
Keesokan harinya ana bangun lebih dulu, melihat Rama yang masih tidur tapi ana tidak tega untuk membangunkannya karena ana tahu pasti suaminya sangat lelah.
Ana pun mandi setelah mandi ana langsung ganti baju memakai dress rumahan seperti biasanya. Setelah selesai merias diri ana pun turun ke bawah untuk menuju ke dapur karena hari ini bibi yang kerja tidak masuk.
Diruang bawah.
"Selamat pagi kakak ipar" Ucap Rehan.
"Selamat pagi Rehan" Ucap ana.
"Sayang, mami sangat merindukanmu" Ucap mami pada ana.
"mami, ana pun sangat merindukan mami, mami kapan pulang?" Tanya ana ingin tau.
"Tadi sayang jam 6 pagi" Ucap mami pada ana.
"Duduklah mam, ana akan buatkan sarapan buat mami. Papi mana mam?" Ucap ana pada maminya.
"Baiklah nak, papimu langsung terbang keluar negeri Karena harus ada yang diurus sayang" Ucap mami pada ana.
Ana pun pergi meninggalkan maminya untuk lalu menuju ke dapur. Rehan kembali sibuk dengan ponselnya ntah apa yang membuat dia senyam senyum sendirian dari tadi.
__ADS_1
Rama tiba\-tiba turun dari tangga mencari ana karena tadi pas bangun ana sudah tidak ada disampingnya.
"Ana, sayang" Teriak Rama.
"Kenapa Rama? istrimu sedang masak di dapur" Ucap mami yang sedang duduk melihat televisi.
Rama pergi ke dapur untuk mencari istrinya, ketika Rama melihat ana yang sedangkan sibuk memasak di dapur Rama menghampirinya dan memeluk ana dari belakang sambil membisikkan kata-kata manis ditelinga ana.
"Sayang, maaf aku yang sudah marah dan membentakmu kemarin malam" Ucap Rama pada ana dengan nada yang begitu menyesal.
"Sayang kita baikkan" Ucap Rama Sambil menunjukkan jari kelingkingnya untuk dikaitkan dengan jari ana.
"Iya sayang, kita baikkan" Ucap ana sambil mengangkat jari kelingkingnya dan mengaitkan jarinya pada jari kelingking rama.
Rama tersenyum bahagia meskipun melihat tingkah lakunya seperti orang sedang kasmaran tapi ana dan Rama berpikir bahwa semua itu m membuatnya bahagia.
"Sayang, Sebagai permintaan maaf aku ingin mengajakmu jalan-jalan dan aku akan menuruti semua permintaanmu" Ucap Rama pada ana penuh dengan semangat.
"Mau mengajakku kemana sayang?" Ucap ana penasaran.
__ADS_1
"Kita belanja sayang, sekalian kamu beli baju baru aku sudah bosan melihat kamu baju yang lama" Ucap Rama pada ana.
"Sayang jangan menghambur-hamburkan uang apalagi hanya buat beli baju, pakean ku dilemari masih Banyak ada beberapa yang belum dipake" Ucap ana menjelaskan pada Rama.
"Sayang, aku tidak menghambur-hamburkan uang, aku hanya ingin istriku tampil cantik setiap hari agar aku betah dirumah" Ucap Rama pada ana yang sangat penuh perhatian.
"Baiklah sayang" Ucap ana mengalah pada Rama atau perdebatan ini akan selesai minggu depan.
Makanan sudah siap, ana sudah menyajikan ditempat makan Sekarang ana, Rama, mami dan Rehan, semuanya berada ditempat makan dan menikmati makanannya.
Setelah selesai makan semuanya berkumpul diruang keluarga untuk nonton tv bersama.
"Rama, apa pesanan mami sudah kau buat?" Ucap mami pada Rama yang membuat Rama bingung.
"Pesanan apa mam?" Tanya Rama yang memang tidak tau maksud omongan maminya.
"Kamu sudah buatkan cucu untuk mami?" Ucap mami yang membuat Rama malu dan membuat ana merasa bersalah.
"Mami, sabarlah sebentar lagi aku sedang memprosesnya" Ucap Rama dengan nada jailnya.
Nih author lanjutin lagi ya ceritanya, mudah2an semuanya pada suka😘🙏
__ADS_1