
Jam sudah menunjukkan pukul 9 malam namun Rama belum juga pulang, telpon atau pesan pun tidak ada yang masuk dari rama dan itu membuat ana sangat kawatir.
"Kenapa Rama belum pulang juga sampai jam segini?apakah Rama benar-benar bermain dengan wanita lain diluaran sana??" tanya ana yang berbicara sendirian.
Ana bangun menatap keluar dari jendela namun mobil Rama belum saja pulang.
"Kemana, Rama pergi" Ucap ana merasa kawatir pada Rama.
"Kalo dia benar-benar bersenang-senang dengan wanita lain kelak bagaimana dengan ku" Ucap ana yang masih berbicara sendiri.
Ana pun duduk ditepi ranjang dan jam sudah menunjukkan pukul 12 tapi Rama belum pulang juga.
Ditempat Rian.
"Pulanglah ram, kasian istrimu pasti kawatir" Ucap Rian pada Rama.
"Biarkan ini pelajaran buat ana" Ucap Rama.
"Aku tau pasti kamu merindukan ana" Ucap Rian pada Rama.
__ADS_1
Rian benar Rama sudah benar-benar merindukan istri kecilnya, akhirnya Rama pulang karena Rama juga tidak mau ana berpikir macam-macam padanya.
Jam 2 malam, ana pun masih belum bisa tertidur ana berusaha menghubungi Rama namun ponselnya tidak aktif. pintu kamar tiba-tiba terbuka ana pun bahagia melihat siapa yang datang ternyata suaminya
"Sayang, aku sangat kawatir padamu kamu kemana saja" Ucap ana pelan sambil berlari ingin memeluk Rama namun Rama langsung menolaknya.
"Apakah kamu masih marah denganku, aku minta maaf sayang" Ucap ana pelan pada Rama.
"Aku lelah aku ingin tidur" ucap Rama dengan nada ketus pada ana.
"Mandilah dulu, bersihkan badanmu sayang, aku akan menyiapkan air hangat untuk kamu mandi" Ucap ana pada Rama.
"Rama mandi dimana? apakah benar Rama bermain dengan wanita lain??"guman ana dalam hati.
Rama langsung menuju tempat tidur dan membaringkan tubuhnya ke kasur, malam ini tidak seperti biasanya Rama langsung tertidur tanpa memeluk istrinya namun ana pelan-pelan memeluk Rama dari belakang, karena Rama tidur membelakangi ana.
Biarpun Rama sedang marah pada ana, tapi Rama tidak menolak pelukan ana dari belakang. Rama tau pasti ana tidak akan tertidur nyenyak jika tidak dipeluk oleh Rama jadi Rama membiarkan ana memeluk dirinya.
Ana tertidur dibelakang punggung Rama dengan nyenyak, Rama yang merasa istrinya sudah pulas tertidur akhirnya membalikan badannya, untuk membenarkan posisi ana Agar berada dipelukan dada Rama.
__ADS_1
"Maafkan aku sayang" Ucap rama sambil membelai pipi ana dengan lembut.
Ana yang merasakan kenyamanan membenamkan wajahnya pada dada bidang Rama. Rama memeluk ana dengan erat.
Akhirnya ana dan Rama tertidur nyenyak.
Ana terbangun dan tersenyum melihat suaminya memeluknya.
"Sayang, terimakasih" Ucap ana sambil melihat suaminya yang masih tertidur pulas.
Rama masih tertidur dengan pulas, ana pun bangun dan menuju ke laptopnya.
"Aku mau melanjutkan film drama Korea yang aku tonton kemarin sajalah" Ucap ana, sambil mulai menyalakan laptopnya.
Ana begitu asik sendirian menonton film drama Korea kesukaan, seperti biasa ana selalu marah sendiri, tertawa sendiri, bahkan tiba-tiba menangis. semua itu gara-gara adegan film drama Korea yang membuat ana baper sendirian.
"Ana, kenapa kamu begitu berisik sekali" Ucap Rama, yang kembali menajamkan matanya karena masih mengantuk.
Lanjutkan mumpung authornya lagi nggak sibuk 😘😘🙏🙏
__ADS_1