
Rama, ana, rehan dan ayu pun menikmati makanannya dengan begitu nikmat.
"Rehan, kamu benar setelah lulus kuliah akan menikah?" tanya Rama memastikan.
"Iya kak, rehan mau langsung nikah saja rehan tidak ingin pacaran lama-lama kak takut terjadi hal yang tidak-tidak" jawab rehan.
"Bagus rehan, lagian menikah muda juga bukan masalah han!! kalau menurut kak ana itu lebih bagus han" timpal ana.
Ayu dan rehan pun tersenyum malu bersamaan.
"Lalu, apa kamu udah siap ayu?" tanya rama.
"Ayu siap kak, kalau menurut ayu lebih cepat juga lebih baik kak. namanya orang pacaran benar kata rehan kak takut terjadi hal tidak-tidak" jawab ayu yang membenarkan ucapan rehan.
"Baiklah, kalau itu sudah menjadi keputusan kalian. nanti kak rama dan mami akan mengurus semuanya untuk pernikahan kalian" jawab rama, yang merasa senang karena pemikiran adiknya itu benar. apalagi rehan laki-laki yang sangat menjaga wanitanya sekali, mungkin kalau memeluk ayu, mencium ayu pernah rehan lakukan tapi bersyukur rehan tak pernah menyentuh mahkota ayu karena buat rehan itu hanya bisa diambil setelah mereka menikah.
Setelah makan siang selesei, ayu dan rehan pun pamit sama rama dan ana untuk pergi nonton flim.
"Kak, pergi dulu ya aku mau nonton sama ayu" pamit rehan dengan sopan.
"Iya, pulangnya jangan kemalaman" jawab Rama.
Rehan dan ayu pun meninggalkan rama dan ana, dan segera menuju ke bioskop terdekat dikotanya.
Dimobil.
"Sayang, sebenarnya tadi pas kak Rama bertanya seperti itu aku malu sekali, aku juga merasa deg degan sekali" ucap ayu.
"Memangnya kenapa sayang? lagiankan tujuan aku pacaran sama kamu itu untuk menikahi kamu bukan hanya main-main sayang" jawab rehan.
Ayu pun tersenyum mendengar jawaban dari rehan.
Sekarang aku baru sadar, tidak semua laki-laki kaya itu hanya memanfaatkan orang miskin saja. rehan kamu beda sekali dengan dia. biarpun kamu kaya tapi kamu tidak pernah memandangku seperti sampah. Guman ayu, yang ingat akan masalalunya.
"Kenapa kamu tersenyum?" tanya rehan.
"Aku bahagia sayang, terimakasih ya" jawab ayu.
Setelah beberapa lama sampailah dibioskop, rehan pun langsung membeli tiket dan membeli popcorn dan minuman untuk bekal menonton mereka. kali ini mereka menonton flim romantis pilihan ayu.
__ADS_1
Didalam bioskop.
"Sayang, flimnya sangat membosankan" ucap rehan, yang memang tidak terlalu suka flim romantis.
"Itu bagus sayang, hayati flimnya makanya" suruh ayu, namun rehan malah memejamkan matanya dan tertidur sedangkan ayu menonton flimnya dengan begitu tenang dan tidak mengetahui rehan tidur.
"Sayang, lihat ih cowoknya romantis banget" ucap ayu, namun tak ada jawaban dari rehan ayu pun melihat kearah rehan.
"Hii dasar rehan, kenapa kamu malah tidur"Kesal ayu, sambil menggoyangkan tubuh rehan.
"Apa sayang?" tanya rehan yang sudah membuka matanya.
"Kenapa kamu tidur?" tanya ayu
"Flimnya bikin ngantuk" jawab rehan
Akhirnya ayu dan rehan pun berdebat kecil, namun setelah itu ayu melanjutkan menonton flimnya sampai selesai dan rehan malah kembali memejamkan matanya.
Setelah beberapa jam, akhirnya flim yang ditonton ayu dan rehan selesei.
