga, Melihat David begitu rapi merasa bingung.


"Kamu mau kemana?" Tanya Sintha pada David, Membuat David langsung menoleh kearah Mamanya yang sedang duduk.


"David, Mau pergi cari angin Ma." Jawab David dengan suara malas.


Shinta hanya mengangguk kepalanya, Lalu Dimas berkata pada David.


"Jangan pulang terlalu malam, Ingat jangan mabuk-mabukan!" Pesan Dimas untuk David.


"Iya Pa iya, David pergi dulu ya Ma, Pa." Jawab David, Sambil berpamitan dengan kedua orangtuanya.


Setelah berpamitan dengan kedua Orangtuanya, David langsung berjalan menuju ke depan rumahnya.


Kini David langsung menaiki mobilnya, Lalu menyalakan mesin mobilnya, David langsung menjalankan mobilnya untuk menuju ke suatu tempat dimana David akan mengeluarkan semua rasa kesalnya karena perjodohan ini.


Raniah dan Riko.


Rania dan Riko duduk ditaman yang dekat dengan danau, Kini Niah akan mengakhiri hubungan dengan Riko.


"Kok tumben, Tiba-tiba datang tidak memberi kabar terlebih dahulu?" Tanya Riko yang saat ini duduk disamping Niah.


Disebuah bangku taman yang ada ditepi danau, Mereka berdua duduk berdampingan sambil menikmati pemandangan yang begitu indah.


Riko yang duduk disamping Niah, Tiba-tiba mau memegang tangan Niah namun dengan cepat Niah mengalihkan tangannya, Membuat Riko merasa bingung.


"Ada apa dengan Niah, Tumben Aku mau pegang tangannya saja tidak mau." Pikir Riko.


Kalau dicium sama Riko Niah menolak sudah biasa, Tapi kali ini Niah menolak dipegang tangannya membuat Riko merasa aneh dan bingung.


"Kamu kenapa sayang?" Tanya Riko sambil menatap wajah cantik Niah.


"Ayo Kita akhir hubungan kita saja!!" Tegas Niah, Membuat Riko terkejut.


Riko menatap Niah dengan tatapan serius, Lalu Riko bertanya pada Niah.


"Maksudnya apa?" Tanya Riko lagi.


"Aku mau kita putus." Jelas Niah dengan lantang.


"Putus!!" Seru Riko.


Biarpun sejujurnya Niah tidak mau putus dengan Riko, Tapi Niah juga tidak mau sampai Riko kenapa-kenapa karena ancaman dari Papanya.


"Tapi kenapa?" Tanya Riko dengan nada kaget.


"Kalau Niah memutuskanku, Siapa yang mau belanjain Aku dan bisa Aku protin kapan saja." Pikir Riko dalam hatinya.


Niah terdiam, Lalu mencoba menguatkan dirinya untuk tidak meneteskan air matanya dihadapan Riko.


"Aku dijodohkan oleh Papaku." Tegas Niah, Dengan hati yang berusaha tegar.


Mungkin jika Niah tahu kalau Riko tidak sungguh-sungguh mencintainya, Niah akan muda melepaskan Riko begitu saja. Tapi sayangnya Niah tidak tahu dan sudah terlanjur mencintai Riko dihatinya.


"Niah, Kenapa Kamu tidak menolak perjodohan ini?" Tanya Riko.


"Aku hanya tidak mau membuat masalah." Jawab Niah, Sambil menahan air matanya.

__ADS_1


Dengan tatapan sedih, Namun Niah juga tidak boleh menangis dihadapan Riko, Akhirnya Niah pergi meninggalkan Riko.


"Aku minta maaf, Aku harus pergi." Kata Niah yang langsung bangun dari tempat duduknya.


Riko langsung menarik tangan Niah, Namun Niah langsung mengibaskan tangan Riko.


"Maafkan Aku Riko." Batin Niah yang merasa sedih.


Niah berjalan meninggalkan Riko sendirian, Kini Niah mulai meneteskan air matanya, Hingga Niah tersandung sampai mau terjatuh, Untung saja ada sosok laki-laki tampan yang langsung menangkap Niah, Hingga Niah jatuh dipelukan laki-laki tersebut.


Visual David dan Raniah.



"Apa sudah memeluknya?" Tanya laki-laki tersebut dengan nada jutek.


Niah langsung membenarkan posisinya, Kini posisinya Niah sudah berdiri.


"Maafkan saya." Niah meminta maaf pada laki-laki tersebut.


"Lain kali kalau jalan pakai mata ya, Biar tidak tersandung lagi!" Tegas laki-laki tersebut dengan nada jutek.


Niah hanya diam saja.


"Dasar laki-laki bodoh, Dimana-mana jalan itu pakai kaki." Gumam Niah dalam hatinya.


"Apa Kamu menangis sambil berjalan?" Tanya laki-laki tersebut dengan tatapan tidak percaya.


"Apa Aku harus memberi tahu pada laki-laki yang tidak Aku kenal?" Jawab Niah dengan jutek juga.


Laki-laki itu adalah David, Laki-laki yang akan dijodohkan dengan Niah, Namun maupun Niah, Maupun David mereka belum tahu satu sama lain.


