
Nyonya yang menunjukkan rumah ana adalah nonya Vivi, nyonya Vivi langsung mengantarkan Niko ketempat tinggal ana.
"Tuan, ini tempat tinggal nona ana" Ucap nonya Vivi sambil menunjukkan rumah yang ada didepannya.
"Terimakasih nyonya" Ucap Niko dengan nada semangat karena pasti Rama akan senang mendengar kabar bahagia ini.
Akhirnya nyonya Vivi pergi meninggalkan Niko dan kedua temannya, Niko langsung mengabari Rama tentang keberadaan istrinya sekarang.
"Hallo nik, apa sudah ada kabar tentang istriku?" Ucap Rama dengan nada Ingin tahu.
"Sudah tuan, nona muda berada di kota xx
disebuah rumah susun" Jawab Niko dengan tegas.
"Baiklah nik, terimakasih sudah membantuku mencari istriku. nanti aku akan transfer bonus untukmu dan semua anak buahmu" Ucap Rama penuh semangat.
"Iya tuan, terimakasih" Ucap Niko Sambil mematikan sambungan teleponnya.
Rama tersenyum bahagia
"malam ini setelah pulang kantor aku akan segera menjemputmu untuk pulang sayang!! tunggu aku ya sayang aku akan menjelaskan semuanya padamu" ucap Rama pada diri sendiri yang begitu senang.
Rama tidak sabar untuk segera pulang, tiba-tiba Bagas masuk.
__ADS_1
"Tuan kenapa senyum-senyum sendiri?" tanya Bagas penasaran karena merasa bos nya itu sudah tidak waras.
"Kenapa kamu tidak mengetuk pintu terlebih dulu sih" tanya Rama yang merasa kesal pada Bagas.
"Tuan, saya sudah mengetuk pintu tapi tidak ada jawaban jadi saya masuk saja" jawab Bagas seadanya.
"Baiklah aku terima alasanmu, kamu ada perlu apa datang keruanganku?" tanya Rama karena tidak biasanya jam istirahat Bagas datang menemuinya.
"Saya, sudah mengatur jadwal dengan dokter kandungan, saya kesini untuk menyampaikan hal tersebut tuan" Ucap Bagas pada Rama.
"Baiklah Bagas, terimakasih ya" Ucap Rama pada Bagas.
Bagas menjawab ucapan terimakasih dari Rama dengan anggukan kepalanya dan Bagas langsung meninggalkan ruangan Rama.
*Sayang, aku sudah tidak sabar untuk menemuimu* Guman Rama dalam hati
Menelpon Rehan.
"Hallo Rehan, kak iparmu sudah ditemukan" Ucap Rama dengan nada bahagia.
"Sungguh kak, sekarang kakak ipar dimana kak?" Tanya Rehan pada Rama.
"Ada disebuah tempat, kakak akan segera menjemputnya nanti" Ucap Rama penuh semangat.
__ADS_1
Rehan merasa sangat bahagia mendengar kakaknya dengan suara yang begitu bersemangat, setelah beberapa hari kakaknya sedih terus memikirkan kakak iparnya akhirnya kakak Rama bisa segera bertemu dengannya.
"Baiklah kak, kabari aku kak kalau ada apa-apa!" Ucap Rehan pada Rama.
Rama mematikan sambungan teleponnya kepada Rehan dan segera membereskan berkas-berkas yang ada dimejanya karena Rama sudah ingin menemui ana.
Tuk..tuk ...
"Masuklah" Ucap Rama.
"Bagas, ada apa?" tanya Rama pada Bagas.
"Tuan, ini ada metting mendadak klien PT O, ingin segera bertemu dengan kita katanya untuk menandatangani kontrak kerja sama dengan perusahaan kita" Jawab Bagas.
Rama mengerti dan segera menemui klien tersebut dengan Bagas.
*Ana, sayang aku seleseikan kerjaanku dulu ya, ini juga semua buat kamu agar kamu tidak hidup susah* Guma Rama dalam hati.
Akhirnya Rama dan Bagas menemui klien dari PT O, dan setelah pertemuan selesei, kontrak kerja sama sudah ditandatangani akhirnya Rama dan Bagas langsung menuju kantornya.
"Bagas, setelah ini aku akan langsung pulang ya, kamu juga pulangnya carilah kekasih agar tidak jomblo terus" Ucap Rama dengan nada meledek.
"Baiklah tuan, saya akan mencari istri seperti nona Ana yang terlalu polos" Jawab Bagas dengan jail.
__ADS_1
"Dilarang meniru atau memuji istriku, dasar manusia jomblo" Ucap Rama penuh dengan kekesalan.
Bersambung