"Rehan bangun, flimnya sudah selesai" ucap ayu, rehan pun bangun dan ternyata diruangan bioskop sudah mulai sepi.
"Tunggu, kita sudah menonton flimnya tapi kenapa kita tidak mempraktekkan salah satu di adegan film itu sayang" ucap rehan, sambil menarik tangan ayu untuk duduk kembali.
Maksud rehan apa?
Ayu masih bingung mencerna kata-kata rehan, namun dengan cepat rehan sudah mendaratkan bibirnya dibibir munggil ayu. ayu yang merasakan ciuman dari rehan pun berusaha mendorong rehan namun rehan menarik tengkuk leher ayu dengan tangannya dan memperdalam ciumannya. ayu pun hanya pasrah dan pelan-pelan membalas ciuman rehan, namun ayu belum bisa mengimbangi ciuman rehan karena ini pertama kalinya ayu berciuman dengan laki-laki.
"Ciuman kamu masih sangat payah sayang" omel rehan, yang menurutnya ayu belum bisa berciuman dengan benar.
"Aku tidak pernah berciuman sebelumnya" jawab ayu, rehan pun langsung mengembangkan senyumnya.
"Apakah itu artinya, aku yang pertama?" tanya rehan dengan penuh kemenangan.
Ayu rasanya malu sekali mengakuinya.
"Rehan, ayo kita pulang!!" ajak ayu
"Nanti setelah menikah aku akan mengajarimu biar kamu lebih pandai dariku" goda rehan, yang membuat pipi ayu merah seperti kepiting rebus.
__ADS_1
Rehan pun langsung mengantarkan ayu pulang kerumahnya dan setelah mengantarkan ayu pulang rehan pun segera kembali kerumah.
"Kamu sudah pulang?" tanya Rama, yang sedang mengambil air dikulkas.
"Sudah kak" jawab Rama.
"Tidurlah, sekerang sudah malam" suruh rama
"Iya kak" jawab rehan, dan langsung meninggalkan rama.
Dikamar rehan.
Ayu kenapa, kamu begitu imut sekali. Guman dan langsung memejamkan matanya untuk segera tidur.
Dikamar Rama dan ana.
"Sayang, ini air putihnya" ucap rama, sambil memberikan segelas air putih kepada ana.
"Terimakasih sayang" jawab ana, ana meminum air putih tersebut.
Tiba-tiba Rama mengelus perut ana.
"Sayang, papa malam ini sedang ingin bermain dengan mama. tapi papa kasihan sama kamu jadi papa menahannya" ucap rama, sambil mengelus perut istrinya yang sudah mulai kelihatan membuncit.
"Maaf ya sayang, malam ini aku juga sedang capek sekali" jawab ana, sambil mengusap rambut Rama dengan tangannya.
Tangan rama pun beralih ke memegang tangan ana, dan mencium tangan ana dengan begitu lembut.
"Sayang aku tau, kamu sudah mau mengandung anakku saja aku sudah bahagia sayang" jawab rama, yang kembali mencium tangan istrinya.
Ana pun tersenyum, biarpun dulu sempat belum siap dan akhirnya ana bisa melakukan tugasnya sebagai istri dengan baik.
Kalau kata rama adonannya sudah jadi, dengan kerja kerasnya setiap malam. Guman ana sambil tersenyum.
Malam ini rama pun tidur dengan memeluk istrinya dengan begitu erat tidak seperti kemarin waktu ana tidur bersama bibinya. hanya bantal guling yang rama peluk.
Bersambung..
Allahamdulillah author sangat bersyukur sekali, karya author bisa diterima oleh semua para pembaca dengan baik. terimakasih semuanya tanpa dukungan dari kalian author bukan apa-apa 🙏 🙏 Baca juga ya karya author yang lainnya "Perjodohan karena hutang" dan "Amanah dari istriku" ditunggu jejaknya ya kakak-kakak semuanya 🙏🙏
__ADS_1