"Maka kenalkan, Aku adalah David Pratama." Dengan begitu sombongnya David memperkenalkan dirinya pada Niah.


"Tidak usah sok akrab!" Omel Niah, Dengan tatapan kesal.


"Apa Aku memberitahu pada laki-laki yang tidak Aku kenal." Jawab Niah dengan kesal.


"Dasar sok kenal, Enak saja Dia bertanya ini itu padaku." Kesal Niah dalam hatinya.


"Kamu cantik, Masih banyak laki-laki yang mau denganmu." Kata David tiba-tiba.


Kini rasanya Niah kesal sekali, Dalam hati Niah hanya bisa mengeluh, Kenapa Niah bisa bertemu dengan laki-laki aneh yang tidak Niah kenal.


"Sudahlah, Jangan sok kenal." Tegas Niah dengan tatapan mata yang begitu serius.


David hanya menggelengkan kepalanya.


"Dasar wanita cengeng." Gumam David.


Niah langsung pergi meninggalkan David begitu saja, kini Niah sambil jalan terus meneteskan air matanya.


"Selamat tinggal Riko." Batin Niah yang diiringi tangisan.


David hanya memperhatikan langkah Niah, Bhakan David diam-diam mengikuti Niah berjalan tanpa sepengetahuan Niah.


"Dasar gadis Aneh, Sudah ditolongin bukannya terimakasih ini malah jutek tidak jelas seperti itu." Gumam David, Yang terus mengikuti langkah kaki Niah.


Sesampainya di mobil Niah langsung masuk ke dalam mobil, David terus memperhatikan Niah dengan kedua matanya.


"Sepertinya Dia anak orang kaya." Batin David, Yang melihat Niah menaiki mobil mewah.


Di dalam mobil.

__ADS_1


Niah hanya terdiam tanpa bicara apapun, Dengan begitu hati-hati Pak Ari bertanya pada Niah.


"Nona, Kita mau kemana lagi?"Tanya Pak Ari dengan suara pelan.


"Kita langsung pulang Pak." Jawab Niah.


Pak Ari langsung melajukan mobilnya menuju ke rumah sang majikan.


Setelah melihat Niah pergi, David duduk ditepi danau sambil terus melempari batu-batu kecil ke danau tersebut.


"Apa-apaan ini dijodohkan."


"Rasanya Aku ingin mencabik-cabik wanita yang akan dijodohkan denganku!!"


"Aku yakin pasti wanita itu jelek."


"Papa, Mama kalian tega sekali menjodohkan anakmu yang tidak berdosa ini."


"Lihat saja, Aku akan membuat wanita yang dijodohkan denganku meminta cerai secepatnya denganku."


"Jangan harap Aku akan memberikan hati dan perasaanku untukmu!!"


Ditepi danau David terus mengeluarkan rasa kesalnya, Sambil terus melempari batu kecil ke danau.


Raniah.


Sesampainya dirumah Niah langsung masuk ke dalam rumah.


Diruang tengah sudah ada Ana, Rama dan Kevin.


"Kak darimana?" Tanya Kevin, Sambil melihat Niah.


"Menjalankan tugas Papa." Jawab Niah.


Rama tahu Niah pasti merasa kesal pada dirinya,Rama langsung bangun dari tempat duduknya, Lalu menghampiri Niah.


"Kita bicara di ruang kerja Papa." Pinta Rama, Namun Niah menolaknya.


"Niah sudah putus dengan Riko, Papa tinggal atur saja perjodohan Niah dengan Anaknya teman Papa." Tolak Niah, Yang langsung pergi meninggalkan Rama masuk ke dalam kamarnya.


Rama merasa sangat kesal sekali, Padahal Rama menjodohkan Niah dengan David itu untuk kebaikan Niah. Namun Niah belum bisa menerima keputusan sang Papa.


Ana langsung beranjak dari tempat duduknya, Lalu menghampiri suaminya.


"Sudah, Kita bicarakan dengan Niah besok saja, Sekarang biarkan Niah istrihat!" Pinta Ana dengan lembut.


Rama langsung menghela nafasnya, Lalu langsung berjalan masuk ke dalam kamarnya.


"Kevin, Kamu istirahatlah Nak!" Suruh Ana, Sambil melihat kearah Kevin.


"Iya Ma." Jawab Kevin singkat.


"Sebenernya ada apa?" Gumam Kevin yang melihat Kakaknya juga tidak seperti biasanya.


Ana dan Rama langsung masuk kamar, Kevin juga langsung masuk ke kamarnya.


Dikamar Niah.


Niah membuka album foto yang berisi foto-foto dirinya dengan Riko.


"Maafkan Aku, Mudah-mudahan Kamu secepatnya menemukan pengantiku." Gumam Niah, Yang sudah tidak bisa menahan air matanya.


Bersambung 🙏

__ADS_1


Terimakasih para pembaca setia 😊


Sebenarnya dari kemarin up terus, Cuma dari Mangatoon nya lagi error jadi proses review nya lama banget 🙏🙏


__ADS_2